alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571de317925233d5178b4567/kembali-muncul-kasus-jis-membawa-kabar-yang-mengejutkan
Kembali Muncul, Kasus JIS Membawa Kabar Yang Mengejutkan
Kembali Muncul, Kasus JIS Membawa Kabar Yang Mengejutkan


Kasus yang sempat ramai di Tahun 2014 silam ini, sekarang hadir dengan babak baru gan. Kenapa saya bilang gitu ? akhir-akhir ini banyak yang membicarakan kasus JIS adalah bentuk kriminalisasi terhadap para tersangka.

Sebuah akun yang cukup tenar dan berpengaruh ikut mengangkat kasus ini di timelinenya, berjudul “Kasus Kriminalisasi JIS #Sinetwit” by @Kurawa.

Padahal Dulu masyarakat dan netizen begitu marah dan mengutuk para tersangka bahkan yang lebih parahnya masyarakat di Indonesia itu ada yang meminta para tersangka kasus JIS ini dihukum mati, namun tidak banyak yang mengetahui dan menyadari Kasus JIS ini sebenarnya hanya rekayasa atau dalam bahasa kriminolog disebut sebagai malicious prosecution atau investigasi dengan niat jahat atau niat buruk. .

Hanya karena anaknya tidak ingin memakai celana sang Ibu melaporkan anaknya telah di Sodomi di sekolah yang dulunya bernama Jakarta International School menjadi Intercultural School (JIS) gan.

Seolah Anak perawan yang ngaku diperkosa oleh preman, namun setelah diperiksa ternyata selaput darahnya masih ada. Begitupun anak yang “katanya” menjadi korban kejahatan seksual di JIS ini setelah di periksa di berbagai rumah sakit bahwa anusnya normal tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual di dalamnya. Bagaimana mungkin anusnya normal setelah disodomi oleh 7 orang pria dewasa.

Nih gan ane kasih beritanya waktu persidangan berlangsung, tahun lalu...

Quote:Quote:Kondisi Lubang Pelepas Korban JIS Normal

Sidang dugaan tindak kekerasan seksual di sekolah Jakarta International School (JIS) yang digelar hari ini menghadirkan dr Oktavinda Safitry SpF, sebagai saksi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Patra M. Zen, pengacara terdakwa Agun Iskandar, menceritakan, dalam keterangannya di persidangan, dr Oktavinda menegaskan bahwa kondisi lubang pelepas (anus) korban AK cukup normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kekerasan seksual.

"Secara tegas dr Oktavinda yang langsung menangani proses visum korban AK mengatakan tidak ada masalah di anus korban, semuanya normal dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara medis," ungkap Patra M. Zen, usai sidang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Patra mengatakan, kesaksian dr Oktavinda semakin memperkuat kesaksian dr Narain Punjabi dari klinik SOS Medika dalam persidangan dua pekan silam.

Dalam penjelasannya, dr Narain yang pertama kalinya memeriksa korban AK usai adanya dugaan kekerasan seksual pada 22 Maret, juga menegaskan bahwa AK tidak mengalami tindak kekerasan seksual.

Hasil visum RSCM No 183/IV/PKT/03/2014 tanggal 25 Maret 2014 mengungkapkan bahwa pada pemeriksaan terhadap lubang pelepas korban AK (6 tahun) tidak ditemukan luka lecet/robekan, lipatan sekitar lubang pelepas tampak baik dan kekuatan otot pelepas baik.

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2014/10/22/...an-JIS-Normal-

Pemberitaan yang serupa juga dimuat di berbagai media online, nih ane kasih beberapa link yang ane dapatkan gan untuk bahan pencerahan hahaha emoticon-Big Grin
1. http://news.okezone.com/read/2014/10...s-masih-normal

2. http://www.republika.co.id/berita/na...-di-korban-jis

3. http://www.solopos.com/2014/10/23/pe...-korban-546529

Ane juga nemuin gan kumpulan hasil visum dari salah satu media online CBC, disitu terlihat jelas bahwa hasil Lab. dari berbagai macam rumah sakit ternama menyatakan Penyakit Herpes pada anak itu Negatif gan.

Tidak hanya hasil di Rumah Sakit yang ada di Indonesia, hasil lab tersebut juga ada yang berasal dari rumah sakit di Belgia gan, nih linknya kalo agan-agan mau liat langsung hasil Lab-nya :

http://www.cbc.ca/fifth/blog/testing...dical-evidence
Nah, selain hasil visum yang menyatakan di Anak itu normal ada juga gan hal yang menurut ane itu patut untuk dicurigakan yaitu tuntutan sang ibu Pelapor yang sangat Funtastis yakni 125 Juta USD atau setara 1,6 Triliun gan wiih!

Apa sebenarnya motif tuntutan yang 125 Juta USD yang dilayangkan oleh ibu pelapor ke pada JIS ?? tunggu kelanjutannya nanti lagi ya gan, Ayoo sama2 kita memberantas para Perekayasa Kasus JIS!

Update Gan :


Kembali Muncul, Kasus JIS Membawa Kabar Yang Mengejutkan

Hai gan, melanjutkan thread ane tentang kasus JIS mengenai visum korban kekerasan seksual itu Normal. Sekarang yang menjadi pembahasan ane adalah gugatan perdata 1,6 Triliun yang dilayangkan oleh ibu TPW ibu dari MAK (Korban kekerasan Seksual).

Ane yakin orangtua dimanapun ga ridho walaupun dibayar triliunan rupiah kalo anaknya harus di sodomi! Mungkin kalo boleh ngebunuh pasti pelakunya akan dibunuh karena telah merusak kehidupan anaknya, namun berbeda dengan ibu Theresia dan ibu Dewi yang katanya anaknya mendapatkan kekerasan seksual di JIS ini.

Ibu Theresia ini sepertinya sangat gencar menjadikan anaknya sebagai aktor yang hebat dalam kasus JIS ini, dengan tuduhan anaknya telah disodomi di JIS ibu MAK ini melayangkan gugatan perdata ke JIS sebesar 12 Juta USD. Tragiss -__-

Menjawab surat tuntutan 12 Juta USD pihak JIS katakan kalo tuntutan ibu MAK ini salah sasaran karena cleaners itu bukan pekerja JIS, pihak JIS katakan yang bertanggung jawab seharusnya PT ISS selaku perusahaan Outsourcing tempat cleaners bekerja. Pusing bukan kepalang, sudah terlanjur bohong gembar-gembor kesana-kesini ternyata salah sasaran gan emoticon-Big Grin

Setelah mengatur strategi baru karena gugatannya itu salah sasaran, ga ada angin ga ada badai ga ada Tsunami ga ada halilintar pada tanggal 16 Mei 2014 ada lagi laporan dari ibu Dewi (Ibu AL) kepolisi yang melaporkan bahwa anaknya telah disodomi eitss kali ini laporan tersebut menyeret 2 guru JIS loh wahh! Rekayasa yang sangat terstruktur yah.

Dengan menyeret nama 2 guru JIS yakni Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong itu akhirnya gugatan perdata melonjak jauh lebih tinggi yakni sebesar 125 juta USD atau sekitar 1,6 Triliun. Wihh!

Ibu Dewi juga aktif mengirimkan email ke semua orang tua murid, agar mendapatkan banyak dukungan loh gan.

Berbagai macam cara dilakukan oleh Kantor Pengacar OC Kaligis dan 2 Ibu ini guna melancarkan aksinya untuk mendapatkan uang triliunan tersebut, bagaikan bangkai yang terkubur lama-lama baunya akan tercium. Dalam sidang gugatan perdata tersebut banyak mengungkap fakta-faktanya gan, nih ane kasih link-link beritanya :
1. 1. http://news.liputan6.com/read/224156...-ada-kekerasan

2. 2. http://news.okezone.com/read/2015/04...is-tidak-valid

3. 3. http://news.okezone.com/read/2015/05...erangan-bodong

Masih banyak lagi gan fakta-fakta yang mengejutkan tentang Kasus JIS, nanti ane lanjutkan lagi threadnya. Ane juga mengajak agan-agan untuk tanda tangan di petisi ini guna mengusut tuntas kriminalisasi kasus JIS (Jakarta Intercultural School) support dan doa dari kalian sangat berharga untuk mereka.

Quote:https://www.change.org/p/usut-tuntas...share_petition


Update gan, diawal juni hehehe ..

Quote:Kejanggalan Kasus JIS, di Acara Kontras

Welcome June! Semoga jadi bulan yang baik ya hehehe
Ngomong – ngomong nih gan, melanjutkan thread ane yang tentang kasus JIS ini gan, Selasa malam kemarin kalian liat tayangan “KONTRAS” yang membahas tentang kejanggalan dan bukti baru di kasus JIS gan.

Untuk kalian yang belum nonton nih ane kasih linknya,

youtube-thumbnail


untuk kalian yang udah nonton gak apa2 kok untuk nonton lagi gan hehehe ..

Dalam tayangan tersebut ada beberapa ahli yang ikut berkomentar dan membeberkan kejanggalan Kasus JIS ini gan, salah satunya adalah Dr. Ferryal Basbeth dois merupakan Ahli Forensik Medis gan, dois juga salah satu saksi di persidangan kasus JIS tahun lalu. Sejak awal memang beliau menegaskan bahwa kasus JIS ini syarat banget kejanggalan, apalagi mengenai hasil Visumnya gan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap MAK disimpulkan bahwa tidak mengalami kekerasan seksual, fakta medis ini bertolak belakang dengan cerita yang tertulis dalam BAP para terdakwa, dalam BAP disebutkan selama periode Desember 2013 sampai Maret 2014, MAK (6) siswa TK JIS diduga telah mengalami sodomi sebanyak 13 kali. Di sukabumi aja baru disodomi sekali udah meninggal kok MAK masih sehat dah segar bugar ya ??? hmmm..

"Dengan frekuensi sodomi sebanyak itu mustahil kondisi lubang pelepas korban masih normal. Saya sudah lihat hasil visumnya dan kasus ini cenderung dipaksakan, tidak ada fakta medis yang mendukung sodomi itu terjadi,"ungkapnya.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2014/10...san-dipaksakan

Selain Dr. Ferryal ada juga Prof. Irwanto doi merupakan Pemerhati dan Pakar Perlindungan Anak, dalam tayangan tersebut beliau mengungkapkan beberapa kejanggalan salah satunya adalah mempertanyakan sikap korban yang tetap tenang ketika bersanding duduk dengan para tersangka saat persidangan tahun lalu, logikanya nih ya gan kalo memang para “Tersangka” benar-benar melakukan tindak kekerasan seksual kepada MAK otomatis tuh anak dengan sendirinya akan histeris bahkan tidak mau ketemu.

Kejanggalan lainya juga terjadi pada saat video rekonstruksi di Ruang Makan Guru JIS, Doi bilang “Kelihatan sekali kalo anak itu di Instruksikan untuk berdiri dimana melakukan apa, seolah-olah kejadian itu nyata padahal itu tidak”.

Selain dari pendapat ahli, ada juga cerita yang menyedihkan dari para keluarga korban kriminalisasi itu gan. Ane aja nangis nontonnya gan hiks L nanti ane ceritain ya gan tentang kesedihan yang mereka alami selama ini.
Quote:DUKUNGAN UNTUK PETUGAS KEBERSIHAN DAN GURU DI KASUS JIS MENINGKAT


Kasus JIS selama ini banyak mengundang kemarahan masyarakat Indonesia, berawal dari laporan seorang Ibu pada awal tahun 2014 yang mengatakan anaknya di Sodomi di sekolah bertaraf International tersebut, tetapi dengan bukti persidangan yang ada malah mematahkan semua tuduhan tersebut.

Karena lagi ramai kembali kasus JIS diperbincangkan di kalangan masyarakat dan netizen, ane tadi search di youtube tentang awal-awal kasus JIS ini. Terus dapat video acara Indonesian Lawyers Club atau “ILC” di tv One.

Di acara tersebut sangat terlihat gimana si ibu membentuk opini bahwa anaknya “memang” disodomi, Dari A sampai Z ibu “korban” menceritakan dengan semangat, tidak ada kesan sedih atau duka diraut wajahnya. (Mungkin biar masyarakat pada simpati kali ya).

Akting si Ibu diakuin memang bagus, terbukti dulu banyak banget masyarakat yang bersimpati kepadanya, tapi sekarang setelah kebenaran terungkap justru banyak banget yang mendoakan agar si Ibu ini segera sadar hehhehe.

Sekarang para netizen malah membela dan mendukung pembebasan 2 guru JIS dan 5 Orang Cleaning Service.

Dengan banyaknya dukungan dari para netizen ini, ada salah satu netizen yang berinisiatif untuk membuat petisi kasus JIS ini agar mengusut tuntas Kriminalisasi Kasus JIS (Jakarta Intercultural School) ini link [url]petisinyahttps://www.change.org/p/usut-tuntas-kriminalisasi-kasus-jis-jakarta-international-school?recruiter=34332042&utm_campaign=signature_receipt_twitter_dialog&utm_medium=twitter&utm_source=share_petition[/url] . Saat ini yang mendukung mengusut tuntas Kriminalisasi Kasus JIS ini sebanyak 47.856 pendukung, alhamdulillah.

Selain itu juga ada relawan yang membuat blog serta mengumpulkan dana untuk membantu meringankan beban keluarga mereka, ini linknya https://kitabisa.com/justice4theinnocents Jumlah dana yang terkumpul saat ini adalah Rp 105.186.663 insya’allah jumlah tersebut akan terus bertambah.

Saat anda menolong, jangan pernah mengharapkan sebuah imbalan. Karena imbalan itu datang bukan dari orang-orang yang anda tolong, tapi selalu datang dari arah yang lain. Insya’allah dengan sedikit memberikan pertolongan kepada para Tersangka Kasus JIS ini semoga menjadikan tabungan kelak untuk kita.

Sumber : https://kabarterbaik.wordpress.com/2...jis-meningkat/
masih blm kelar nih ... emoticon-Cape d...
baca dulu aja dah emoticon-Cool
Kalo rekayasa, bisa dituntut balik aja bray.. Buktinga kuat, bisa pencemaran nama baik.. Buat pulihin nama baiknya, minta USD 200 juta..
gile parah juga tuh ibunya, kasian kalo emang bener, di kriminalisasi, musti tanggung jawab tuh ibu, pencemaran nama baik, sampe ada yg meninggal
kemaren ada yang bahas ini sampe abis dikaskus..
kunjungan ke keluarga para tersangka dll..

ketemu ni link nya.
http://www.kaskus.co.id/thread/5714b...786844608b4567
bawah ane terlibat emoticon-Cool
wah masih ternyata emoticon-Cape d... (S)
---
atas ane salah satu korbannya :sup
Quote:Original Posted By ilhamramadhani8
Kalo rekayasa, bisa dituntut balik aja bray.. Buktinga kuat, bisa pencemaran nama baik.. Buat pulihin nama baiknya, minta USD 200 juta..


wahaha tuntutan baliknya gede yoo gan, kita berharap para tersangkanya bebas dulu gan, kasian mereka ..
Quote:Original Posted By Levansin
gile parah juga tuh ibunya, kasian kalo emang bener, di kriminalisasi, musti tanggung jawab tuh ibu, pencemaran nama baik, sampe ada yg meninggal


Harus gan, si ibu harus bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya terhadap para tersangka yang dituduh itu ..
wah parah ni. harus diusut sampe bener2 tuntas ni emoticon-Marah
wah ane tunggu deh lengkapnya....
ternyata msh berlanjut juga nih kasus
emoticon-Leh Uga
kasihan para obenya
semoga cepat terselesaikan kasus JIS ini, kasihan mereka yg tidak bersalah. emoticon-Berduka (S)
Tu ibu udah kabur ke luar negeri ke negara suaminya emoticon-Ngacir
ternyata drama.. bisa disebut play victim kah?
wah parah nih emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By r.i.m.
Tu ibu udah kabur ke luar negeri ke negara suaminya emoticon-Ngacir


Takut dramanya ketahuan dan kemudian dituntut balik kali yak?