alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb2d4f98e31baf128b456d/dua-kali-ditolak-jaksa-polisi-tak-bisa-buktikan-jessica-bersalah
Dua Kali Ditolak Jaksa, Polisi Tak Bisa Buktikan Jessica Bersalah!
Quote:Dua Kali Ditolak Jaksa, Polisi Tak Bisa Buktikan Jessica Bersalah!


30 Januari 2016, polisi menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka atas kematian Mirna Salihin setelah meminum kopi yang dicampur racun sianida. Polisi langsung menahan Jessica sejak dia ditetapkan sebagai tersangka. Alasannya, untuk kebutuhan penyelidikan.

Sejak saat itu polisi terus disibukkan mencari alat bukti dan mengumpulkan keterangan saksi dan saksi ahli untuk melengkapi berkas perkara kematian Mirna. Dipimpin Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, penyidik Polda Metro mulai berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Februari 2016.

Berkas perkara Jessica untuk pertama kalinya diserahkan ke Kejati DKI pada Jumat (19/2). Saat itu Krishna berharap berkas-berkas tersebut menjadi bahan bagi jaksa untuk menjebloskan Jessica ke penjara. "Berkas tahap pertama sudah (diserahkan). Nanti dipelajari kejaksaan, mungkin ada petunjuk-petunjuk," ungkap Krishna.

Dua Kali Ditolak Jaksa, Polisi Tak Bisa Buktikan Jessica Bersalah!

Tapi kenyataannya tidak sesuai harapan. Pada Kamis (25/2) Kejati DKI mengindikasikan bakal mengembalikan berkas perkara Jessica ke penyidik Polda Metro Jaya. Kejaksaan menilai berkas tersebut masih belum lengkap alias P 19. Benar saja, sepekan setelah itu, tepatnya Kamis (3/3) Kejati DKI mengembalikan berkas perkara Jessica.

Sesuai aturan, berkas itu harus segera ditanggapi Kejati 14 hari setelah penerimaan dan harus bisa dinyatakan lengkap atau dikembalikan. "Dan sepanjang berkas belum sempurna, belum memenuhi unsur materil maupun formil, ya kita kembalikan dan berikan petunjuk," tutupnya.

Setelah itu, Polda Metro Jaya kembali disibukkan mencari bukti-bukti pelengkap untuk menguatkan bahwa Jessica bersalah atas kasus kematian Mirna. Penyidik Polda Metro Jaya menjalin kerja sama dengan polisi Australia untuk mencari rekam jejak kehidupan Jessica dan Mirna selama keduanya menempuh study di negeri Kanguru. Polisi mengumpulkan data 14 kasus pidana yang melibatkan Jessica selama di Australia.

Penyidik juga mengundang guru besar psikologi Universitas Indonesia, Sarlito Wirawan Sarwono untuk berdiskusi terkait kelengkapan berkas yang dimiliki, termasuk tambahan alat bukti baru. Sarlito mengungkapkan sebetulnya semua bukti yang dimiliki penyidik untuk melanjutkan kasus ini sudah lengkap.

Dalam diskusi itu, pihaknya diminta pendapat terkait keraguan kejaksaan atas bukti dan berkas yang dimiliki penyidik Polda.

"Jadi yang satu sama lain masih ada perbedaan sangat kecil (bukti perkara). Tetapi kata demi kata harus diluruskan. Jaksa itu permasalahkan sekali itu kalau perbedaan kalimat biar maksudnya sama," tuturnya.

Dua Kali Ditolak Jaksa, Polisi Tak Bisa Buktikan Jessica Bersalah!

Setelah dirasa tambahan bukti yang dimiliki cukup, pada Kamis (17/3) untuk kedua kalinya Polda Metro Jaya mengirimkan berkas perkara Jessica ke Kejati DKI Jakarta. Polisi sudah melakukan penyidikan ke Australia untuk memperkuat alat bukti yang sudah ada.

"Jadi kami memenuhi itu plus beberapa keterangan atau fakta yg didapat dari penyidikan tambahan di Australia. Kami rencanakan kamis," ungkapnya.

Meski menyerahkan untuk kedua kalinya, tapi masih dalam tahap 1. Jika nantinya dianggap sudah lengkap atau P 21, maka akan diserahkan berkas tahap 2. Pada tahap ini, penyidik Polda menyerahkan tersangka berikut dengan barang bukti untuk nanti dibawa ke meja hijau.

Namun, untuk kedua kalinya, berkas perkara Jessica harus dikembalikan lagi ke penyidik Polda Metro Jaya. Kejati DKI menganggap berkas perkara belum lengkap (P 21) berkas perkara Jessica Kumala Wongso (27). Berkas akan dikembalikan ke penyidik pada 3 April 2016.

"Jaksa hari ini menyatakan sikap bahwa berkas Jessica dinyatakan belum lengkap. Petunjuk jaksa belum semuanya dipenuhi," kata Humas Kejati DKI Waluyo saat dikonfirmasi, Selasa (29/3).

Dia mengakui, salah satu bukti yang diserahkan ke Kejati DKI adalah rekam jejak pidana Jessica selama di Australia. Berdasarkan KUHAP ada keterangan saksi dan keterangan tersangka, dan menurut Kejati perlu ditambah keterangan saksi dari pihak penyidik agar mempunyai nilai sebagai alat bukti

"Jadi kurang lengkap. Ada nilainya tapi belum sempurna. Yang jelas petunjuk yang disampaikan belum sepenuhnya dipenuhi oleh penyidik," ujarnya.

Yudi Wibowo Sukinto, kuasa hukum Jessica melihat, dengan dua kali dikembalikan maka polisi tidak memiliki bukti kuat untuk menjerat kliennya. Dia semakin geram lantaran penahanan Jessica yang seharusnya habis kemarin, diperpanjang untuk 30 hari ke depan.

"Ya polisi seharusnya tahu diri dong, kalau bukti kurang kuat dilepas, jangan ditahan terus," kata Yudi di Polda Metro Jaya, Selasa (29/3).

Dua Kali Ditolak Jaksa, Polisi Tak Bisa Buktikan Jessica Bersalah!

Sejak awal dia menilai polisi terlalu terburu-buru menetapkan Jessica sebagai tersangka kematian Mirna. Dia yakin polisi belum menemukan bukti kuat yang bisa memastikan bahwa kematian Mirna adalah pembunuhan berencana. Semisal, cara merencanakannya, ada sianidanya atau tidak, cara minumnya.

"Itu kan harus rangkaian perbuatan yang kuat baru menetapkan tersangkanya. Jessica ini enggak melakukannya, jadi enggak ada bukti kuat lah," tegasnya.

Yudi bersiap mengambil ancang-ancang bakal menuntut balik polisi jika tak kunjung menemukan bukti yang bisa membawa kliennya ke meja hijau. "Terus polisi mau minta waktu berapa lagi? 120 hari? Kalau sampe 120 hari masih belum P21 saya tuntut polisi," tutupnya.


Sumber



#SAVEJESSICA emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer

AYO BIKIN GERAKAN #TEMANJESSICA emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
Iihhh ada yang berkasnya ditolak jaksa emoticon-Traveller
muka jessica nyinyir kayak jokowi emoticon-Ngakak
udah apdet status aja di FB trus yang nyinyir diajak tembak tembakan emoticon-Stick Out Tongue
ditolak lagi. padahal udah jalan jalan ke Australia
kalo emang ga bersalah,... kasian dia uda di judge se indonesia...harus di pulihkan nama baiknya dan dapat ganti rugi atas trauma yang di derita selama ini juga ganti rugi atas waktu yang terbuang percuma..dan mungkin dia bisa nuntut balik si khrisna mukti emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By black_
kalo emang ga bersalah,... kasian dia uda di judge se indonesia...harus di pulihkan nama baiknya dan dapat ganti rugi atas trauma yang di derita selama ini juga ganti rugi atas waktu yang terbuang percuma..dan mungkin dia bisa nuntut balik si khrisna mukti emoticon-Wkwkwk


khrisna mukti si polisi ganteng ya ums emoticon-Betty
kapan sidangnya klo gini.
padahal saiya dah nunggu2in sidangnya
pengen tau fakta2 yg ditemuin apa aja
coba periksa bapak dan suami mirna.
Wadoww....teman Jesica juga temannya Ahok......wadoow
jadi ragu,emg si jessica yg bunuh apa bukan emoticon-Big Grin
Ane terima jessica tanpa kopi emoticon-Ngakak
kalo boleh tau sejak kapan rekam jejak pidana seseorang bisa jadi bukti bahwa orang tsb melakukan pembunuhan????
kayaknya polisi masih susah nyari celah buat jeblosin jesica???
kenapa ga dari nol lagi aja..sapa tau ada tersangka sebenarnya???kenapa fokus ke jesica aja...
mungkin baristanya??? mungkin pelayannya???
mungkin korban sendiri...
mana tuh bokapnya yg katanya punya bukti sahih. kalo dikasih bisa langsung dihukum mati.
terbukti kan sampe sekarang ngga ada bukti kuat yg menghubungkan tersangka dengan sianidanya.
walaupun misalkan dulu tersangka pernah melakukan kejahatan atau malah pembunuhan, kalau ngga ada hubungannya dengan kasus yg sekarang ya ngga bisa jadi bukti. semua catatan itu nanti cuman menjadi bahan pertimbangan kalau sudah jatuh dakwaan, bisa memberatkan atau meringankan.

jadi inget dulu ada kasus bapak yg dituduh membunuh anaknya, udah dipenjara bertahun2. eh malah pulang anaknya. ternyata jadi tki.
itu gimana bisa diterima kejaksaan. ngga habis pikir. mungkin buktinya cuman bukti petunjuk. karena kebetulan dia yg terakhir terlihat bersama korban. karena pernah cekcok dsb. cuman begitu doang dipaksa maju sidang. konyolnya lagi bisa didakwa. eh malah korbannya balik ke rumah. ternyata jadi tki. konyol banget kelakuan polkis. kalau masih di level polsek dan polres ane sih masih sedikit memaklumin. karena memang dilevel ini sangat kacau. tapi kalo sampe di mabes. ah sudahlah.
hati kotor ane mengatakan ini cuman jadi bahan pencitraan si krisna, mungkin pengen jadi kapolri, atau mau loncat ke politik. melihat sepak terjangnya belakangan, yang selalu maksa pengen nongon ditivi kalau ada kasus yg rame. ane lupa kasus apa itu, ada dia cuman nongol doang kagak mangap, soalnya kasusnya ranah bawahannya. tapi dia merasa perlu nongol walaupun ngga mangap. yg penting muka disorot. banyak sekarang yg kecanduan perhatian media ya.
Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
ditolak lagi. padahal udah jalan jalan ke Australia


Lumayaaan ................................................ emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By bonta87


khrisna mukti si polisi ganteng ya ums emoticon-Betty


nama di samarkan biar ga pencemaran nama emoticon-Betty
soalnya jessica udah lolos uji lie detector

butuh bukti yg sangat amat kuat untuk membantahkan sabda lie detector yg menyatakan jessica tidak bersalah

maybe memang bener kali si mirna diracun keluarganya sendiri demi klaim asuransi milyaran
nahloh ..
kagak kelar2 ne kasus
berat ini...ampe di tolak ama jaksa...


bukti nya berarti kurang kuat dong