alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb91835c7798aa408b4567/paspampresgrupddipertanyakan
Paspampres.Grup.D.Dipertanyakan
JAKARTA, KOMPAS.com — Kebijakan pemerintah yang menambah Pasukan Pengamanan Presiden sebanyak satu grup, yaitu Grup D, untuk mengawal mantan presiden dan mantan wakil presiden dinilai keliru. Kebijakan itu juga mengundang pertanyaan karena baru dikeluarkan saat ini.
Pengamat politik senior J Kristiadi, misalnya, mempertanyakan mengapa kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2013 itu baru dikeluarkan sekarang.

Dia menilai kebijakan itu keliru karena saat ini rakyat menginginkan sikap pemimpin yang negarawan dan populis. Pengamanan presiden dan mantan presiden yang orisinal juga adalah hubungan dan suasana kebatinan yang erat serta harmonis antara rakyat dan elite.

Kebijakan penambahan satu grup Paspampres malah memberikan indikasi bahwa hubungan rakyat dengan elite genting, tidak aman, dan tidak nyaman.

”Padahal, pada masa Gus Dur dan Habibie, suasana lebih chaostik,” ujarnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, menurut Kristiadi, seharusnya tak perlu mengeluarkan kebijakan seperti itu karena terpilih secara demokratis.

Secara terpisah, Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menilai kebijakan itu juga tidak relevan. ”Apakah relevan kebijakan seperti itu saat kondisi perekonomian makin sulit seperti sekarang ini,” katanya.

Menurut Hasto, pengamanan terhadap mantan presiden dan mantan wakil presiden tidak diperlukan. ”Masyarakat Indonesia secara kultural menghormati pejabat atau mantan pejabat,” ujarnya.

Dia berharap Komisi I DPR dapat mempertanyakan atau mengkritisi kebijakan tersebut.

Ide bukan dari SBY


Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah, pengadaan Grup D Paspampres ini terkait dengan perkembangan kondisi politik dan hukum. Ia juga membantah, pengadaan Grup D Paspampres ini merupakan perintah dari Presiden Yudhoyono. Menurut Moeldoko, pengadaan Grup D berasal dari evaluasi Paspampres yang kemudian diajukan ke Panglima TNI.

Menurut informasi yang diperoleh Kompas, ide pengadaan Grup D Paspampres dimulai paruh kedua tahun 2012. Hasil evaluasi internal Paspampres menemukan fakta, tidak ada payung hukum yang menjadi tumpuan bagi pengawalan mantan presiden. Akibatnya, jalur tanggung jawabnya tidak jelas, demikian juga jaminan kesejahteraan dan organisasi.

Ide ini kemudian disetujui Presiden Yudhoyono dan kemudian diajukan ke Panglima TNI yang saat itu dijabat Laksamana Agus Suhartono. Ide ini lalu digarap bersama Kementerian Luar Negeri, Polri, dan TNI sehingga menghasilkan Peraturan Pemerintah Nomor 59 pada 27 Agustus 2013.

Anggota Komisi I DPR, Susaningtyas Kertopati, menyambut positif penambahan Grup D. Sebab, selama ini biaya pengamanan para mantan presiden dan mantan wakil presiden tidak ditanggung oleh negara. Namun, hal itu tak perlu dilakukan dengan menambah personel Paspampres, tetapi meningkatkan sumber daya manusia yang ada. (FER/EDN)


Sumur
Kebijakan paling ngehe zaman SBY dan paling keinget absurdnya. masak paspampres wajib seumur hidup ngelonin mantan dan wakil presiden nggak kira-kira aja seumur hidup pakai uang rakyat emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Dia berharap Komisi I DPR dapat mempertanyakan atau mengkritisi kebijakan tersebut.
________________

Hmmmm...
Knp baru sekarang ya..
Monggo dipertanyakan /dikritisi...
Kebijakan pemerintah yang paling luar biasa absurdnya dikelonin paspampres ini sekitar 30 tentara seumur hidup.
https://en.wikipedia.org/wiki/Paspampres
apa logika minta dikelonin seumur hidup gak ngerti gw paling parahnya pakai uang rakyat emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

https://m.tempo.co/read/news/2014/03...or-ke-megawati

Pasukan Pengamanan Presiden melakukan persiapan lokasi di sekitar Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/8). Persiapan untuk upacara kenegaraan menyambut Dirgahayu RI ke-66. TEMPO/Subekti
TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Indonesia Jenderal Moeldoko bakal menyampaikan secara langsung informasi ihwal pembentukan Grup D Pasukan Pengamanan Presiden ke mantan presiden Megawati Soekarnoputri. "Saya lagi minta waktu mau lapor ke Bu Mega," kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 7 Maret 2014.

Tak cuma Mega, Moeldoko juga akan memberikan laporan serupa ke para mantan presiden dan wakil presiden lainnya, seperti B.J. Habibie dan Jusuf Kalla.

Menurut dia, pengamanan untuk mantan presiden dan wakil presiden sebenarnya sudah dijalankan sebelum dibentuk Grup D Paspampres pekan lalu. Namun, kata Moeldoko, pengamanan ini tidak bersifat formal sehingga pengendalian dan pembinaan pasukannya sulit dilakukan. "Enggak ada standarnya," ujarnya. "Sekarang dengan ada organisasi ini jadi jelas pengendaliannya."

Meski begitu, Moeldoko mengatakan penugasan Grup D Paspampres ini tak bisa berjalan jika mantan presiden dan wakil presiden yang bersangkutan menolak pengamanan dari pasukan itu. "Kalau beliau-beliau bilang tidak perlu, tidak apa-apa. Yang penting tugas kami sudah menyiapkan. Secara aturan sudah disiapkan," katanya. (Baca: Pembentukan Grup D Paspamres Dianggap Berlebihan)

Moeldoko menilai anggaran untuk Grup D Paspampres ini wajar. Dia mengatakan setiap mantan presiden dan wakil presiden bakal mendapatkan pengawalan 30 orang dari pasukan ini. "Tapi maksudnya bukan 30 orang itu terus-terusan. Mereka bekerja shift-shift-an," ujarnya.

Ide pembentukan Grup D Paspampres, kata dia, sebenarnya tak begitu saja muncul. Moeldoko mengatakan sketsa pembentukan pasukan ini sudah sejak 2012 lalu. "Kajiannya sudah dari jauh sebelumnya," katanya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun mengapresiasi pembentukan pasukan ini. "Diapresiasi dengan keputusan presiden."

Beberapa hari lalu Moeldoko meresmikan Grup D Paspampres yang bertugas khusus menjaga keselamatan para mantan presiden, wakil presiden, dan anggota keluarga mereka. Sebelumnya hanya ada tiga grup di Paspampres, yakni Grup A, B, dan C, dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Grup A bertugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap presiden beserta keluarganya. Grup B bertugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap wakil presiden beserta keluarganya.

Untuk Grup C punya tugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan.



 


Moeldoko menilai anggaran untuk Grup D Paspampres ini wajar. Dia mengatakan setiap mantan presiden dan wakil presiden bakal mendapatkan pengawalan 30 orang dari pasukan ini. "Tapi maksudnya bukan 30 orang itu terus-terusan. Mereka bekerja shift-shift-an," ujarnya.

Ide pembentukan Grup D Paspampres, kata dia, sebenarnya tak begitu saja muncul. Moeldoko mengatakan sketsa pembentukan pasukan ini sudah sejak 2012 lalu. "Kajiannya sudah dari jauh sebelumnya," katanya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun mengapresiasi pembentukan pasukan ini. "Diapresiasi dengan keputusan presiden."

Beberapa hari lalu Moeldoko meresmikan Grup D Paspampres yang bertugas khusus menjaga keselamatan para mantan presiden, wakil presiden, dan anggota keluarga mereka. Sebelumnya hanya ada tiga grup di Paspampres, yakni Grup A, B, dan C, dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Grup A bertugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap presiden beserta keluarganya. Grup B bertugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap wakil presiden beserta keluarganya.

Untuk Grup C punya tugas melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan

edit nambahin penjelasan lagi silahkan dikritisi ini bukan masalah nastak ato nasbung ini namanya kepedulian untuk kritis
emoticon-Blue Guy Cendol (S)
ya dijawab.... emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By pasiolo84
Dia berharap Komisi I DPR dapat mempertanyakan atau mengkritisi kebijakan tersebut.
________________

Hmmmm...
Knp baru sekarang ya..
Monggo dipertanyakan /dikritisi...


ini berita lama memang cuman gak ngerti logikanya dimana minta dikelonin 30 tentara seumur hidup.
Quote:Original Posted By theclock
Kebijakan paling ngehe zaman SBY dan paling keinget absurdnya. masak paspampres wajib seumur hidup ngelonin mantan dan wakil presiden nggak kira-kira aja seumur hidup pakai uang rakyat emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)


Secret Service juga mengawal mantan presiden Amerika Serikat seumur hidup ............................. emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By peyotpetot


Secret Service juga mengawal mantan presiden Amerika Serikat seumur hidup ............................. emoticon-Ngacir


Amerika negara terkaya di dunia dan penduduknya juga jauh diatas indonesia dan indonesia negara kismin. Apa secret service juga ngelonin mantan presiden dan wakil 24 jam dan 30 tentara kayak indonesia? emoticon-Wow emoticon-Wkwkwk

http://news.okezone.com/read/2014/03...n-biaya-rp30-m

AKARTA – Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk membentuk Grup D Paspampres yang bertugas mengamankan mantan presiden dan mantan wakil presiden.
 
Hal tersebut diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro di Kompleks Istana Negara, Jakarta.

"Pembentukannya dulu sekira Rp30 miliar. Untuk membangun kekuatannya," kata Purnomo, Selasa (4/3/2014).

Purnomo menuturkan, kegiatan rutin yang akan dilakukan Grup D saat ini belum ada karena keterbatasan anggaran.

"Namun untuk kegiatan tahunan, belum diketahui anggarannya. Sementara ini pemerintah ajukan Komisi I, tetapi Menteri Keuangan belum ada anggaran untuk kegiatan rutinnya Grup D Paspampres, makanya kita tunda," ujarnya.

Purnomo juga tidak mempermasalahkan bagi mantan presiden yang menolak diberikan pengamanan dari Grup D Paspampres.

"Kita tidak persoalkan apabila para mantan presiden dan wakil presiden yang menolak fasilitas Grup D ini. Kita hanya menyediakan fasilitas pengamanan. Jika menolak, itu hak prerogratif mereka," tutup Purnomo.

Itu baru DPnya doang 30M bro wow nggak sih lom gaji dan operasionalnya?

silahkan dikritisi peace
Susah amat panggil Panglima dan Menhan, trus cabut dah tuh perpres
Panastak strike back
emoticon-Ngakak
Semangat terus nastak...
emoticon-Traveller
Klo ada yg mau counter dan mau membela silahkan ini kebijakan paling absurd yang indonesia pernah buat menurut gw. wow dikelonin 30 tentara gratisan seumur hidup!!!!!
Quote:Original Posted By theclock
Kebijakan pemerintah yang paling luar biasa absurdnya dikelonin paspampres ini sekitar 30 tentara seumur hidup.
https://en.wikipedia.org/wiki/Paspampres
apa logika minta dikelonin seumur hidup gak ngerti gw paling parahnya pakai uang rakyat emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


Mengapa tidak?
Jabatan presiden untuk sebuah negara besar bisa berbahaya, baik ketika menjabat atau pun setelah selesai menjabat.

Sepertinya SBY dulu pengen mengambil contoh dari Secret Service di Amerika Serikat, yang mengawal presiden seumur hidup.
Quote:Original Posted By peyotpetot
Secret Service juga mengawal mantan presiden Amerika Serikat seumur hidup ............................. emoticon-Ngacir



emangnya ts tau amrik dimana?
Quote:Original Posted By stratovarius666



emangnya ts tau amrik dimana?


teng mriko ........................................ emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By peyotpetot
Mengapa tidak?
Jabatan presiden untuk sebuah negara besar bisa berbahaya, baik ketika menjabat atau pun setelah selesai menjabat.

Sepertinya SBY dulu pengen mengambil contoh dari Secret Service di Amerika Serikat, yang mengawal presiden seumur hidup.



ga paham dia emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By theclock
Klo ada yg mau counter dan mau membela silahkan ini kebijakan paling absurd yang indonesia pernah buat menurut gw. wow dikelonin 30 tentara gratisan seumur hidup!!!!!



makanya gaul gel,kasian amad sih lo!
Quote:Original Posted By peyotpetot


Mengapa tidak?
Jabatan presiden untuk sebuah negara besar bisa berbahaya, baik ketika menjabat atau pun setelah selesai menjabat.

Sepertinya SBY dulu pengen mengambil contoh dari Secret Service di Amerika Serikat, yang mengawal presiden seumur hidup.


Walah lebay banget klo contohin amerika. loe kira indonesia negara konglomerat kayak amerika. gila aja seumur hidup 24 jam wajib dikelonin tentara profesional kebijakan paling edan sepanjang masa yg pernah indonesia buat. sungguh luar biasa edan nya
Quote:Original Posted By stratovarius666



ga paham dia emoticon-Cape d...


Emangnya kayak loe manusia goa yang sering gak update berita dan gak bisa google
Quote:Original Posted By theclock


Amerika negara terkaya di dunia dan penduduknya juga jauh diatas indonesia dan indonesia negara kismin. Apa secret service juga ngelonin mantan presiden dan wakil 24 jam dan 30 tentara kayak indonesia? emoticon-Wow emoticon-Wkwkwk


mbayar 30 orang itu gak terasa buat budget Indonesia
yang kerasa itu kalo ngasih subsidi bbm, subsidi kesehatan, subsidi pendidikan, subsidi pupuk, subsidi subsidi ..
Quote:Original Posted By peyotpetot
teng mriko ........................................ emoticon-Ngacir



itu mah depok emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By theclock
Emangnya kayak loe manusia goa yang sering gak update berita dan gak bisa google



ah bilang gw manusia goa?
gw Tanya lo malah suruh Google, oon emoticon-Ngakak
×