alexa-tracking

Sepekan tanpa 3-in-1, jalan protokol tambah macet

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/570b464b1a99753f5a8b4568/sepekan-tanpa-3-in-1-jalan-protokol-tambah-macet
Sepekan tanpa 3-in-1, jalan protokol tambah macet
Sepekan tanpa 3-in-1, jalan protokol tambah macet

Setelah sepekan ujicoba tanpa 3-in-1, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mendapati kemacetan makin bertambah. Menurut Kepala Dinas Andri Yansah, uji coba penghapusan 3-in-1 tahap pertama mendapati kemacetan di ruas jalan protocol lebih macet hampir seperempat kali dibanding biasanya. "Kemacetan di ruas jalan naik 24,35 persen," ujar Andri Yansyah, kepada Detik.com. Kemacetan sangat parah terjadi di kawasan Semanggi dan Jalan Jenderal Sudirman mengarah ke Bundaran Senayan.

Ruas jalan kolektor di sejumlah titik justru makin lancar. Sebabnya, para pengendara yang semula menggunakan jalan kolektor atau jalan arteri, kini beralih ke ruas jalan protokol. Pekan lalu, dalam pantauan Dinas, jumlah kendaraan di jalan arteri susut. Pengendara yang biasanya melintas di jalan arteri kini beralih ke jalan protokol.

Saat 3-in-1 masih berlaku, sebanyak 2 ribu kendaraan melintas tiap jam. "Saat uji coba penghapusan naik menjadi 2.150 sampai 2.200 kendaraan per jam," ungkap Andri seperti dinukil dari Poskotanews.com.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengaku tidak terkejut dengan peningkatan kemacetan saat uji coba penghapusan 3 in 1. Tapi menurut Dana, penyebab makin macet adalah karena Jakarta yang belum memiliki kebijakan transportasi umum baik angkutan yang layak dan terintegrasi.

"Kebijakan 3-in-1 sebenarnya akan efektif bila ada kebijakan yang melengkapi," ujar Danang seperti dikutip dari Koran-Sindo.com. Kebijakan itu seperti kebijakan transportasi umum dan kebijakan parkir yang menyeluruh, hingga pemberlakuan electronic road pricing (ERP). "Kedua kebijakan itu wajib dilakukan terlebih dahulu," ujar Danang.

Walaupun menuai kritik, menurut Andri Yansah, selama puji coba penghapusan, pengguna moda angkutan bus, juga naik. Baik bus TransJakarta maupun bus reguler. Menurut Andri Yansah, kenaikan penumpang bus ini merupakan indikasi manfaat uji coba penghapusan kawasan 3-in-1. "Tren masyarakat yang menggunakan angkutan bus Transjakarta dan reguler naik sedikit , sekitar 5 persen," ujarnya, seperti dikutip dari BeritaJakarta.com.

Imbas lainnya, sambung Andri, berkurangnya masalah sosial seperti, eksploitasi anak jalanan untuk joki. Joki yang biasanya mangkal di zona 3-in-1 kini berkurang, bahkan tak tampak lagi. Masalah eksploitasi anak ini memicu pemerintah menghapus kebijakan zona 3-in-1.

Zona ini meliputi jalan protokol, Sudirman-Thamrin hingga Medan Merdeka Barat. Juga jalan Gatot Subroto. Kebijakan lokal ini mensyaratkan kendaraan yang masuk zona 3-in-1 harus dikendarai minimal oleh 3 penumpang. Kawasan 3 in 1 berlaku setiap hari Senin hingga Jumat pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB dan pukul 16.30 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Ahok mengatakan, bila terbukti tanpa 3-in-1 Jakarta bertambah macet, maka ganjil-genap akan diterapkan. Namun apabila bertambahnya volume kendaraan tak sig

Baca Selengkapnya : https://beritagar.id/artikel/berita/...l-tambah-macet

---

akh kayaknya sama aja

malah tadi ane lewat sih lancar banget ...

cuma padat pass lampu merah ...

dan macet itu biasa apalagi Fatmawati masih tutup, yang di Cilandak juga ada MRT an

emoticon-Cendol (S)
Quote:



dari dulu 3 in 1 cuman mindahin macet

ini diuji coba dihapus ya macetnya cuma pindah aja


harusnya mass public transport dikebut juga biar semakin nyaman naik public transport
Duh jalan Sudirman jadi tambah macet ya
Makin lama nih kalau mau ke mall 2 hurufemoticon-Hammer (S)
Yg paling berasa dari st sudirman arah semanggi.
Lama lama semakin lama, dan ujung ujungnya dari sudirman arah semanggi bisa setengah hari jalannya emoticon-Hammer

Kalo menurut ane sih, bagus juga dihapus, biar orang pada rame naik transportasi umum. Tapi karna gengsi lebih utama dari kebersamaan, makin macet jalanannya emoticon-Wkwkwk
Quote:


semoga diterusin lah penghapusannya, ane kerja di mega kuningan tiap hari lewat jalan pejompongan, berasa lebih lancar pas ada percobaan penghapusan 3in1

semoga ada solusi lain untuk lebih mengurai kemacetannya
Harusnya biarin aja Jakarta sampe macet total tak bergerak, biar yang menikmati kemacetan itu sadar sendiri kalau mereka sendiri yang membuat macet.

Dumbass..
Harusnya biarin aja jakarta sampe macet total tak bergerak, biar yang menikmati kemacetan itu sadar sendiri kalau mereka sendiri yang membuat macet.
yaiyalah jadi makin macet, kantor ane kebetulan posisinya kena 3in1.. nah yg biasanya ga bawa mobil ato parkir umum trs nyambung busway-ojek-dll sekarang jadinya pada bawa mobil ke kantor..jelas makin macet klo smua berpikir nya ky gitu..

ganjil genap jg blm tentu ngaruh, secara org jakarta mobilnya banyak yg lbh dari 1 emoticon-Big Grin

masih ngarep transportasi umum dibikin banyak & bagus..kasi aja 1-3 bulan gratis naek smua transportasi umum..pasti banyak yg jadi males bawa kendaraan pribadi..
Quote:


wah boleh dicoba tuh kalo transportasi umum diuji coba gratis beberapa waktu, dan juga diperbaiki fasilitas dan kualitas nya.. yaa semoga bisa bikin banyak orang jadi milih transportasi umum untuk aktivitas kesehariannya emoticon-I Love Indonesia
sejak 3 in 1 di hapus, jalan yang macet cuma di bekas 3 in 1 , jalanan sekitarnya lenggang dan tidak macet
pemberitaan harus berimbang, diliput juga jalanan secara keseluruhan, bukan hanya di zone 3 in 1 saja.

malah yang biasanya jalan harus memutar akibat 3 in 1 jadi nggak perlu memutar.
dan jam2 kemacetan jadi lebih sebentar dibandingkan 3 in 1 diberlakukan, kemacetan lebih lama .
uji coba sampe kpn nih?
×