alexa-tracking

Kang Yoto: CSR Alat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571e01a39e74043a4a8b4568/kang-yoto-csr-alat-wujudkan-pembangunan-berkelanjutan
Kang Yoto: CSR Alat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Kang Yoto: CSR Alat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Quote:


SUMBER

hmm setuju dengan salah satu pesaing ahok satu ini emoticon-Big Grin
malakin CSR perlu ada aturan mainnya agar lebih jelas dan berguna buat pembangunan

selama ini daerah yang paling gencar malakin CSR ya pemprov DKI sayangnya masih segelintir orang yang mengira CSR ini cara buat nyogok pemerintah
pertamaxxemoticon-Wow
CSR = Customer - Service Relationship emoticon-Leh Uga
Sebelom era joko aher di dki, pd kemana larinya ini dana emoticon-Big Grin
setuju lah dana CSR itu masuknya kalo bisa ke APBD bukan masuk ketemen ngehek, habis ntar dipakai buat kampanye dan nyogok TNI,

dan satu lagi dana CSR itu bukan untuk mengembang biakan populasi nastak
klo bagus....

benahi jatim dulu aja pak deeee.....
Quote:


saingan sama risma dong gan emoticon-Malu (S)
enaknya yg udah malakin CSR.. emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:


emoticon-Ngakak (S)


Si goblog Auditor bpk itu yak
Quote:


Kan memang itu hak kita dan kewajiban bagi perusahan emoticon-Big Grin
Cuma jaman dulu larinya dana Ga tau kemana emoticon-Big Grin
lagi lagi csr emoticon-Embarrassment
Ini aku setuju sama mu bang yoto...
Seluruh csr harus lebih jelas aturan mainya bang..
Masa iya csr ke instansi negara, bukan langsung ke masyarakat. Ya kan bang ?
Belum lagi aturan main csr di provinsi dan dikota/kabupaten sering tumpang tindih bang...

Udah dari dulu nih bang, csr bagian ormas, lsm, atau instansi negara yg jauh/kurang dinikmati masyarakat luas....
Costumer service relationship



emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Quote:



emoticon-Leh Uga

emoticon-Wkwkwk
Ahok Hentikan Pembangunan Sarana Publik Lewat Dana CSR

Kamis, 7 April 2016 — 6:46 WIB

 
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghentikan pembangunan sejumlah sarana publik dari dana CSR atau dana dari tanggungjawab sosial perusahaan. Ahok akan lebih banyak menggunakan kewajiban pengembang.

Sebab itu, Ahok akan terus menagih kewajiban pengembang. Sebab, selama ini masih banyak pengembang berhutang mengenai kewajiban. Kewajiban yang diserahkan harus dalam bentuk bangunan fisik.

Ahok mengingatkan, saat ini sudah tidak ada lagi pembangunan di Ibukota yang menggunakan dana corporate social responcibility (CSR).

“Sekarang itu bukan CSR loh, kita stop, tapi pembangunan melalui kewajiban pengembang. Pokoknya semua pengembang akan saya tagih kewajibannya,” ujar Ahok, kemarin.

Ahok mencontohkan salah satu kewajiban pengembang yang segera dibangun yakni pembangunan jalan layang Semanggi. Perusahaan asal Jepang, Mori Company mengajukan kenaikan Koefisien Luas Bangunan (KLB) sehingga harus memberikan kewajibannya.

“Termasuk kewajiban Semanggi dari Mori, perusahaan Jepang. Bukan CSR tapi kewajiban. Kalau kamu mau menaikan KLB kamu mesti bayar kami. Karena boleh terima uang berbentuk barang. Jadi ini bagian dari kewajiban, macam-macam kewajiban,” ucapnya.

Nilainya harus sesuai dengan besaran kewajibannya. Perhitungan bangunan juga harus melalui tim appraisal.

“Hitungnya pakai appraisal dong. Jadi kalau kamu nipu saya, barang cuma Rp 80 miliar, kamu bilang Rp 100 miliar, aku enggak peduli. Tetap tercatat Rp 80 miliar,” tandasnya.(John).


bedakan CSR dengan kewajiban Koefisien Luas Bangunan.
walopun kalo ada persahaan atau yayasan yg mau kasih CSR ya terima doong...
perusahaan mau kasih bus buat bus sekolah mosok ditolak? atau yayasan kaya mau isi rusunawa masa gak boleh?
Quote:


Bedanya apa gan? Toh juga demi kepentingan umum kan? emoticon-Big Grin
Quote:


iya gan....

biar saingan dulu ama risma...