alexa-tracking

Kabareskrim: Radikalisme dan Terorisme Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb9093c1cb17500b8b4567/kabareskrim-radikalisme-dan-terorisme-tantangan-masyarakat-ekonomi-asean
Kabareskrim: Radikalisme dan Terorisme Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean
Kabar24.com , JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Pol. Anang Iskandar berpendapat radikalisme dan terorisme menjadi tantangan krusial bagi era keterbukaan Masyarakat Ekonomi Asean. Karena itu diperlukan upaya deradikalisasi mencegah hal tersebut.
Menurut Anang, program deradikalisasi merupakan langkah strategis menurunkan angka tindak pidana terorisme.
Deradikalisasi ini ditujukan untuk mengubah seseorang yang semula radikal menjadi tidak lagi radikal, termasuk menjauhkan mereka dari kelompok radikal di tempat mereka bernaung.
"Sebabnya sendiri karena radikalisme yang berujung pada terorisme bisa mengganggu banyak hal, khususnya arah kapal bernama Indonesia ini,” kata Anang, Rabu (30/3/2016).
Anang mengatakan ada dua klasifikasi yang bisa dilakukan agar deradikalisasi efektif.
Pertama, mulai dari lingkungan tempat tinggal, lingkungan RT, dan tempat-tempat publik lainnya.
[PR] Pre Order Sekarang All New Iphone SE Hanya di JD.ID
Kemudian institusi pendidikan. Terakhir, penjara dan lingkungan paskapenjara.
Kedua, subjek deradikalisasi itu sendiri, mulai dari mereka yang memiliki potensi yaitu anggota kelompok radikal dan para pelajar yang terpapar virus radikalisme.
Mereka yang terlibat dan sedang menjalani pidana penjara karena melanggar tindak pidana terorisme.
Terakhir mereka yang sudah selesai menjalani pidana penjara dalam kasus terorisme.
" Untuk itu, deradikalisasi ini tugas seluruh elemen bangsa,” katanya.
Selebihnya Anang mengatakan salah satu formula penangkalan paham radikal yang paling efektif dan efisien sebenarnya adalah melaksanakan program deradikalisasi ini dengan menggunakan pendekatan holistik, yang meliputi bimbingan agama, psikologi pendidikan dan pelatihan kejuruan.
Sehingga hukum dan aparaturnya tidak perlu ditakuti tapi justru harus dipatuhi dengan cara pendekatan kepada mereka tanpa pendekatan yang keras.
Oleh sebab itu, aparat menurut Anang harus baik dan tegas, mulai dari menggalang jaringan dengan melibatkan penegak hukum lain terhadap pelaku teror dan kelompok jaringannya, koordinasi terpadu, monitoring lapas, monitoring eks-napi dan terakhir, memberdayakan Kepolisian Masyarakat.

sumber ; http://m.bisnis.com/kabar24/read/20160330/16/532783/kabareskrim-radikalisme-dan-terorisme-tantangan-masyarakat-ekonomi-asean
image-url-apps
Jangan Lupa RASISME pak dan PROVOKASI kebencian berdasarkan Suku, Ras dan Agama.

Ini contohnya dibawah, kapan fitnah yang dibuat untuk memojokkan salah satu ras gini Dibasmi ? caranya bener2 menjijikkan dan tanpa dia sadari bikin malu rasnya dia sendiri.


Quote:



Thx Windnight

Pemilik Posmetro ABDUL HAMDI MUSTOFA
seorang mahasiswa abadi Calon Terrorist.
guoblok otak kopong.


Quote:
kalok babi jualan onta masuk kategori sara pa kagak ye gan? Secara entu kan dah beda spesies..
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:

image-url-apps
Quote:


Setuju gan

Seperti kata mutiara mantan bapak presiden kita "Saya Prihatin"


Ane mau ungkapin fenomena yg semakin banyak di kaskus
Kenapa sekarang jadi banyak thread n komen yg memancing sara sih di bp? Condong menyerang salah satu suku etnis/ajaran agama tertentu di indonesia.

Daripada saling sara lebih baik bekerja sama saling bantu membantu, tolong menolong n saling menghormati perbedaan masing2
Tuhan menciptakan kita berbeda2 supaya dunia lebih indah, kalau semuanya sama dunia bakal membosankan, ibarat somay kalau isinya pare semua mana enak?

Tolong dihentikan thread2 n komen2 yg saling mengadu domba, kita semua sama2 orang indonesia.
Kemasan boleh berbeda tapi dalamnya sama semua gan, dalamnya merah putih

emoticon-I Love Indonesia
×