alexa-tracking

TNI gregetan ingin maju serang Abu Sayyaf tapi ditahan Filipina

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570b5b3731e2e65f4f8b4568/tni-gregetan-ingin-maju-serang-abu-sayyaf-tapi-ditahan-filipina
TNI gregetan ingin maju serang Abu Sayyaf tapi ditahan Filipina
TNI gregetan ingin maju serang Abu Sayyaf tapi ditahan Filipina

Hari ini, Jumat (8/4), batas waktu permintaan uang tebusan dari kelompok Abu Sayyaf berakhir atau juga dikenal sebagai Al Harakat Al Islamiyya. Kelompok separatis yang terdiri dari milisi Islam ini yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina.

Abu Sayyaf adalah salah satu kelompok separatis paling berbahaya. Diketahui beberapa anggotanya pernah belajar atau bekerja di Arab Saudi dan mengembangkan hubungan dengan mujahidin ketika bertempur dan berlatih di Afganistan dan Pakistan, yang kini disebut kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Saat ini kelompok tersebut tengah menyandera Warga Negara Indonesia (WNI) yang berjumlah tujuh orang, dari awal berjumlah 10 orang.

Kesepuluh sandera itu adalah Peter B Tonson (kapten), Julian Philip, Mahmud, Suriansyah, Surianto, Wawan Saputra, Bayu Oktavianto, Reynaldi, Alvian Elvis Peti, serta Wendi Raknadian. Mereka sudah disandera setidaknya dua hari sebelum 26 Maret. Kelompok itu meminta tebusan 50 juta peso atau setara Rp 15 miliar.

Dalam upaya pembebasan WNI, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Mrasudi melakukan upaya perbincangan dengan negoisasi dengan negara Filipina. Bahkan dalam opsi ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan agar terjalin dialog, agar seluruh WNI pulang dengan selamat.

"Opsi dialog tetap dilakukan, untuk menyelamatkan yang disandera," kata Jokowi usai menonton babak pertama final Bhayangkara di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4).

Di tengah menjalin dialog dengan kelompok Abu Sayyaf, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan, bahwa lokasi penyanderaan telah dikepung oleh pasukan militer Filipina. Namun Ryamizard mengatakan bahwa saat ini Indonesia dilarang untuk masuk ke lokasi tersebut.

"Operasi militer di tangan Filipina, kami tidak boleh masuk. Iya lokasinya sudah dikepung oleh militer Filipina," singkat Ryamizard usai rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (4/4).

Apa bila nantinya dialog berjalan buntu dan bangsa Indonesia tetap diminta uang tebusan, Ryamizard menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengeluarkan uang sama sekali. Namun, dirinya tetap mendepankan dialog dapat terjadi dengan baik.

"Kelompok Abu Sayyaf itu bukan satu, dia bertebaran. Kelompok, kelompok dan kelompok. Kemudian kelompok yang di sana, kelompok yang kering, yang kurang makan, itu masalah perut lah kira-kira begitu," pokoknya yang jelas bukan uang negara, negara ini tidak mengeluarkan uang. Tidak mau" ujar Ryamizard di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/4).

Ryamizard beralasan tidak ingin mengeluarkan uang tebusan karena Indonesia tidak mau dianggap sebagai bangsa yang lemah lantaran diperas kelompok Abu Sayyaf. Tetapi saat ini pemerintah lebih memilih membebaskan 10 WNI yang disandera tersebut melalui jalur militer.

Kata Ryamizard, pemerintah Filipina sudah menyiapkan pasukannya tiga batalyon untuk membantu membebaskan WNI yang tersisa. Bahkan Indonesia pun telah siap apa bila Filipina meminta bantuan.

"Bukan siap lagi, lebih dari siap. Tapi kan, ada aturan kalau mau masuk wilayah itu (Filipina)," pungkasnya.

Sumber : Merdeka.com
image-url-apps
Serbuuuuuu
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Fillipina guoblok
Itu sudah
emoticon-Angkat Beer
KASKUS Ads
liat di tipi, 18 tentara filipin tewas dalam operasi militer. kok bisa banyak begitu ya korban dari militer?
image-url-apps
Salkam emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
aturan tetap aturan..kita masuk ke negara orang..harus izin dulu.
Quote:

mungkin itu bukan pasukan khususnya kali ganemoticon-Wow
image-url-apps
Indonesia kan James Bond nya banyak, turunin semua emoticon-Cool
pake dukun dun..... pelet aja itu tentara filipina
Heran juga sama pinoy
kalah lawan teroris emoticon-Cape d... (S)
image-url-apps
ane nitip cwek pinoy atu ya kaka tentara emoticon-Malu
image-url-apps
geregetan, jadinya geregetan
aku abis makan rambutan

emoticon-Kaskus Radio


sini deh ane santet tuh pinoy
kita tunggu aksi TNI gan, ane yakin kl TNI turun kelompok Abbu Sayyaf kalah
image-url-apps
ya elah serahin ke kita aja kali gak usah gengsi mubazir kan nyawa prajurit situ emoticon-Hammer (S)
image-url-apps
bp emoticon-Cape deeehh
image-url-apps
silahkan serbu kalo emg ada jamin sukses emoticon-Blue Guy Peace jangan sampe ambush kya militer pinoy emoticon-Hammer (S)
image-url-apps
Filipina Udah kehilangan 18 nyawa tentara eksekutif mereka. Tapi kenapa mereka masih belum ngijinin Indonesia bantu
Apa karena gengsi?
Yang ane tau dari temen ane pinoy abusayyaf itu udah lama sekali ada.
Dan kenapa kelompok yang jumlahnya "hanya" sekitar 500 orang bisa mengalahkan atau bisa membuat militer filipina tidak berani menyerang.
Apa militer di filipina tidak ada "proper training" buat ngelindungi negaranya sendiri dari musuh dalam selimut?
Hal itu sudah dapat membuktikan kalau militer filipina memang lemah.
Bandingkan dengan militer Indonesia. Sudah berapa kali teroris yang berusaha mengembangkan kelompoknya berkali2 digagalkan.
Ane curiga ini antara filipina yang "kurangberani" menghadapi kelompok yang merusak negaranya sendiri atau memang ada storyline dibalik semua itu
image-url-apps
Gk di dota, gk di real life sm aja pinoy bobo... Heran daah napa TNI gk boleh nyerang.. Putang ina mo
Sikat ajaemoticon-Marah sikatemoticon-Marah
Hati panas kepala dingin.
×