alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571db59c9e740453058b4567/ahok-saya-enggak-masalah-pns-main-golf-atau-pijit-tetapi-pekerjaan-harus-beres
Ahok: Saya Enggak Masalah PNS Main Golf atau Pijit, tetapi Pekerjaan Harus Beres
Ahok: Saya Enggak Masalah PNS Main Golf atau Pijit, tetapi Pekerjaan Harus Beres

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi termasuk pejabat SKPD yang gemar bermain golf.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dulu, PNS yang ingin naik jabatan harus bisa bermain golf.

"Begitu selesai lantik, sudah bisik-bisik tuh termasuk dia juga, mau main golf di mana? Ini nih masuk 'geng golf' sebetulnya," ujar Ahok di Lapangan IRTI Monas, Senin (25/4/2016).

Ahok mengatakan, Rustam bahkan sudah secara terbuka meminta izin untuk bermain golf dua kali dalam sepekan.

(Baca: Ahok: Aku Cuma Bercanda, Aku Tahu Rustam Enggak Berhubungan sama Yusril )

Meskipun tidak menyukai kebiasaan pejabat permain golf ini, Ahok tidak bisa menyingkirkan semua pejabat SKPD yang gemar bermain golf.

Selama pejabat tersebut bisa bekerja dengan baik, dia pasti akan mempertahankannya.

Dari semua pejabat eselon II, kata Ahok, tinggal Rustam Effendi saja anggota geng golf yang masih dipertahankan.

"Saya enggak boleh dong marahin orang kalau kerja baik gara-gara geng golf," ujar Ahok.

Meski demikian, Ahok menegaskan bahwa pejabat SKPD harus tetap bekerja maksimal. Ahok tidak peduli hobi apa pun yang digeluti anak buahnya asalkan anak buahnya itu bisa menjamin pelayanan yang mereka berikan tetap maksimal.

(Baca: Tudingan Ahok dan Curahan Hati Wali Kota Jakut)

"Dulu si Heru (Kepala BPKAD) enggak bisa naik pangkat karena enggak bisa main golf. Jadi, dulu jangan harap (naik pangkat) kalau enggak bisa main golf di Jakarta karena gubernurnya (juga main) golf," ujar Ahok.

"Tetapi, saya enggak masalah kamu golf kek, mau mijit kek, mau ke mana itu hak Anda. Tetapi, pekerjaan harus beres. Kalau pekerjaan enggak beres, kamu bilang gubernurnya payah," kata Ahok.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...an.Harus.Beres


Ahok: Rustam Effendi Berpolitik, Bilang Sakit Hati Segala Macam


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tetap berpendapat Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi telah berpolitik saat mengungkapkan kekecewaannya di media sosial. Meski di lain sisi, Rustam membantah jika pernyataannya di Facebook itu dianggap memuat maksud politik

"Memang ini orang sekolahnya politik, aktivis, mainnya sama partai, memang demen-nya politik. Kalau bagi saya, (curhat di) Facebook itu politik, bilang sakit hatilah segala macam," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/4/2016).

Ahok menyatakan bahwa tudingannya kepada Rustam yang ia sebut berpihak kepada Yusril Ihza Mahendra jelang Pilkada DKI 2017 hanyalah gurauan. Tudingan itu disampaikan Ahok dalam rapat bersama sejumlah pejabat DKI Jakarta.

Saat Ahok melontarkan tudingannya untuk Rustam, hampir seluruh orang di ruang rapat itu tertawa.

"Makanya kalau orang main politik, perasaannya langsung kena. Kalau kita bercanda dan enggak ada kepentingan, enggak akan marah kok. Ketawa semua, ngakak," ujar Ahok.

Ahok pun tidak peduli berapa kali Rustam curhat melalui akun Facebook-nya mengenai dirinya.

"Ya kalian nilai sendiri saja, cuma orang ini memang aktivis, sekolah politik, jadi bagi saya ini berpolitik. Untung saja dia punya gubernur kayak aku mah enggak pedulilah, lu mau berpolitik kek, yang penting kerjaan beres," ungkapnya.

( Baca: Ahok Ingatkan Bawahannya Jangan Berpolitik dan Bangun Opini )

Ahok sempat melontarkan tudingan bahwa Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi berpihak kepada pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra. Tudingan itu dilontarkannya saat menanggapi laporan jajaran Dinas Tata Air yang kesulitan menormalisasi saluran air di kolong Tol Ancol, Penjaringan, Jakarta Utara, akibat masih adanya permukiman liar.

Setelah dimarahi dan disindir Ahok, Rustam lantas menulis rasa kecewanya di akun Facebook miliknya. Melalui media sosial, Rustam membantah telah bersekongkol dengan Yusril, seperti yang dikatakan Ahok.

Rustam pun menyebut tudingan dari Ahok kepada dirinya itu sebagai hal yang menyakitkan.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...i.Segala.Macam

Rustam... bertobatlah..bertobatlah emoticon-Big Grin
komen pembaca

Ahok: Saya Enggak Masalah PNS Main Golf atau Pijit, tetapi Pekerjaan Harus Beres

Katanya sih gak greget kalau main golf kalau gak pake judi.


emoticon-Traveller
oow kamu ketauan
Ahok: Geng Golf di Pemprov DKI Sudah Lama, Main Sampai Luar Negeri
General Mon, 25 Apr 2016 13:27:00 WIB

Elza Astari Retaduari - detikNews

Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkap adanya sebuah geng golf yang beranggotakan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta. Ternyata praktik geng golf ini sudah berlangsung sejak lama dan menjadi upaya lobi pejabat eselon II ke atasannya agar bisa naik pangkat.

Kebiasaan bermain golf merupakan cara pejabat untuk mendekatkan diri kepada atasan karena bisa berdampak pada kariernya. "Pejabat kalau enggak bisa main golf, enggak bisa naik pangkat,"  kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Tak jarang si pejabat yang ingin naik pangkat menservis main golf hingga ke luar negeri. Apalagi kalau bukan untuk sarana lobi. "Dulu (bermain) golf bisa ke luar negeri," papar Ahok. 

Beruntung saat ini jumlah eselon II di Pemprov DKI yang menjadi anggota geng golf tak lagi sebanyak dulu. Dalam catatan Ahok, eselon II yanag masih sering main golf adalah Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi. 

Menurut Ahok, usai dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Utara pada 2 Januari 2015 lalu, Rustam Effendi langsung berencana main golf. "Saya kan banyak intel, (mereka) sudah janjian mau main golf, termasuk salah satunya dia (Rustam). Terus dia mau main golf dan saya tahu ini ada geng main golf, di (Pemprov) DKI ini," ungkap Ahok.

Ahok mengaku sebenarnya tidak mempermasalahkan jika ada anak buahnya yang bermain golf. Bahkan suami Veronica Tan itu juga sudah memberikan tantangan kepada Rustam boleh punya hobi mahal asal sesuai dengan kinerjanya.

"Saya enggak masalah kamu mau main golf kek, mau mijit kek, mau ke mana. Itu hak Anda tapi kerjaann harus beres, saya enggak masalah, saya sudah buka tantangan. Terus (Rustam) dipanggil, 'eh lu mau main golf ya main, tapi kerjaan lu beres'," tuturnya.

(elz/erd)

Widiih bentar lagi dapat birdie, albatross, atau hole in one


emoticon-Matabelo
×