alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5723b55ec1cb17e5058b4569/mau-jadi-tukang-sapu-harus-bayar-rp-10-juta-pelajar-sma-ini-temui-bupati-brebes
Inspiratif 
Mau Jadi Tukang Sapu Harus Bayar Rp 10 Juta, Pelajar SMA Ini Temui Bupati Brebes
Quote:Mau Jadi Tukang Sapu Harus Bayar Rp 10 Juta, Pelajar SMA Ini Temui Bupati Brebes
Jumat, 29 April 2016 | 10:16 WIB
Tribun Jateng/Fajar Eko Nugroho

Mau Jadi Tukang Sapu Harus Bayar Rp 10 Juta, Pelajar SMA Ini Temui Bupati Brebes
Lanang (tengah) ditemani aktivis sosial Aris S berdialog dengan Bupati Brebes Idza Priyanti di Kantor Bupati Brebes, Kamis (28/4/2016). Mereka menyampaikan keluhan terkait dugaan pungutan liar oleh oknum petugas UPT Pasar Induk Brebes.


BREBES, KOMPAS.com — Lanang (20), seorang pelajar kelas XII SMA negeri di Brebes, Jawa Tengah, memberanikan diri menghadap Bupati Brebes Idza Priyanti. Tekadnya satu, yaitu ingin menjadi tukang sapu di sekitar Pasar Induk Kabupaten Brebes.

Lanang untuk sementara menggantikan tugas ayahnya sebagai petugas kebersihan. Pekerjaan itu sudah dijalaninya selama sebulan setelah ayahnya meninggal dunia. Kini, Lanang tengah menunggu kelulusan SMA.

Namun, beberapa hari terakhir ini, ia resah. Warga Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, itu mendapat informasi dari sesama petugas kebersihan bahwa untuk menjadi tukang sapu tetap menggantikan sang ayah, dia harus membayar sejumlah uang kepada oknum pengelola pasar setempat.

"Saya dapat informasi dari teman sesama petugas kebersihan kalau saya harus membayar sejumlah uang yang nantinya akan diserahkan kepada oknum UPT Pasar sebesar Rp 10 juta. Uang itu katanya sebagai syarat agar saya bisa menjadi tukang sapu di UPT Pasar Induk Brebes," ujar Lanang seperti dikutip Tribun Jateng, Jumat (29/4/2016).

Informasi soal pungutan itu juga sayup-sayup terdengar dari oknum petugas UPT Pasar Induk Brebes. Petugas itu, kata Lanang, menyarankan agar ia menghadap bendahara dinas yang mengayomi pasar tersebut untuk memperoleh keringanan.

"Di sana saya diberi tahu soal pungutan liar itu, katanya mau dipinjami dulu, tetapi nanti pembayarannya dipotong gaji bulanan," kata dia.

Setelah menemui bendahara itu, besaran pungutan yang awalnya sebesar Rp 10 juta diturunkan menjadi Rp 2,5 juta. Lanang gundah, ia masih pikir-pikir untuk mengiyakan permintaan itu.

"Kalau memang prosedurnya seperti itu, ya sudah saya pasrah saja. Enggak apa-apa jika pembayarannya nyicil dipotong gaji bulanan saya," ujar dia.

Selama menggantikan tugas ayahnya sebagai tukang sapu, Lanang sudah pernah mendapatkan gaji satu bulan Rp 900.000. Sejak ayahnya meninggal, Lanang harus menjadi tulang punggung keluarganya.

Karena merasa resah, Lanang memutuskan mendatangi Kantor Bupati untuk bertemu dan mengadu kepada Bupati Brebes Idza Priyanti. Ia ingin ada jalan keluar atas masalahnya tersebut.

"Saya bingung harus bagaimana bisa membayar sejumlah uang itu. Makanya, saya ke sini dan alhamdullilah bisa bertemu Bu Bupati langsung," kata Lanang di Kantor Bupati Brebes, Kamis (28/4/2016) kemarin.

Saat berdialog dengan Idza, Lanang ditemani aktivis sosial Aris S. Mereka menyampaikan keluhan tersebut dan mendapat respons langsung dari Idza.

"Alhamdullilah, Bupati langsung merespons dengan mendengarkan keluhan saya. Ibu Bupati juga langsung memberikan rekomendasi agar saya bisa jadi tukang sapu setelah saya lulus sebentar lagi," kata Lanang. (FAJAR EKO NUGROHO/TRIBUN JATENG)


http://regional.kompas.com/read/2016...ampaign=Kpopwp

enggak beres ini brebes emoticon-Salaman emoticon-Bedug emoticon-Bedug emoticon-Bedug
Luar biasa punglinya.. emoticon-Matabelo
tukang sapu aja suruh bayar segitu, bijimane yg pns, polisi, bupati, walkot, gub, DPR, president?
inilah Indonesia emoticon-Ultah
Pungli di negara kita ini emang udah keterlaluan sih, mudah-mudahan makin banyak pemimpin daerah yang berani ngebenahin sistem yg udah nyaman ini deh
kang sapu 10jt, bisa nego jadi 2.5jt tega bener
satu kata: KETERLALUAN!
speechless
Tangkap oknum-oknumnya, lalu penjarakan! Jangan didiamkan!
budaya pungli msh sangt kuat
itu ngapain bawa sapu pegi bertamu ?
ane tau die tukang sapu , tapi ya gak segitunyalah
Quote:Original Posted By pentagruel
itu ngapain bawa sapu pegi bertamu ?
ane tau die tukang sapu , tapi ya gak segitunyalah


Kalo bupati nya cuek... tuh sapu mau dipake kepruk ibu bupati.. emoticon-Cool
ane bangga untuk golput emoticon-I Love Indonesia
Ah udh biasa kek gitu d brebes, tanda tangan aja nyampe 250 rebu
cuk bocah gapunya masi digasak juga emoticon-Bata (S) jd penasaran liat mukanya
Bukan ahok sih bupatinya..
10jt cuma jd tukang sapu... emoticon-Traveller
Alamak emoticon-Matabelo 10 juta cuma jadi tukang sapu ? Terlalu punglinya nih.
Mukegile tuh masak tukang sapu juga dipalakin, 10jt lagi! emoticon-Mad

Tp biasanya sih pungli2 tuh 10x lipat dr gaji, 5th lalu ane juga pernah ditawarin jadi honorer di RS kabupaten, punglinya 3jt gajinya 300 emoticon-Hammer (S)
Tp gak ane gak mau, dari pada jadi 'romusha' setahun emoticon-Malu

Mending wiraswasta aja, meski dicibir sama tetangga cz kerja'anny gak 'keren' dibandingkan sama pekerja'an di 'instansi'
welcom to endonesah emoticon-Angkat Beer
Nyari kerja susah, masih juga dipalakin.