alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570bc237a09a39db1c8b4567/terungkap-begini-percakapan-sunny-tanuwidjaja-dan-aguan

TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Sunny Tanuwidjaja tiba-tiba mencuat. Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu masuk daftar nama yang dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi terkait suap reklamasi yang menyeret anggota DPRD Jakarta Mohamad Sanusi.

KPK punya alasan mencekal Sunny; namanya berulang kali disebut Sanusi saat ia diperiksa KPK. “Sunny berperan menghubungkan antara pemerintah daerah, pihak dewan, dan pengusaha" ujar pengacara Sanusi, Krisna Murthi, Minggu, 10 April 2016.

Rupanya Sunny masuk radar KPK sejak Februari lalu. Orang dekat Basuki sejak 2010 itu, menurut seorang penegak hukum, pernah menghubungi Sugianto Kusuma alias Aguan, bos raksasa properti Agung Sedayu Group yang kini juga dicekal KPK.

Mereka membahas kewajiban pengembang membayar kontribusi tambahan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Aguan menanyakan peluang menurunkan kontribusi tambahan jadi lima persen.

“Ada indikasi Sunny menjanjikan sesuatu kepada Aguan,” kata penegak hukum itu. Februari itu, Raperda memang sedang dibahas di Badan Legislasi Daerah. Awalnya DPRD meminta agar kontribusi tambahan cukup diatur dalam Peraturan Gubernur saja. Ahok sudah setuju soal ini.

Tapi belakangan DPRD justru ingin agar kontribusi tambahan diturunkan dari 15 persen menjadi 5 persen saja dikali nilai jual objek pajak dikali lahan yang bisa dikomersilkan.

Sunny mengakui pernah berbicara dengan Aguan beberapa kali. “Kadang di kantor, kadang sambil makan pempek,” katanya. Dalam satu kesempatan, Aguan meminta agar kontribusi tambahan diatur dalam Peraturan Gubernur saja agar pembahasan Raperda tak berlarut-larut. (Lihat video Menteri Susi dan Gubernur Ahok Bicara Reklamasi, Ahok Dinilai Tak Berhak Tafsirkan Al Maidah:51)

Apa jawaban Sunny kepada Aguan?

“Saya bilang nanti saya atur,” kata lulusan ilmu politik Northern Illinois University, Amerika Serikat, itu. Ia lalu meneruskan pesan Aguan kepada Basuki. “Gubernur bilang terserah, asalkan 15 persen tetap masuk.”

Kemudian Sunny pun menyampaikan pesan Aguan tersebut kepada Ahok. "Pak Gubernur bilang terserah, asalkan 15 persen tetap masuk," ujar Sunny, menirukan jawaban Ahok. Sejak awal, Sunny sebenarnya mengaku tidak setuju dengan kontribusi 15 persen itu.


"Itu memberatkan pengusaha," katanya. Sunny juga membenarkan pernah berkomunikasi dengan Sanusi. Namun ia mengaku hanya bertanya kenapa dua Raperda tak kunjung disahkan DPRD.

Ahok, sementara itu, mengatakan tidak tahu-menahu bahwa Sunny pernah menelepon Aguan mengenai kontribusi tambahan. Memang Basuki sempat menyetujui kontribusi tambahan masuk ke peraturan gubernur. Tapi itu hanya langkah taktis saja.

Soalnya, kata Ahok, DPRD sempat mengancam tak akan membahas raperda lagi jika usul mereka ditolak. Adapun soal nilai kontribusi tambahan, sepanjang pembahasan, pemerintah DKI Jakarta berkukuh kontribusi tak boleh kurang dari 15 persen.

Aguan belum bisa dimintai komentar. Dicari di kantornya, anggota staf Agung Sedayu meminta Tempo membuat janji lebih dulu. Surat permohonan wawancara belum dibalas. Pekan lalu Tempo dua kali mencari Aguan ke kantor Yayasan Buddha Tzu Chi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat.

Di yayasan tersebut, Aguan menjabat ketua. Pada Kamis pekan lalu, sejumlah pegawai Yayasan mengatakan Aguan ada di kantor. Tapi Kepala Pengelola Gedung Buddha Tzu Chi Winarso mengatakan Aguan tak mau ditemui.

Melalui Kepala Pengelola Buddha Tzu Chi Winarso, Jumat pekan, 8 April 2016 Aguan mengatakan akan mengutus direksi Agung Sedayu Group untuk menjelaskan kasusnya kepada Tempo.KETAHUAN

Bau busuk TAIKK, mulai menyengat emoticon-Wkwkwk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
jadi makin bingung gan, apa ahok bener2 nyangkut ke kasus ini apa kaga
tunggu statement resmi kapeka dah, wartawan tentu punya kepentingan mendramatisir termasuk berasumsi.
yang mutusin 15% ahok apa orang lain ?
emoticon-Malu
leh uga

TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan AguanTERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan
Gareng ahog: Silahkan kontak sunny yang mengatur jadwal saya, terimakasih
Petruk Awi : silahkan dengan pak pris apa2 yg mau dibicarakan
trus ngapa gan? Sunny salah ya ngomong begitu?
jauh jauh sekolah amrikk hanya pengen nipu orang indonesa..



hahaha,,,


hina bener dah ya....
percakapan yg leh uga TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan
Yang setuju 5% itu kan si ahok

Quote:


Diubah oleh bolehkritikan
Quote:


tdk mungkin gan, ahok itu bersih dan suci,,,,,,,, kentutnya aja bau wangi
aguan ntap TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan

sunny leh uga TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan
Quote:


Bukannya itu yang ditulisin nenek lu atau gila itu ya ,emoticon-Confused:
Quote:



pernah dong gan ? emoticon-Ngakak
Aroma bau tak sedap merebak
bukannya itu membuktikan ahok nggak mau nurutin kemauan pengusahaemoticon-Request

ts kok gagal paham sama tritnya sendiriemoticon-Cape deeehhbingung
Masih sejalan dengan laporan wawancara dr media tetangga. Blum ada indikasi si ahok n sunny ada main dr kedua penjabaran wawancara itu.

Nunggu besok lah ya.
Sonny bisa atur-atur? Tapi setuju juga ya, memberatkan pengusaha?
bau amis bray,

TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan TERUNGKAP: Begini Percakapan Sunny Tanuwidjaja dan Aguan
di berita gak ada ngomongin duit suapnya,gak rame,,si ahok jg tetep minta 15%
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di