alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5723ceffa09a39d9078b4567/antara-kepo-atau-ingin-tahuhasilnya-sama-sajamenganggu
Antara Kepo atau Ingin Tahu,Hasilnya Sama Saja,Menganggu!.
Banyak pertanyaan yang terkadang begitu saja mengambang di telinga,tak mampu di jawab,tak mampu bahkan di cerna akal sehat,bagaimana tidak jika pertanyaan itu sendiri jauh dari kapasitasnya.

Semisal,mungkin semua yang disini mengalaminya,pernikahan campur itu unik,ceritanya beragam,dan tersebab itu juga,mungkin,banyak yang salah alamat membusur panah,cendrung melukai dada bersarangnya hati.

Pernah,awal tahun ini di sebuah Cafe Kuala Namu menjelang pulang dari Honeymoon kedua bersama suami yang berkulit putih,mengundang tanya seorang perempuan,yang tidak di kenal,yah tidak dikenal.

"Suaminya bule yah mbak". Aku hanya menjawab dengan anggukan,karena masih lelah dari perjalanan yang lumayan menyita.
"Kenal dimana". Aku berusaha menelisik wajah penanya,seorang wanita menjelang 40 tahun kira-kira,berkerudung biru muda dengan senyum penuh makna,entah bermaksud ramah atau kepo saja.

Sejenak setelah si abang menghilang menuju pintu yang berlogokan lelaki itu,si perempuan bertanya lagi.

" Kok bisa mbak dapat bule". Ohh sungguh pertanyaan ini mengusik amarah,atas dasar apa? Apakah karena kerudung di kepalaku hingga tak pantas atau tampangku yang memelas,sambil tersenyum menahan hati yang kesetrum aku menjawab ,"sudahnya jodohnya begitu mbak". Namun tak memuaskan ternyata.

Sehingga sesaat lelaki berhidung merah jambu dan mata hijau abu-abu itu duduk di sebelah bangkuku,pertanyaan lain datang.

"Suaminya Islam ga mbak". Kali ini suami yang menjawab sambil tersenyum dan mengangguk,ada untungnya juga suami bisa berbahasa Indonesia.

"Muallaf atau Islam dari lahir mbak", rasanya dua tanduk muncul di kepala,tapi masih atas nama ramah dan bersyukur lagi lelaki di sampingku itu yang menjawabnya.

" Mbak aku penasaran deh,ketemu dimana sih kalian", masih dengan seruputan es coklatku yang terasa seret,lelaki itu kembali menjawab,"Kami ketemu di Jerman saat dia liburan ke Jerman ama kakak angkat dia", katanya dengan bahasa yang masih agak kaku dan patah,namun setidaknya aku lega tak mesti bercerita.

"Sejak kapan mbak suaminya muallaf", lagi-lagi pertanyaan yang kesekian kalinya,jujur saja,air mukaku belah berubah warna,mungkin telah melebihi merahnya bara menahan amarah,dan ingin,secara jujur aku bilang saja,"Urusan sama kamu apa? Apa kita saling mengenal?", ternyata lelaki bermata hijau abu itu bisa membaca gerak tubuhku dan dia berkata.

"Ok thank you for your time and we need to go know,coz we need to check in,chauu".

Lalu berlalu sambil menggandeng tanganku,puohhh,jiwaku meletup,ternyata lelakiku itu mampu membaca gerak tubuhku yang gerah,sehingga senyum simpul melipat di bibirku penuh makna,lalu pergi tanpa kata,tepatnya pindah ke sebuah kedai kopi ditempat yang tak sama.

Sebuah kisah yang baru teringat
Kuala Namu,January 2016.
"DD"
apaan si bre emoticon-Cool
ketika dunia sudah menjadi begitu individualis, kepo pun jadi terlihat jelek...
kepo tanda perhatian... dan hanya org2 individualis yg ga suka dg kepo...

dijaman dulu... kepo justru awal dari sebuah obrolan ramah nan panjang... jaman skrg kepo menjadi mengganggu karna tabiat org sudah mengarah ke individualis.
nyimak aje ane breeemoticon-Traveller
Antara Kepo atau Ingin Tahu,Hasilnya Sama Saja,Menganggu!.

hatinya takkan senang, duduknya tak tenang
denger bunyi gendang ingin serta berlenggang
Quote:Original Posted By nasgorbasi
Antara Kepo atau Ingin Tahu,Hasilnya Sama Saja,Menganggu!.

hatinya takkan senang, duduknya tak tenang
denger bunyi gendang ingin serta berlenggang


artinya apa bang ?

Antara Kepo atau Ingin Tahu,Hasilnya Sama Saja,Menganggu!.

Biasanya sih ane kepoin mantan emoticon-Malu
Individual ndasmu. You cant just sit beside a stranger then ask bout her life. Go get a life!

Pertanyaannya juga sebenernya tuh intinya "mbak cuma begini aja kok bisa dapat suami bule sih? Saya yg lebih oke aja ga bisa. Gimana caranya?"
Betul tidak? Sebel