alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Perputaran uang 'haram' di Indonesia capai Rp167 triliun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570b66a262088183588b4582/perputaran-uang-haram-di-indonesia-capai-rp167-triliun

Perputaran uang 'haram' di Indonesia capai Rp167 triliun

Perputaran uang 'haram' di Indonesia capai Rp167 triliun

Perputaran uang 'haram' di Indonesia mencapai Rp167 triliun tiap tahunnya. Berdasar data yang dirilis oleh Koalisi Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, dalam satu dasawarsa 2003-2012, di Indonesia tercatat aliran perputaran uang ilegal atau Illicit Financial Flows sebesar Rp1.699 triliun atau rata-rata pertahun mencapai Rp167 triliun.

Menurut Maryati Abdullah, Koordinator Nasional PWYP Indonesia, jumlah ini melonjak pada 2014. PWYP Indonesia mencatat dugaan total aliran uang haram di Indonesia pada tahun itu sebesar Rp227,75 triliun atau setara dengan 11,7 persen dari total APBN-P tahun 2014.

Maryati memerinci, di sektor pertambangan, nilai aliran uang haram diperkirakan mencapai Rp23,89 triliun. Jumlah itu Rp21,33 triliun berasal dari transaksi perdagangan ilegal dan Rp2,56 triliun berasal dari aliran uang panas.

Menurut Maryati, tax ratio sektor pertambangan masih rendah, mencapai 9,4 persen. "Ini menandakan masih maraknya praktik penghindaran dan pengemplangan pajak di sektor pertambangan," ujarnya, Ahad (10/4), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Dadang Trisasongko, Sekretaris Jendral, Transparency International Indonesia (TII) menilai, tingginya aliran uang 'haram' dari Indonesia disebabkan banyak hal. Di antaranya rendahnya kepatuhan wajib pajak dari kelompok kaya, superkaya, dan korporasi. Lalu korupsi pajak, maraknya penggelapan dan penghindaran pajak, serta rendahnya kinerja otoritas pajak Indonesia.

Laporan Global Financial Integrity (GFI) 2015 menyebut, tiap tahun negara-negara berkembang kehilangan satu triliun dolar Amerika Serikat akibat korupsi, penggelapan pajak, dan pencucian uang. GFI memprediksi bahwa potensi pajak yang menguap dari Indonesia karena praktik pelarian uang haram jumlahnya hampir Rp200 triliun tiap tahunnya.

Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi ke-7 dari negara-negara yang memiliki aliran uang haram tertinggi. Dari data PWYP yang bersumber dari GFI 2015, Cina merupakan negara di urutan teratas dengan aliran dana gelap menembus US$1,25 triliun. Disusul posisi ke-2 ada Rusia dengan nilai US$937,86 miliar, dan diperingkat ke-3 Meksiko dengan aliran dana gelap US$514,26 miliar.

India dan Malaysia masing-masing berada di peringkat ke-4 dan ke-5 dengan nilai dana gelap US$439,59 miliar dan US$394,87 miliar. Aliran uang gelap dari Brasil mencapai US$217,10 miliar dan menempatkannya di urutan ke-6. Thailand duduk di peringkat ke-8 sebesar US$171,68 miliar. Dua posisi terakhir ada Nigeria dan Afrika Selatan dengan masing-masing memiliki dana gelap sebesar US$157,45 dan US$122,15 miliar pada periode 2003-2012.

Hal ini sejalan dengan data dari pemerintah. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan selama 10 tahun ini tercatat hampir dari 2.000 perusahaan yang berstatus PMA (penananaman modal asing) tidak pernah membayar pajak. Mereka tidak melaksanakan kewajibannya dengan alasan masih menderita rugi. "Ini merupakan bagian dari penggelapan pajak yang harus dibereskan," ujar Bambang, seperti dikutip dari Katadata.co.id.

Direktur Perpajakan II, Direktorat Pajak, John Hutagaol seperti dikutip dari Katadata.co.id mengatakan cakupan pajak atau tax coverage di Indonesia baru 55 persen. Artinya masih ada 45 persen dari kue ekonomi dalam negeri yang belum tersentuh pung

Baca Selengkapnya : https://beritagar.id/artikel/berita/...-rp167-triliun

---

Urutan Terlama
banyak bener ya. dibeliin cendol bisa berapa banyak tuh???
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di