alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
(Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi
2.78 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570b68e214088d383a8b4568/breaking-news-staf-khusus-ahok-akui-jadi-perantara-suap-reklamasi

(Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi


(Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi


Staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja, membenarkan perannya sebagai perantara tersangka kasus suap dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) terkait reklamasi Teluk Jakarta, Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi, dan sejumlah petinggi perusahaan pengembang pemilik izin reklamasi.
Paguyuban pengembang reklamasi yang terdiri dari delapan perusahaan mempertanyakan tentang tak kunjung disahkannya Perda Tentang Rencana Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). Perda itu dibutuhkan sebagai dasar hukum agar mereka bisa mendirikan bangunan di atas pulau yang direklamasi.

"Saya kontak dia (Sanusi) karena draf Perda dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) sudah selesai dan diajukan ke DPRD. Tapi lama enggak bergerak (pengesahan tak terlaksana)," ujar Sunny di Balai Kota DKI, Senin, 11 April 2016.

Sunny mengatakan, ia akhirnya melakukan pengecekan kepada Sanusi. Kepala Bappeda DKI Tuty Kusumawati tidak ia hubungi karena menurutnya, tugas Tuty sebagai Kepala Bappeda sudah cukup banyak, tak sekadar mengurus proyek reklamasi.

Sunny mengaku terakhir mengontak Sanusi pada bulan Februari 2016. Sanusi ia pilih karena politisi Partai Gerindra itu dinilai sebagai anggota legislatif yang paling mengerti terkait proyek reklamasi. "Yang lain enggak ada yang ngerti," ujar Sunny.

Meski demikian, Sunny membantah jika antara dirinya dan Sanusi terjadi negosiasi perihal besaran kontribusi tambahan yang akan diatur untuk pengembang di Perda. Sunny mengatakan, Ahok telah berketetapan agar besaran kontribusi tambahan tetap 15 persen.

Bila pun Perda akhirnya tak mengatur secara spesifik tentang hal itu, Ahok akan memastikan Peraturan Gubernur yang dikeluarkan untuk setiap pengembang mewajibkan mereka memberi kompensasi yang sepadan atas keuntungan yang mereka dapat dengan memiliki pulau reklamasi.

"Pokoknya (kewajiban kontribusi tambahan) 15 persen harus masuk, entah di Perda atau di Pergub," ujar Sunny. (ase)



http://metro.news.viva.co.id/news/re...suap-reklamasi

Menurut anda apakah staf khusus gubernur bisa bermain sendiri dalam suatu urusan tanpa ada arahan dari gubernur? dan membaca bahas tubuh KPK dengan mencekal Sunny artinya menantang eksekutif untuk menyerah.
Diubah oleh: sobari.hong
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 4
mana analisa lo hong? emoticon-Bingung







THREAD AHOK LAGIIII emoticon-Traveller
Diubah oleh fee.max
Bagaimana mau melawan korupsi kolusi nepotisme diseluruh jajaran pemprov DKI jika staf khususnya aja terlibat kasus suap ?
Sunny itu saksi mahkota korupsi Ahok, mulai taman BMW, TransJKT, Sumber Waras, PodomoroGate
ahok hrs transparan soal reklamasi Teluk Jakarta dan tak perlu takut jika memang sesuai aturan, jika menyalahin aturan serahkan diri
Kalau Sunny Tanuwidjaya adalah ‘Pemain’, Lantas Bagaimana dengan Ahok?
Bgus

(Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi (Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi
Nunggu analisa sanusi.Hong aja..
Lebih keren
Yang udah terlanjur kasih KTP sebaiknya tarik lagi aja #saran
Yang menetapkan 5 % kan ahok

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mengapa Ahok mengatakan perusahaan akan diuntungkan tanpa adanya Raperda Zonasi?

Jawabannya karena dalam ketentuan hukum yang ada saat ini, perusahaan hanya diminta lima persen dari nilai aset reklamasi untuk diserahkan pada pemerintah.

Siapa yang menentukan lima persen? Faktanya Ahok sendiri. Lewat keputusan gubernur (nomor 2238 tahun 2014) yang dia tandatangani, Ahok menginginkan lima persen sebagai komensasi.

Berikut salinan keputusan gubernur soal Reklamasi Pulau G pada poin kompensasi; "Memberikan kontribusi lahan seluas 5% (lima persen) dari total luas lahan areal reklamasi nett yang tidak termasuk peruntukan fasos/fasum untuk diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta."

Ok, marilah kita berprasangka baik. Mungkin saja Ahok khilaf saat menulis lima persen itu dan ingin perbaikan nilai kompensasi menjadi 15 persen. Ahok ingin agar kebijakan 15 persen itu cepat disahkan agar tak merugikan rakyat.

Jika benar ucapan itu adalah maksud Ahok sesungguhnya, mengapa dia tidak menuangkan kewajiban 15 persen itu lewat peraturan gubernur (pergub) yang mana hanya Ahok yang punya wewenang untuk mengeluarkannya?

http://www.republika.co.id/berita/ko...-jakarta-part4

(Breaking News) Staf Khusus Ahok Akui Jadi Perantara Suap Reklamasi
Diubah oleh bolehkritikan

Misalnya Sunny TSK. Atau Ahok TSK, Apakah penjaga stand temanAhok beserta pemilik KTP pendukungnya bakal dipanggil KPK ??? Bukankah nanti dituduh turut serta dalam pemufakatan?
usut tuntas brow..
Bikin trit sendiri, ngomong sendiri, menjijikkan
Manajemen gaya ahok. Kalau ada kesalahan, berarti yg salah pasti anak buahnya. Dan ahokers percaya ini cara manajemen yg benar. Buset deh.
Orang dicekal bukan karena kesaksian saja, tapi ada bukti lain kayak sadapan telepon. Masalahnya apa bener Sunny si anak "magang" bisa telepon-teleponan sama Aguan yang boss mafia, kalau bukan karena disuruh Ahok? Gue sih percaya KPK juga punya bukti percakapan Ahok dan Sunny. Tapi perlu diverifikasi dgn bukti atau kesaksian lain."
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Kepemimpinan itu salah satu ukurannya dampak. Bgmn mungkin seseorang bersih lalu orang terdekatnya korup. Lelucon.
paragraf pertama kalimatnya ambigu, malah bisa jadi multitafsir kalo gak baca teliti emoticon-Big Grin
Calon thread rame nih emoticon-Recommended Seller

Sunny.... sunny.....
Quote:

Ngarep emoticon-Big Grin
Nyatanya KTP masih ngalir terus tuh emoticon-Wink
Oh, dia toh yg kontak2 Sanusi? Kontak ke Presdir Ariesman Widjaja juga?
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di