alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571df1a098e31bbb048b4569/kapolda-papua-barat-bantah-ada-konflik-hingga-pembakaran-di-tolikara
Kapolda Papua Barat Bantah Ada Konflik hingga Pembakaran di Tolikara
Quote:Kapolda Papua Barat Bantah Ada Konflik hingga Pembakaran di Tolikara

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, hingga saat ini kondisi di Tolikara masih relatif aman.

Ia tidak menampik adanya perbedaan pendapat dan selisih paham terkait dana respek. Namun, masalah bisa diselesaikan dan diredam.

"Kalau soal dana, baik bantuan desa maupun respek yang ditangani oleh Provinsi maupun Kabupaten ya selalu ada. Tapi tidak sampai menimbulkan perkelahian antarsuku maupun pembakaran," ujar Paulus usai mengikuti rapat kerja di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (25/4/2016).

Paulus menjelaskan, semua besaran dana desa antarsatu desa dengan yang lainnya sama. Namun, ternyata dari jumlah penduduk dan kepadatan berbeda, sehingga terdapat besaran dana yang berbeda yang didapat oleh warga.

Sempat terjadi selisih paham dan kecemburuan karena antarsatu desa dengan desa yang lain tidak mendapatkan jumlah yang sesuai. Namun, kata Paulus, peristiwa tersebut tidak menimbulkan konflik yang besar.

"Tapi sistem pembagian di sana itu fair. Mereka (Pemerintah Daerah) dalam membagi dana itu di tengah lapangan, dikumpulkan semua kepala kampung dan warga yang menjadi perwakilan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Jadi terbuka," ujar Paulus.

Di samping itu, dia juga membantah pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyatakan aksi bentrok di Distrik Gika dan Panaga, Kabupaten Tolikara, sejak 9 April 2016, telah menewaskan satu orang dan menyebabkan 32 warga terluka.

(baca: 95 Rumah Terbakar akibat Konflik di Tolikara, 1 Orang Tewas)

Menurut Paulus, dia sudah melakukan upaya klarifikasi dengan Kapolres Tolikara Musa Korwa dan di wilayah tersebut tidak terjadi konflik sebagaimana telah diberitakan.

"Kami sudah melakukan upaya klarifikasi dengan Kapolres Tolikara AKBP Musa Korwa bahwa hasil pengecekan yang bersangkutan di wilayah itu tidak ada apa-apa," ujar Paulus.

Paulus membenarkan ada kasus meninggalnya seorang warga pada 16 April 2016. Kasus itu hampir berakibat terjadinya salah paham. (baca: BNPB Bingung Sikapi Laporan BPBD soal Konflik di Tolikara)

Namun, menurut dia, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan bentrokan karena Kapolres langsung datang ke tempat dan berhasil mengendalikan suasana di Tolikara.

"Sampai tadi pagi, kami coba klarifikasi dengan kapolres dan pihak Sekda Kabupaten, memang tidak ada kejadian. Terkait kasus kematian pada tanggal 16 kami belum tahu motifnya. Kapolres sudah melakukan upaya cepat sehingga persoalan tidak berkembang," jelas Paulus.

http://nasional.kompas.com/read/2016...campaign=Kknwp
Ternyata berkaitan dngn uang bukan sara, syukurlah