alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fbdc3256e6afb74b8b4576/pengambilan-setoran-pinjaman-tanpa-buku-secara-sepihak-oleh-bri
Pengambilan Setoran Pinjaman Tanpa Buku secara sepihak oleh BRI
Curhat gan...

Saya ingin bertanya seputar kasus yang menimpa adik saya.
Pada bulan November tahun 2011 lalu, adik saya mengajukan pinjaman ke pihak BANK BRI sebesar Rp 18.000.000 dengan angsuran Rp 700.000 /bulan. Dan sekarang hanya tinggal tersisa beberapa bulan lagi. Alhamdulilah selama angsuran adik saya hanya pernah telat 1 bulan saja. Namun bulan berikutnya langsung dibayarkan 2 bulan sekaligus.

Tapi saat ini, adik saya sedang mengalami masa pailit di bidang usahanya sehingga sudah dua bulan telat membayar angsuran.

Adik saya memiliki 3 tabungan atas nama yang sama dengan rekening yg berbeda di BRI. Katakanlah 
Rekening 1
Rekening untuk pengajuan pinjaman
Rekening 2
Rekening Pribadi untuk transaksi penjualan di toko
Rekening 3
Digunakan khusus untuk EDC di toko

Pada saat pengajuan pinjaman ada kesepakatan adik saya dan pihak bank bahwa buku tabungan atau rekening yang di pakai untuk pinjaman itu menggunakan rekening 1 (Auto Debet).

Nah langsung aja gan ke pokok permasalahannya...
Jadi begini kasusnya, kejadian ini terjadi pagi tadi.

Adik saya kaget karena menerima sms notifikasi dari BRI yang isinya seperti ini :

Trx Rek. 377001013330537 :  PENGAMBILAN UTK SETORAN PINJAMAN TANPA BUKU REK 37 sebesar Rp. 700,000.00 Pada Tanggal 30/03/16 Pukul 7:25:25

Disini saya heran gan... kenapa pengambilan untuk setoran pinjaman tanpa buku itu diambil dari Rekening 2. Sedangkan rekening tersebut itu ga ada sangkut pautnya dengan dengan rekening 1 alias rekening yang digunakan untuk melakukan pinjaman.

Dan ini yang ingin saya tanyakan gan : 
(*) Apakah memang pihak bank memiliki kewenangan untuk mengambil atau memindahkan uang kita ke rekening yang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan? Atau dengan kata lain pihak bank telah mengambil uang dari (rekening 2) untuk melakukan pembayaran angsuran ke (rekening 1) tanpa sepengetahuan pemilik rekening tersebut.

Selang beberapa jam setelah pengambilan uang setoran secara sepihak oleh Bank itu. Kebetulan ada yang transfer lagi ke Rekening 2 karena ada penjualan di toko. Parahnya uang tersebut kembali keambil dengan alasan yang sama gan.

Spoiler for Masalahnya:


Spoiler for Bukti SMS BANKING:


Ini gimana gan solusinya? Yang ngerti masalah perbankan dan hukum mohon pencerahannya.
Rek 2 dibuka na bersamaan dgn waktu pinjaman kah?
Pd saat pinjaman cair apa ada dokumen yang di ttd? Seharus nya bank ga bole debet rekening lain diluar rek pinjaman walau ada tunggakan.
Klo mau cari aman mending rekening tabungan buka di bank lain non bri group bukan cuma kredit bri aja yg ky gitu bank lain jg biasanya ky gitu spt kartu kredit di blokir coz ada pinjaman personal loan gan
kalo masih satu nama ya bisa aja gan
Dulu pernah ada yg buat SP juga, tapi lupa banknya apa. Case nya sama emoticon-Cool

Jangan telat bayar utang deh, apalagi ud 2 bulan. Segera lunasi emoticon-Cool
Atau ntar kl ud 3 bulan didatengin DC jadi tambah bingung ntar emoticon-Cool
Quote:Original Posted By esagelo
Curhat gan...

Saya ingin bertanya seputar kasus yang menimpa adik saya.
Pada bulan November tahun 2011 lalu, adik saya mengajukan pinjaman ke pihak BANK BRI sebesar Rp 18.000.000 dengan angsuran Rp 700.000 /bulan. Dan sekarang hanya tinggal tersisa beberapa bulan lagi. Alhamdulilah selama angsuran adik saya hanya pernah telat 1 bulan saja. Namun bulan berikutnya langsung dibayarkan 2 bulan sekaligus.

Tapi saat ini, adik saya sedang mengalami masa pailit di bidang usahanya sehingga sudah dua bulan telat membayar angsuran.

Adik saya memiliki 3 tabungan atas nama yang sama dengan rekening yg berbeda di BRI. Katakanlah 
Rekening 1
Rekening untuk pengajuan pinjaman
Rekening 2
Rekening Pribadi untuk transaksi penjualan di toko
Rekening 3
Digunakan khusus untuk EDC di toko

Pada saat pengajuan pinjaman ada kesepakatan adik saya dan pihak bank bahwa buku tabungan atau rekening yang di pakai untuk pinjaman itu menggunakan rekening 1 (Auto Debet).

Nah langsung aja gan ke pokok permasalahannya...
Jadi begini kasusnya, kejadian ini terjadi pagi tadi.

Adik saya kaget karena menerima sms notifikasi dari BRI yang isinya seperti ini :

Trx Rek. 377001013330537 :  PENGAMBILAN UTK SETORAN PINJAMAN TANPA BUKU REK 37 sebesar Rp. 700,000.00 Pada Tanggal 30/03/16 Pukul 7:25:25

Disini saya heran gan... kenapa pengambilan untuk setoran pinjaman tanpa buku itu diambil dari Rekening 2. Sedangkan rekening tersebut itu ga ada sangkut pautnya dengan dengan rekening 1 alias rekening yang digunakan untuk melakukan pinjaman.

Dan ini yang ingin saya tanyakan gan : 
(*) Apakah memang pihak bank memiliki kewenangan untuk mengambil atau memindahkan uang kita ke rekening yang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan? Atau dengan kata lain pihak bank telah mengambil uang dari (rekening 2) untuk melakukan pembayaran angsuran ke (rekening 1) tanpa sepengetahuan pemilik rekening tersebut.

Selang beberapa jam setelah pengambilan uang setoran secara sepihak oleh Bank itu. Kebetulan ada yang transfer lagi ke Rekening 2 karena ada penjualan di toko. Parahnya uang tersebut kembali keambil dengan alasan yang sama gan.

Spoiler for Masalahnya:


Spoiler for Bukti SMS BANKING:


Ini gimana gan solusinya? Yang ngerti masalah perbankan dan hukum mohon pencerahannya.



dejavu pernah ada jg yg begini, kalo kejadiannya begini bank tidak mau tahu itu rekening untuk jual beli atau edc, yg bank ketahui adik ente menunggak dan ada uang cukup direkening satunya lagi namun tidak ada itikad baik untuk membayar
lupa aturan ojk yg mana tetapi kalo ga salah pernah dikasusin dan pihak bank menang, alsannya itu tidak ada itikad baik untuk membayar walaupun dana tersedia

makanya bedakan rekening jika ingin ada untuk penjualan ataupun lainnya
Selama punya tunggakan, bank berhak mendebet secara otomatis uang nasabah yg ada di bank bersangkutan, ini sudah aturan umum di semua bank,
Apapun alasannya, punya uang di bank bersangkutan, tapi tidak mau bayar, menandakan itikad tidak baik
Quote:Original Posted By Sakurachi
Rek 2 dibuka na bersamaan dgn waktu pinjaman kah?
Pd saat pinjaman cair apa ada dokumen yang di ttd? Seharus nya bank ga bole debet rekening lain diluar rek pinjaman walau ada tunggakan.

Pada saat pencairan pasti ada dokumeb ya g ditandatangani, tapi ga ada tuh isinya yg mendebet dari No. Rekening lain gan.

Quote:Original Posted By gayuspete2010
Klo mau cari aman mending rekening tabungan buka di bank lain non bri group bukan cuma kredit bri aja yg ky gitu bank lain jg biasanya ky gitu spt kartu kredit di blokir coz ada pinjaman personal loan gan

Benar... Hanya ini yang paling ampuh gan...

Quote:Original Posted By reynolds.vz
kalo masih satu nama ya bisa aja gan

Saya ingin penjelasan lebih rinci gan, supaya orang awam seperti saya melek masalah perbankan dan hukum.

Quote:Original Posted By ghstech
Dulu pernah ada yg buat SP juga, tapi lupa banknya apa. Case nya sama emoticon-Cool

Jangan telat bayar utang deh, apalagi ud 2 bulan. Segera lunasi emoticon-Cool
Atau ntar kl ud 3 bulan didatengin DC jadi tambah bingung ntar emoticon-Cool

Masalahnya disini adik saya baru buka meubeul 2 bulanan yang lalu gan. Dan barangnya di suply dari mertuanya, kebetulan pada saat buka hingga saat ini toko belum ramai, sehingga pendapatannya hanya cukup buat keperluan sehari2 saja. Dan sekitar 3 harian yang lalu pun adik saya minta keringanan ke pihak BRI untuk memperkecil pembayaran angsurannya tapi belum mendapatkan win2 solution. Karena pada saat itu kepala unit tidak ada di tempat. Bisa di bilang adik saya ini mempunyai sejarah yang cukup baik selama menjadi nasabah dari tahun 2007

Quote:Original Posted By andrekelv
dejavu pernah ada jg yg begini, kalo kejadiannya begini bank tidak mau tahu itu rekening untuk jual beli atau edc, yg bank ketahui adik ente menunggak dan ada uang cukup direkening satunya lagi namun tidak ada itikad baik untuk membayar
lupa aturan ojk yg mana tetapi kalo ga salah pernah dikasusin dan pihak bank menang, alsannya itu tidak ada itikad baik untuk membayar walaupun dana tersedia

makanya bedakan rekening jika ingin ada untuk penjualan ataupun lainnya

Untuk masalah itikad baik sudah saya jawab diatas yah gan..
Membedakan rekening? Sudah gab, No rekening sudah di bedakan tapi masih dengan nama yang sama. Mungkin lebih tepatnya : jika ingin melakukan transaksi toko harus menggunakan rekening atas nama suaminya atau rekening selain BRI. Oia makasih atas penjelasan Ojk nya gan. Lebih keren share disini agar bermanfaat gan.

Quote:Original Posted By Quadpixel
Selama punya tunggakan, bank berhak mendebet secara otomatis uang nasabah yg ada di bank bersangkutan, ini sudah aturan umum di semua bank,
Apapun alasannya, punya uang di bank bersangkutan, tapi tidak mau bayar, menandakan itikad tidak baik

Yang jadi permasalahan itu No. Rekening gan. Coba deh baca lagi dari awal gan. Kalo yang diambil itu yg Rekening 1 mungkin ga bakalan konplen.
sistem bank canggih gan... wong waktu buat cc, adek ane yg nmr hpnya kgk ane daftarin buat konfirmasi eeee bs ditelpon sama konfirmasi cc.. adek ane bingung, lebih bingung ane... ternyata karna mereka sudah sharing data, jadi nmr adek ane ini ane masukin d cc lain tp kgk di daftarin d cc yg baru ane ajuin... itu lain bank... gimana dengan sama bank... ya seperti nasib ente lah...
wah serem juga ya kmrn juga kayaknya ada yang buat SP tentang BRI ttg masalah kredit juga
padahal bank plat merah
Intinya jangan kredit kalau ga mau bayar,
Lepas aset kalau ga sanggup.
bANk yg lain saja saja asal satu nama di embat juga karena punya tunggakan.
Diperjanjian juga ada klausal bahwa masalah penjaminan agunan yang sepenuhnya Hak Bank.
Jadi bank bisa Ambil Agunan karena ybs sudah ttd Surat kuasa menjual agunan atau apalah namanya.
Tapi bank masih bersabar dengan tidak mengambil langsung.
Baca baik baik perjanjian , pasti ada tentang agunan

Jadi kalau Bank mempotong wajar karena berutang,
Jangan menghindar,
Jadi ganti saja uang yang ditarik, sebagai pembayaran kredit.

Kalau mau solusi minta restruktisasi,
no rekening memang beda, tapi kemungkinan data adik agan sama dengan yang di no rek ke-1
atau mungkin buka rekeningnya bersamaan?
emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By cysers1
sistem bank canggih gan... wong waktu buat cc, adek ane yg nmr hpnya kgk ane daftarin buat konfirmasi eeee bs ditelpon sama konfirmasi cc.. adek ane bingung, lebih bingung ane... ternyata karna mereka sudah sharing data, jadi nmr adek ane ini ane masukin d cc lain tp kgk di daftarin d cc yg baru ane ajuin... itu lain bank... gimana dengan sama bank... ya seperti nasib ente lah...

Ngeri banget gan...

Quote:Original Posted By gilang89
wah serem juga ya kmrn juga kayaknya ada yang buat SP tentang BRI ttg masalah kredit juga
padahal bank plat merah

Iya kemarin saya sempat liat juga...

Quote:Original Posted By eterland
Intinya jangan kredit kalau ga mau bayar,
Lepas aset kalau ga sanggup.
bANk yg lain saja saja asal satu nama di embat juga karena punya tunggakan.
Diperjanjian juga ada klausal bahwa masalah penjaminan agunan yang sepenuhnya Hak Bank.
Jadi bank bisa Ambil Agunan karena ybs sudah ttd Surat kuasa menjual agunan atau apalah namanya.
Tapi bank masih bersabar dengan tidak mengambil langsung.
Baca baik baik perjanjian , pasti ada tentang agunan

Jadi kalau Bank mempotong wajar karena berutang,
Jangan menghindar,
Jadi ganti saja uang yang ditarik, sebagai pembayaran kredit.

Kalau mau solusi minta restruktisasi,

Bukan ga mau bayar gan, kebetulan sebelum pengambilan secara sepihak itu pihak adik saya sudah coba minta restrukturisasi tapi belum ada tanggapan. Kalo masalah menyita aset justru ga masalah. Masalahnya itu bukan uang pribadinya gan, melainkan uang yg harus di setorkan ke mertuanya. Gitu loh gan..

Quote:Original Posted By hanwanhai
no rekening memang beda, tapi kemungkinan data adik agan sama dengan yang di no rek ke-1
atau mungkin buka rekeningnya bersamaan?
emoticon-Smilie

Bener gan...
Quote:Original Posted By esagelo

Ngeri banget gan...


Iya kemarin saya sempat liat juga...


Bukan ga mau bayar gan, kebetulan sebelum pengambilan secara sepihak itu pihak adik saya sudah coba minta restrukturisasi tapi belum ada tanggapan. Kalo masalah menyita aset justru ga masalah. Masalahnya itu bukan uang pribadinya gan, melainkan uang yg harus di setorkan ke mertuanya. Gitu loh gan..


Bener gan...


Kalau menunggak dianggap tidak beritikad baik, makanya didebet.
Terserah apa alasannya susah dipercaya.

Coba ajukan permohonan ke Bank lain, solusi cepat gadai barang ke Pegadaian
Pembukaan rekening dengan nama dan identitas yang sama akan merujuk pada satu account CIF gan..mgkn itu yg dijadikan patokan dari BRI utk autodebet angsuran dari saldo yang ada dari salah satu rekening adik agan itu,,apakah di PK awal disebutkan/tertulis akan autodebet dari rekening pinjaman dgn perincian nomor rekening?? Kalo engga ya kmungkinan mereka autodebet brdasarkan rekening lain dg 1 nomor CIF..
Cmiiw gan,,udah lama off dari bank,,ga tau deh kalo udah berubah..heheheh
Quote:Original Posted By eterland
Intinya jangan kredit kalau ga mau bayar,
Lepas aset kalau ga sanggup.
bANk yg lain saja saja asal satu nama di embat juga karena punya tunggakan.
Diperjanjian juga ada klausal bahwa masalah penjaminan agunan yang sepenuhnya Hak Bank.
Jadi bank bisa Ambil Agunan karena ybs sudah ttd Surat kuasa menjual agunan atau apalah namanya.
Tapi bank masih bersabar dengan tidak mengambil langsung.
Baca baik baik perjanjian , pasti ada tentang agunan

Jadi kalau Bank mempotong wajar karena berutang,
Jangan menghindar,
Jadi ganti saja uang yang ditarik, sebagai pembayaran kredit.

Kalau mau solusi minta restruktisasi,


Dgn plafon segitu (18jt) saya yakin klausulnya dulu cm legalisasi notariil kog gan,, kayaknya gak mgkn di APHT deh gan, ato maksimal hanya di SKMHT, apalagi kalo produk pinjaman nya KUR,,hehehehe..,,makanya BRI jg cari cara lain supaya angsuran tetep bisa masuk..krn dari tiap tunggakan debitur, ada pencadangan dana yg wajib disetorkan ke pihak BI
Quote:Original Posted By esagelo

Bukan ga mau bayar gan, kebetulan sebelum pengambilan secara sepihak itu pihak adik saya sudah coba minta restrukturisasi tapi belum ada tanggapan. Kalo masalah menyita aset justru ga masalah. Masalahnya itu bukan uang pribadinya gan, melainkan uang yg harus di setorkan ke mertuanya. Gitu loh gan..


kalau sita aset gak jadi masalah, mending agan gadai aja asetnya dulu, trus bayarin utang agan
Pada saat minjam, surat kontraknya dibaca ga gan? Ada klausul yang bilang bank boleh ambil ke rekening satunya? Atau ente pas minjem masukin dua rekening?
Quote:Original Posted By dear.lily


kalau sita aset gak jadi masalah, mending agan gadai aja asetnya dulu, trus bayarin utang agan


Maksud TS, aset mungkin jaminannya bpkb motor, jadi gak masalah kl disita. Soalnya tiap tahun kan harganya turun apalagi kl udah rusak. Gak heran kl mau sita aset emoticon-Cool Sering neh kasusnya gini emoticon-Cool
Quote:Original Posted By andrekelv
dejavu pernah ada jg yg begini, kalo kejadiannya begini bank tidak mau tahu itu rekening untuk jual beli atau edc, yg bank ketahui adik ente menunggak dan ada uang cukup direkening satunya lagi namun tidak ada itikad baik untuk membayar
lupa aturan ojk yg mana tetapi kalo ga salah pernah dikasusin dan pihak bank menang, alsannya itu tidak ada itikad baik untuk membayar walaupun dana tersedia

makanya bedakan rekening jika ingin ada untuk penjualan ataupun lainnya


Wis kalau urusan perbank an jagonya om Andre - senior manager salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia