alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57240f34c2cb17181d8b4567/adhyaksa-dault--jakarta-butuh-pemimpin-bukan-penguasa
Adhyaksa Dault : Jakarta butuh pemimpin bukan penguasa
Adhyaksa Dault : Jakarta butuh pemimpin bukan penguasa

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault menyempatkan diri menyambangi Masjid Jami’ Keramat di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/4). Kedatangannya sebagai bentuk rasa empati kepada masyarakat kawasan Pasar Ikan, RW 4 yang rumahnya dibongkar pemerintah pada Senin (11/4), lalu.

“Jadi beginilah, kita kan mencari pemimpin bukan penguasa. Masa penguasa mentang-mentang bisa (bongkar), jangan dibiarkan terus menerus begini,” kata dia, Jumat (29/4).Adhyaksa perihatin karena melihat banyaknya warga korban penggusuran yang masih terlantar di Kawasan Pasar Ikan. Sehingga dia menekankan Pemerintah DKI yang telah melakukan penggusuran ini agar segera mencarikan solusinya.“Jadi berpikir itu secara komperhensif intergal, jangan tiba-tiba sana sini bongkar,” tegas dia.

Dia mengangap pembongkaran warga Kawasan Pasar Ikan bukanlah solusi. Sebab, Adhyaksa melihat mereka sebagai manusia dan tidak sedikit anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Para pengungsi yang masih bertahan di lokasi ada 385 KK, 120 anak SD, 40 SMP, dan 50 orang lanjut usia.“Cobalah imperhansif, jangan dengan kata-kata yang lebih menyakitkan lagi. Nanti juga kapok sendiri. Itu enggak bagus lah kata-kata itu sebagai pemimpin,” terang dia.

Dia menegaskan, mereka membutuhkan pemimpin bukan penguasa, dan seharusnya pemimpin berkata dengan hati nurani masyarakat. Sebelum melakukan tindakan, seharusnya Gubernur DKI Jakarta melakukan komunikasi.Adhyaksa berharap Jakarta memiliki seorang pemimpin, dan evaluasi rasa kemanusiaan. Dia menegaskan pernah melakukan ceramah di Masjid Jami’ Keramat Luar Batang berkali-kali karena tempat itu bersejarah.

bangke bener ni orang...modus klasik...emoticon-Ngacir
kesian gw lht ni org...dlu gw hormat wktu dia msh jd mntri skrgmah hadeuhh
aduuh ini org nyari panggung smpe segitunya emoticon-Cape deeehh
jidat gosong nda jaminan apa yang keluar dari mulutnya baik emoticon-Cape deeehh
pemimpin itu yg seperti jaman sebelumnya itu ya? spt nya kok lebih cocok jakarta dibutuhkan penguasa macam ahok yah, aturan ditegak kan tanpa pandang bulu, terbukti perubahan jakarta yg semakin membaik dari ekonomi dan pembangunannya itu.


dulu jadi menteri sekarang jadi badut di pilgub dki emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
sebelum digusur koar-koar pas dieksekusi nggak nampak kumisnya dasar komporemoticon-Cape d...
“Jadi berpikir itu secara komperhensif intergal, jangan tiba-tiba sana sini bongkar,”

emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

coba lu pikir secara komprehensif integral, gimana caranya itu kali bisa normal selain normalisasi DAS?makin gosong tuh jidat, mudah2an makin komprehensif integral pikiran lu.
Quote:Original Posted By ratutoked.
aduuh ini org nyari panggung smpe segitunya emoticon-Cape deeehh
jidat gosong nda jaminan apa yang keluar dari mulutnya baik emoticon-Cape deeehh



hahaha. jidat gosong
bang AD mau jadi pemimpin ga di dki 1?emoticon-Toast
Quote:Original Posted By muhajiron
Adhyaksa Dault : Jakarta butuh pemimpin bukan penguasa

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault menyempatkan diri menyambangi Masjid Jami’ Keramat di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/4). Kedatangannya sebagai bentuk rasa empati kepada masyarakat kawasan Pasar Ikan, RW 4 yang rumahnya dibongkar pemerintah pada Senin (11/4), lalu.

“Jadi beginilah, kita kan mencari pemimpin bukan penguasa. Masa penguasa mentang-mentang bisa (bongkar), jangan dibiarkan terus menerus begini,” kata dia, Jumat (29/4).Adhyaksa perihatin karena melihat banyaknya warga korban penggusuran yang masih terlantar di Kawasan Pasar Ikan. Sehingga dia menekankan Pemerintah DKI yang telah melakukan penggusuran ini agar segera mencarikan solusinya.“Jadi berpikir itu secara komperhensif intergal, jangan tiba-tiba sana sini bongkar,” tegas dia.

Dia mengangap pembongkaran warga Kawasan Pasar Ikan bukanlah solusi. Sebab, Adhyaksa melihat mereka sebagai manusia dan tidak sedikit anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Para pengungsi yang masih bertahan di lokasi ada 385 KK, 120 anak SD, 40 SMP, dan 50 orang lanjut usia.“Cobalah imperhansif, jangan dengan kata-kata yang lebih menyakitkan lagi. Nanti juga kapok sendiri. Itu enggak bagus lah kata-kata itu sebagai pemimpin,” terang dia.

Dia menegaskan, mereka membutuhkan pemimpin bukan penguasa, dan seharusnya pemimpin berkata dengan hati nurani masyarakat. Sebelum melakukan tindakan, seharusnya Gubernur DKI Jakarta melakukan komunikasi.Adhyaksa berharap Jakarta memiliki seorang pemimpin, dan evaluasi rasa kemanusiaan. Dia menegaskan pernah melakukan ceramah di Masjid Jami’ Keramat Luar Batang berkali-kali karena tempat itu bersejarah.



Coba bapak bilang ke mereka...silahkan pindah ke rawa bebek...nanti kalo mau jd nelayan tinggal naek bus trans gratis dr Cakung ke pasar ikan...
Di rawa bebek udah ada kasur...air bersih...listrik...
Itu lebih elegan pak...drpd ngoceh ngga karuan kayak orang utan
Quote:Original Posted By muhajiron
Adhyaksa Dault : Jakarta butuh pemimpin bukan penguasa

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault menyempatkan diri menyambangi Masjid Jami’ Keramat di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/4). Kedatangannya sebagai bentuk rasa empati kepada masyarakat kawasan Pasar Ikan, RW 4 yang rumahnya dibongkar pemerintah pada Senin (11/4), lalu.

“Jadi beginilah, kita kan mencari pemimpin bukan penguasa. Masa penguasa mentang-mentang bisa (bongkar), jangan dibiarkan terus menerus begini,” kata dia, Jumat (29/4).Adhyaksa perihatin karena melihat banyaknya warga korban penggusuran yang masih terlantar di Kawasan Pasar Ikan. Sehingga dia menekankan Pemerintah DKI yang telah melakukan penggusuran ini agar segera mencarikan solusinya.“Jadi berpikir itu secara komperhensif intergal, jangan tiba-tiba sana sini bongkar,” tegas dia.

Dia mengangap pembongkaran warga Kawasan Pasar Ikan bukanlah solusi. Sebab, Adhyaksa melihat mereka sebagai manusia dan tidak sedikit anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Para pengungsi yang masih bertahan di lokasi ada 385 KK, 120 anak SD, 40 SMP, dan 50 orang lanjut usia.“Cobalah imperhansif, jangan dengan kata-kata yang lebih menyakitkan lagi. Nanti juga kapok sendiri. Itu enggak bagus lah kata-kata itu sebagai pemimpin,” terang dia.

Dia menegaskan, mereka membutuhkan pemimpin bukan penguasa, dan seharusnya pemimpin berkata dengan hati nurani masyarakat. Sebelum melakukan tindakan, seharusnya Gubernur DKI Jakarta melakukan komunikasi.Adhyaksa berharap Jakarta memiliki seorang pemimpin, dan evaluasi rasa kemanusiaan. Dia menegaskan pernah melakukan ceramah di Masjid Jami’ Keramat Luar Batang berkali-kali karena tempat itu bersejarah.



kalo udah ga punya ticket , jan koar koar mulu , malu om
kasian gw liat para bacagub yang pake isu luar batang buat naekin rating..kesannya mereka ga bisa nyari umpan sendiri sampe harus nunggu dikasih umpan ahok utk bisa tampil ke permukaan..
adhyaksa dault cuma banyak ngomong seperti id sobari.hong , yusril dll

hasil dari omongannya adalah 0 besar (sebesar telur gajah)


beda dengan ahok yg lebih mementingkan hasil, dan terbukti bisa dirasakan oleh warga jkt. (kecuali yg korupsi,rasis ga suka dengan ahok)


gubernur sebelumnya yg dirasa baik cuma ali sadikin, setelah itu warga jkt tidak menemukan gubernur yg baik itu sampai bertahun2 lamanya..
kemunculan ahok membuat warga jkt antusias bahwa jkt bisa maju lagi seperti jaman ali sadikin.


adhyaksa dault gede bacot, tapi minim pembuktian.. bukan harapan warga jkt, jauh kalo dibanding ahok
sungguh loh..jadi manusia mengritik adalah hal termudah..tapi jika disuruh melakukan hal yang sama biasanya banyak alasannya..yang anda kritik cuma sikap dan cara ahok dalam tugasnya..ya cuma itu aja..ga ada yang lain..
pemimpin otomatis berkuasa, penguasa sudah tentu menjadi pemimpinnya emoticon-Leh Uga
Tu jidat kenapee emoticon-Bingung (S)
Jakarta juga butuh seseorang yang tidak korupsi, dan tegas kepada para PNS yang malas dan pungli emoticon-2 Jempol






-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Untuk memahami Islam, anda harus memahami Muhammad", - ex muslim, Ali Sina
Understanding Muhammad (Ind) - by Ali Sina.Pdf
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Random Cendol diantara agan yang meng-quote saya di page 1 emoticon-Blue Guy Peace
Teorinya gtu
pemimpin mah terlalu ideal. realistis ajalah
jkt butuhnya penguasa kasar ya kayak ahox itu
di jkt kalo lembut2 kayak rk mana ada yg respek, yg ada malah orang pada ngelunjak

emoticon-Traveller