alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571e340d50741072078b4567/orang-yang-bersyukur-atau-orang-yang-ambisius
Poll: Eh, Tod, Mana yang lu pilih?

This poll is closed - 7 Voters

View Poll
Orang Yang Bersyukur 71.43% (5 votes)
Orang Yang Ambisius 28.57% (2 votes)
Orang yang Bersyukur atau Orang yang Ambisius?
Ok, tod. Setelah ane jalan - jalan di dunia DC dan membaca setiap makian hinaan dan cacian kalian, sekarang ane sadar, untuk mengubah kapasitas otak - otak kalian yang hanya 10 cc, ijinkan ane yang masih menjadi mahasiswa ini mengutarakan pergulatan hebat dalam benak ane.

Quote:Keknya kata - kata Bersyukur dan Ambisius gak usah dijelasin lagi deh maksudnya, yang bakal ane paparin disini adalah batas - batas bersyukur dan ambisius serta tindakan, dan pandangan manusia - manusia hina yang tinggal di gorong - gorong DC ini. emoticon-Cool

Bersyukur

Quote:Bersyukur dalam konteks ini adalah, ente semua bersyukur masih bisa hidup, masih punya tangan buat ngetik, masih punya otak buat mikir dan masih bisa makan hari ini. Yang artinya disetiap pagi dalam hidup ente diawali dengan mengucap syukur kepadaNya. Bukan berarti selalu bersyukur malah jatuhnya sombong karena sering bersyukur. Lebih tepat karena ketika melihat, memikirkan dan memposisikan diri sebagai mereka yang berkekurangan.

Ambisius

Quote:Ambisius ini seperti ibarat orang yang selalu terfokus mengejar impian - impian di hidupnya. Mereka yang ambisius terkesan melihat orang lain tak lebih dari "alat", bahkan terkesan memuja - muja kehidupan orang diatasnya. Mereka ini juga terbiasa akan stigma "Money is Everything". Lebih kepada ingin mencapai/mendapatkan apa yang ia inginkan dengan cara apapun. Dan biasanya lagi orang yang ambisius ini tidak sadar kalau mereka ambisius loh.

Sekarang masuk ke ambang batas Bersyukur dengan Ambisius.

ane punya teman, sebut saja R.

Quote:R adalah seorang mahasiswi di PTN yang berjurusan Ilmu Ekonomi dan terkenal sangat "RAJIN", namun anehnya, setelah 2 semester terlewati, dia malah ingin meninggalkan kuliahnya tersebut dan mencoba peruntungan yang lain dengan mengikuti jalur SBMPTN dan tes tertulis lainnya.

"Ane jabarin logika ane : si R ingin dia meninggalkan kuliahnya yang notabene banyak orang dari luar kota yang memperebutkan 1 bangku di universitasnya sebelumnya namun dia malah membuangnya. Yang ane lihat adalah si R tidak bersyukur karena YME telah menunjukkan bahwa itu tempatnya. Dan bahkan dia mencoba mengambil peruntungan orang lain dengan mengikuti SBMPTN."

Nah, sekarang pertanyaannya:
1. Apakah R ambisius?
2. Jika R ambisius, apakah dia seorang yang bersyukur (bukan orang yang "terlihat" sering bersyukur)?
3. Jika R tidak ambisius, lalu disebut apakah dia?
4. R seorang yang bersyukur dan tidak meninggalkan universitasnya yang lama, Apakah YME akan diam saja?
5. Salahkah menjadi seorang yang bersyukur?
Orang yang Bersyukur atau Orang yang Ambisius?
Quote:Original Posted By Kemenyan
Orang yang Bersyukur atau Orang yang Ambisius?


momod pengen jadi orang yang kayak gimana nih ceritanya??
saya mau bersyukur, tapi tanpa ambisi, apa yg mau saya syukurin?

tanpa pencapaian, apa yg bisa saya syukurin? gak ada bedanya dong kondisi saya lahir dan saya sekarang?

setidaknya saya punya ambisi untuk menutup badan saya dengan baju agar saya bisa bersyukur punya baju..

gak usah pusing2 soal hidup...jalanin aja... emoticon-Big Grin
fakta buktikan universitas indonesia gak ada hebatnya ..
bersyukurlah kita2 yg bisa kuliah di universitas luar negeri ..
percuma ambisius ..kalo tetap aja jadi pegawai kerja makan gaji pada majikan cina hebat
ambisi gw adalah ingin punya perasaan bersyukur.
..atau gw bersyukur karena punya ambisi yah emoticon-linux2
Emang orang ambisius sudah pasti tidak bersyukur yah?emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By vica.versa
Emang orang ambisius sudah pasti tidak bersyukur yah?emoticon-Bingung (S)


Kebanyakan sih iya gan. Bahkan ada yang bersembunyi dibalik topeng bersyukur gan.
Jangan lupa bersyukur tol!
Rajin
syukur
ambisi
mahasiswi

ketika lu rajin, lu dapet rengking.
ketika lu bersyukur, semoga tidak ketemu sukurin.
ketika lu berambisi, biasanye ketemu ketidak-ambiguan.
ketika ada mahasiswi, coba cek sinyal otong, mengeras atau mengkerut.
intinye, dimana ada kemaluan dan kemauan, disitu ada jalan untuk luh tong neng nyak babes babeh beybeh bebeh.

emoticon-coffee
kalo hidup tanpa ambisi, bagaikan burung tak bersayap bre.
kalo hidup tanpa bersyukur bagaikan hujan di padang pasir.
jadi menurut ane haru berimbang ya bre dan di tambahkan nilai2 positif lainnya, biar makin mantaps emoticon-2 Jempol
Dulu gw percaya jika ambisi adalah kunci dari kesuksesan, dan kesuksesan adalah sumber dari kebahagiaan.

Tentu saja gw sekarang berubah dan melihat ambisi dari perspektif yg berbeda. Gw tidak akan mengatakan apa dan bagaimana, karna gw rasa itu personal dan experience.
bersyukur aja ane mah

btw pejwan
orang yang bertekad ama yang ambisius beda gak gan?
Ikutan curahkan pikiran ane ya hahaha...



Menurut ane sih bukannya si R nggak bersyukur atau pegimana...
Mensyukuri nikmat memang penting, tetapi kalo feeling si R udah gak disana lagi, mau dikata apalagi?
Ntar yg ada malah berantakan at the end...


Si R memang terlihat ambisius tapi nggak imbang antara usaha yg dikerjakan.dan cenderung labil dan inkonsisten, awalnya udah ikut di PTN A akhirnya ketrima begitu jalan 2 semester lha kok mau ditinggal? Non sense, ambisi satu belum kelar eh ada ambisi selanjutnya emoticon-No Hope
Ambisius boleh asal tetap masuk akal!!
YME apaan gan?

Yakin Mau Ewe?
gwa milih orang yang ambisius dan bersyukur pada saat cita cita tercapai..
btw ceritanya kepanjangan...emoticon-Hammer2
apa yg mau didebatin sih elah emoticon-Tai:
Quote:Original Posted By aldyshekoski
apa yg mau didebatin sih elah emoticon-Tai:


Dari apa yg gw lihat dia tidak menanyakan, kamu pilih mana berambisi atau bersyukur ??

Tapi lebih kepada dimana posisi ambisi di hadapan rasa bersyukur ??
Quote:Original Posted By ellitafcb10
Ikutan curahkan pikiran ane ya hahaha...



Menurut ane sih bukannya si R nggak bersyukur atau pegimana...
Mensyukuri nikmat memang penting, tetapi kalo feeling si R udah gak disana lagi, mau dikata apalagi?
Ntar yg ada malah berantakan at the end...


Si R memang terlihat ambisius tapi nggak imbang antara usaha yg dikerjakan.dan cenderung labil dan inkonsisten, awalnya udah ikut di PTN A akhirnya ketrima begitu jalan 2 semester lha kok mau ditinggal? Non sense, ambisi satu belum kelar eh ada ambisi selanjutnya emoticon-No Hope
Ambisius boleh asal tetap masuk akal!!


Kembali lagi gan, pada awalnya kan kalau memang si R gak punya feeling sama sekali baik sesudah maupun sebelum menentukan keputusannya untuk masuk ke PTN tersebut, bagaimana mungkin ia meletakkan pilihan Ekonomi di PTN A pada lembar ujiannya?. Karena dia rasa dia udh yakin bakalan bisa ngikutin kelas Ekonomi. Jadi intinya gini gan, kalau memang si R gak termakan gengsi dan pengen kuliah sesuai passion/feeling yg dia inginkan, di universitas apapun gak akan jadi masalah sepanjang dia bersyukur gan.

Jadi, tetap aja jatuhnya ke si R bukan orang yang benar2 bersyukur. Agan coba renungkan, Mungkin gak Tuhan memberikan hal yang lebih baik jika R bersyukur dan tetap di Ekonominya tersebut?