alexa-tracking

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb88dfa2c06ec24d8b4571/dpd-ri-fahira-idris-kunjungi-dinsos-dki
DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI
DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Fahira Idris mengunjungi Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Rabu (30/3). Kunjungan tersebut dalam rangka serap aspirasi terkait permasalahan sosial di DKI Jakarta dan penyelenggaraan Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia mengatakan, DKI Jakarta memiliki permasalahan sosial yang lebih kompleks dengan daerah lainnya. Sehingga perlu upaya yang lebih maksimal dalam mengatasi itu semua. Ia pun mengapresiasi kinerja Dinas Sosial DKI selama ini.

"Kami ingin mengetahui bagaimana peta permasalahan sosial di DKI, apa yang menjadi hal krusial dan dominan. Strategi apa yang dilakukan dalam mengentaskan masalah-masalah tersebut. Kemudian sebenarnya sejauh mana perusahaan-perusahaan di DKI dala menyelenggarakan program CSR," tandas Fahira.

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

Karena memang, lanjutnya, apa yang ia dapatkan dari kunjungan ini berguna untuk memberikan masukan-masukan kepada pemerintah pusat. Jadi tidak hanya DKI yang dikunjungi, tapi provinsi lain juga. Mereka mendapatkan kunjungan dari Anggota DPD RI lainnya.

"Akan kami buatkan kompilasi dari aspirasi itu semua, kemudian kami panggil kementerian terkait untuk kami berikan masukan. Dalam kunjungan ini akan kami catat secara seksama. Ini tentu sesuai dengan tugas kami yaitu mendengarkan apa saja terkait permasalahan yang dialami oleh masyarakat," pungkas Fahira.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan mengatakan, penyandang psikotik menjadi salah satu permasalahan yang menjadi perhatiannya. Terlebih melihat tingginya prevalensi penyandang psikotik di DKI Jakarta.

"Sekitar 3000 orang penyandang psikotik atau Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) yang berada di panti sosial. Mereka terus bertambah seiring waktu karena setiap hari penyandang psikotik itu terkena penjangkauan di jalanan," tukas Masrokhan.

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

Melihat itu, perlu ada upaya penanganan secara serius. Maka pihaknya sedang mengerjakan program terapi kolaboratif. Itu dalam rangka penyembuhan terhadap penyandang psikotik.

"Kemudian dalam pemberian obat, kami merasa kesulitan dengan adanya kebijakan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Karena setiap kali pemeriksaan, puluhan penyandang psikotik kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Padahal perjalanan cukup lama dan cukup jauh," terang Masrokhan.

Ia melanjutkan, sebelum ada BPJS, pengobatan dilakukan dengan mendatangkan pihak medis ke panti-panti sosial untuk memeriksa penyandang psikotik. Sehingga tidak perlu berjalan jauh dan memakan waktu yang cukup lama untuk membawa puluhan penyandang psikotik.

"Sedangkan mengenai CSR, kami sudah memberikan apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang telah menyelenggarakan program CSR. Alhamdulillah sudah terlihat gaungnya. Mereka mulai bertanya, kira-kira kami bantu apa?," ujar Masrokhan.

Ia berharap ke depan, katanya, perusahaan-perusahaan tersebut bisa memberikan porsi atau kuota pekerjaan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari panti. Mereka yang dari panti, tidak kalah dengan yang lain. Karena pihaknya telah memberikan bimbingan keterampilan sehingga mereka siap bekerja. (Oby)

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI

DPD RI Fahira Idris Kunjungi Dinsos DKI
Kanjeng ratu nasbung lagi jalan2
×