alexa-tracking

Ketika Coretan 'Gila' dan 'Nenek Lu' Ahok Membuat Anggota DPRD Murka

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5703365dde2cf242208b456a/ketika-coretan-gila-dan-nenek-lu-ahok-membuat-anggota-dprd-murka
Ketika Coretan 'Gila' dan 'Nenek Lu' Ahok Membuat Anggota DPRD Murka
Quote:Ketika Coretan 'Gila' dan 'Nenek Lu' Ahok Membuat Anggota DPRD Murka

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggoreskan tulisan dan parafnya saat mengoreksi rencana anggaran yang diajukan DPRD DKI Jakarta yang dinilai tidak masuk akal. Tulisan tajam Ahok ini membuat anggota dewan murka.

Terbaru, Ahok mengungkapkan ada tawar menawar DPRD DKI Jakarta terhadap Pemprov DKI Jakarta atas kewajiban kontribusi yang harus dibayar perusahaan pengembang proyek reklamasi. DPRD meminta meminta kewajiban tambahan kontribusi diturunkan dari 15 persen menjadi 5 persen sesuai Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995.

Ahok menolak mengabulkan permintaan DPRD itu karena berpeluang mengarah kepada tindak pidana korupsi. Dalam disposisinya, Ahok lalu menorehkan tulisan kata 'gila'. "Saya masih ada disposisi, tahu enggak saya tulis apa? 'Gila'. Saya tulis, 'Gila'. 'Kalau kayak begini, ini tindak pidana korupsi,' saya bilang. Terus saya ancam mereka, siapapun yang melawan disposisi saya, saya akan penjarakan kalian! Berarti kalian ikut main," kata Ahok.

Atas koreksi itu, Sekda DKI Saefullah menyampaikan lagi kepada Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik bahwa Ahok tak setuju bila tambahan kontribusi yang dikenakan kepada pengembang diturunkan dari 15 persen menjadi 5 persen. Saefullah menunjukkan tulisan tangan Ahok yang berbunyi 'Gila' itu. Namun Saefullah memperhalusnya bahwa tulisan Ahok itu bukan berbunyi 'Gila' tapi 'bila'.

Ahok menyebut tulisannya telah membuat Taufik marah. "Saya tulis 'Gila'. Pak Sekda masih bercanda. Begitu balik lagi, Pak Taufik agak marah, 'Kenapa itu Gubernur tulis 'Gila'?' Terus kata Pak Sekda, 'Bukan 'Gila' Pak. Itu 'Bila'.' Soalnya huruf 'G' nya seperti 'b'. Lu (Anda) tanya sama Sekda. Jadi Sekda bilang itu 'bila'. Mana ada 'bila'? 'Gila' kok. Tulisan 'G' saya jelas kok. Cuma Pak Sekda mau menutupi itu. Ya sudah," kata Ahok menceritakan kembali.

Dalam kesempatan terpisah, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tegas menyebut Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik sebagai pihak yang menawar rendah kewajiban tambahan kontribusi yang dikenakan kepada pihak perusahaan pengembang proyek reklamasi, dari 15 persen ditawar menjadi 5 persen.

Namun Taufik membantah hal ini. "Enggak ada yang menurunkan (persentase tambahan kontribusi)," kata Taufik. Ia berpendapat persoalan teknis persentase tak semestinya diatur dalam Perda. Seharusnya, masalah persentase tambahan kontribusi itu diatur saja dalam Pergub.

Taufik juga mengaku tak mempermasalahkan besaran 15 persen tambahan kontribusi yang dikenakan kepada perusahaan pengembang. Ia hanya mempermasalahkan soal perizinan. Taufik tak setuju bila Raperda Tata Ruang mengatur izin reklamasi karena antara tata ruang dan reklamasi itu sesungguhnya berbeda urusan.

Selain goresan tulisan 'gila', Ahok sebelumnya berani menolak anggaran sebesar Rp 8,8 triliun yang diajukan DPRD untuk sosialisasi SK Gubernur DKI Jakarta. "Pas gue lihat, apa-apaan nih! Gue kasih lingkaran terus tulis 'nenek Lu!'. Apa yang mau disosialisasi dari SK Gubernur? Tinggal dilihat doang, makanya gue tulis 'Nenek lu!' di lingkaran. Balikin. Sudah baca 'nenek lu!' tersinggung kali mereka," tutur Ahok.

Ahok melingkari sejumlah anggaran dengan pena warna hitam. Lalu dia menulis 'Pemahaman nenek lu!' dan memberi paraf di bawah tulisan itu.

Saat itu, Ahok menduga tulisan tangannya itu menjadi penyebab batalnya rapat paripurna DPRD untuk mengesahkan APBD. Mantan Bupati Belitung Timur ini menduga DPRD tersinggung dengan tulisannya. Ahok mengimbau agar oknum-oknum di DPRD menghentikan upaya-upaya memasukkan dana-dana tak jelas. Eks politikus Golkar dan Gerindra ini berani bertarung untuk membuat anggaran DKI tepat sasaran.


(aan/mad)
http://news.detik.com/berita/3179897...ota-dprd-murka


PEMAHAMAN NENEK LU! emoticon-Blue Guy Bata (L)
gw yakin itu bukan pemahaman neneknya hok.. neneknya pasti berpikirnya normal.. emoticon-Cool
Kejam bget lo hok, jatah lobster anyut dah
TS, lebih mantap kalo judulnya :
"ketika coretan gila dan nenek lu ahok membuat orang gila murka disamakan dengan anggota dprd"emoticon-Hammer
Mungkin akan lebih bombastis judulnya kalau . Penduduk Jakarta tidak terima Wakilnya disebut GILA !
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
gue suka gaya lu hok emoticon-Blue Guy Bata (L)
dasarnya maling, mana ada maling ngaku meski ada saksinya...
pig topig... di tunggu pake rompi orange ya.. emoticon-Big Grin
emang dunia pada gila emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
mantap.. emang harus dikasarin hok para dhewan yg terhormat.. emoticon-Big Grin
kelakuan mereka ga ada yg beres.. emoticon-Busa:
Gak bisa ahok pasti korupsi
Pasti korupsi gak mungkin cina tapir agama tapir gak korupsi
Ketangkepnya sanusi cuma mengalihan isu jangan ketipu
Dukung fpi bakar kantor ahok
Gw suka gaya lo Hok !! emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Ahok benar..tapi caranya ini tidak santun. Yang khas dari Indonesia adalah budaya ketimurannya, semoga bukan hanya sejarah.

Bersih, tidak korupsi, adil, kerja keras, santun, sepertinya hanya dalam mimpi
Anggota DPRD gak ada harganya di mata Ahok emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By nganggur
Ahok benar..tapi caranya ini tidak santun. Yang khas dari Indonesia adalah budaya ketimurannya, semoga bukan hanya sejarah.

Bersih, tidak korupsi, adil, kerja keras, santun, sepertinya hanya dalam mimpi



kata pahri santun itu bila yg dihadapi orang baik2, bermoral dan bukan maling, klo tak bermoral tidak santun itu salah satu cara menghadapinya emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By nganggur
Ahok benar..tapi caranya ini tidak santun. Yang khas dari Indonesia adalah budaya ketimurannya, semoga bukan hanya sejarah.

Bersih, tidak korupsi, adil, kerja keras, santun, sepertinya hanya dalam mimpi


Ya kalo ada, dan sudah terbukti di ajukan aja gan emoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By nganggur
Ahok benar..tapi caranya ini tidak santun. Yang khas dari Indonesia adalah budaya ketimurannya, semoga bukan hanya sejarah.

Bersih, tidak korupsi, adil, kerja keras, santun, sepertinya hanya dalam mimpi


Ali sadikin gubenur penomenal jakarta malah lebih galak, udah main tangan.tp kalau orang bersih dan beneran mau kerja pasti emang beneran jd darting kalau jd gubenur dki.kalau ente perhatiin ahok diserang terus ngga berhenti berhenti.apa ngga pusing dan bisa kerja dengan tenang? Padahal kalau mau sama tau dan oura oura ngga tau., tinggal bagi bagi jatah , jg ngga bakalan ada yg berisik.cuma jeleknya ahok ini gampang marah dan kurang bijaksana dan ngga licik menurut ane. kalau yg kalem dan baik malah bisa diinjek injek sama mafia mafia dijakarta.
besok nenek2 sama org gila demo disamain sama anggota dprd emoticon-Traveller
Harusnya DPRD dikatain gitu terimakasih lho, jgn.malah marah2 lha wong biar ngga masuk penjara..tp dasar anggota hewan, ya sudahlah.
Wajarlah ahok dibilang kutu loncat, keluar dari partainya..
Teman2 yg separtainya sudah tidak se-visi lagi.. Bahkan 15% berani diturunkan anggota dhewan jadi 5% cuman krn disogok pengusaha