alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57243dbc582b2e6e508b456f/ipk-vs-mindset-apakah-cara-terbaik-menilai-mahasiswa
IPK VS Mindset, Apakah Cara Terbaik Menilai Mahasiswa?
Ane terinspirasi dari thread sebelumnya yang menjadi hot thread tentang buat apa IPK tinggi. Di thread itu dijelasin buat apa IPK tinggi, karena dunia nggak bergerak dengan IPK, tapi dengan uang. Simpelnya, untuk dapat uang, kita butuh uang emoticon-Big Grin.. Jadi, apakah kita akan menilai seseorang dengan jumlah uangnya? Apakah kita akan menilai mahasiswa yang baik adalah mereka yang punya uang pada masa kelulusannya? Karena saya tipe orang yang open minded, saya tidak akan bilang tidak. Tapi kalau sistem ini diterapkan, apa bedanya kulaih sama enggak? Justru kuliah ngabisin duit, wkwk..

Di lain sisi, menilai seseorang dengan IPK juga merupakan hal yang salah selama ada orang dengan IPK tinggi yang tidak lebih produktif dibanding orang dengan IPK lebih rendah. Kalau IPK adalah alat ukur yang scientific, seharusnya semakin tinggi IPK seseorang, maka semakin produktif orang tersebut dalam dunia bisnis dan kerja. Tapi kenyataan berbisik lain emoticon-Cool .

Quote:Ane punya teori, seseorang yang produktif bukan dia yang punya IPK tinggi atau uang banyak. Seseorang yang produktif adalah dia yang bisa menghasilkan dengan percepatan. Kalau seseorang punya uang 10 juta, tahun depan punya 20 juta, dan tahun depannya lagi 40 juta, maka orang ini lebih produktif dibanding seseorang yang sekarang punya 50 juta, tahun depan punya 100 juta, dan tahun depannya lagi 150 juta. Karena kekuatan atau dalam fisika disebut Gaya memiliki rumus percepatan x massa. Artinya semakin besar percepatan seseorang menghasilkan uang menandakan bahwa orang tersebut memiliki Gaya (produktivitas) tinggi. 10 juta, 20 juta, 40 juta, 80 juta... Pendapatannya naik 10 juta setiap tahun. Produktivitas = 10 juta. Pada kasus kedua, 50 juta, 100 juta, 150 juta, 200 juta.. Pendapatannya tidak naik. Produktivitas = 0; Cepat atau lambat, orang pada kasus 1 akan lebih kaya dibanding orang pada kasus kedua.

Nah, sekarang tinggal kita cari tahu, apa yang membedakan seseorang dengan produktivitas tinggi dan rendah? Berikut ini beberapa faktor paling berpengaruh:
1. Uang yang dimiliki saat ini (menentukan modal awal), kalau dalam kasus pertama bernilai 10 juta.
2. Kepribadian atau mindset (menentukan percepatan), kalau dalam kasus pertama bernilai 2.

Ya, mahasiswa harus dinilai dari uang yang dia miliki atas hasil kerjanya sendiri pada masa perkuliahan dan mindsetnya pada saat kelulusan. Untuk mahasiswa, poin 1 tidak valid karena rata2 mahasiswa tidak menghasilkan uang saat kuliah, maka nilai ini akan 0. Namun, apabila mahasiswa menghasilkan sesuatu saat kuliah, maka nilai ini dapat dimunculkan. Sedangkan poin kedua bisa diukur dengan seberapa cepat seseorang belajar atau menghasilkan sesuatu. Inilah yang seharusnya dilatih dan diukur oleh universitas. 2 poin inilah yang seharusnya dipampang jelas pada ijazah seseorang. Seseorang dengan hasil kerja sampingan selama kuliah 5 juta dan percepatan mindset 2, artinya orang tersebut bernilai 10 juta apabila seseorang ingin menggajinya pada dunia kerja.

Sori tulisan semua. Kalau agan punya teori lain atau sekedar pertanyaan, silakan didiskusikan di sini emoticon-Toast

IPK VS Mindset, Apakah Cara Terbaik Menilai Mahasiswa?
IPK VS Mindset, Apakah Cara Terbaik Menilai Mahasiswa?

kasih ujian nasional
Jadi akhirnya bahwa perubahan seseorang itu(percepatan) adalah kunci bahwa seseorang itu produktif???

Melihat kegagalan dan hari kemarin sebagai aset atau modal untuk melangkah ke depan dam melompat menggapai tujuan emoticon-Big Grin.

Btw lek si nasgorbasi junker kagak dibanned banned ya lek emoticon-Leh Uga. Post cuma gitu gitu aja emoticon-Leh Uga
ini trit tentang mahasiswa
mulus mahasiswi nye mana bray? emoticon-Hammer2
ngakak baca komen di atas

emoticon-Wakaka
IPK tinggi harga mati
Ingin Punya Kekasih emoticon-Big Grin


mampir juga
Indah Yang Selalu Tampil Segar
Quote:Original Posted By roverdana77
IPK tinggi harga mati


Alasannya apa nih gan? Bayangin kalo agan yang jadi pengusaha, agan butuh karyawan. Agan udah iklan di mana2 tapi yang datang hanya 2 calon karyawan. 1 orang dengan IPK 3.70 tapi nggak memiliki portofolio, dan 1 orang lainnya memiliki IPK 3.00 tetapi di portofolionya ada satu project iseng2an yang sesuai dengan pekerjaan yang berkualitas dan dapat diperlihatkan. Keduanya sama2 minta gaji yang sama dan tinggi dan keduanya sama2 telah menganggur selama 1 tahun terakhir. Agan pilih yang mana? Kalo ane yang jadi pengusaha, ane sih pilih yang kedua.
ane baru mau masuk kuliah gan emoticon-Mewek
jadi nyimak aje
inget gan uang bukan segala-gala nya tapi segala-gala nya butuh uang sih emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By reybridge


Alasannya apa nih gan? Bayangin kalo agan yang jadi pengusaha, agan butuh karyawan. Agan udah iklan di mana2 tapi yang datang hanya 2 calon karyawan. 1 orang dengan IPK 3.70 tapi nggak memiliki portofolio, dan 1 orang lainnya memiliki IPK 3.00 tetapi di portofolionya ada satu project iseng2an yang sesuai dengan pekerjaan yang berkualitas dan dapat diperlihatkan. Keduanya sama2 minta gaji yang sama dan tinggi dan keduanya sama2 telah menganggur selama 1 tahun terakhir. Agan pilih yang mana? Kalo ane yang jadi pengusaha, ane sih pilih yang kedua.


Klo ditanya begini ,,hrusnya threadnya berjudul ipk vs portofolio ,,kalau mindset ente samakan dengn portofolio,,ya BEDA kasus ,,apalagi ente bikin analogi si ipk tinggi non pengalaman di adu sama ipk sedang dan sudah ad pengalaman di bidang yang diinginkan si bos ,,,ya kemungkinan memang pilih si no.2

Tapi 1 hal,,orang dapet ipk bagus karna apa sih ? Ada faktor karna dia pinter,,rajin masuk,sosialisasi bagus(aktif organisasi),,jago lobi dosen,,dari sini saja bisa disimpulkan karakter si ipk tinggi seperti apa,,

dinilai dari atitudenya bre...










njir jd bijak ane,fakkk...emoticon-Cape d...
Dua duanye lah bray,IPK VS Mindset, Apakah Cara Terbaik Menilai Mahasiswa?
Bag ane sm aja bay
ya ga bisa diliat dari satu sisi aja gan
page on dulu di trit IPK nih emoticon-Cool
Tread nya membuka mind set ane emoticon-Matabelo
Hanya sebagai tolak ukur dan tanggung jawab gan..
Tapi banyakan untuk melamar suatu pekerjaan langsung saringannya menunjuk ke IPK, dan IPK inilah yang sering menjadi parameter untuk menilai seorang itu memiliki tingkat kecerdasan. Karena melihat itu makanya selama kuliah saya mengusahakan untuk mendapt nilai tinggi..hingga lulus bisa dapat IPK 3,88, dan untungnya bisa diterima mengajar, tapi sekarang dah jadi pegawai negeri.
Mungkin ketika jadi mahasiswa ga berpikiran untuk mendapatkan pekerjaan sampingan..fokusnya di kuliah aja gimana caranya cepat kelar..kasihan teman saya yang punya prinsip kuliah sambil kerja tapi sayang kuliahnya berantakan..moga aja kerja bisanya bisa menghasilkan..supaya ga rugi meninggalkan kualiahnya waktu dulu..v
Quote:Original Posted By roverdana77


Klo ditanya begini ,,hrusnya threadnya berjudul ipk vs portofolio ,,kalau mindset ente samakan dengn portofolio,,ya BEDA kasus ,,apalagi ente bikin analogi si ipk tinggi non pengalaman di adu sama ipk sedang dan sudah ad pengalaman di bidang yang diinginkan si bos ,,,ya kemungkinan memang pilih si no.2

Tapi 1 hal,,orang dapet ipk bagus karna apa sih ? Ada faktor karna dia pinter,,rajin masuk,sosialisasi bagus(aktif organisasi),,jago lobi dosen,,dari sini saja bisa disimpulkan karakter si ipk tinggi seperti apa,,



Orang yang punya mindset produktif hanya bisa ditunjukkan dari portofolio. Ane kasih contoh keduanya 1 tahun menganggur itu maksud ane mau menunjukkan bahwa selama satu tahun si IPK 3.00 mengerjakan project sendiri dan si IPK 3.70 nggak. Buat apa IPK 3.70 tapi mindset produktifnya nggak ada. Pengusaha gak peduli IPK, tapi bukti produktivitas agan. Tapi bisa nggak IPK tinggi dan produktif? Bisa. Tapi bukan berarti dia lebih produktif dari si IPK 3.00 karena kita nggak punya ukuran produktivitas. Ukuran produktivitas inilah yang jadi ide ane di thread ini yang seharusnya dilatih dan diukur pada masa kuliah.