alexa-tracking

Komnas HAM Temukan 20 Perda Diskriminatif di 6 Daerah di Jabar

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57037a60d89b0902718b4568/komnas-ham-temukan-20-perda-diskriminatif-di-6-daerah-di-jabar
Komnas HAM Temukan 20 Perda Diskriminatif di 6 Daerah di Jabar
JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikitnya 20 peraturan daerah yang dinilai diskriminatif ada di enam daerah di Jawa Barat.

Enam daerah tersebut adalah Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Kuningan.

Hal itu hasil kajian Komnas HAM terhadap penghormatan dan pemenuhan jaminan hak atas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) di enam daerah tersebut.

"Dari kajian tersebut telah dilakukan roadshow ke enam daerah untuk mendialogkan hasilnya," tutur Koordinator Desk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Komnas HAM Jayadi Damanik dalam jumpa pers di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Jayadi memaparkan, ada tiga kebijakan negatif-fiktif melanggar hak atas KBB dan diskriminatif.

Adapun warga yang paling banyak terkena dampak dari kebijakan tersebut adalah warga Ahmadiyah terkait kebijakan yang membatasi aktivitas mereka.

Dari hasil penyampaian laporan, Komnas HAM memperoleh respons beragam dari pemerintah daerah.

Misalnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan yang meminta agar hasil kajian tak menjustifikasi pemerintah setempat sebagai pihak yang tak melakukan apapun untuk mengatasi masalah Ahmadiyah.

"Sebab pemerintah tersebut, misalnya, telah bekerjasama dengan MUI untuk melakukan pembinaan," kata Jayadi.

Selain itu, juga terkait kebijakan Kartu Tanda Penduduk. Pemerintah setempat meminta agar Pemerintah Pusat memberi keputusan tegas terkait status keyakinan Ahmadiyah.

"Karena ada sebagian warga yang menolak kelompok agama dalam KTP Ahmadiyah Kuningan ditulis Islam," imbuhnya.

Sedangkan, untuk daerah lainnya, Kabupaten Tasikmalaya (1 kebijakan diskriminatif), Kota Bandung (5 kebijakan), Kabupaten Cianjur (5 kebijakan), Kota Bekasi (12 kebijakan), dan Kota Bogor (10 kebijakan).

Untuk Kota Bekasi, Ahmadiyah juga menjadi kelompok warga yang paling banyak menjadi korban.

Sedangkan di Kota Bogor adalah warga Kristen, khususnya warga GKI Yasmin berkaitan dengan pelarangan pendirian rumah ibadah.

"Pemkot Bogor menyambut baik hasil kajian Komnas HAM dan juga mengakui masih menghadapi persoalan KBB yang hingga saat ini belum terselesaikan," ujar Jayadi.

Jayadi menambahkan, Pemerintah Kota Bogor pun berharap agar Komnas HAM dapat memberi masukan yang konkret untuk memperbaiki kebijakan.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat mengatakan, pihaknya akan bersama-sama dengan pemerintah daerah mencari cara penyelesaian, baik terkait kebijakan itu sendiri maupun dampak yang muncul akibat penerapan kebijakan itu.

"Dalam konteks ini kami mendorong agar review perda-perda itu harus menempatkan HAM sebagai pertimbangan. Khususnya merevisi perda-perda yang melarang kebebasan beragama dan berkeyakinan," kata Imdadun.

sumur

nah.... silahken dibahas.... jabar emang provinsi paling barokah... emoticon-thumbsup
bukan gw yg bikin brayy
emoticon-Entahlah
Quote:


Lah gimana ga barokah, gubernurnya aja barokah dengan masjid 1T emoticon-thumbsup
KASKUS Ads
tumben komnas ham kerja
emoticon-Wink emoticon-Wink emoticon-Wink
dah fakta, gampangan bikin hotel esek2 dijabar daripada bikin rumah ibadah non-mesjid... super barokah...
Komnas HAM Temukan 20 Perda Diskriminatif di 6 Daerah di Jabar
image-url-apps
Jabar santun, varokah, islami, sovan emoticon-Najis (S)
image-url-apps
wah, barokah sekali gan, ane aja dari kecil d bandung, tetep aja ampe sekarang, tiap bulan yg katanya suci(ramadhan), rumah ane di lemparin petasan sama bocah2 kecil yg abis ngaji sambil lari2 n teriak2 kr*sten anj*ng...

sungguh barokah n santun sekali...
hmm
jabar yaa emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Quote:


Bisa dapet pahala gan soalnya emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Quote:


wkwkwk....
pahala ayam gan...

kagak ngarti ane, diajarin apaan ama guru ngaji nya...
apa sealiran ama si bibib...
dari hasil kajian gue, bila suatu daerah semakin banyak melakukan pelanggaran HAM, maka indeks korupsi di daerah tersebut akan meningkat, otomatis indeks pembangunan di daerah itu akan menurun.

dari hasil kajian gue juga, bila suatu daerah semakin banyak melakukan pelanggaran HAM, maka indeks-indeks negatif lainnya akan meningkat: Jumlah Kasus Kekerasan akan meningkat, Kemiskinan akan meningkat, Penggangguran akan meningkat. Musibah / Bancana akan meningkat. Kasus Perceraian akan meningkat

dan Indeks-indeks positif akan menurun: Tingkat pendidikan menurun, indeks kebahagian menurun, jumlah kelas menengah-atas akan menurun.

Intinya adalah Pelanggaran Hak Asasi sesama antar Manusia meningkat maka pasti berhubungan langsung dengan masalah Kemanusiaan lainnya...

kalo terus dibiarkan, suatu saat di JABAR bertebaran lalu lalang di depan mata, banyak Kaum Munafikun yang berpenampilan agamais (berberjubah putih, berkopiah dan berjanggut) tapi sama sekali tidak produktif/berkualitas dan menghasilkan manfaat di berbagai bidang kehidupan, hanya hidup bagai hewan berpoligami, kerjanya santai santai saja melakukan ibadah agama. Persis seperti kehidupan pemimpin2 ormas yang itu...
PERDA yg bikin dprd
prov jabar suci jgn ganggu komnas ham emoticon-Mad
image-url-apps
jabar sangat varokah dan santun.. HAM hanyalah produk tafeer emoticon-Mad

mending kita beli fortuner emoticon-Cool

emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
Quote:


Kemungkinan besar begitu gan, bisa jadi guru ngaji mereka juga masuk incaran Densus
image-url-apps
gubernur varokah yg siap memimpin 4periode jika warga memang menginginkannyaemoticon-Cool
makanya kapolda metro jaya yang baru dikengkengi sama brisik pesek ..you know lah asalnya dari mana emoticon-Tai
image-url-apps
Jabar kan daerah suci.
Orang2 yg agamanya beda ga dianggep etnisnya.

Giliran kasus gini, pada mencaci maki komnas HAM.
Yg katanya sesat lah, membela kafir lah.
Giliran teroris dimampusin densus, mewek2 minta bantuan komnas HAM.
emoticon-Ngakak
image-url-apps
Yg penting beli Fortuner.
emoticon-Big Grin
×