alexa-tracking

Masyarakat Tionghoa Beri Warna Pembangunan Kota Medan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570b6fa06208814c788b4567/masyarakat-tionghoa-beri-warna-pembangunan-kota-medan
Masyarakat Tionghoa Beri Warna Pembangunan Kota Medan
- Medan. Kota Medan merupakan kota yang multikultur, walaupun berbeda tetapi tidak merasa dibeda-bedakan. Setiap suku bangsa berhak sekaligus berkewajiban membesarkan kota sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Begitu pula halnya dengan masyarakat Tionghoa yang berada di Kota Medan, memiliki tempat yang luar biasa pada kesejarahan Kota Medan, baik tempo dulu hingga hari ini.
Demikian disampaikan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi saat menghadiri Malam Pesona Budaya Pelangi dalam rangka HUT ke-17 Perhimpunan Indonesia Tionhoa (INTI) Sumut di Sky Convention Hall, Jalan Cemara, Sabtu (9/4) malam.

"Keberagaman ini harus disyukuri dan kita jaga bersama agar kedepannya anak cucu kita merasakan hal yang sama yakni hidup berdampingan dengan harmonis, sesuai dengan visi kota Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius," kata Eldin.

Atas dasar ini Eldin menilai keberadaan Perhimpunan INTI Sumut sebagai salah satu wadah persaudaraan masyarakat Tionghoa, tentunya menjadi sangat strategis, baik dalam menghimpun seluruh masyarakat Tionghoa, maupun memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan Kota Medan.

Dengan adanya peranan tersebut, Eldin mengajak Perhimpunan INTI untuk bersinergi dengan Pemko Medan dalam membangun Kota Medan. "Kita dapat menjadi mitra dan bekerjasama agar Kota medan dapat berkembang pesat lgi ke depannya. Poteni yang ada pada saudara-saudaraku warga Tionghoa ini dapat membantu dan mendukung keberhasilan pembangunan," ungkapnya.

Selain Walikota, Malam Pesona Budaya Pelangi ini turut dihadiri anggota DPD RI asal Sumut, Parlindungan Purba, Konjen Tiongkok untuk Medan Zhu Honghai, Konjen Jepang untuk Medan Hirofumi Morikawa, tokoh masyarakat Sumut seperti H Hanif Shah, Rahmat Shah, mantan Gubsu H Syamsul Arifin, Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan, dan anggota DPRD Kota Medan Landen Marbun.

Selain menampilkan tarian multi etnis yang ada di Sumut, Malam Pesona Budaya Pelangi ini juga dihibur dengan atraksi seniman dari Provinsi Yunan, Tiongkok. Sejumlah atraksi seni tari dan seni suara ditampilkan dengan apik sehingga mengundak decak kagum sekitar 3.000-an pengunjung yang hadir.

Ketua Perhimpunan INTI Sumut Anwar Susanto menjelaskan setiap tahun Inti Sumut selalu berupaya merayakan ulang tahun baik dengan cara yang sederhana maupun dalam bentuk memberikan hiburan bagi masyarakat. Khusus untuk perayaan HUT yang ke 17 ini, Inti Sumut mempersembahkan Malam Pesona Budaya Pelangi dengan mendatangkan langsung tim kesenian Provinsi Yunan, Tiongkok. "Kami harap acara ini dapat memberikan hiburan kepada sebagian masyarakat Sumut," ucapnya. (ramita harja)adir.

http://www.medanbisnisdaily.com/news.../#.VwtFk5x96Cg
ini Medan ,bung !!!

Tionghoa Medan pakai Bahasa Hokkien untuk berkomunikasi sehari-hari

persetan sama org yg sewot pada cimed
emoticon-Wkwkwk
Ntap...
Leh Uga

Masyarakat Tionghoa Beri Warna Pembangunan Kota Medan Masyarakat Tionghoa Beri Warna Pembangunan Kota Medan
medan, jakarta, semarang, surabaya...
cimed di benci orang asli medan gitu di banggain emoticon-Ngakak
cimed kalo dibisnis sodara sendiri pun bakal di "hantam"

bener nda bro?

makanya kaya2 pengacara situ emoticon-Big Grin
Gak usah di medan, semua kota di indo khan mereka semua yg membangun
Kalau gak ada usaha n bisnis mana bisa membangun, ekonomi itu motor pembangunan
Quote:


emak ane larang ane cari istri cimed. emoticon-Cape d... (S)
Cina medan skrang gak hanya di inti kota..bahkan sampey ke pelosok2 kota medan..gw pernah nemu cimed di daerah martubung..padahal tu daerah tempat jin buang anak katanya..
Quote:

Emang ada amoy medan yg mw ame lu gan?emoticon-Big Grin

Quote:

Mayoritas nya sih iya..tapi gw pernah maen ke daerah pekanbaru..agak susah gw nemuin cino disana..gk kyak di medan yg setiap ruko ampir bisa dipastikan tu milik cimed..
Quote:

Klow masalh brantem gw capek ngeliat sesama cimed adu jotos..kyak disekolahan gw dulu..sesama cimed adu jotos karna masalah kesetiakawanan..jadi temen gw seorang pribumi ngadu ke temen cimednya klow dia dipukul ama cimed laennya. Ya tu cimed temennya temen gw langsung ngejotos tu cimed yg gangguin temen pribuminya..disitu gw agak salut juga sih ngeliat tu cimed ngebela temen pribuminya...
Quote:


de javu gan
Quote:


Kasi alasan lah gan emoticon-Betty (S)
×