alexa-tracking

Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea67289a09513c148b4569/inilah-yang-membuat-plastik-berbayar-jadi-tak-ada-gunanya
Poll: Apa yang akan agan lakukan saat ditanya tentang pilih pakai kantong plastik atau tida
Tetap beli kantong plastik 20.40% (162 votes)
Tidak membeli kantong plastik 28.34% (225 votes)
Kadang Beli kadang tidak 51.26% (407 votes)
icon-hot-thread
Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya
Quote:

Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya

Quote:

Quote:

Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya

Quote:

Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya

Quote:

Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:



Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya
Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya
Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya
Quote:

Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:



mending dinaikin harganya

minimal

1000 perak deh

kalo ane pasti bakal lebih mikir2
seenggaknya udah bisa ngebantu sedikit mengurangi gan
Rp.200 perak masih kecil itungannya gan coba dinaekin lagi dan LEBIH JELAS kemana alirannya itu Rp.200 seperti bikin suatu komunitas resmi khusus menerima uang dari plastik untuk di sumbangkan kembali ke yayasan kurang mampu , pasti banyak yang setuju dan mau .
Apalagi kita masih buta alirannya itu kemana emoticon-Hammer2 etah bener bakal disumbangin atau masuk kantong
btw ane kalo belanja selalu bawa plastik gede dari dulu , Ajaran nenek kalo ke pasar ,
Harusnya harganya itu 500 perak
Kadang beli kadang kagak wkwk
coba kalo kantong plastiknya harganya 50.000, ......emoticon-Embarrassment
Quote:

istri ane klo lg belanja ga pernah beli plastiknya gan emoticon-Cool... tapi bawa tas belanja sendiri yang ukurannya lumayan besar,, so,menurut ane para pengusaha retail lebih baik mengganti jenis kantong belanjanya,mungkin bs di tiru kaya diluar negeri sono,di ganti pake paper bag,itu jelas lebih baik dan lebih 'go green',,, emoticon-Malu
emangnya produk berkemasan plastik mau ente suruh ganti pakai apa biar ramah lingkungan?
Beli tapi gak bisa dimanfaatin Inilah Yang Membuat 'Plastik Berbayar' Jadi Tak Ada Gunanya
smart input mbah! emoticon-2 Jempol

saiyah demen dgn methode harga plastik dinaekin jadi 10rb perak.. jd penggunaan plastik berkurang!.. emoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Sundul Gan (S)
akhirnya ada yang bahas ini emoticon-Toast

menurut ane cara penerapannya masih kurang pas kalo ga mau dibilang salah. karena bagi ane harusnya di masa sosialisasi seperti sekarang ga boleh kantong plastik lagi yg ditawarkan, harusnya pemerintah menghimbau swalayan dan supermarket menjual goodybag atau tas belanja seperti punya carrefour. dengan begitu tas itu akan dipakai terus menerus ketika masyarakat berbelanja kembali. jadi awal2 penerapan harusnya langsung di tawarkan mau pakai tas belanja, harga nya memang lebbih mahal pasti taruhnta 20.000-25.000, pasti masih pada mau beli kok, tapi balik lagi memang masyarakat kita kesadarannya masih kurang si gan.

dan sebenarnya duit yang kita bayar ini kemana ya gan?
soalnya beberapa kali ane belanja ada yang salah dengan metodenya.
misalnya, hari pertama penerapan ane belanja di ACE pakai plstik, nah pembelian plastiknya itu dikasih struk, kalo begini kan jelas uangnya masuk kemana, tapi beberapa hari kemudian ane belanja di carrefour ane disuruh bayar plastik tapi ga ada struknya, ane tanya dong, tapi katanya itu untuk mereka struknya (mba nya ga keliatan input ke pembelian), yang kaya gini yang bagi ane masih membingungkan ni penerapannya.
Kantong plastik itu ibarat "kebutuhan" orang akan rela membayar ketika butuh, apalagi cuma 200 perak.

yang bikin nie kebijakan ga sukses sebenernya bukan 200 perak nya yang kemurahan, tapi segmen pasarnya yang ga tepat sasaran,,, coba diitung secara statistik, banyak orang belanja disupermarket/ mini market atau pasar tradisional? ane yakin pasar tradisional paling banyak,,, sementara nie kebijakan ga menyentuh kepasar tradisional.,, blom lagi bahan utamanya yang berupa plastik masih banyak terdapat diproduk lain yang kadarnya lebih gila dari cuma sekedar kantong kresek,,,

naikin ajalah smpe bener bener org jarang ngegunain plastik lg emoticon-Cool



emoticon-afromonkey's
emoticon-afro it's me
emoticon-afro visit profile ya

emoticon-Paw emoticon-Paw emoticon-Paw
perlu dinaikin jadi 10rb kali plastiknya emoticon-Ngakak
ada untung nya gan
biasa nya kan petugas kasir nya suka seenak udel "kembalian 200 nya boleh disumbangkan"

nah, bilang aja ga usah, mending digantiin ama kantong kresek aja, haha
Kalo barangnya kecil cuma 1 2 biji bisa dipegang ndak usah pake plastik btw emoticon-Big Grin
Jauh sebelum diberlakuakn sudaj biasa ga pake kantongan
×