alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57243449582b2e6e508b456d/pantesan-aja-bp-rame-ternyata-ini-toh-alasannya
Pantesan Aja BP Rame Ternyata Ini Toh Alasannya
Quote:JAKARTA, KOMPAS.com – Lulusan perguruan tinggi Indonesia sedang mengalami dilema, sebab gelar ijazah pendidikan tinggi yang mereka raih tak lagi jadi jaminan mudah untuk mendapat pekerjaan. Kesulitan mereka terserap dunia kerja semakin bertambah berat, karena mulai 1 Januari tahun ini mereka juga bersaing dengan tenaga kerja asing dari negara-negara ASEAN sebagai dampak berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Sulitnya lulusan universitas lokal memperoleh pekerjaan sudah terlihat dari angka pengangguran terdidik Indonesia yang meningkat setiap tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2014, di Indonesia ada 9,5 persen (688.660 orang) dari total penganggur yang merupakan alumni perguruan tinggi.

Mereka memiliki ijazah diploma tiga atau ijazah strata satu (S-1) . Dari jumlah itu, penganggur paling tinggi merupakan lulusan universitas bergelar S-1 sebanyak 495.143 orang.

Angka pengangguran terdidik pada 2014 itu meningkat dibandingkan penganggur lulusan perguruan tinggi pada 2013 yang hanya 8,36 persen (619.288 orang) dan pada 2012 sebesar 8,79 persen (645.866 orang).

"Tingkat pengangguran terbuka Indonesia berdasarkan pendidikan yang ditamatkan cukup membahayakan," kata mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal, pada Kompas, (27/4/2015).

Menurut Fasli, Indonesia perlu mendesain ulang konsep pendidikan tinggi agar lulusannya mudah diserap industri.

"Apa masih perlu mendidik anak selama empat tahun di perguruan tinggi atau cukup memberikan pelatihan bersertifikat internasional enam bulan agar mereka bisa langsung bekerja di sejumlah negara," ujarnya.

Banyaknya lulusan perguruan tinggi menganggur karena adanya ketimpangan antara profil lulusan universitas dengan kualifikasi tenaga kerja siap pakai yang dibutuhkan perusahaan. Berdasarkan hasil studi Willis Towers Watson tentang Talent Management and Rewards sejak tahun 2014 mengungkap, delapan dari sepuluh perusahaan di Indonesia kesulitan mendapatkan lulusan perguruan tinggi yang siap pakai.

Masih menurut hasil studi itu, semestinya perusahaan tidak sulit mencari tenaga kerja, sebab angka pertumbuhan lulusan perguruan tinggi di Indonesia setiap tahun selalu bertambah. Sementara itu, angka permintaan perusahaan terhadap tenaga kerja selalu lebih rendah dari pada jumlah lulusannya.

"Setelah India dan Brasil, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara dengan pertumbuhan lulusan universitas lebih dari 4 persen dan rata-rata surplus 1.5 persen per tahun. Tapi, perusahaan tetap kesulitan mendapatkan karyawan yang berpotensi tinggi," ujar Consultant Director, Willis Tower Watson Indonesia, Lilis Halim pada diskusi A Taste Of L’oreal, Rabu (20/4/2016).

Susah terserapnya lulusan perguruan tinggi Indonesia karena tidak memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan dan tidak punya critical skill.

"Skill adalah langkah utama memasuki dunia kerja, setelah itu harus punya critical skill jika ingin berkembang dan masuk jajaran manajemen perusahaan," kata Lilis.

Berdasarkan studi itu, Lilis mengatakan bahwa di era digital saat ini lulusan perguruan tinggi harus punya digital skills, yaitu tahu dan menguasai dunia digital. Agile thinking ability - mampu berpikir banyak skenario- serta interpersonal and communication skills - keahlian berkomunikasi sehingga berani adu pendapat.

Terakhir, menurut dia, para lulusan juga harus punya global skills. Skil tersebut meliputi kemampuan bahasa asing, bisa padu dan menyatu dengan orang asing yang berbeda budaya, dan punya sensitivitas terhadap nilai budaya.

Harus bersinergi

Pakar pendidikan Indonesia, Arief Rachman, yang juga jadi panelis dalam diskusi tersebut mengatakan bahwa kualitas lulusan perguruan tinggi yang tak sesuai kebutuhan dunia industri adalah akibat kesalahan sistem pendidikan Indonesia selama 20 tahun lalu.

"Selama ini mahasiswa hanya disuruh belajar untuk lulus jadi sarjana. Mereka hanya mengejar status bukan proses untuk menjadi sarjana. Akhirnya mereka jadi tak punya pemahaman apa-apa terhadap proses pendidikan yang sudah dilalui," ujarnya.

Arief juga mengajak orang tua, guru dan dosen untuk mengajarkan kepada generasi muda agar tidak takut terhadap perubahan. Ia juga mengkiritik terhadap orang yang kontra dengan perubahan kurikulum pendidikan.

"Jangan takut kurikulum pendidikan berubah, sebab perubahan itu juga untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri dan dunia yang dinamis," kata Arief.

Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu juga berharap agar pemerintah dan perguruan tinggi bisa mengajak pihak swasta untuk menyusun kurikulum yang tepat bagi perguruan tinggi.

"Kurikulum harus dibentuk juga oleh teman-teman dari swasta, sebab dari swasta kita jadi tahu pengalaman di lapangan dan itu merupakan guru paling hebat bagi mahasiswa," ujarnya.


Para cyber panastak dan panasbong, ahokers dan antiahok........ternyata ini tuh alasan kalian selalu rame di BP emoticon-Traveller emoticon-Traveller
ah cuman perasaan situ aja kali.
emoticon-Entahlah
Nyimak dulu dah
itu mah luemoticon-Ngakak
nasbung kebanyakan lulusan smu yg lapangan pekerjaannya diambil oleh S1 emoticon-Entahlah
Balada penganggur sarjana muda ya gan?emoticon-Big Grin
Jleb ini mah emoticon-breakheart

emoticon-siul
Quote:Original Posted By berisa


Para cyber panastak dan panasbong, ahokers dan antiahok........ternyata ini tuh alasan kalian selalu rame di BP emoticon-Traveller emoticon-Traveller


sepertinya begitu emoticon-Big Grin

usul dibikin award donk. pengangguran2 yg ngabisin waktu hampir 24 jam di bp.. itung2 apresiasi deh emoticon-Big Grin

kandidat gw :
  • kurt.kob41n
  • aghilfath
  • mbahmomon
  • victimofgip
  • sobari.hong

silahkan ditambah emoticon-Big Grin
Pantesan Aja BP Rame Ternyata Ini Toh Alasannya
emoticon-Takut
emoticon-Ultah emoticon-Ultah
Wkwkwkwkwkwk. Bisa jadi gan. Cuma sering di BP gegara ada link langsung di atas thu.
saya nggak ikut-ikutanemoticon-Cool
Ah, masa


emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By cerdasin.nastak


sepertinya begitu emoticon-Big Grin

usul dibikin award donk. pengangguran2 yg ngabisin waktu hampir 24 jam di bp.. itung2 apresiasi deh emoticon-Big Grin

kandidat gw :
  • kurt.kob41n
  • aghilfath
  • mbahmomon
  • victimofgip

silahkan ditambah emoticon-Big Grin


Njir ane dapet award emoticon-Wkwkwk


Woi jangan sembunyi diklonengan woi emoticon-Cape d...
saya bkn pengangguran loh emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By aghilfath


Njir ane dapet award emoticon-Wkwkwk


Woi jangan sembunyi diklonengan woi emoticon-Cape d...


Si sobari.hong kagak termasuk? Wkwkwk
Quote:Original Posted By alumina48
Pantesan Aja BP Rame Ternyata Ini Toh Alasannya
emoticon-Takut


lah ini contohnya HAHAHA
ada yang demi 2.5 jt ada yang demi nasbung ada yang demi nastak

yang tolol yang membela membabi buta tapi gak dapat apa" emoticon-Leh Uga
yg pejwan biasanya pengangguran emoticon-Traveller