alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571d9dc3162ec2b81e8b4568/akseptabilitas-ahok-dibalap-susi-pudjiastuti
Akseptabilitas Ahok dibalap Susi Pudjiastuti
Akseptabilitas Ahok dibalap Susi Pudjiastuti
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Gubernur DKI yang akrab disapa Ahok tersebut dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Pemanggilan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu berpengaruh kepada elektabilitasnya sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

Survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) menunjukkan penurunan tingkat keterpilihan Ahok setelah dirinya diperiksa terkait dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras beberapa hari lalu.

Dari survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka di 40 kelurahan di lima kota DKI Jakarta ini, menunjukkan adanya penurunan elektabilitas Ahok dari 51,8 persen pada bulan Maret menjadi 45,5 persen pada April ini.

Penurunan ini menjadi tak biasa karena sejak 2016, elektabilitas Ahok cenderung terus meningkat dari bulan ke bulannya, seperti di Januari dengan level 43,25 persen, meningkat kembali menjadi 43,5 persen di bulan selanjutnya hingga Maret 2016.

Sebanyak 68,3 persen responden mengaku mengetahui pemanggilan Ahok oleh KPK tersebut dan terpengaruh terhadap keputusan dalam memilih Ahok dalam Pemilihan Gubernur DKI mendatang.

Meski mayoritas dari responden tersebut, atau sebesar 34,8 persen percaya Ahok tidak terlibat kasus korupsi RS Sumber Waras, dan 36,5 persen meyakini Ahok juga tidak terlibat kasus suap reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Pascapemanggilan Ahok oleh KPK, ada 34,5 persen responden menyatakan mantap memilih mantan Bupati Belitung ini. Sementara 30 persen menyatakan ragu-ragu dan 16,5 persen menyatakan tidak akan memilih Ahok pada Pilgub Jakarta mendatang.

Dari survei yang diterima redaksi Beritagar.id, kepuasan publik terhadap kinerja petahana (incumbent) juga turun sedikit dari 71,2 persen menjadi 68,5 persen yang sekaligus berimbas kepada tingkat ketidakpuasan yang meningkat dari 26,8 persen menjadi 28,5 persen.

Lawan baru Ahok

Ada nama baru yang tanpa diduga menggeser popularitas Ahok sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2017: Susi Pudjiastuti.

Kendati belum ada pihak yang mengajukan Menteri Kelautan dan Perikanan ini masuk dalam bursa pemilihan, namun akseptabilitas atau tingkat penerimaan Susi sudah menempati urutan pertama yakni 74,5 persen melewati Ahok 69,6 persen.

Nama baru lainnya yang juga memiliki akseptabilitas cukup tinggi adalah mantan Panglima TNI, Moeldoko sebesar 47,2 persen, dan wartawan senior, Teguh Santosa sebesar 47,1 persen.

Adapun urutan elektabilitass versi Lembaga Survei KedaiKOPI adalah Basuki Tjahaja Purnama, Yusril Ihza Mahendra, Adhyaksa Dault, Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti, Abraham Lunggana, Ahmad Dhani, Moeldoko, Teguh Santosa, dan Djarot Syaiful Hidayat.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi), mengaku sedang mempersiapkan calon baru menggantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung, setelah elektabilitasnya merosot sangat rendah.

"Kami dihadapkan pada tingkat elektabilitas yang rendah, padahal elektabilitas itu tidak bisa ditawar-tawar dalam alam demokrasi," kata Romi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4/2016).

Romi mengatakan, saat ini PPP masih terus menggodok sejumlah nama yang kiranya tepat untuk memimpin Ibu Kota. Selain faktor elektabilitas, PPP mempertimbangkan sejumlah faktor lain, seperti rekam jejak dan integritas.


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...si-pudjiastuti

---

gpp,meski kalah yg penting sopan...
Masa sih?
Quote:Original Posted By m.cantik
gpp,meski kalah yg penting sopan...


Ga ngerti deh
×