alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57036f6c56e6afbe4c8b4569/begini-bentuk-disposisi-gila-ahok-soal-reklamasi-yang-bikin-dprd-marah
Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah
Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah
Selasa 05 Apr 2016, 14:46 WIB

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah

Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuat disposisi tak biasa untuk DPRD terkait raperda reklamasi pantai di Jakarta Utara. Dia menulis 'gila' terkait rencana pengurangan kewajiban bagi pengembang dari 15% menjadi 5 %. Begini penampakannya.

Foto soal disposisi ini diposting di akun Facebook Teman Ahok, Selasa (5/4/2016). Meski belum ada konfirmasi dari Ahok dan pihak Pemprov DKI, namun dokumen ini sudah menyebar luas di media sosial dan diyakini asli.

Di dalamnya tertulis judul: Masukan Dalam Rangka Penyelarasan Pasal-pasal Raperda Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara. Di poin 1, tepatnya di Bab XII tentang Pembangunan dan Kerjasama pasal 110 ayat 5 tertulis: dalam memberi izin, pemerintah daerah menetapkan kewajiban yang terdiri dari kewajiban, kontribusi dan tambahan kontribusi.

Di sampingnya, ada kolom keterangan yang berisi penjelasan pasal demi pasal untuk pasal 110. Di situ tertulis Ayat 5 huruf C yang berisi: Tambahan kontribusi adalah kontribusi yang dapat diambil di awal dengan mengkonversi dari kontribusi (yang 5%) akan diatur dengan perjanjian kerjasama antara gubernur dan pengembang.

Tepat di bagian penjelasan itulah Ahok menulis kata 'gila'. Dalam huruf sambung begini tulisan lengkapnya: "Gila, kalau seperti ini bisa pidana korupsi."

Ahok menolak mengabulkan permintaan DPRD itu karena berpeluang mengarah kepada tindak pidana korupsi. Atas koreksi itu, Sekda DKI Saefullah menyampaikan lagi kepada Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik bahwa Ahok tak setuju bila tambahan kontribusi yang dikenakan kepada pengembang diturunkan dari 15 persen menjadi 5 persen. Saefullah menunjukkan tulisan tangan Ahok yang berbunyi 'Gila' itu. Namun Saefullah memperhalusnya bahwa tulisan Ahok itu bukan berbunyi 'Gila' tapi 'bila'.

Ahok menyebut tulisannya telah membuat Taufik marah. "Saya tulis 'Gila'. Pak Sekda masih bercanda. Begitu balik lagi, Pak Taufik agak marah, 'Kenapa itu Gubernur tulis 'Gila'?' Terus kata Pak Sekda, 'Bukan 'Gila' Pak. Itu 'Bila'.' Soalnya huruf 'G' nya seperti 'b'. Lu (Anda) tanya sama Sekda. Jadi Sekda bilang itu 'bila'. Mana ada 'bila'? 'Gila' kok. Tulisan 'G' saya jelas kok. Cuma Pak Sekda mau menutupi itu. Ya sudah," kata Ahok menceritakan kembali.

Dalam kesempatan terpisah, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tegas menyebut Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik sebagai pihak yang menawar rendah kewajiban tambahan kontribusi yang dikenakan kepada pihak perusahaan pengembang proyek reklamasi, dari 15 persen ditawar menjadi 5 persen.

Namun Taufik membantah hal ini. "Enggak ada yang menurunkan (persentase tambahan kontribusi)," kata Taufik. Ia berpendapat persoalan teknis persentase tak semestinya diatur dalam perda. Seharusnya, masalah persentase tambahan kontribusi itu diatur saja dalam pergub.

Taufik juga mengaku tak mempermasalahkan besaran 15 persen tambahan kontribusi yang dikenakan kepada perusahaan pengembang. Ia hanya mempermasalahkan soal perizinan. Taufik tak setuju bila Raperda Tata Ruang mengatur izin reklamasi karena antara tata ruang dan reklamasi itu sesungguhnya berbeda urusan.
(mad/nrl)

sumber

Kayaknya DPRD DKI dan Ahok nggak bakal ada masa gencatan senjata, apalagi damai. Rame terus... emoticon-Big Grin
sekdanya menutupi kebenaran tulisan "gila", artinya dia lebih takut diomelin taufik daripada ahok emoticon-Big Grin
pantesan dhewannya ngap2 klo urusan ma ahok
Biar GALAK tapi GK KORUPSI.,!!!

emoticon-Traveller
gila dgn santun emoticon-Entahlah
Quote:Original Posted By bolehkritikan
MARI KITA LIHAT KEBOHONGAN AHOK YANG LAIN

AHOK: DPRD Minta Kewajiban Pengembang dari 15% Diturunkan Jadi 5%.

Lha Yg Menerapkan kewajiban Kontribusi sebesar minimal 5%
Pada 4 KEPGUB Reklamasi Prop DKI, seperti no. 2238 TAHUN 2014 - ttg - PEMBERIAN IZIN PELAKSANAAN REKLAMASI PULAU G KEPADA PT MUARA WISESA SAMUDRA (Member Agung Podomoro)

Siapa COBA ?

Lihat baik2x Halaman 2 KepGub diatas.

Jangan menunjuk orang padahal dirinya sendiri yg telah membuat keputusan

Lihat juga ‪#‎Halaman_3‬ pada KETIGA KepGub pemberian ijin reklamasi lainnya :

--- KepGub No. 2268/· 2015, PEMBERlAN IZIN PELAKSANAAN REKLAMASl PULAU F - PT JAKARTA PROPERTINDO

--- KepGub No. 2269 TAHUN 2015, PEMBERIAN IZIN PELAKSANAAN REKLAMASI PULAU I, PT JALADRI KARTlKA PAKSI

--- KepGub 2485 / 2015, PEMBERIAN IZIN PELAKSANAAN REKLAMASI PULAU K, PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL, Tbk

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah

Begini Bentuk Disposisi 'Gila' Ahok Soal Reklamasi yang Bikin DPRD Marah
lobster pun terasa pahit di mulut topig skrg emoticon-Wow

Quote:Namun Taufik membantah hal ini. "Enggak ada yang menurunkan (persentase tambahan kontribusi)," kata Taufik. Ia berpendapat persoalan teknis persentase tak semestinya diatur dalam perda. Seharusnya, masalah persentase tambahan kontribusi itu diatur saja dalam pergub.

Taufik juga mengaku tak mempermasalahkan besaran 15 persen tambahan kontribusi yang dikenakan kepada perusahaan pengembang. Ia hanya mempermasalahkan soal perizinan. Taufik tak setuju bila Raperda Tata Ruang mengatur izin reklamasi karena antara tata ruang dan reklamasi itu sesungguhnya berbeda urusan.


tunggu halaman selanjutnya dibuka ini mah biar kentara ngibulnya emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Gila :gila
Masih bisa komen pak topik? Awas ntar salah komen nyahok loh..