alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571dd76c529a452d4b8b457a/luhut-pandjaitan-tersengat-panama-papers
Luhut Pandjaitan tersengat Panama Papers
Luhut Pandjaitan tersengat Panama Papers
Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan terkait penyanderaan WNI oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (20/4/2016).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan tersengat Panama Papers. Bocoran dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca itu mengungkapkan Luhut sebagai Direktur Mayfair International Ltd, perusahaan cangkang yang berbasis di Seychelles pada 29 Juni 2006.

Majalah Tempo, yang turut dalam investigasi Panama Papers, menurunkan laporan utama ihwal Luhut dalam Panama Papers. Dalam dokumen disebutkan perusahaan cangkang Mayfair pemiliknya adalah PT Persada Inti Energi dan PT Buana Inti Energi. Dalam akta pendiriannya, Mayfair beralamat di Suite 13, First Floor, Oliaji Trade Centre, Francis Rachel Street, Victoria, Mahe, Seychelles.

Persada dan Buana, disebut Tempo, terkoneksi dengan Luhut secara langsung ataupun tidak. PT Toba Bara Sejahtra Tbk, mencantumkan PT Buana Energi sebagai mitra perusahaan. Sedangkan PT Persada dimiliki PT Pelita Buana Karya dan Elizabeth Prasetyo Utomo.

Luhut pun membantah tudingan yang mengaitkannya dengan Panama Papers. Luhut berkilah bisa saja perusahaan itu dibuat tanpa sepengetahuannya. Untuk membuat perusahaan cangkang seperti itu, kata Luhut, tidak diperlukan tanda tangan yang bersangkutan. "Saya tidak pernah ada perusahaan di luar negeri," katanya dikutip BBC Indonesia.

Luhut membeberkan ihwal tudingan tersangkut Panama Papers dalam keterengan tertulis. Sejak 31 Desember 2014, Luhut mengatakan telah melepas semua jabatan di perusahaan. Saat ini perusahaan tersebut, kata Luhut, dikelola oleh orang-orang yang profesional di bidangnya.

"Kenyataanya, pada tahun 2006 saya belum memiliki uang, jadi untuk apa saya mendirikan perusahaan cangkang seperti itu," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.

Luhut menambahkan perusahaan cangkang tersebut tidak masuk dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara karena tidak merasa memiliki atau menjadi bagian dari perusahaan itu. Luhut mengatakan tidak pernah menerima apapun dari perusahaan tersebut.

"Jadi, perusahaan tersebut tidak mempengaruhi jumlah kekayaan saya maupun kewajiban pajak yang harus dibayar," ujar Luhut. "Semua kekayaan yang saya miliki telah saya laporkan dalam LHKPN secara transaparan, sesuai dengan aturan yang berlaku."

Bocornya dokumen Mossack Fonseca, menyita perhatian dunia beberapa minggu terakhir. Banyak pimpinan dan pejabat tinggi dunia yang menggunakan jasa firma asal Panama tersebut, untuk membuat perusahaan offshore di negara-negara bebas pajak.

Nama lain dari Indonesia yang disebut dalam Panama Papers adalah Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis. Kepada Beritagar.id, Harry mengatakan pernah memiliki perusahaan cangkang tapi tak pernah aktif dan dijual. "Perusahaan saya itu sudah tidak ada, karena sudah dijual pada 1 Desember 2015, dan transaksinya nol," kata Harry.
#JajakPendapat pekan ini, apakah Anda setuju pejabat negara yang tersangkut Panama Papers mundur?
— Beritagar.id (@BeritagarID) April 25, 2016

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-panama-papers

---

Wajar aja dia tersengat
×