alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb9c82c2cb1787098b4569/pasangan-yusril-dan-boy-sadikin-dijagokan
Pasangan Yusril dan Boy Sadikin Dijagokan
Partai Golkar DKI Jakarta akan menggelar survei internal untuk memilih figur terbaik yang akan dicalonkan dalam pemilih­an kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta pada Februari 2017.

Ada lima nama calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) yang disurvei. Untuk calon gubernur, yakni Yusril Ihza Mahendra, Djarot Saeful Hidayat, Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Sjafrie Syamsudin.

Sementara itu, untuk nama cawagub, berturut-turut Sekda Provinsi DKI Saefullah, Boy Bernadi Sadikin, Wakil Ketua DPP Partai Golkar Nurul Arifin, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Zaenuddin, dan tokoh Betawi Mahfud Djaelani.

Hasil survei internal tentang siapa cagub dan cawagub Partai Golkar yang dikehendaki rakyat akan diserahkan kepada DPP Partai Golkar.

”Mengapa Partai Golkar tidak mendukung incumbent Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama? Karena, kita menghormati pilihan dia melalui jalur independen,” kata Wakil Ketua DPD I Partai Golkar DKI Rudin Akbar Lubis kepada Suara Karya saat ditemui di gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (29/3).

Terkait koalisi, menurut Rudin Akbar Lubis, Partai Golkar DKI hanya memiliki 9 kursi di DPRD, sehingga koalisi menjadi keha­rusan.

”Kita hanya memiliki sembilan kursi di DPRD, jadi hanya bisa mencalonkan wakil gubernur. Karena itu, kita bisa berkoalisi dengan Partai Gerindra atau juga dengan PDIP,” ujar Rudin Akbar Lubis.

Koalisi ini, menurut dia, bisa menghantar Yusril dan Boy Bernadi Sadikin menjadi pasangan yang sangat kuat dan berpeluang menang. Sebab, pasangan ini memiliki kelebihan masing-masing.

”Duet Yusril-Boy sangat baik dan diperhitungkan banyak pihak karena keduanya punya kelebihan. Duet ini juga disukai oleh partai-partai di fraksi di DPRD DKI,” kata Rudin Akbar.

Namun, bukan tidak mungkin Golkar DKI mengusung Djarot Saeful Hidayat dan Saefullah yang keduanya representasi dari pilihan etnis Jawa dan Betawi serta etnis yang lain. ”Saefullah dan Zaenuddin mewakili etnis Betawi yang sangat memiliki pendukung cukup signifikan,” katanya.

Sementara itu, menjelang pilkada DKI pada Februari 2017, bakal calon gubernur dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, kembali bergerilya dengan mendatangi sejumlah wilayah di DKI.

Kemarin Sandiaga Uno beserta para sukarelawannya mendatangi warga di Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Namun, ada kejadian yang cukup unik, yakni masyarakat yang berkumpul, didominasi oleh ibu rumah tangga, tidak tahu siapa yang mendatangi mereka.

”Nggak tahu siapa yang datang, kita belum kenalan,” kata seorang wanita, Selasa (29/3). Dia juga menyebut, pihak RT memintanya datang karena akan ada sosialisasi. Namun, menurut dia, tidak jelas siapa yang akan melakukan sosialisasi. Sambil tertawa, warga lainnya pun saling sindir sesama mereka karena tak tahu siapa yang akan mereka temui.

Sandiaga Uno bertemu dengan masyarakat Sukabumi Utara untuk menghimpun aspirasi masyarakat. Kegiatan itu dilakukan untuk mengantarkannya lebih dekat ke kursi DKI 1 pada tahun depan.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan akan menjadikan momen pilkada DKI lebih berbeda dan akan menjadikannya pemilihan kepala daerah percontohan bagi daerah lain.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid usai menerima rombongan PP Muhammadiyah di DPR RI kemarin. ”Kita juga menepis anggapan jika PKS sudah telat menentukan pilihan. Telat bagaimana? Kan, masih lama, pendaftaran juga belum. Kita juga berkeinginan agar pilkada DKI menjadi contoh bagi daerah lain,” ucapnya.

Menurutnya, Jakarta sangat terkenal serapan APBD-nya rendah. Namun, dia juga berharap DKI bisa memiliki pemimpin yang tidak terjerat kasus korupsi dan tanpa kekerasan serta ras.

”PKS juga ingin pemimpin yang potensinya lebih baik, mampu membangun daerah dan kami akan terus melakukan itu. Makanya ini adalah bentuk kehati-hatian kami, bukan keterlambatan. Dari mulai DPW sampai DPP akan terus membahasnya karena waktunya masih panjang. Masih ada kesempatan bagi kami untuk melakukan koalisi dengan partai lain,” ucapnya. (yon)


http://m.suarakarya.id/2016/03/30/pa...ikin-dijagokan
lsg kontrak sehidup semati aja kek koalisi permanen
MANTAPPP
Quote:Original Posted By hawk
lsg kontrak sehidup semati aja kek koalisi permanen


permanen pas masih ada fulus


klo fulus abis


yaaa


selamatkan diri masing2



emoticon-Ngacir
Katanya uno jago... Sekarang ucil jago... emoticon-Bingung
boy apa sehebat bapaknya?

kl kaya puan mah...
Jadinya pasangan yu-boy donk

Hey you boy jangan lupa pilih ahok yah...

Seandainya basuki milih h. Lulung buat cagubnya, pasangan bahlul emoticon-Smilie
Lama betul sih nyari lawan ahok..haa..
gak mungkin yusrill uno emoticon-Stick Out Tongue
pasti mencoba-coba dukung jarot untuk rayu pdip
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:Kemarin Sandiaga Uno beserta para sukarelawannya mendatangi warga di Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Namun, ada kejadian yang cukup unik, yakni masyarakat yang berkumpul, didominasi oleh ibu rumah tangga, tidak tahu siapa yang mendatangi mereka.

”Nggak tahu siapa yang datang, kita belum kenalan,” kata seorang wanita, Selasa (29/3). Dia juga menyebut, pihak RT memintanya datang karena akan ada sosialisasi. Namun, menurut dia, tidak jelas siapa yang akan melakukan sosialisasi. Sambil tertawa, warga lainnya pun saling sindir sesama mereka karena tak tahu siapa yang akan mereka temui.


Udah kejadian yang kedua
Yang pertama Uno malah disangka timses Ahok
ingat jangan tulis Ahok tapi ganti dengan koko, kiki ato keke xi xi xi xi
emoticon-Sundul Up