alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea3b4ca09a39ed2b8b4572/new-recommend-psu---part-7
New Recommend PSU


PERHATIAN !!!


1. Demi kenyamanan bersama tolong jangan flamming
2. No junk emoticon-Metal
3. Biasain quote pake multi quote
4. jangan OOT..sekali" boleh sih, gw juga doyan emoticon-Malu
5. gak ada senioritas disini,gak ada nubi/senior emoticon-Big Grin.. saling respect ajaemoticon-Big Grin
6. no lapak jualan, nama toko sebisa mungkin di sensor emoticon-Genits
7. konsultasi dilakukan di thread, tidak melayani konsultasi via PM, VM atau yg lainnya
8. udah itu aja emoticon-Peace

PSU = Power Supply Unit
- merubah arus tegangan listrik bolak-balik (AC), menjadi searah (DC).

- mengalirkan arus listrik ke seluruh komponen/part komputer

Disini adalah tempat buat konsultasi memilih PSU yang cocok dengan spek agan" semua emoticon-Big Grin dan saling berbagi informasi / review
di harapkan trit ini berguna

*udah itu aja pembukaannya
emoticon-Hammer

==========================================

Cara Mengukur Rail PSU
buat yang sering nanya
Q : kok PSU aku di bios rail 12vnya drop emoticon-Frown
Q : kok rail 12v PSU eyke di hw monitor dropemoticon-Amazed
Q : kok pas test OCCT liat rail"nya anjlok gitu dech,kenapa ya emoticon-kisssing ( emoticon-Busa: )
Q : Rail gw gak kebaca emoticon-Frownemoticon-Frownemoticon-Frown
Q : om,kak,mas,liat SS deh..ada yang aneh emoticon-Frownemoticon-Frown

A : lebayemoticon-Hammer.. liat rail via sopwer gak ada yang akuratemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin..
mao buktiemoticon-Confused:emoticon-Amazed
ada nih tutor dari bro mots emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
*Share* mengukur RAIL PSU Baru/Bekas by mots

Masalah Penggunaan Stiker 80+ Palsu
Spoiler for alasan:

Fake 80+ Badge

Problem PSU

Kasus 1..
PG Signal

Spoiler for problem:


Connectors


-ATX 24 pin
ada 2 jenis yaitu

20 pin (model lama) dan 24 pin (modern dikit)

Spoiler for atx 24 pin:





-EPS/ATX12V 8-4 pin
Spoiler for 8-pin:



-Sata
Spoiler for sata:




-Molex / 4 pin Peripheral
Spoiler for molex:




- Pcie 6/8pin(6+2)

digunakan pada vga yang membutuhkan lebih dari 75 watt dari total power vganya, karena slot pci exprees hanya mampu memberikan 75 watt
Spoiler for pcie:



macam-macam converter

Spoiler for converter:




macam-macam extender

di pake biasanya buat PSU yang kabelnya pendek" atau buat penggemar modding di bikin individual sleeve
Spoiler for extender:



Spoiler for Tutorial Pemasangan Konektor PSU:


Function

Computer hardware components require direct current at specific voltages in order to operate normally. However the power that comes out of wall sockets is high voltage alternating current. The power supply takes this high voltage AC power, typically either 100V to 120V or 200 to 220V and converts it to low voltage DC power, which is supplied to various hardware components. There are three main voltages the power supply unit provides to hardware as well as a +5VSB rail. These are:

* 12 volts
o The majority of modern power supplies deliver almost all of their rated capacity on this rail. This is because the GPU and CPU, the two largest power consumers in the average computer, use the 12V rail.
* 5 volts
o The 5V rail is used to power various hardware components such as USB ports, CD and DVD drives, some hard drives, and floppy drives. The 5V rail used to be a very important factor in a power supply but the 12V rail is now much more important.
* 3.3 volts
o The 3.3V rail is used to power some smaller components on a computer such as logic chips. It is usually generated by regulating down the 5V rail. This means the total rated capacity of the 3.3V rail is much higher than the actual output would be if the 5V was being used.

UL Code PSU
dari UL code kita bisa ngelacak data sebuah barang
Spoiler for ul:

*thanks to Tamu.Kaskus

Istilah-istilah dalam dunia PSU emoticon-Hammer

Efisiensi
apaan tuh? emoticon-Amazed

Spoiler for efisiensi:


Active PFC bahasa inggris yakemoticon-Peace

Power Factor Correction (PFC) allows power distribution to operate at its maximum efficiency. The preferable type of PFC is Active Power Factor Correction

(Active PFC) since it provides more efficient power frequency. Because Active PFC uses a circuit to correct power factor, Active PFC is able to generate a

theoretical power factor of over 95%. Active Power Factor Correction also markedly diminishes total harmonics, automatically corrects for AC input voltage, and

is capable of a full range of input voltage. Since Active PFC is the more complex method of Power Factor Correction, it is more expensive to produce an Active PFC power supply.

80+
New Recommend PSU - Part 7
adalah sebuah organisasi yang menguji tingkat efisiensi sebuah power supply
mereka melakukan test pada 115v @ 20% load, 50% load dan 100% load
efisiensi PSU di bagi menjadi beberapa tingkatan( 80+ biasa, bronze, silver, gold)
site : [url]www.80plus.org[/url]
Ingat!!
List PSU yang terdapat situs [url]www.80plus.org[/url] tidak sepenuhnya PSU yang bagus,, melainkan PSU yang efisiensinya bagus tanpa melihat kekurangan-kekurangan lainnya. Jadi ada baiknya harus teliti dan belum tentu PSU yang terdapat disana sempurna seperti sertifikatnya
emoticon-shakehand*baca review tambahan

parameters
Spoiler for 80:


SLI/CF ready
Spoiler for abc:


ATI CrossFireX™ is a technology developed by ATI that allows multiple graphics cards to work together in a single computer system. This enables faster graphics performance than what is possible with a single card. ATI CrossFireX™ Ready means this product supports CF technology.

SLI stands for "Scalable Link Interface." SLI is a technology developed by NVIDIA that allows multiple graphics cards to work together in a single computer system. This enables faster graphics performance than what is possible with a single card. SLI Ready means this product supports SLI technology.



--------

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://www.kaskus.co.id/thread/53e98...cb17f15d8b4591 yang sudah melebihi batas reply.
Terima kasih. New Recommend PSU - Part 6
Type PSU

Modular
merupakan inovasi dalam pemasangan kabel, yang memungkinkan pengguna untuk menghilangkan kabel yang tidak terpakai.
Sedangkan desain konvensional memiliki banyak kabel secara permanen tersambung ke PSU,
Spoiler for modular:


Non Modular
Spoiler for non-modular:


Perbedaan
PSU Modular
- Kabel yang tidak di gunakan dapat di lepas dari body PSU
- Managemen cable dapat lebih mudah..dan membuat rapi
- Harga biasanya lebih mahal dari non modularemoticon-Hammeremoticon-Frown

PSU non Modular
- Kabel fix menempel pada body PSU
- susah dalam managemen cable
- Harga relatif lebih murah dari PSU modular emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin



PRINSIP KERJA UPS

Setiap PC membutuhkan daya listrik. Kalau aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power nya tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan dengan aman, dan komputer dapat dimatikan dengan benar. Jadi fungsi UPS itu BUKAN agar user tetap dapat bekerja.

UPS memiliki dua sumber daya listrik : Primary Power Source dan Secondary Power Source. Salah satunya berasal dari main power (stop kontak / PLN), satunya dari baterai UPS. Di dalam UPS terdapat Switch yang mengatur sumber daya listrik mana yang digunakan untuk menyediakan suplai listrik ke beban (PC). Jika Primary Power Source tidak berfungsi, Switch akan mengaktifkan Secondary Power Source secara otomatis. Begitu juga sebaliknya jika Primary Power Source sudah kembali berfungsi.

PSU komputer membutuhkan arus listrik AC, sedangkan arus listrik dari baterai adalah DC. Oleh karena itu, di dalam UPS terdapat Inverter yang mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Di dalam UPS juga terdapat Rectifier yang mengubah arus AC dari main power menjadi arus DC untuk mengisi baterai pada saat main power bekerja.

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 1 : Diagram paling simpel dari UPS

Udah pake UPS pas listrik mati kok PC tetep restart? Jangankan pas PLN mati, pas PLN hidup aja PC bisa restart sendiri.

Ada beberapa jenis gangguan suplai daya listrik ke PC antara lain :

1. Noise
Ini kalo tegangan (voltase) naik/turun tapi cuma sedikit (persentasenya kecil). Kalo standar 220 volt, sekitar 200 - 240 volt itu masih bisa dianggap noise. Kalopun selisih banyak, biasanya bertahap (gak langsung drop banget atopun tinggi banget). Noise yang macem begini biasa diatasi pake AVR. Tapi ya itu, AVR pun ada kelasnya. Ada yang cuma model sirkuit harga 50 ribuan, ada yang servo-motor harga 200 ribuan, ada yang ferro-resonant harga 700 ribuan (untuk 500VA semua loh). Ada harga ada rupa lah. PSU yang bagus juga biasanya sanggup ngatasi masalah Noise walopun gak pake AVR di luar PC.

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 2 : Sinyal AC yang terganggu oleh Noise

2. Blackout
Ini kalo main power (PLN) tidak bekerja. Fungsi dasar UPS untuk mengatasi Blackout. Kalo mau ngetes fungsi UPS yang paling dasar ini ya cabut aja kabel power UPS nya dari stop kontak pas komputernya nyala. Tinggal diliat komputernya mati/restart gak.

3. Brownout / Sag
Ini kalo tegangan (voltase) dari main power turun (drop) dan naik lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Dropnya bisa nyampe separo dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Kita kadang bisa mendeteksi adanya Brownout ini ketika lampu di ruangan seperti berkedip.

Penyebab Brownout pada umumnya adalah karena ada tambahan beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya ada yang nyalain mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar. Tambahan bebannya itu gak harus di rumah / kantor kita lho, bisa aja tetangga kita yang nyalain mesin trus pengaruh ke listrik kita lewat jaringan PLN.

Brownout ini lebih berpotensi menimbulkan masalah dibanding Blackout. UPS murahan belum tentu bisa ngatasi masalah Brownout ini. Yang harus diingat, kemampuan UPS untuk mengatasi Brownout ini TIDAK BISA dites dengan cara memutus main power ke UPS & menyambungnya kembali walaupun dalam waktu yang sangat singkat. Dulu UPS yang kualitasnya kurang bagus saya colokin ke stavolt, komputernya dinyalain, trus power switch dari stavoltnya di-off & on-kan secepat mungkin, komputer gak mati / restart. Tapi pas lampu di ruangan kedip, komputernya tetep restart juga.

4. Surge & Spike
Kebalikan dari Brownout / Sag, ini kalo tegangan (voltase) dari main power melonjak dan turun lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Naiknya bisa nyampe puluhan kali dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Jadi kalo tegangan normal listrik kita 220 volt, surge ini bisa bikin jadi 2000 volt atau bahkan 10000 volt.

Penyebab Surge pada umumnya adalah karena ada berhentinya beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya pas mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar dimatiin. Surge juga bisa terjadi ketika main power kembali nyala setelah terjadinya Blackout.

Istilah Spike lebih sering dipake untuk lonjakan tegangan akibat petir (lightning strikes). UPS berkualitas tinggi biasanya juga dilengkapi dengan Surge Protector.

JENIS - JENIS UPS

Pada dasarnya, UPS cuma ada 2 jenis, yaitu OFFLINE dan ONLINE. Perbedaannya adalah pada sumber daya listrik mana yang jadi Primary Power Source, mana yang jadi Secondary Power Source.

Pada UPS jenis OFFLINE, sumber listrik primer adalah stop kontak / PLN, sumber listrik sekunder adalah inverter (dari baterai). Beberapa yang termasuk istilah lain ataupun varian dari OFFLINE UPS ini antara lain : Standby UPS, Ferroresonant-Standby UPS, Line-Interactive UPS, Voltage & Frequency Dependent (VFD) UPS, Voltage Independent (VI) UPS.

Karakteristik penting yang ada pada Offline UPS adalah adanya Switch Time atau Transfer Time, yaitu waktu yang diperlukan oleh Switch untuk pindah dari sumber listrik primer ke sumber listrik sekunder pada saat sumber listrik primer dianggap gagal berfungsi, sehingga ada jeda waktu dimana beban tidak mendapat listrik.

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 3 : Offline UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder


Offline UPS generasi sekarang biasanya memiliki Transfer Time kurang dari 4 milidetik (4 ms). Cukupkah Transfer Time segitu? Tergantung PSU nya. Di PSU ada spesifikasi Hold Time atau Holdup Time yang menunjukkan berapa lama PSU masih bekerja sebelum benar - benar mati jika aliran listrik terputus.

Penjelasan soal Hold Time atau Holdup Time bisa dilihat di threadnya Bung Khurios2000 yang udah di-sticky. Yang penting Transfer Time nya UPS harus lebih kecil daripada Hold Time nya PSU. Adanya Transfer Time membuat sebagian orang tidak menganggap Offline UPS sebagai UPS karena tidak benar - benar "uninterruptible".

Sepanjang pengalaman saya, Transfer Time 4 ms biasanya cukup untuk PSU abal-abal sekalipun. Cara membuktikannya ya sama dengan cara membuktikan kemampuan UPS mengatasi Blackout seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Pada UPS jenis ONLINE, sumber listrik primer adalah inverter (dari baterai). Inverter bekerja terus - menerus menyediakan listrik dari baterai untuk beban (PC), sedangkan rectifier dari AC ke DC bekerja terus - menerus untuk mengisi baterai. Itu sebabnya juga disebut DOUBLE CONVERSION UPS atau DOUBLE CONVERSION ONLINE UPS. Kalau main power tidak berfungsi, hanya rectifier dari AC ke DC yang berhenti bekerja, sedangkan kerja inverter tidak berubah (tidak ada Transfer Time / Switch Time). UPS jenis ini juga disebut Voltage & Frequency Independent (VFI) UPS karena tegangan dan frekuensi outputnya tidak dipengaruhi oleh input.

Pada Online UPS juga terdapat Switch yang otomatis mengambil aliran listrik dari sumber listrik sekunder (langsung dari PLN) jika inverter / baterai tidak bekerja. Biasanya Switch ini juga bisa difungsikan secara manual (manual bypass) untuk maintenance baterai. Tidak adanya Transfer Time / Switch Time membuat sebagian orang menyebut Online UPS sebagai "True UPS".

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 4 : Online UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder



SPESIFIKASI UPS

Kalo milih UPS, ada spesifikasi yang bisa dibaca di box / manual / website nya. Di sini cuma dibahas beberapa spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

1. UPS Type / Topology
Jenis UPS ini yang paling penting. Intinya: ONLINE atau OFFLINE? Biasanya, kualitas inverter di Online UPS secara umum lebih baik daripada di Offline UPS. Hal ini karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi kalo kualitasnya gak persis ama listrik PLN ya dianggap gak terlalu berisiko merusak PC. Beda dengan Online UPS yang inverternya bekerja terus - menerus, jadi kualitas outputnya harus bener - bener bagus.

2. Load Rating (Capacity & Run Time)
Kapasitas UPS tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mau dipake berapa PC? Total daya berapa Watt? Yang harus diingat, kapasitas UPS (juga perhitungan beban) ini bisa dinyatakan sebagai Apparent Power, bisa juga sebagai True Power.

True Power = Power Factor x Apparent Power

Biasanya Apparent Power dinyatakan dalam satuan VA (Volt-Ampere), sedangkan True Power biasa dinyatakan dalam satuan Watt. Jadi ada UPS yang nulis spec Maximum Load-nya 600VA (480 Watt). Artinya Apparent Power = 600VA, True Power = 480Watt, Power Factor = 0,8. Kalo di spec UPS cuma ada Apparent Power (pake satuan VA), untuk amannya ambil Power Factor (faktor daya) = 0,6.

UPS yang bagus biasanya dia punya tabel / gambar Run Time seperti ini.

New Recommend PSU - Part 7

Tabel 1 : Run Time Chart

Artinya, kalo PLN mati pas baterai UPS nya penuh (100%), trus dipasang beban 600VA, UPS bisa menyediakan listrik selama 5,8 menit. Kalo bebannya 300VA, bisa nyala 14 menit. Yang pasti UPS gak akan bisa menyediakan listrik di atas beban maksimumnya. Kalo dari tabel di atas, bukan berarti UPS itu bisa nyala 3 menitan kalo bebannya 800VA, tapi malah gak nyala samasekali.
Sebagian UPS mungkin gak menyediakan Run Time Chart seperti itu, tapi menyebutkan Typical Run Time at Full Load dan Typical Run Time at Half Load.

3. Output Voltage & Frequency
Udah tau khan? Yang pasti harus sama dengan standar tegangan listrik untuk PC (di kita 220 volt, 50 Hz).

4. Electrical Waveform Output
Nah, ini yang sering kurang diperhatikan. Bentuk gelombang yang ideal untuk arus bolak - balik (AC) adalah Sinusoidal (Sinewave). Bentuk gelombang yang paling jelek adalah Squarewave. Tapi sampai saat ini belum ada Inverter murah yang bisa menghasilkan Sinewave Output.

Untuk menekan harga UPS biasanya pada Offline UPS digunakan Inverter yang menghasilkan Modified Squarewave. Bentuk gelombangnya dibuat mendekati (mirip) Sinewave. Ada yang menyebutnya "Stepped approximation to a sinewave", "Pulse-width modified squarewave", "Modified stepwave", atau "Modified sinewave".

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 5 : Electrical Waveform Type


Sekali lagi, karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat, bentuk gelombang yang bukan sinusoidal itu dianggap cukup aman untuk PC.

Cara gampang untuk ngetes bentuk gelombang output UPS adalah pasang lampu TL di UPS, trus cabut kabel power UPS nya dari stop kontak. Kalo lampunya kedip - kedip atau berdengung, itu tanda bentuk gelombangnya bukan sinusoidal. Tapi itu tergantung kualitas ballast & lampunya juga sih. Kalo mau pasti ya dites pake alat yang namanya oscilloscope.

Untuk ONLINE UPS udah hampir pasti menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal karena Inverternya bekerja terus menerus. Karena itu harga ONLINE UPS gak ada yang murah.

Btw saya belum pernah tau ada Offline UPS yang outputnya True Sinewave yang harganya di bawah Rp 2 juta (kurs Rp 9000/US$), bahkan untuk kapasitas cuma 500-750VA.

5. Transfer Time
Yang ini udah disinggung di atas tadi, cuma ada di Offline UPS. Yang penting angkanya lebih kecil daripada Hold Time nya PSU yang dipake.

6. Power Conditioning
Ini adalah kemampuan UPS untuk "memuluskan" aliran listrik dari main power sebelum diteruskan ke beban (PC). Ini terutama untuk OFFLINE UPS. Yang paling mendasar adalah Voltage Regulation (untuk mengatasi noise). Hampir semua Offline UPS sekarang udah built-in AVR (Automatic Voltage Regulator). Tapi ya seperti yang sudah disebutkan di atas, AVR yang ada di dalam UPS juga macem - macem kelasnya. UPS yang bagus biasanya bisa diatur tingkat sensitivitas dari AVR nya.

Fitur berikutnya yang ditambahkan biasanya adalah Surge Suppression (untuk mengatasi surge / spike).

Untuk ONLINE UPS, kualitas output samasekali lepas dari kualitas input (dalam kondisi beroperasi normal). Jadi untuk Online UPS, fitur Power Conditioning gak terlalu penting kecuali kalo di-bypass (gak pake baterai). Yang lebih penting adalah Output Voltage Regulation, karena kualitas keluaran baterai bisa berubah sesuai umur baterai.


Perlu diingat, sebagian besar penyebab masalah (hardware) pada komputer berhubungan dengan aliran listrik. Jadi, kalo mau bandingin UPS, yang penting bukan pertanyaan "UPS Anda bisa nyala berapa menit?"
Karena mau nyala berapa menit pake berapa komputer itu bisa dihitung (UPS sizing). Walopun kadang spec UPS ada yang bo'ong juga sih.

Yang penting adalah pertanyaan "Apakah UPS Anda sudah pernah gagal ?" (dalam arti komputer tetep mati / restart) ditambah pertanyaan :
- "Seberapa parah aliran listrik di tempat Anda?"
- "Berapa jam UPS & komputer Anda nyala setiap hari?"
- "Seberapa sering alarm UPS Anda bunyi?"
- "Udah berapa lama UPS itu Anda pake?"
dan yang gak kalah penting : "Komputer Anda pake PSU apa?"

Gak aneh kalo si A bilang dia pake UPS anu tapi komputer tetep mati / restart pas PLN mati, sedangkan si B pake UPS yang sama tapi gak merasa ada masalah. Yang bikin beda adalah kualitas aliran listrik di masing - masing lokasi.
Sebagai gambaran, kualitas listrik PLN di kantor Anda biasanya termasuk paling baik kalau kantor Anda ada di daerah perkotaan, pakai trafo sendiri (tiga fasa, daya terpasang di atas 200 KVA). Sedikit di bawahnya adalah yang tiga fasa tapi trafonya dipake rame - rame (daya terpasang 23 - 200 KVA). Di bawahnya lagi adalah yang instalasi PLN nya satu fasa (daya terpasang di bawah 23 KVA) tapi masih di daerah perkotaan. Yang paling parah kalo rumah Anda jauh dari kota, jauh dari jaringan tiga fasanya PLN. Masih mending kalo rumah Anda yang pertama narik kabel dari trafo satu fasanya (paling dekat ke trafo satu fasa).

Agak susah diprediksi kalo kantor Anda pake genset terus. Walopun kualitas aliran listrik dari PLN di negara kita belum terjamin, tapi masih ada standarnya lah. Pake genset sendiri lebih berpotensi menimbulkan masalah.

Sekedar sharing, kantor saya (toko retail) 12 jam kerja pake genset terus. Genset rakitan, seken pula (100 KVA). Walhasil banyak gangguannya seperti tegangan & frekuensi naik-turun. Komputer jadi sering mati / restart. Padahal semua udah pake Offline UPS yang untuk ukuran orang semarang termasuk "bermerk" dan "mahal" (600VA harga 900 ribuan). Yang paling gampang dilihat kalo pas pindah dari PLN ke genset atau sebaliknya, hampir pasti restart. Sama juga kalo pas lampu di ruangan keliatan kedip.

Mulai deh, PSU pada jebol (emang sih PSU abal - abal semua), harddisk gak kedetect, motherboard juga rusak. Awalnya saya kira kapasitas UPS kurang, jadi coba ganti yg kapasitas lebih gede (merk & tipe sama), ternyata gak ngaruh. Coba tipe lain, merk lain (yang setara), masih sama saja. Ditambah servo-motor AVR (abal - abal) juga sami mawon.

Akhirnya coba "merk internasional" yang "direkomendasikan", sampe sekarang udah lebih dari 2 tahun belum pernah bikin komputer restart apalagi mati kalo pas ada gangguan listrik. UPS nya masih yang jenis OFFLINE lho, juga outputnya masih "Stepped approximation to a sinewave". Harganya sekarang malah cuma 700 ribuan untuk 500VA. Kebetulan juga udah beberapa bulan ini kantor saya pake PLN terus, gensetnya standby ajah.

Peranan PSU jelas penting, karena arus listrik ke komponen - komponen PC itu diatur oleh PSU. Kesimpulannya, kalo mau ngetes kualitas UPS, cobalah di tempat yang kualitas jaringan listriknya paling jelek (biasanya di kampung / permukiman yang jauh dari pusat kota), pake PSU abal - abal yang paling murah. Baru ntar ketauan kualitas UPS nya.

UPDATE 6 MARET 2007

Menurut standar BS EN 62040-3:2001 ada tiga jenis UPS utama (istilah yg standar) :

1. VFI (Voltage and Frequency Independent)

Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output tidak dipengaruhi oleh tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Online UPS atau Double Conversion UPS.

2. VFD (Voltage and Frequency Dependent)
Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output dipengaruhi oleh (sama dengan) tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Standby UPS atau Offline UPS. Skema seperti gambar 3 diatas tapi tanpa filter.

3. VI (Voltage Independent)
Disebut demikian karena disertai filter/stabilizer/AVR sehingga tegangan output distabilkan, sedangkan frkuensi output nya tetap mengikuti frekuensi input. Menurut beberapa website UPS, ini yang disebut juga UPS Line-Interactive. Skemanya seperti gambar 3 diatas.

Sedangkan menurut website APC dan PC Guide, disebut UPS Line-Interactive bila dalam UPS tersebut konverternya hanya ada satu, sekaligus berfungsi sebagai Rectifier (AC-DC) dan juga Inverter (DC-AC). Skemanya seperti gambar dibawah ini.

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 6 : Line-Interactive UPS (dengan single konverter menurut beberapa sumber)
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder

Adapun Ferroresonant-Standby UPS adalah Standby UPS yg transfer switch dan filter/stabilizer/AVR nya digantikan oleh sebuah ferroresonant transformer. Keuntungannya adalah Transfer Time yang lebih singkat (bisa diasumsikan 0 milidetik), karena bila arus listrik dari Primary Power Source putus tiba2, energi yg tersimpan di medan magnetik transformer tetap mensuplai listrik output sampai Secondary Power Source nya bekerja.

New Recommend PSU - Part 7

Gambar 7 : Ferroresonant-Standby UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder

Saya berpendapat, Line-Interactive maupun Ferroresonant Standby UPS itu semua hanya varian dari Standby / Offline UPS, karena secara prinsip Primary Power Source nya adalah utility power (PLN). Tapi tentu saja penambahan fitur akan memperbaiki kinerja (kehandalan) UPS.


thx to liandri

-------
ALAMAT DISTRIBUTOR DISTRIBUTOR PSU

Corsair

Dimensi Tiga (DTG)
Mangga Dua Mall Lt.4 A-98, Jakarta Pusat, Indonesia
Telp: (021) 62301916 / 62301917 / 30005264
Fax: (021) 62301916
Office: (021) 6267994 / 6006803
Email: info@digital-pitstop.com


Seasonic, Muscle Power & Xigmatek

Dinamika Perkasa Jaya (DPJ)
YOGYAKARTA: Jl. Kaliurang km 5,5 Gg. Pandega Mandala 23
Telp : (0274) 554499 / 7412787
JAKARTA: Ruko Bahan Bangunan Blok. H1 No. 30, Mangga Dua Raya – Jakarta Pusat
Telp : (021) 97914401 / 6128145 / 6128146 / 6128147 / 6126779 / 6017451
http://www.dpj.co.id
ID KASKUS


FSP

PT.Misuco Elektronik aka PT.Nusantara Eradata (NE)
Jl.P.Jayakarta 26 Blok A24 Jakarta Pusat – 10730
Tel:+62-21-6018218


Amacrox

PT Espco Indonesia
Harco Mangga Dua Blok N/11
Jakarta Pusat 10730
Telp : (021) 6120956, 6262448, 6283035, 6283074


Thermaltake

Solitech
Mangga Dua Mall Lt.V B 81
Jl.arteri Mangga Dua Raya Jakarta Utara 10730 - Indonesia
Telp : (021) 6129561
Fax : (021) 62303811
e-mail : solitech@centrin.net.id

Megacom Alfa Pratama
Pusat Komputer & Elektronik Harco Mangga Dua Lt. 2 Blok A 103
Telp : (021) 6127712


SilverStone

Techno Solution
Rukan Mangga Dua Mall Blok A No. 16 Jakarta Utara
Telp : (021) 62304380 / 70800813 / 62301695 / 6499234


Super Flower

Sumber Utama
Jakarta: MALL MANGGA DUA LT. 5 BLOK C NO. 112
Email : sales@sumberutama.net
Ym : sumberutama2009
Telp : (021) 6121158 / 94334678
Hp. 0858-8075-3128
Bandung:SUMBER UTAMA Branch BANDUNG
Taman Kopo Indah II Blok 3A No.84 Bandung
HP : 087823783723
YM : sumberutama_bdg@yahoo.co.id
Yogyakarta: SUMBER UTAMA Branch Yogyakarta
Jl. Gajah, Gang Jatayu No. 84A UH3 Yogyakarta
Telp : (0274) 2670333
Hp : (0878) 39236555
YM : sumberutamayogyakarta
[url]www.sumberutama.net[/url]
ID KASKUS


Enermax & Lepa

Fox Hound
Mangga Dua Mal Lt.3 No.24A
Jl. Mangga Dua Raya
Telp: 62304573, 30006167


Rosewill

Tonix Computer
Kelapa gading Hypermall Lt. 1 E09 No.1-2, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Office : (021) 32898799
BB Pin :280772EA
Handphone : 0856-8599099
SMS : 08176099398


Aerocool

Kent Komputer
Surabaya: Jl. Ploso Timur V/48 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Phone : (031) 3815092
Fax : (031) 3815101
info@kentshardware.com
Jakarta: Mangga Dua Mall Lantai 4 Blok A 120-122, Jakarta, Indonesia
Telp : (021) 6125637, 6128909
Email : aerocool_indonesia@hotmail.com
[url]www.kentshardware.com[/url]


DAFTAR LAMA GARANSI PSU

SEASONIC, MUSCLE POWER
Hampir semua psunya 5 Tahun, kecuali:
PSU SFX (Mini ITX) 2 Tahun
PSU Platinum 7 Tahun
Semua 1-1 Replacement

FSP
Semua PSU FSP bergaransi LIMITED LIFETIME WARRANTY by ME dengan waktu replacement:
- Hexa & Raider Series 1 Tahun
- Aurum Series 2 Tahun
PSU ex distro lama masih diterima oleh ME

AMACROX
ALL SERIES 5 Tahun Full Replace

SUPER FLOWER
NON SERTIFIKASi, BRONZE 3 Tahun
GOLD, PLATINUM 5 Tahun
Semua 1-1 Replacement

Enermax
Platimax & Revolution 87+ 5 Tahun
Revolution X't, Triathlor, NAXN Advance & NAXN 3 Tahun
semua 1 to 1 replacement

Lepa
Max Platinum & Max Gold 3 Tahun
MX-F1 & N series 2 Tahun
semua 1 to 1 replacement

______________________________________
credit to :
mang rasydan, hwtechinfo, Firman.Gani, T0m5, recipe.for.hate, kojiro91

klo ada yg mau nambahin pm yak emoticon-Smilie


Single Rail Versus Multiple +12V Rails

Pada kebanyakan PSU, multiple rail hanyalah sebuah PSU dengan satu sumber +12V yang kemudian dibagi menjadi output multiple +12V dan setiap output railnya memiliki batas kemampuan sendiri. Hanya sedikit PSU yang benar-benar memiliki 2 sumber +12V, umumnya PSU tersebut adalah PSU dengan output tinggi. Dua sumber tersebut kemudian dibagi lagi untuk membentuk rail +12V lain, menjadi 3 rail, 4 rail, 5 rail atau bahkan 8 rail. Intinya PSU yang benar-benar memiliki multiple rail sangat jarang dan kalaupun ada semuanya merupakan PSU 1000W+. Pada kasus lain, ada juga PSU dengan dua output rail +12V yang kemudian dikombinasikan untuk membuat satu ouput rail +12V yang besar.

Rail +12V dibagi menjadi beberapa rail dengan alasan keamanan. Distribusi panas akan lebih baik jika panas disalurkan ke banyak rail. Hal ini mencegah hubungan arus pendek. Tujuan pembagian rail sama dengan tujuan memasang circuit breaker (sekering) lebih dari satu pada sebuah bangunan atau rumah yang besar.

Ada juga produsen PSU yang mengklaim bahwa PSU-nya memiliki multiple rail, tetapi sebenarnya hanya ada satu rail saja. Pertimbangan ini dilakukan karena komponen yang digunakan untuk membagi rail membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan dengan komponen single rail.

PSU multiple rail sering dikatakan memiliki output yang lebih stabil dan bersih dari noise. Hal ini tidaklah benar, karena PSU single rail juga dapat menghasilkan output yang stabil dan bersih. Kata-kata “output yang lebih stabil dan bersih” dipakai karena dianggap lebih enak didengar dibandingkan dengan “tidak mudah meyebabkan kebakaran”. Seperti yang dikatakan sebelumnya, PSU biasanya hanya memiliki satu sumber +12V dan biasanya tidak ada proses filtering tambahan yang dipasang ketika rail itu dibagi, tambahan inilah yang jika benar-benar ada pada PSU multiple rail, akan mebuat PSU multiple rail lebih stabil daripada single rail.

Beberapa orang menganggap PSU single rail lebih baik. Dalam beberapa kasus, sebagai contoh, produsen membuat PSU 750W dengan 4 rail +12V yang dalam teori memiliki power yang banyak untuk sebuah hi-end PC Gaming. Produsen ini mengikuti standar EPS yang merupakan standar server, bukan standar PC Gaming. PSU tersebut memiliki 4 konektor PCIe yang semuanya mengambil sumber dari satu rail +12V, bukan dari 2 atau 3 rail. Pada saat gamers menggunakan PSU tersebut untuk mentenagai sebuah PC dengan konfigurasi dual GPU sekelas nVidia GTX series, PSU tersebut shutdown tiba-tiba pada saat dipakai untuk bermain game. Hal ini dikarenakan total ampere yang ada pada rail yang menjadi sumber 4 konektor PCIe tidak mampu memberikan daya untuk dua graphic card yang digunakan (GPU sekelas GTX series membutuhkan 2 konektor 6-pin dengan daya besar). Seharusnya, PSU multiple rail 750W untuk hi-end PC Gaming dengan konfigurasi dual GPU harus membuat 4 konektor PCIe mereka bersumber dari dua rail atau lebih, jangan hanya pada satu rail +12V. Jika mereka tidak ingin melakukan hal tersebut,mereka seharusnya menaruh jumlah ampere yang lebih besar pada rail +12V yang digunakan untuk 4 konektor PCIe daripada ketiga rail lain. PSU 750W single rail yang berkualitas dengan total ampere yang besar tidak bermasalah dengan kasus ini, karena walaupun suplai daya 1 rail terbagi untuk komponen lain selain graphic card, total output dari ampere yang besar dapat memberi tenaga dual GPU yang haus daya. Kembali lagi pada pernyataan di atas bahwa akan lebih murah membuat PSU single rail dibandingkan multiple rail, produsen PSU membuat isu bahwa single rail lebih baik dari multiple rail, isu tersebut didukung oleh kasus di atas.

Dari kasus di atas, multiple rail sangatlah tidak menguntungkan, oleh karena itu single rail lebih baik daripada multiple rail. Jika anda mengikuti pernyataan ini,anda salah besar! Karena jika PSU multiple rail memiliki pembagian rail dan letak perkabelan yang baik, masalah di atas tidak akan timbul. Contohnya adalah FSP Epsilon 700W, PSU ini memiliki 2 konektor PCIe yang bersumber dari dua rail +12V dengan total ampere 18A yang hampir 3 kali lebih besar daripada standar desain total power konektor PCIe. Hal ini sangat menguntungkan karena kita tidak perlu khawatir akan pembagian daya, 1 rail +12V hanya mentenagai CPU, satu rail lain mentenagai motherboard, HDD, ODD dan fan, sehingga dengan dua konektor PCIe yang bersumber dari dua rail sisanya, kita dapat menggunakannya untuk konfigurasi dual GPU hi-end tanpa khawatir kekurangan daya karena rail untuk konektor PCIe murni hanya menyuplai daya untuk GPU, tidak berbagi untuk komponen lain. Tapi masalah akan timbul pada saat kita akan menggunakan konfigurasi dual GPU yang satu GPU-nya saja menggunakan dua konektor PCIe. Walaupun wattage-nya cukup, kita tidak bisa mencukupi kebutuhan konektor sisanya dengan menggunakan adapater molex to PCIe, karena power yang ada pada adapter PCIe berasal dari rail yang menyuplai daya untuk komponen lain macam HDD dan ODD. Walaupun graphic card mendapatkan daya yang cukup, komponen lainnya akan kekurangan daya yang dapat menyebabkan ketidakstabilan dan bahkan kerusakan. Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian pada saat kita berniat memilih PSU multiple rail untuk konfigurasi dual GPU dengan GPU yang haus daya. Hal yang sama juga akan terjadi pada PSU single rail jika PSU tersebut memiliki total ampere +12V yang kurang besar.

Konfigurasi umum PSU multiple rail +12V:
2 x 12V
Ini merupakan spesifikasi original ATX12V untuk pembagian rail +12V.
1 rail untuk CPU, 1 rail untuk yang lainnya.
Konfigurasi “jadul”, kurang handal untuk menangani kebutuhan PC jaman sekarang, karena hanya satu rail yang digunakan untuk mentenagai komponen lain selain CPU, termasuk GPU dengan tambahan konektor PCIe.

3 x 12V
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V dengan mengambil pertimbangan konektor PCIe.1 rail untuk CPU, 1 rail untuk komponen lain, 1 rail lagi hanya untuk konektor-konektor PCIe.Sempurna untuk konfigurasi multi GPU, tetapi tidak untuk PC yang membutuhkan lebih dari 2 konektor PCIe.
Dua konfigurasi di atas biasanya hanya ada pada PSU di bawah 600W.

4 x 12V (konfigurasi original EPS12V)
Hanya ada pada PSU yang benar-benar menerapkan spesifikasi EPS12V (server).
Karena aplikasi umum server menggunakan lebih dari satu processor, 2 rail digunakan hanya untuk CPU yang disalurkan melalui konektor 8-pin. 1 rail untuk konektor 24-pin dan SATA, 1 rail lagi hanya untuk molex.
Sangat tidak bagus untuk PC hi-end dengan konfigurasi dual GPU, karena GPU akan mendapat daya yang terbagi dengan komponen lain.
Untuk non-server,konfigurasi ini sudah tidak ada lagi dipasaran.
Biasanya ada pada PSU antara 600W sampai 850W.

4 x 12V (konfigurasi “enthusiast” PC)
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V, mirip dengan konfigurasi 3 x 12V, namun pada konfigurasi ini, konektor-konektor PCIe ditaruh juga pada 1 rail lagi.
Jika PSU memiliki 3 konektor PCIe atau 8-pin PCIe, biasanya setiap rail +12V tidak akan memiliki daya hanya 20A.
Biasanya ada pada PSU 700W sampai 1000W (untuk 800W ke atas, sudah pasti akan memiliki lebih dari 20A di setiap railnya pada konfigurasi ini).

5 x 12V
Konfigurasi ini dapat disebut EPS12V/ATX12V hybrid.
Dual processor tetap mendapatkan railnya seperti konfigurasi original EPS12V, tetapi konektor PCIe juga mendapatkan railnya sendiri.
Biasanya konfigurasi ini ditemukan pada PSU 850W sampai 1000W.

6 x 12V
Ini adalah konfigurasi yang paling besar karena mencukupi standar ATX dan juga dapat mentenagai 4 sampai 6 konektor PCIe pada 2 railnya.
2 rail untuk CPU, 2 rail untuk molex, SATA dan konektor 20 + 4 pin, 2 rail lagi untuk konektor PCIe.
Biasanya hanya ada pada PSU dengan daya lebih dari 1000W.

* thanks to bocoolmaho
emoticon-Peace


Quote:Original Posted By cleva
psu class versi ane.. dibagi berdasar class wattage plattformnya

level 0: up to 300w:
simbadda simcool, venom (up to 650W), Xigmatek ~VC603, icute 500w, enlight up to 500w, acepower 500w, infinity, CM Elite power,

level 1: 300w - 500w
termasuk seasonic s12-II / m12-II, seasonic eco series, corsair CX upto CX600, FSP hexa, aurum 400, 500w, TT litepower ~up to 500w, NOX urano, xigmatek NRP ~PC602, venom rx 700w APFC, aerocool strikeX, amacrox viking / warrior, enlight blacksilver 500 - 550, acbel ~85H/550, CM extrme power plus, antec vp450 - HCG620, highpower ~500w

level 2: 450w - 750w
Seasonic SS-650JT, JS, M12-650, Seasonic G series, seasonic X series up to 560w, corsair GS series, Corsair TXM, fsp aurum 550++, aurum cm, raider, silverstone SST-EF, TT evo blue, Qfan, rosewill Hive, OCZ ZS, ZX, superflower SF500P12A, Fractal Tesla, Amacrox freestyle, free earth, CM GX series, CM Silent Pro 500, enermax naxn 550+

level 3: 650w - 1000w
seasonic M12-750, M12-750D, seasonic P860, x750, x850, corsair TXV2, Corsair HX650 Gold - 1050, corsair AX series (kecuali 1200) TT toughpower grand, toughpower XT, rosewill lightning, SF AMTAC, Golden Green, Fractal Newton, enlight black silver 750 - 1000w, CM Silent Pro, XFX, Antec HCG (delta)

level 4: 850w - 1200w
enermax revo, ACbel R88 900 - 1100, TT toughpower grand 1200, Cougar GX1050, CM Silent Pro Gold,silverstone strider gold

level 5: 1200w ++
seasonic X1250, P1000, enermax platimax 1200, maxrevo 1500, corsair AX1200/i, corsair hx1000, TT Toughpower 1200, tt toughpower xt 1275 ++, aurum pro 1200, Antec HCP1200, SS Zeus 1300

note:
Low wattage dengan form factor aneh dari seasonic ga masuk, karena bukan dari class ATX.

pembagian dari class wattage, bukan quality.

klo ada yg mau kritik silakan..
next : Tier (quality) PSU



Quote:Original Posted By cleva
tier psu..
tier psu adalah kualitas psu, teknologi yg untuk buat psu.
untuk ini ga bakal nyebut merek. terlalu sensitif tentang fanboy yg dijelek jelekan nanti..
ane membagi tier psu berdasar teknologi & parts yang menyusun psu, jadi mau merek apapun ceklistnya sama.
jadi kalo memang jelek ya memang jelek..

1. APFC. tanpa pfc= -1, ppfc= 0, apfc= 1, dual apfc= 2
2. topologi. half bridge/single forward = 1, dual forward = 2, ACRF = 3, LLC Resonant-HB = 4, fullbridge, phase shifted FB = 5. digital control nambah poin 1.
3. rectifier sekunder. schotkky = 1, mosfet = 2
4. minor rail generation: power mosfet = 0, group regulation = 1, indy regulation = 2, DC2DC = 3
5. PCB Layer. single layer = 1, dual layer 2, kalau dual pcb,dual layer = 4
6. capacitor. china/ga jelas=1, taiwan/cina 'bermerek' = 2, korea = 3, elco japan / polymer china = 4, polymer japan = 5, tantalum = 6

contoh memprihatinkan dari merek terkenal
xigmatek VC603
PPFC, half bridge, schotkky, group regulation, single layer pcb, caps cina ga jelas. total memprihatinkan cuma 5 poin.

skornya sama dengan venom rx madara

hasil xigmatek memang di load tester mleduk.

Quote:Original Posted By contoh
Seasonic M12II-620 620W Modular - Bronze -
Corsair TXM Series 650W Modular CP-9020002-
Cooler Master SILENT PRO 600W
NZXT HALE82 650W - Bronze


dari cara ngitung diatas didapat..
m12-620: apfc, dual forward, group regulation, schotkky, single layer pcb, japan caps total 9 poin.
TXM650: apfc, dual forward, DC2DC, schotkky, single layer pcb, japan caps total 11 poin.
CM silent pro 600w: apfc, dual forward, indy regulation, schotkky, single layer pcb, taiwan caps. 8poin
hale 82: apfc, dual forward, dc2dc, schotkky, dual layer pcb, japan caps. 12 poin.

di level sejutaan dengan wattage 600w, ternyata seasonic m12-ii 620 ga recomend. mending pilih hale 82 (oem seasonic juga.. emoticon-Hammer )

di list berdasarkan wattage juga hanya recomended beli s12 / m12 sampai 500w aja, karena diatas itu harganya mepet dengan psu lain yang lebih baik


ada pendapat lain.. silakan.. compare tier psu dengan review yang sudah ada.


thanks to cleva
Quote:Original Posted By down_i

COPAS from Mang Rasdyan post emoticon-army:

Quote:Inrush Current

Q : gan, setelah ane ganti psu, koq mcb dirumah sering jegleg ya..?
A : Inrush Current adalah lonjakan arus yg sangat tinggi saat pertama kali psu di hidupkan hal ini terjadi karena proses pengisian capasitor yg terdapat pd psu tsb. Lonjakan arus bervariasi tergantung pada aplikasi dan protection circuit. besarnya inrush current sekitar puluhan kali dari besar arus input dan durasi terjadinya inrush current maksimal sekitar 5ms (milli second)
Spoiler for inrush current:


beberapa daftar psu dengan inrush currentnya
Spoiler for inrush current beberapa PSU:


Solusi

solusi paling gampang ya tambah daya lah , wah dana mepet gan..., coba pake softstarter/inverator DIY, mengatasi mcb jegleg saat menghidupkan PC
DIY, mengatasi mcb jegleg saat menghidupkan PC


Quote:System Proteksi Pada PSU

PSU yang berkualitas umumnya telah dilengkapi dengan berbagai macam system proteksi. Tujuan dilengkapinya PSU dengan proteksi adalah untuk mencegah PSU menjadi Malfunction dikarenakan sebab-sebab yang tidak diinginkan. Karena PSU bekerja dan menggunakan energy listrik maka penyebab failure umumnya juga datang dari listrik.
Apa saja jenis proteksi yang ada dalam PSU dan apa saja kegunaannya ? mari kita bahas dalam topic berikut ini.

Standart protection
Proteksi yang menjadi standart semua psu dan pasti tersedia di semua ATX psu :

OVP – Over Voltage Protection
Proteksi jenis ini berguna untuk menjaga agar psu terhindar dari kerusakan yang diakibatkan oleh tegangan kerja yang terlampau tinggi. ovp dapat ditemui dibagian primer & sekunder.
OVP dibagian primer terdapat di bagian kontroler pwm. menjaga agar psu tidak rusak ketika input voltage terlalu tinggi. dibagian sekunder hanya terdapat di psu 'bagus'. menjaga agar pc tidak rusak karena output psu tidak beres. berupa integrated controler atau voltage comparator discrete.

OCP – Over Current Protection
Berguna untuk mencegah psu dari kerusakan yang diakibatkan oleh supply arus masuk/keluar yang terlalu besar hingga melebihi kemampuan psu itu sendiri.
ocp dapat ditemui di bagian primer terdapat di rangkaian PWM / APFC, berupa sebuah power resistor. OCP di bagian primer juga disebut OPP (over power protection).
OCP di bagian secondary umumnya ada di tiap rail output dan bersifat independen dan berupa sirkuit tertutup, berupa shunt atau induktor yg terhubung ke voltage comparator, artinya manakala ada rail yang mana saja menderita over current maka system psu akan shutdown untuk mencegah psu dari kerusakan.
Standar ATX mensyaratkan nilai maksimal sebesar 240 VA untuk tiap tegangan output, lebih dari nominal tersebut maka OCP akan aktif dan mengakibatkan psu menjadi shutdown.


OTP – Over Temperature Protection
Seperti namanya, sangat berkaitan dengan suhu kerja psu. Mengapa suhu kerja psu dibatasi ?
Hal ini tidak lain karena komponen di dalam psu, kinerjanya sangat tergantung oleh suhu terutama komponen yang krusial seperti Capasitor, Dioda, Mosfet maupun IC. Semakin tinggi suhu kerja maka kinerjanya akan menurun hingga bila dibiarkan akan memperpendek usia pakainya. Sehingga dengan adanya OTP maka bisa dipastikan bila usia pakai psu diharapkan bisa diperpanjang meski pada kenyataannya tidak mesti demikian. OTP umunya berupa komponen NTC/PTC atau berupa sensor IC.

SCP – Short Circuit Protection
Berguna sebagai proteksi agar bila sewaktu-waktu psu mengalami short circuit di bagian sekunder, maka kerusakan lebih lanjut bisa di cegah.
SCP sebenarnya dibagi menjadi 2, yaitu SCP standart dan SCP advance. Dimana perbedaan adalah SCPc menggunakan Fuse sebagai komponen proteksinya sedangkan SCPa menggunakan komponen aktif atau IC sebagai sarana proteksinya. SCPa umumnya sudah di adaptasi oleh psu mid to high dan kompatibel dengan system multi rail.
scp merupakan pengembangan OCP, atau mekanisme crowbar protection dengan SCR (untuk psu tanpa ocp).


Advance protection
Proteksi tingkat lanjut yang (umumnya) hanya ada pada psu berkualitas

OPP – Over Power Protection
Sebenarnya merupakan gabungan antara OVP dan OCP, tetapi yang menjadikan poin lebihnya adalah kemampuannya untuk mendeteksi kelebihan supply daya yang dilakukan oleh tiap-tiap rail output kemudian membandingkannya dengan kemampuan maksimal yang masih ditolerir agar system psu bisa berjalan normal. OPP umumnya merupa komponen integrasi (IC) dan contoh yang paling gampang adalah rail +3.3V dan +5V dimana meski berbeda rail tetapi OPPnya masih tetap satu saja. Sehingga meski diatas kertas kedua rail tersebut gabungan keduanya lebih besar tetapi biasanya batas daya maksimum keduanya pasti lebih kecil. Karena OPP membatasi daya maksimal keduanya (note ; +3.3V dan +5V berasal dari rail +12V yang sama)

UVP – Under Voltage Protection
UVP di bagian sekunder berfungsi mencegah output psu memiliki voltage terlalu rendah. bisa berupa sensor khusus atau cuma merupakan input voltage (vcc) dari chip controler.
bagian primer terapat di kontroler PWM / apfc. mengatur dari voltage berapa psu bisa bekerja. mau full range atau cuma 200v++ ajah.
Kegunaan utamanya agar system yang berhubungan langsung dengan psu (contohnya mainboard dll) mendapatkan supply daya yang wajar dan optimal. Tegangan kerja yang dibawah standar akan mempengaruhi performa dan juga mempunyai efek negatif yaitu akan menaikan arus kerja dan suhu operasional bila seandainya nilai nominal konsumsi dayanya sama, secara tidak langsung hal ini bisa mentrigger OCP untuk menjadi aktif sehingga akan mengakibatkan psu menjadi shutdown.

This power supply uses a PS223 monitoring integrated circuit, which is in charge of the power supply protections, like OCP (over current protection). OCP was really activated, as we will talk about later. This IC also provides over voltage protection (OVP), under voltage protection (UVP) and over temperature protection (OTP), but not over power protection (OPP).

Berikut adalah IC PS223, jenis ic ini telah mendukung beberapa fitur proteksi pada psu, yaitu OCP, OVP, OTP, dan OPP.
Spoiler for :


thanks to betterway & om cleva emoticon-Big Grin
sumber

Quote:
Ripple

Ripple adalah variasi priodik atau noise yang terjadi akibat proses penyearahan (rectifier) dari tegangan AC (alternating current) ke DC (direct current). Dalam pemilihan PSU yg baik, besar kecilnya ripple harus diperhatikan pula, makin kecil nilai ripple maka makin baik pula psu tsb dalam penyaluran masing rail ke hardware. batas maksimal toleransi ripple adalah 120mV untuk +12 dan 50mV untuk 5v, 3.3v.
untuk mendapatkan hasil pengukuran ripple yg akurat & valid hanya menggunakan osciloscop. selain itu jika menggunakan software, hasilnya masih sangat diragukan .


Quote:PF (Power Factor), VA (Volt Amper), Watt, dan Efisiensi

Daya semu (apparent power) dengan satuan VA (volt amper) merupakan hasil perkalian antara Volt x Ampere.
Daya nyata (Real Power) dengan satuan Watt, dapat berupa listrik AC maupun DC
Power factor merupakan Nilai perbandingan antara daya nyata dan daya semu
Efisiensi, adalah perbandingan nilai daya nyata yg digunakan PSU sbg input dan daya DC yg dihasilkan olehnya, utk digunakan oleh komponen2 yg ada di dalam PSU.

Setrika/ lampu merupakan beban resistif dengan satuan watt
jika psu (switching), trafo (induktif) dan beban lain yg mengandung lilitan merupakan beban kapasitif dengan satuan watt .
VA (volt amper ) tidak dapat dimanfaatkan, besarnya VA yg tidak bermanfaat, tidak terbuang menjadi panas, tapi hanya sekedar lewat saja.

sebagai contoh ;
PSU apfc 0,99 efisiensi 80%

sebuah psu membutuhkan daya sebesar 400w dengan efisiensi 80% maka akan memakan daya sebesar 500w ac, 500w dapet dari mana tuh..?,
dapetnya dari 400w/0,8 (80%) = 500w .
jika psu tsb menggunakan apfc dengan pf 0.99 maka daya yg dibutuhkan Cuma 505VA, 505VA dapet dari mana lagi tuh..?,
dapetnya dari 500w/0,99 = 505VA
dengan efisiensi 80% tsb, so sisanya kan 20% , nah 20% itulah banyaknya daya yg terbuang, yaitu 20% x 500w = 100w .

PSU non pfc 0,55 efisiensi 80%

sebuah psu membutuhkan daya sebesar 400w dengan efisiensi 80% maka akan memakan daya sebesar 500w ac, 500w dapet dari mana tuh..?,
dapetnya dari 400w/0,8 (80%) = 500w .
jika psu tsb menggunakan non pfc dengan pf 0.55 maka daya yg dibutuhkan menjadi lebih besar, yaitu 909VA,
909VA dapet dari mana lagi tuh..?,
dapetnya dari 500w/0,55 = 909VA
dengan efisiensi 80% tsb, so sisanya kan 20% , nah 20% itulah banyaknya daya yg terbuang, yaitu 20% x 500w = 100w .


daya terpasang di PLN bukan di set berdasar watt, tapi berdasar VA atau ampere.

untuk menghidupkan pc 400w dengan non pfc dibutuhkan arus AC = 4.1A (902VA ya ..hampir2 mendekatilah 909VA )
Q : 4,1 Amper, dapet dari mana..?
A : Tengangan PLN 220V
902A / 220V = 4,1A.

untuk menghidupkan pc 400w dengan apfc dibutuhkan arus AC = 2.29A (504VA, ya ..hampir2 mendekatilah 505VA )
Q : 2.29A Amper, dapet dari mana..?
A : Tengangan PLN 220V.
504VA / 220V = 2.29A.

Nah klo rumah pake listrik 1300va atau pake MCB 6A, cuma bisa pake 1 pc non pfc atau bisa pake 2 pc apfc.


thanks to om Cyclohexane & om raracmoet

please, koreksinya kalo ada yg salah emoticon-Malu


Quote:cara hitung tagihan listrik per PC

Tg = (TDL x U) + (TDL x U x PPJ)
dimana
Tg = Tagihan, TDL = Tarif Dasar Listrik, U = Usage, PPJ = Pajak Penerangan Jalan

contoh 1: keseluruhan PC ente termasuk spiker n monitor diukur pk wattmeter (VAC lho ya) makan listrik 350w, TDL buat R1 Januari 2016 kan Rp 1409.16 per kwh dengan PPJ 6% (PPJ DKI Jan '16).. gimana cara ngitungnya?
jawab:
step 1: konversi w ke kwh, 350w = 0.35kwh
step 2: hitung per jam pk rumus tadi, (1409.16 x 0.35) + (1409.16 x 0.35 x 6%) = 493.21 + 29.59 = Rp 522.8 per jam

contoh 2: ente nge-gem rata2 5 jam sehari, klo sebulan jd tagihan listrik buat PCnya berapa?
jawab: ya tinggal dikali aja, 522.8 x 5 (jam) x 30 (hari) = Rp 78.420 per bulan


Haswell Processors's Compability PSU

Quote:Original Posted By takishima
Antec

According to Antec, the following units are "fully compatible" with Haswell:

EarthWatts Green: EA-650 Green
EarthWatts Platinum: EA-450, EA-550, EA-650
High Current Game: HCG-750, HCG-900
High Current Gamer M: HCG-520M, HCG-620M, HCG-750M, HCG-850M
High Current Pro: HCP-750, HCP-850, HCP-1200
High Current Pro Platinum: HCP-1000 Platinum, HCP-850 Platinum (OC link), HCP-1000 Platinum (OC link), HCP-1300 Platinum (OC link)
NeoEco C: Neo Eco 620C
Signature: SG-650, SG-850
TruePower Gold: TP-550G, TP-650G
TruePower New: TP-550, TP-650, TP-750, TP750 Blue
TruePower Quattro: TPQ-850, TPQ-1000, TPQ-1200, TPQ-1200 OC
VP: VP550P V2, VP650P V2, VP650PM
VP F: VP550 F, VP630 F

However, the compatibility of these units "has not been confirmed yet":

BP: BP-350, BP430, BP500U, BP550 Plus rev 1
EarthWatts Green: EA-350 Green, EA-430 Green, EA-500 Green, EA-750 Green
High Current Game: HCG-400, HCG-520, HCG-620
High Current Gamer M: HCG-400M
NeoEco C: Neo Eco 400C, Neo Eco 450C, Neo Eco 520C
VP: VP350P, VP450, VP450P, VP550P
VP F: VP450 F

Source


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Cooler Master

The following Cooler Master units are all listed as "Haswell-ready."

V Series: V700, V850, V1000
Silent Pro Platinum: 550W, 1000W
Silent Pro Gold: 450W, 550W, 600W, 700W, 800W, 1000W, 1200W
Silent Pro Hybrid: 850W, 1050W, 1300W
Silent Pro M2: 420W, 520W, 620W, 720W, 850W, 1000W, 1500W
Silent Pro M: 500W, 600W, 700W, 850W, 1000W
GX2: 450W, 550W, 650W, 750W
GX: 400W, 450W, 550W, 650W, 750W
GXL: 500W, 600W, 700W
i Series: i500, i600, i700
G Series: G500, G600, G700
Thunder M: 420W, 520W, 620W
Thunder: 450W, 500W, 600W, 700W
B500, B600, B700
EX2: 475W, 525W, 625W, 725W
EX: 350W, 400W, 460W, 500W, 550W, 600W, 650W, 700W
Elite: 350W, 400W, 460W

Cooler Master also proposes a workaround for PSUs that may lack support:

Should customers experience problems nevertheless, or would like to enable the advanced power saving mode on older power supplies that might not support it, there is a simple fix. Simply adding a single silent case fan to the system, connected to the power supply, should provide enough additional load to keep the system running in advanced power saving mode. The only disadvantage would be that power savings in idle mode on such a system would only surmount to around 2-3W instead of ~5W.

Hmm. Interesting.

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Corsair

All power supplies that use DC-to-DC conversion to power their 3.3V and 5V rails have no problem with Haswell's new low-power state, Corsair says. The following Corsair power supplies all use DC-to-DC conversion and are listed as "100% compatible with Haswell CPUs":

AXi: AX760i, AX860i, AX1200i
AX (Gold and Platinum): AX650, AX750, AX760, AX850, AX860, AX1200
HX (Silver, Gold and HX1000): HX650, HX750, HX850, HX1000, HX1050
TX-M (All Versions): TX550M, TX650M, TX750M, TX850M, TX950M
TX (All Versions): TX550, TX650, TX750, TX850, TX950
GS (Current V3): GS600, GS700, GS800
GS (Legacy V1): GS600, GS700, GS800
CX-M: CX750M
CX: CX750
VX: (Legacy) VX550

The ones in this second list are marked as "likely compatible" but "currently validating." Corsair explains that it's "still working with Intel on the details of the testing methodology they use to check PSUs for Haswell compatibility."

HX (Legacy Bronze and below): HX450, HX650, HX520, HX620
GS (Legacy V2): GS500, GS600
GS (Legacy V1): GS500
CX-M: CX430M, CX500M, CX600M
CX: CX430, CX500, CX600
VX (Legacy): VX450
VS: VS350, VS450, VS550, VS650

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Enermax

Enermax claims all of its current mid-range and high-end PSUs, as well as some older models, use DC-to-DC conversion and can therefore pump out "rock-stable voltages even at 0W load." Here's a list of them:

Platimax: 500W, 600W, 750W, 850W, 1000W, 1200W, 1500W
Revolution87+: 550W, 650W, 750W, 850W, 1000W
MaxRevo: 1200W, 1350W, 1500W
Triathlor: 385W, 450W, 550W
Triathlor FC: 550W, 650W, 700W
Revolution85+: 850W, 920W, 950W, 1020W, 1050W, 1250W
Modu87+: 500W, 600W, 700W, 800W, 900W
Pro87+: 500W, 600W

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

OCZ/PC Power & Cooling

The following OCZ/PC Power & Cooling units use DC-to-DC conversion and are marked as "Haswell ready" by the company:

Mk III Silencer: PPCMK3S1200, PPCMK3S850, PPCMK3S750
Mk II Silencer: PPCMK2S950, PPCMK2S750, PPCMK2S650
Fatal1ty Gaming Series: OCZ-FTY1000W
ZX Series: OCZ-ZX1250W, OCZ-ZX1000W, OCZ-ZX850W
Z Series (EOL): OCZZ1000M, OCZZ85M

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Seasonic

Seasonic lists these units as "ready for Intel's Haswell processors," although it doesn't go into much detail beyond that:

X-series: 560W, 660W, 760W, 650W, 750W, 850W, 1050W, 1250W
X-series Fanless: 400W, 460W
Platinum Series: 660W, 760W, 860W, 1000W, 1200W
Platinum Series Fanless: 400W, 460W, 520W
G-Series: 360W, 450W, 550W, 650W
M12II Bronze: 650W, 750W, 850W

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Silverstone

As far as I can tell, Silverstone didn't even put up a press release. It simply listed compatible units in a PDF titled, "SilverStone PSU for Haswell support list:"

Strider Gold Evolution series: ST75F-G Evolution, ST85F-G Evolution, ST1000-G Evolution, ST1200-G Evolution
Strider Gold series: ST55F-G, ST65F-G, ST75F-G, ST85F-G, ST1000-G, ST1200-G
Strider Gold S series: ST75F-GS, ST85F-GS
Strider Plus series: ST50F-P, ST60F-P, ST60F-PS, ST75F-P, ST85F-P, ST1000-P, ST1500
Strider Essential Series: ST50F-ES230, ST40F-ES, ST50F-ES, ST60F-ES, ST70F-ES
Nightjar Series: ST40NF, ST50NF
Gemini Series: ST30GF, ST42GF, ST50GF, ST55GF
SFX Series: ST30SF, ST45SF, ST45SF-G
Zeus Series: ZM1350
Other: ST60F-SG, FSP300-60GHS

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Thermaltake

According to Thermaltake's compatibility announcement, "most high-end power supplies of Thermaltake are fully compatible with Haswell CPUs." The compatible units are as follows:

Toughpower Grand (Platinum): 600W, 700W
Toughpower Grand (Gold): 650W, 750W, 850W, 1050W, 1200W
Toughpower XT: 1275W, 1375W, 1475W
Toughpower: 750W, 850W, 1000W, 1200W, 1500W
Evo_Blue 2.0: 650W, 750W, 850W
Smart M: 750W, 850W

Source

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

XFX

Here's the word from XFX on Haswell compatibility:

XFX power supplies use a +12V design that allows for a minimum of 0A so they will not have an issue with the new low power sleep states allowing the CPU to enter deep sleep mode without any problems. XFX manufacturing partner Seasonic in conjunction with Intel have worked together to confirm that all XFX Pro Series PSUs listed below are compatible with Intel's new 4th generation Core processor family for new CPU upgrades to current systems and future new builds.

And here's the compatibility list:

Pro Series Core Edition: PRO650W, PRO750W, PRO850W
Pro Series XXX Edition: PRO650W, PRO750W, PRO750W, PRO850W, PRO850W
Pro Series Black Edition: PRO750W, PRO850W, PRO1050W, PRO1250W
Pro Series Black Edition: Limited PRO1000W

The firm adds that its XFX Pro Series 450W and 550W units are not Haswell-ready. However, XFX is "working closely with Seasonic to develop a new 550W Gold Pro Series PSU that will be compatible later this year."

Source


____________________________________

Source Page

Review List

AcBel
Spoiler for AcBel:


Aerocool
Spoiler for Aerocool:


Amacrox
Spoiler for Amacrox:


Antec
Spoiler for Antec:


be quiet!
Spoiler for be quiet!:


Cooler Master (CM)
Spoiler for Cooler Master (CM):


Corsair
Spoiler for Corsair:


Cougar
Spoiler for Cougar:


DeepCool
Spoiler for DeepCool:
Review List (lanjutan)

Enermax
Spoiler for Enermax:


EVGA
Spoiler for EVGA:


Fractal Design
Spoiler for Fractal Design:


FSP
Spoiler for FSP:


Gigabyte
Spoiler for Gigabyte:


High Power
Spoiler for High Power:


In Win
Spoiler for In Win:


LEPA
Spoiler for LEPA:


NZXT
Spoiler for NZXT:


OCZ
Spoiler for OCZ:


Raidmax
Spoiler for Raidmax:


Rosewill
Spoiler for Rosewill:
Review List (lanjutan 2)

Seasonic
Spoiler for Seasonic:


SilverStone
Spoiler for SilverStone:


Super Flower
Spoiler for Super Flower:


Tagan
Spoiler for Tagan:


Thermaltake (Tt)
Spoiler for Thermaltake (Tt):


Xigmatek
Spoiler for Xigmatek:


XFX
Spoiler for XFX:
--reserved--
hmmm, ada kasus menarik sekitaran bulan januari akhir - februari awal 2015 ini emoticon-Big Grin

ane post sini deh, berhubungan dengan produk Seasonic dan distributornya emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By takishima
ane mau ngeshare aja info yg ane dapet nih emoticon-Big Grin

yah sebagai user, sebagai pembeli, dan sebagai orang yang pernah membeli produk seasonic dari distributor resminya di indonesia seperti yg kita telah ketahui bersama, ada beberapa yang saya ingin bagikan dan komentari emoticon-Embarrassment

dimulai dari kasus agan tsumetai yang membeli psu seasonic g360 versi promo, dan ternyata setelah dilihat2 dengan matanya yg jeli bagaikan falcon emoticon-Takut (S) tanpa membuka box dari produk ternyata didapati bahwa seasonic g360 promo adalah seri s12 430?? emoticon-Kagets

bagaimana mungkin psu kelas gold, ternyata isinya adalah psu kelas bronze yang kondisi dan performanya entah bagaimana? dan yg lebih aneh dijual dengan harga/tag gold dengan iming-iming PROMO , wah saya kira promo itu karena lagi lebaran, natal, atau valentine gtu emoticon-Betty (S)

nah kita lanjut dulu disini emoticon-Big Grin

lalu dilanjutkan oleh salah seorang teman kami yang perduli dan merasa sedih dengan adanya kondisi ini emoticon-Blue Guy Peace dengan membuat suatu thread di forum internasional, biar lebih dianggap gtu, soalnya klo disini pada ngomong bahasa indo ya tar ga ngerti orang sono emoticon-Big Grin

berikut link thread tsb: OCN

nah, setelah itu, berlanjutlah doi pm-pm an, eh email email an ama perwakilan dari seasonic, Chan Clive, ngakunya sih sales manager asia pasifik emoticon-Embarrassment

bunyi dari email itu seperti ini.. saya urutkan berdasarkan awal waktu..

-----------------------

Spoiler for email dari seasonic:



saya skrinsut biar saya tidak dikira melakukan kamuflase, eh apa tuh namanya, ya pokoknya biar ada bukti lah emoticon-Ngakak (S) berikut..


New Recommend PSU - Part 7

saya komentari yg saya beri garis bawah:
1. very price sensitive? emoticon-Ngakak (S)
2. special model with special offer?? emoticon-Belo apa extreme edition? apa black edition? emoticon-Belo kayaknya special bener..
3. loh, loh, ko tiba-tiba bilang "kualitas tidak sebagus standar" memang yg spesial itu tidak standar? klo tidak standar ko dijual.. emoticon-Bingung (S)
4. wooo dia bilang sih bukan refurb, menurut klarifikasi dia sih gtu...
5. "we believe"... jadi seasonic hanya berdasarkan believe? tidak ada peraturan strict dalam menjual produk mereka? bukannya nama mereka sendiri yg dipertaruhkan?
6. ternyata seasonic internasional tidak mau tahu menahu mengenai produk MP, padahal 'katanya' isinya sih seasonic juga..


-----------------------


segitu dulu, lanjut balesan email dari teman kami..

Spoiler for balasan email dari teman kami:


New Recommend PSU - Part 7

hmm, tidak ada yg saya ingin komentari, hanya memperjelas saja beliau mengenai pernyataan yg belum dijawab..




-----------------------

nah lanjut ada balasan lagi dari pihak seasonic..


Spoiler for balesan dari seasonic:


New Recommend PSU - Part 7

nah, saya mau komentar dikit lagi..

1. ?? material dan kabel cadangan yg dijadiin sebagai pelengkap untuk si model spesial? hmmm rada ga yakin saya baca tu kalimat dgn bener makna nya..
2. loh loh, katanya itu material produk standar, ko diiferent model name? apa maksudnya?
3. pake titik-titik, apa ya yg disembunyiin.. emoticon-Takut (S)
4. SHOULD, nah ini yg ingin saya tekankan, apa disini dijual dengan nama G-360GP ?

klo diliat di salah satu web yg jual periperal komputer, gada yg pake GP, adanya PROMO PRICE, klo dulu sih klo ga salah yg s12 430, emang ada yg GB, tapi lainnya saya lupa

Seasonic G-360 360W - Gold - 5 Years [Search] Rp 843,000
Seasonic G-450 450W Modular - Gold - 5 Years [Search] Rp 1,124,000
Seasonic G-550 550W Modular - Gold - 5 Years (Ready Stock !!!) - PROMO PRICE ! [Search] Rp 1,150,000


hmm, klo sepenglihatan saya disini si g360 adalah model standar (retail) - yg seharusnya memang sama dgn produk yg direview di Jogur dll, klo yg G550 ada promonya, hmmm apa dia masuk kategori "special" ?

contoh di web lain:
Seasonic G-360 Gold 360W Full Modular 80 Plus Gold OEM (Promo Price) 840.000,-

waduh ini lebih aneh lagi full modular, ada oem pula, seasonic bikin sendiri tapi oem buatan lain?

jangan2 isinya oem psu abal2 emoticon-Najis (S)

saya gatau sih yg promo di bagian box nya ada tulisan GB atau GP ato ga, mungkin klo ada yg punya bisa difotoin dgn jelas

dan yg saya sayangkan, kenapa ga diberitahukan bahwa memang ada Seasonic dengan kateori "special" yg performanya memang lebih rendah dari retail, dan ini diakui oleh orang seasonic sendiri, apa ini memang strategi marketing untuk merahasiakan? ko begini ya seasonic, merk yang sejak dulu diagung-agungkan disini dan mungkin di dunia sebagai salah satu pembuat psu terbaik...

barang yg "special" dijual juga dgn harga murah, TANPA konsumen tahu bahwa itu adalah barang yg berbeda, dan tidak berniat untuk memberitahukan, malah cenderung menyesatkan sih, malah diberi tag PROMO PRICE, whatt??? pingin cepet2 dijual apa gimana tuh ya.. barang "special" yang ngakunya sih bukan refurb, dijual tanpa ada pemberitahuan ini barang apa, dikasih tag PROMO? wtf bener emoticon-Cape d... (S)

jadi ragu sama yg retail lainnya pun, apa jangan2 seri platinum taunya isinya sama kayak muscle power emoticon-Takut (S)

dengan begini, saya tidak berani lagi untuk merekomendasikan produk seasonic dan yg bermesin seasonic, yaitu muscle power di thread ini, sesuai judul, ini trit psu yg rekomended, ko masih tanda tanya gini sih klo saya pribadi ga berani emoticon-Stick Out Tongue


masih banyak yg ingin saya kemukakan, namun akhirnya waktu juga yg memisahkan kita emoticon-Betty (S)

tar ane tambahin lagi deh emoticon-Big Grin



@devamultimedia, kalau gak salah FSP HEXA + blum sertifikasi, hanya logo nya mirip yaitu MEET 80+

rumah baru, emoticon-Big Grin,

untuk psu yang di servis, kalau kirim ke pabrik, dan di servis sama mereka harus nya rebes emoticon-Big Grin

maaf belepotan, sudah multiquote di rumah lama, tiba pindah kemari, ilang semua emoticon-Big Grin

untuk masalah triathlor FC murah, terus terang kalau beli lagi sudah gak dapat harga segitu, namun kami membutuhkan mencoba melakukan sesuatu agar teman2 disini bisa menggunakan PSU yang bagus dengan harga yang tidak begitu mencekik emoticon-Big Grin
akhirnya ane memutuskan buat ganti PSU karena dari tanda tandanya sih ini emang PSUnya yang kenapa napa emoticon-Hammer (S)
dan beberapa orang yang kemarin ada yang bilang kalo PSU diservis itu kurang reccomended

ane jatuhin pilihan ke Enermax Thiathlor 550W
ini buat alternatifnya sih (dikumpulin dari anak anak yang jawab disini juga emoticon-Big Grin) jikalau ditempat langganan ane lagi kosong atau engga
Super Flower Active 500P12A(M) (Max 89%)
Thermaltake TP 550W Gold
Corsair CX SERIES 500W/600W
FSP Hyper 600 600W
Muscle Power Laksmana2 600W

oh iya bedanya bronze silver dan gold tuh apa ya? dan biasanya tuh gold lebih mahal dari lainnya emoticon-Bingung (S)
trus ada yang promo promo gitu bener ga sih?
Quote:Original Posted By takishima


lah itu trit yg kmrn emang? tau tuh hansip gmana, tar ane minta hapus semua yg junk kecuali ane emoticon-Malu (S)


------------------

dah ah woy junk melulu emoticon-Cape d... (S)

iya itu post pertama ditrit ini ya gw om, yg post #22 emoticon-Hammer (S)
betewe dah part ke3kalinya nih, ente gak jadi top 3 toj lagi emoticon-Stick Out Tongue

Quote:Original Posted By aldi_cool213
akhirnya ane memutuskan buat ganti PSU karena dari tanda tandanya sih ini emang PSUnya yang kenapa napa emoticon-Hammer (S)
dan beberapa orang yang kemarin ada yang bilang kalo PSU diservis itu kurang reccomended

ane jatuhin pilihan ke Enermax Thiathlor 550W
ini buat alternatifnya sih (dikumpulin dari anak anak yang jawab disini juga emoticon-Big Grin) jikalau ditempat langganan ane lagi kosong atau engga
Super Flower Active 500P12A(M) (Max 89%)
Thermaltake TP 550W Gold
Corsair CX SERIES 500W/600W
FSP Hyper 600 600W
Muscle Power Laksmana2 600W

oh iya bedanya bronze silver dan gold tuh apa ya? dan biasanya tuh gold lebih mahal dari lainnya emoticon-Bingung (S)
trus ada yang promo promo gitu bener ga sih?


dibawah triathlor menurut gw p12a>cx>TT tp>hyper lupakan mucle toel selain design paling jadul, juga kasus distro lagi bnayak masalah...

maslah efficiency baca halamn pertama lagi okeh emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By mccartneyjr
dibawah triathlor menurut gw p12a>cx>TT tp>hyper lupakan mucle toel selain design paling jadul, juga kasus distro lagi bnayak masalah...

maslah efficiency baca halamn pertama lagi okeh emoticon-shakehand


itu diurutin menurut kualitas ya gan, thx btw gan emoticon-Big Grin

ane kelewatan baca pej 1 emoticon-Hammer

btw pengen tanya deh harga triathlor tuh berapa sih? Ane cek cek website yang toko tokonya di mangdumall pada kisaran 1jt sedangkan di en**r kok bisa jatoh gitu harganya? itu barangnya bagus ga sih emoticon-Bingung (S)
gan, ane punya spek,
procie : intel pentium cpu G620 @ 2.60 GHz (2 CPUs)
vga : intel hd graphic bawaan
memory (ram) : 2 gb, DDR3, PC 1333
harddisk : 250 gb
PSU : 450 watts bawaan pawerlogic azzura M1000

ane rencana tambah 1 keping ram 2 gb & gandeng harddisk 1 TB
pertanyaan ane, dengan psu bawaan ane, kira2 msh kuat gak setelah upgrade diatas?
Quote:Original Posted By kayyang
gan, ane punya spek,
procie : intel pentium cpu G620 @ 2.60 GHz (2 CPUs)
vga : intel hd graphic bawaan
memory (ram) : 2 gb, DDR3, PC 1333
harddisk : 250 gb
PSU : 450 watts bawaan pawerlogic azzura M1000

ane rencana tambah 1 keping ram 2 gb & gandeng harddisk 1 TB
pertanyaan ane, dengan psu bawaan ane, kira2 msh kuat gak setelah upgrade diatas?


sebaiknya ganti aja sih, kalau ada budget.
kalau gag ada, ya nabung dulu buat beli PSU "bagusan".
nambah ram dan HDD 1 biji, watt nya kecil kok..
gan ane mau nanya
rencana ntr mau bikin pc baru dengan spek
i3 4160
mobo msi h81m
antara his radeon iceq x2 r9 207 ato 270X ato gtx 960 ( tergantung budget yg disupport)
nah apakah psu ini kuat ya gan?
Super Flower SF-500P12A 500W(ud beli soalnya pc lama rusak)
dan satu lagi akankah fan dan cpu cooler mengaruhi ke Psu nya?
Thx agan agan
Quote:Original Posted By kaelthasd
gan ane mau nanya
rencana ntr mau bikin pc baru dengan spek
i3 4160
mobo msi h81m
antara his radeon iceq x2 r9 207 ato 270X ato gtx 960 ( tergantung budget yg disupport)
nah apakah psu ini kuat ya gan?
Super Flower SF-500P12A 500W(ud beli soalnya pc lama rusak)
dan satu lagi akankah fan dan cpu cooler mengaruhi ke Psu nya?
Thx agan agan


Masih kuat gan,
beli aja fan / cpu cooler. watt nya kecil.
Quote:Original Posted By devamultimedia


Masih kuat gan,
beli aja fan / cpu cooler. watt nya kecil.


smw vga nya kuat kan gan?
ni psu bagus ga gan?
maaf banyak nanya