alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571d9e4fde2cf26a268b4570/payung-merah-cerita-novel-bersambung-paling-happening
[Payung Merah] - Cerita Novel Bersambung Paling Happening
Halo masgan dan mbaksis! emoticon-I Love Indonesia

Penasaran ama ceritanya?

Ini nih previewnya:
Quote:15 Februari 2002 06:58 AM

Rintik hujan turun di pagi yang mendung ini.
“Ah pakai hujan segala sih pagi-pagi begini,” ucapku dongkol dalam hati.
Padahal aku berniat untuk datang lebih pagi ke kantor daripada hari biasanya, namun kini tampaknya hanya tinggal niatan saja. Biasanya aku berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer dari rumah ke kantor dan itu hanya butuh waktu sekitar 20 menit. Sialnya, hari ini aku lupa untuk membawa payung yang biasanya sering aku taruh di ranselku dan sepertinya aku akan terlambat ke kantor.

Aku pun segera berteduh di bawah naungan atap toko yang sudah lama ditinggal pemiliknya, bersama dengan beberapa orang yang terlihat akan mencari nafkah bagi keluarganya di hari ini. Ada yang mengeluh dan menggerutu, ada yang diam saja dengan raut wajah pasrah dengan keadaan serta ada juga yang tampak sedih sambil menatap butiran demi butiran air hujan yang turun.

Sambil menatap jarum jam di arlojiku yang terus berjalan, aku berdoa agar hujan segera berhenti. Namun doaku tak terkabul, malah hujan semakin deras turun. Aku pun memutuskan untuk membeli pisang goreng dari penjual gorengan yang ikut berteduh bersamaku.

“Mas, beli pisang gorengnya ya 5,” ujarku sambil menyerahkan uang.
Hmm, masih hangat.. Pas sekali, makan pisang goreng hangat di udara pagi yang dingin ini, pikirku.
Aku pun segera mengambil pisang didalam bungkusan kertas di tangan kiriku.

BRUAKKKKK…….!!!


Pengen tau kelanjutannya???

---PAYUNG MERAH---

Cerita bersambung asli karya anak Indonesia
Selalu diupdate tiap hari Senin

Kenapa hari Senin?
Biar ada alasan, semboyan "I Hate Monday" semakin berkurang emoticon-Wink

Nih gan linknya : jevintaneka.blogspot.com [Payung Merah]

Dijamin aman, no virus, no malware emoticon-Traveller

Happy reading masgan & mbaksis!!

Thankyou!!


From Word With Love,
-JT-

jevintaneka.blogspot.com

JT adalah Jevin Taneka. Bukan Joe Taslim, apalagi Justin Timberlake.

NB: Ga dicendolin ga apa-apa, asal jangan dikasih bata aja ya.. Blog ini bisa dibaca dan dinikmati ama agan-agan aja, hati ini udah adem
bro updetan hari ini jamber? janji lu hari ini men :v #bab11
Quote:Original Posted By y4ser
bro updetan hari ini jamber? janji lu hari ini men :v #bab11


Tiap senin jam 5 sore gan update nya hehehe
Bab 11 sudah muncul

Quote:25 Februari 2002 06:20 PM

Aku menundukkan kepala. Aku tidak berani untuk melihat wajahnya. Aku merasa seperti sedang dihakimi di ruang pengadilan, dengan Mira sebagai hakimnya. Haruskah aku berkata jujur padanya? Namun kenapa aku seperti tak sanggup untuk mengatakannya?
“Tio.. Hahaha entahlah.. Tiba-tiba terlintas pertanyaan gila di pikiranku..”, ucapnya sambil meringis.
“Pertanyaan macam apa lagi itu?”, tanyaku kebingungan.
“Hmm.. Jika kamu harus kehilangan satu di antara Sinta dan Dara, siapakah yang akan kamu pilih?”

Pertanyaan macam apa ini? Mungkin otak Mira terkena air hujan tadi sehingga menjadi seperti ini, gumamku kesal.
“Mira, yang benar saja pertanyaanmu. Tanpa kujawab pun, seharusnya kamu sudah tahu apa jawabannya.”
“Ah yang benar?”, goda Mira.
“Sudahlah, pertanyaanmu aneh. Aku malas menjawabnya.”, ucapku kesal.
“Kok kamu jadi sewot sih Tio? Atau jangan-jangan kamu memang ada rasa dengan Dara?”
“Mir, aku malas membahasnya. Aku lelah.”
“Hmm baiklah.. Jadi kamu lebih baik untuk kehilangan Dara, ya kan Tio?”, tanya Mira.



Penasaran akan kelanjutannya?

Baca kelanjutannya disini..
Payung Merah - Bab 11


jevintaneka.blogspot.com


Happy reading!
Arigato gozaimasu!

From Word with love,
JT
yaelah part 12 kentang amat -_- panjangin sih
Bab 12 sudah muncul

Quote:Sinta lalu berdiri dan menatapku tajam.
“Dion bukan sekedar bosku. Dia adalah pria yang aku cintai. Kita putus, Tio!”
“Apa-apaan ini? Sinta, maksud kamu apa? Kita putus? Gara-gara pria ini?”, tanyaku penuh emosi.
Lantas aku mengarahkan pukulanku ke wajah Dion dan mengenainya telak di pipi kirinya. Dion yang tak siap menerima pukulanku lantas terjatuh sambil meringis kesakitan. Sontak Sinta menghampiri Dion lalu duduk di sampingnya dan mengusap pipi pria itu. Aku lantas menarik tangan Sinta agar dia berdiri.
“Sinta, apa alasannya kamu memutuskan aku? Kita sudah pacaran bertahun-tahun, Sinta! Teganya kamu mengkhianatiku!”, hardikku ke Sinta.
“Karena.. Karena Dion lebih kaya darimu Tio! Dia sanggup menuruti semua keinginanku dengan harta kekayaannya.. Tidak seperti kamu!”
“Sejak kapan kamu jadi materialistis? Kamu seperti bukan Sinta yang aku kenal!”
“Lebih baik kamu saat ini pulang Tio! Diantara kita sudah tidak ada apa-apa lagi. Semua sudah berakhir!”



Penasaran akan kelanjutannya?

Baca kelanjutannya disini..
Payung Merah - Bab 12


jevintaneka.blogspot.com


Happy reading!
Matur suwun!

From Word with love,
JT
Quote:Original Posted By y4ser
yaelah part 12 kentang amat -_- panjangin sih


Kentangnya digoreng aja gan, dijadiin french fries hehehe
Kalo panjang2, ane yg pusing masgan emoticon-Hammer (S)
jgn berenti ye, gw baca mulu nih tiap senin emoticon-Toast mira apa dara ya emoticon-Wakaka atau malah kembaran dara?
Quote:Original Posted By y4ser
jgn berenti ye, gw baca mulu nih tiap senin emoticon-Toast mira apa dara ya emoticon-Wakaka atau malah kembaran dara?


wah makasih gan, udah jadi pembaca setia hehehe..
temen2 nya diajakin baca juga dong gan, kalo lagi pas ada waktu senggang hehehe
makasih gan
Quote:Aku memandang keatas lalu menganggukkan kepala pertanda setuju dengan apa yang dia ucapkan.
“Jadi tidak akan ada masalah apabila aku mengungkapkan perasaanku ke wanita yang akan menjadi ratu dalam kisah cintaku yang baru?”
“Aku rasa tidak. Kamu berhak untuk..”

Aku memotong ucapan Dara lalu melihat ke wajahnya dan menggenggam tangannya.
“Dara..”, ucapku. “Maukah kamu menjadi kekasihku?”


Bab 14 sudah muncul!

Makin mengharu biru nih hehehe

Payung Merah - Bab 14

Happy reading!

Regards,
sepertinya -JT-

emoticon-Toast
-Payung Merah-

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-1.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-2.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-3.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-4.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-5.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-6.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-7.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-8.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-9.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-10.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-11.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-12.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-13.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-14.html


Buat bacaan sore nih gan, sambil ngeteh ato ngopi, apalagi kalo ada gorengan emoticon-Big Grin
Ga makan bandwith banyak kok, karena ga ada gambar..

Kenapa kok ga ada gambar? Biar para pembaca bisa berimajinasi sebebas-bebasnya emoticon-Wink

Segitu dulu aja deh gan, updatenya tiap senin ya hehehe

Makasih agan dan mbaksis emoticon-Toast

Kentang goreng

Oii senin updet, diterima ga itu ama dara emoticon-Wakaka
Quote:
10 Maret 2002 08:10 PM

Ada telepon masuk ke handphone Bram.
“Malam, kawan.. Aku sudah bekerja keras dua hari ini.”
“Halo kawan lama. Bagaimana? Sudah dapat informasi mengenai Dion?”
“Tentu sudah hahaha..”
“Oke, beritahu aku apa saja informasi yang telah kamu dapatkan.”

“Namanya Dion Kusuma Saputra. Usianya 42 tahun. Dia memiliki perusahaan yang bergerak di pertambangan batubara. Dia juga mempunyai tiga rumah mewah, satu villa, banyak mobil mewah dan perkebunan.”
“Sudah? Hanya itu saja?” Terlihat kekecewaan di wajah Bram.
“Tenang.. Aku belum selesai kawan. Ada satu hal yang menarik disini.”
“Apa itu? Cepat beritahu aku.” Bram terlihat sedikit tidak sabar.
“Dia memang terlihat kaya, tapi sesungguhnya semua harta itu bukan dimiliki atas namanya. Semua harta kekayaan yang dia miliki.. Adalah milik istrinya!”


Wow kelanjutannya seperti apa ya?
Penasaran?

Payung Merah - Bab 17
jevintaneka.blogspot.com

BAB 17

Sambil nunggu buka puasa, sambil baca-baca novel kan asik tuh hehehe

Makasih gann!

Salam,
JT
Quote:Dara membukakan pagar dan aku membawa motorku masuk kedalam. Kemudian aku menyerahkan bungkusan berwarna merah berisi oleh-oleh dari teman Ibuku.
“Dara.. Ini buat kamu dan Rara.. Semoga kalian suka ya..”
“Apa ini? Ohh coklat ya.. Makasih ya Tio.. Ayo duduk dulu.”
Lalu aku pun duduk di kursi teras dan Dara masuk kedalam sambil membawa bungkusan tersebut.

PRAAANNGGGGG..!!!

Terdengar seperti gelas atau piring yang jatuh dari dalam rumah Dara. Tiba-tiba aku mendengar bunyi langkah kaki yang sangat cepat dari dalam rumah menuju teras.

“Tio!!! Tio!!! Tolong aku!!!”


Walah Dara kenapa ya?

Bab 18 Payung Merah

BAB 18

Happy reading gann!


Matur suwun kamsahamnida gozaimasu


Salam hangat sehangat kopimu di pagi hari,
Masih -JT-
:::[Payung Merah]::: Cerita Novel Bersambung Paling Happening

dapat beli dimana tuh gan payung nya
Quote:
Aku menyodorkan sebotol air mineral kepadanya dan dia langsung membuka lalu meminumnya. Setelah itu tangis Dara perlahan berhenti.
“Tio.. Maafkan aku jadi merepotkanmu malam-malam begini..”
“Ah, tidak merepotkan sama sekali..”
“Sebenarnya..”
Ucapan Dara terhenti saat salah satu dokter keluar dari ruangan dan langsung menjumpai kami.
“Apa kalian keluarganya?”, tanya dokter tersebut.
“Saya saudaranya, dok.. Saudara saya kenapa?”, tanya Dara cemas.
“Saudara anda terkena Anemia Aplastik.”
“Penyakit apa itu, dok?”


Penyakit apa itu ya?
Penasaran?

Payung Merah - Bab 19

BAB 19

Happy reading!

Matur suwun!

Salam manis semanis gula di kopiku tadi pagi,
Tampaknya -JT-
Quote:“Hah? Rara suka sama kamu? Kok kamu tidak bilang hal ini padaku?”
“Masa sih aku belum pernah bilang?”
“Tio, ingatanku kan luar biasa tajam. Aku selalu ingat apapun walau hal kecil sekalipun.”
“Sombongnya..”
“Tio, jawab pertanyaanku ya.”
“Mau tanya apa?”
“Kalau nanti Rara sembuh, siapa yang akan kamu pilih? Rara yang mencintaimu atau Dara yang kamu cintai?”


Siapakah yang akan dipilih oleh Tio?


Baca kelanjutannya disini..
Payung Merah - Bab 21


Happy reading!
Thanks!

Salam,
-JT-
Quote:“Dapat mengenalmu dan memberimu ruang di hatiku adalah suatu keberuntungan terindah dalam hidupku.
Kehadiranmu memberi kehangatan tersendiri dalam setiap sudut ruang di hatiku.
Namun waktu terus berjalan seiring butiran pasir yang terbang tertiup angin.
Masihkah semua kepingan kenangan dapat tersusun kembali?
Masihkah garis senyummu senantiasa terukir dalam pagi dan malamku?
Aku.. Kamu.. Kita..
Punya cerita..”



Bagaimanakah kelanjutannya?
Penasaran?

Ini gan linknya
Payung Merah - BAB 22


Happy reading!

Arigato gozaimas, arigato gozaimbak

Salam daun salam,
-JT- lagi
http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-1.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-2.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-3.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-4.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-5.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-6.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-7.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-8.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...rah-bab-9.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-10.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-11.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-12.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-13.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-14.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-15.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-16.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-17.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-18.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-19.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-20.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-21.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-22.html

http://jevintaneka.blogspot.co.id/20...ah-bab-23.html