alexa-tracking

Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57038bc732e2e6053f8b4572/menkumham-benarkan-ada-permintaan-cekal-seseorang-berinisial-s
Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S
Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Hukum dan HAM Yasonna membenarkan pernyataan Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie yang menyebutkan bahwa masih ada satu orang lagi yang diminta untuk dicegah ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut penuturan Ronny, ada dua orang yang dicekal, salah satunya berinisial S.

Sebelumnya, KPK telah meminta Chairman Agung Sedayu Group (ASG) Aguan Sugianto dicegah bepergian ke luar negeri.

"Iya, Dirjen sudah memberikan informasi itu kepada saya," ujar Yasonna saat ditemui di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).

Namun, Yasonna enggan menjawab ketika ditanya perihal identitas seseorang berinisial S tersebut. Ia juga tidak mau menjawab soal keterkaitan S sebagai salah satu staf ahli seorang pejabat di Jakarta.

"Saya tidak bisa memberi tahu soal itu. Silakan tanya ke Dirjen Imigrasi," ucapnya.

KPK telah membantah ada seseorang berinisial S yang diminta untuk dicegah agar tidak bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi.

(Baca: Dirjen Imigrasi: Selain Bos Agung Sedayu, KPK Minta Satu Orang Lagi Dicegah ke Luar Negeri)

"Bahwa sampai saat ini, KPK hanya meminta pencegahan untuk dua nama. Pertama, Sugianto Kusuma, dan yang kedua, Ariesman Widjaja, yang pada Jumat lalu sudah menyerahkan diri ke KPK," ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Sugianto Kusuma atau Aguan Sugianto merupakan Chairman Agung Sedayu Group. Ia diminta untuk tidak bepergian ke luar negeri karena keterangannya dibutuhkan penyidik dalam kasus yang tengah didalami KPK.

(Baca: Terkait Kasus Sanusi, KPK Cegah Bos Agung Sedayu Bepergian ke Luar Negeri)

Ariesman Widjaja merupakan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land. Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap anggota DPRD DKI Jakarta.

(Baca: Selain Sanusi, KPK Tetapkan Presdir APL sebagai Tersangka)

"Belum ada inisial S yang dicegah ke luar negeri. Permohonan KPK ke Imigrasi hanya untuk dua orang tadi," kata Yuyuk.


http://nasional.kompas.com/read/2016...campaign=Kknwp

Kemarin panastaik sudah bernafas sedikit lega, sekarang panastaik mulai ketar ketir lagi.

Siapakah S ini yang dilindungi sedemikian rupa sampai sampai tidak boleh disebutkan?

Jawaban paling logis adalah orang yang berpengaruh secara politik atau bisa mempengaruhi secara politik.

Kita tunggu saja dia nongol di KPK. Dan selamat ketar ketir kembali wahai panastaik dongok korban tipu tipu bacot taik si Hoktod.

emoticon-Wkwkwk

SAKSI KUNCI SUNNY TANUWIDJAJA DIANTARA 9 NAGA AHOK VS PODOMORO DAN SEDAYU

Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S

Menarik, dalam satu hari dua lembaga mengeluarkan pernyataan berbeda, KPK membantah telah mengeluarkan pernyataan jika Bos Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma alias Aguan, sebagai tersangka.


Namun berbeda dengan pihak imigrasi, Melalu Dirjend Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ronny F Sompie membenarkan jika Aguan dicekal sebagai tersangka sesuai dengan surat yang dikirim KPK, selain Aguan juga seseorang yang berinisial S.


Pengacara Sanusi, Krisna Murti mengatakan jika kerabat dekat Ahok yang selalu menjadi penghubung antara Ahok dan pengusaha adalah Sunny Tanuwidjaja staff Ahok di Pemprov DKI Jakarta.


Sobari Hong Junior, seorang analis politik juga penyidik forensik, melalui akunnya @Zumpio membenarkan jika Sunny adalah kerabat dekat, dan mereka sama dari Belitung Timur.


Bahkan Sobari menyatakan baik Sunny maupun Sanusi keduanya adalah direktur di Agung Podomoro Land, "dua S ini seakan lawan, padahal asli kawan seiring seperjuangan menghamba ke tuan yang sama, sama-sama dipekerjakan sebagai direktur/komisaris di group Podomoro," tulis Sobari, Senin (4/4). "Antara Aguan, Ahok dan Sanusi di tengah-tengah ada Sunny. Perantara sekaligus juru tawar."


Namun Sobari mengingatkan kepada Sunny sebagai salah satu saksi kunci atas keterkaitan antara Agung Podomor Land dan Ahok yang didukung oleh sembilan naga, agar segera mencari perlindungan saksi.

"Sunny Tanuwidjaja saya sarankan segera hubungi lembaga perlindungan saksi. Bisa jadi sudah ada kontrak untuk nyawa anda," lanjut Sobari.


Karena Sunny adalah pemegang kunci, selain sebagai simpul politik Ahok, juga pemegang data aliran uang, "Sembilan naga mulai unjuk kekuatan,” ujar Sobari.


Menurut Sobari masing-masing kubu sudah mulai unjuk taring, namun kartu masih dipegang rapat.

Anjuran agar Sunny segera meminta perlindungan, dikarenakan Sobari tahu sekali apa yang dilakukan oleh sembilan naga yang berdiri dibelakang Ahok.


"Kita berhadapan dengan para pemerkosa hukum yang tidak pernah segan menghabisi nyawa orang," tulis Sobari yakin.


Sobari mengingatkan para kelompok Naga ini tidak mempan digertak bahkan tega dalam menghabisi nyawa orang lain, "Mereka bahkan pernah cabut pistol ke Anggota DPR di gedung DPR," ujar Sobari.


Bahkan cara menghakimi para penantang mereka, dengan menjatuhkan orang dari sebuah helikopter juga dilakukan, "itu spesialisasi naga yang berkantor di SCBD. Silahkan tanya @arifz_tempo (wartawan Tempo -red)," ucap Sobari melalui tweetnya.


Sobari sendiri menyadari hal itu, namun tidak membuatnya mundur untuk membuka semua perilaku kejahatan, bahkan dengan bangga Sobari mengatakan jika yang berada di lingkaran satu Ahok mulai panik dengan info yang dia berikan kepada masyarakat.


"Pertanda ada yang panik, dan kecebong (pengikut Ahok di sosmed alias buzzer) panas dingin," tulisnya.


sibogelemoticon-Traveller
Sabuki Tjahaya Purnama kah ? emoticon-Ngakak
Nah.. Nah... Mulai seru enih

Emejing emoticon-Matabelo
Quote:


S itu Syahrini keles ? emoticon-Cape deeehh
SBY..
Sobari Hong? emoticon-Bingung (S)
Nasbung beberapa minggu lalu sibuk kumur2 bilang KPK sudah dibeli ahok, KPK lemah.

Sekarang pada masturbasi begitu KPK nangkep Sanusi dan berani ngejar grup Agung Podomoro. Kembali KPK mereka jadikan momok yang akan berani menangkap Ahok.

Zero consistency from Nasbung. Zero.
Quote:


dah tolol kudet pula loo gip


emang pernah polisi ato KPK nyebut nama sebelum jadi tersangka???


dah jadi tersangka juga masih pake inisial


yang kasih nama itu wartawan dan di konfirmasi ama kpk ato polisi

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:



Saiful jamil kaleeee emoticon-Najis
inisial S?
  • Sandra Dewi
  • Sandy Harun
  • Sarah Azhari
  • Sarah Sechan
  • Sherina Munaf
  • Sherly Malinton
  • Shinta Bachir
  • Shireen Sungkar
  • Siti Badriah
  • Sophia Latjuba


emoticon-Ngakak
nunggu perkembangan kasusnya aja.
Selasa, 5 April 2016 10:07 WIB

KPK: Tidak Ada Inisial S yang Dicegah ke Luar Negeri
TRIBUNNEWS/HERUDIN

Tribunnews.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah ada seseorang berinisial S yang diminta untuk dicegah agar tidak bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap yang melibatkan M Sanusi.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menginformasikan bahwa ada seseorang berinisial S yang diminta untuk dicegah ke luar negeri oleh KPK.
"Bahwa sampai saat ini, KPK hanya meminta pencegahan untuk dua nama, pertama Sugianto Kusuma dan yang kedua, Ariesman Widjaja, yang pada Jumat lalu sudah menyerahkan diri ke KPK," ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Adapun Sugianto Kusuma atau Aguan Sugianto merupakan Chairman Agung Sedayu Group. Ia diminta untuk tidak bepergian ke luar negeri karena keterangannya dibutuhkan penyidik dalam kasus yang tengah didalami KPK.
Sementara itu, Ariesman Widjaja merupakan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land. Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap anggota DPRD DKI Jakarta.
"Belum ada inisial S yang dicegah ke luar negeri. Permohonan KPK ke Imigrasi hanya untuk dua orang tadi," kata Yuyuk.
Quote:


Lah itu si aguan kenapa disebut dengan terang benderang?

emoticon-Wkwkwk
Sunny lane
Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S Menkumham Benarkan Ada Permintaan Cekal Seseorang Berinisial S
Quote:



Jangan-Jangan yg di cekal SOBARI HONG emoticon-Takut
Jleeb emoticon-Big Grin
Panasbung sudah happy padahal.


http://m.tribunnews.com/nasional/201...ke-luar-negeri
Quote:


Berita lama dan sudah dibantah sama Menkumham tuh Blog GOBLOG.

KPK mau melindungi S itu.
Lah, kok KPK bilang cuma Aguan yang dicekal?

Emang KPK itu Koalisi Pembela ahoK neh...