alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571e2fcadc06bd4c7f8b456c/soal-tambahan-kontribusi-15-dprd-dki-ancam-ahok
Soal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam Ahok


[JAKARTA] Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok disebut sempat diancam oleh DPRD DKI terkait besaran kontribusi tambahan yang disusun dalam Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

DPRD mengancam pembahasan mengenai Raperda RTR dan Raperda mengenai Zonasi Wilatah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta akan menemui jalan buntu jika Ahok berkukuh memasukan kontribusi tambahan sebesar 15 persen.

Hal itu diungkapkan Sunny Tanuwidjaja, staf khusus Ahok usai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Raperda mengenai reklamasi di pantai utara Jakarta, Senin (25/4).

Sunny mengaku, ancaman tersebut sempat membuat Ahok melunak terkait kontribusi tambahan yang dibebankan kepada pengembang pulau reklamasi.

"Kalau dari sisi dia 15 persen itu fix harus ada. Hanya persoalannya apakah di Perda atau di Pergub. Hanya karena kemarin ada ancaman dari DPRD akan deadlock, beliau sempat mengatakan selama yang penting 15 persen jangan dicoret," kata Sunny di Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/4).

Sunny menyatakan, sebelum pembahasan Raperda tersebut dihentikan, Ahok sempat kembali kepada keyakinannya sebelumnya. Ahok menyatakan tidak ada lagi negosiasi mengenai besaran kontribusi tambahan itu.

"Sempat ada wacana (deadlock) seperti itu. Makanya beliau jadi lebih fleksibel, tapi kan kemudian belakangan sudah lebih fix. Intinya tidak ada negosiasi lagi," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Sunny mengaku Ahok berupaya berkomunikasi dan mendengar usulan dari berbagai pihak terkait pembahasan dua Raperda mengenai reklamasi. Tak hanya usulan dari DPRD, Ahok pun menampung usulan dari pengembang.

"Komunikasi pak Ahok dengan siapa saja sama kok. Mendengarkan masukan-masukan dari mereka kemudian dipertimbangan, demikian selalu," katanya.

Dalam pemeriksaan kali ini, Sunny mengaku dicecar penyidik dengan 12 pertanyaan. Materi pemeriksaan, kata Sunny berkisar pada proses pembahasan dua Raperda tersebut.

"Soal proses pembahasan Raperda, substansinya, usulannya," tuturnya.

Sunny mengaku diminta Ahok untuk menyampaikan apa adanya kepada penyidik terkait pembahasan raperda reklamasi ini.

"Permintaannya selalu, menyampaikan kepada saya setiap diperiksa pokoknya sampaikan apa adanya," katanya.

Dalam kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Raperda mengenai reklamasi di pantai utara Jakarta, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi, karyawan PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro, dan Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Sanusi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Ariesman melalui Trinanda untuk memuluskan pembahasan dua Raperda mengenai reklamasi pantai utara Jakarta.

Sanusi dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. Sementara Ariesman dan Trinanda ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap kepada Sanusi dan disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. [F-5/L-8]


http://sp.beritasatu.com/nasional/so...am-ahok/114348

silahkan...

emoticon-Traveller
banyak banget tuh si sanusi kena pasalnya emoticon-Hammer
puyeng ane bacanya emoticon-Big Grin
ditotal2 berapa tahun hukumannya?
ada bukti ancemannya kagag??
jangan2 bkn anceman tp himbauan atau apa istilahnya
Kalau begini caranya siapa yang mau nyalon dprd ?
Peluang cari duit kering, tapi terpilihnya butuh duit rugi dunk ? emoticon-Malu


ahok keren

ahok hebat

ahok jenius


puja yang mulia ahog emoticon-Nyepi





Soal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam AhokSoal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam AhokSoal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam AhokSoal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam AhokSoal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam AhokSoal Tambahan Kontribusi 15%, DPRD DKI Ancam Ahok

tunggu aja apa maksud kapeka :grand corruption ?
Quote:Original Posted By mbahmomon
ada bukti ancemannya kagag??
jangan2 bkn anceman tp himbauan atau apa istilahnya


buktinya ada di sadapan kpk, itu alasannya kpk langsung nyadap sana sini eh ketemu sama bang uci
Pantesan dprd gerah banget sm ahok
Ini malah jd keuntungan buat ahok kalau dinilai dr kesaksian sunny, terlihat ahok konsisten dan komitmen untuk pembangunan daerahnya
Quote:Original Posted By 33th.
Ini malah jd keuntungan buat ahok kalau dinilai dr kesaksian sunny, terlihat ahok konsisten dan komitmen untuk pembangunan daerahnya


emang udah kebaca banget dari awal, gimana sikap ahok buat memberantas mafia anggaran, penyakit jakarta.
bukan org jakarta nyikapin semua polemik dijakarta.. kayanya dari semua arah angin informasi yg ada bisa di simpulkan ko mana informasi yg valid dan mana yg gk valid.. ahok kayanya emank jujur niat mo bangun daerahnya.. ini pendapat bukan dr pnduduk jakarta loh yg selalu baca semua trit tentank polemik pemilu jakarta..
Berani ancam ahok?
Quote:Original Posted By anryboxeh
bukan org jakarta nyikapin semua polemik dijakarta.. kayanya dari semua arah angin informasi yg ada bisa di simpulkan ko mana informasi yg valid dan mana yg gk valid.. ahok kayanya emank jujur niat mo bangun daerahnya.. ini pendapat bukan dr pnduduk jakarta loh yg selalu baca semua trit tentank polemik pemilu jakarta..


Mantab bray
dua seringgit emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
gaa balik modal daaahhhemoticon-Wakaka
Ane mau tanya... 15‰ tu masuk kmna ya? Ke apbd atau ........ ?
Gip, bakanola, aganagan mana tuh ya? Semiga ga sakit kepala ditarget bosnya
Quote:Original Posted By adistupidfruit
Ane mau tanya... 15‰ tu masuk kmna ya? Ke apbd atau ........ ?


Pengembang wajib bangun fasum senilai 15% dari nilai proyek yg sedang mereka kerjakan.

Jelas fasum itu kan nantinya untuk dipakai rakyat..... ahok ngotot maunya 15%. Dprd malah nego minta diturunin.

Itu pengusaha justru diperes sama si ahok untuk bikin fasilitas yg dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tapi panasbung goblog yg ga bisa cerna berita malah ngatain ahok kongkalingkong sama pengusaha.

Uda jelas keliatan mana yg bangshat kan?
Quote:Original Posted By adistupidfruit
Ane mau tanya... 15‰ tu masuk kmna ya? Ke apbd atau ........ ?


"Kemudian, dari setiap penjualan tanah baik dari HGB dan HPL ini, maka DKI DKI dapat 15 persen dari NJOP (nilai jual objek wajib pajak)," kata Ahok di Rusunawa Marunda, Sabtu, 2 April 2016. Adapun kewajiban membayar 15 persen tersebut, Ahok tidak ingin menerimanya dalam bentuk uang.

Kewajiban tersebut bisa dalam bentuk penyediaan sheet pile (turap), pembangunan rumah susun, jembatan, jalan inspeksi, pengerukan sungai dan lain sebagainya. Namun, dalam pembahasannya, Ahok menduga beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta dan pengembang tidak setuju atas rencana tersebut.
Quote:Original Posted By adistupidfruit
Ane mau tanya... 15‰ tu masuk kmna ya? Ke apbd atau ........ ?


Lsg barang jadi, buat pembangunan fasum fasos, sheet pile.

Jadi cukong diperes ahok buat rakyat emoticon-Big Grin

Tebak siapa yang dukung cukong? emoticon-Big Grin

DPRD!

DPRD maksa 15% diturunin jadi 5%
Quote:Original Posted By friedcelery


Pengembang wajib bangun fasum senilai 15% dari nilai proyek yg sedang mereka kerjakan.

Jelas fasum itu kan nantinya untuk dipakai rakyat..... ahok ngotot maunya 15%. Dprd malah nego minta diturunin.

Itu pengusaha justru diperes sama si ahok untuk bikin fasilitas yg dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tapi panasbung goblog yg ga bisa cerna berita malah ngatain ahok kongkalingkong sama pengusaha.

Uda jelas keliatan mana yg bangshat kan?



Loh kok aneh.... udah bagus kan 15‰ kok diturunin jadi 5‰¿

Bukannya dinaikin jadi 20‰
×