alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea17bc12e2579e598b4567/mari-dukung-gerakan-mari-belanja-di-warung-tetangga
Peringatan! 
Mari Dukung ”Gerakan Mari Belanja di Warung Tetangga”
Mari Dukung ”Gerakan Mari Belanja di Warung Tetangga”
Berbelanja kebutuhan harian, mingguan atau bulanan keluarga, biasanya kita lakukan di hari libur. Tetapi, bijakkah kita bila membeli jauh-jauh ke pusat belanja “modern”? Coba tengok kebiasaan kita ini. Belanja di swalayan ****Mart atau ****Mart, semua barang memang terpampang. Tapi, hampir tak ada interaksi kemanusiaan. Apalagi pertemanan dan persaudaraan. Bertahun-tahun kita menjadi pelanggan, yang bahkan dibuktikan

dengan “kartu pelanggan”, tapi sungguh penjualnya tetap tidak kita kenal. Bahkan pelayanpun kita tak tahu siapa, apa dan bagaimana kehidupan mereka. Komunikasi hanya dengan “pelayan”, ingat bukan “penjual”. Dan hanya seputar transaksi saja. Itupun sekarang diwakili dengan tulisan.

Sementara ketika kita membeli di warung tetangga, selain dekat, juga ada interaksi sosial kemasyarakatan yang akrab. Ada “obrolan”, bukan sekedar transaksi barang yang menghilangkan nilai sosial kemanusiaan kita. Kita jadi tahu, kenal dan dekat dapat silaturahmi dengan masyarakat dan lingkungan. Komunikasi beginilah yang manusiawi. Yang menghubungkan antar orang, komunitas dan masyarakat. Bukan sekedar barang, angka penjualan dan plastik kemasan.

Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan kekuatan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. Suami, istri dan anak-anaknya. Dan mereka, berperan sebagai penjual. Berwirausaha. Bukan sekedar menjadi pelayan alias babu dari para pemilik modal kapitalis liberal yang berdalih seragam karyawan. Bayangkan, sampai umur berapa toko-toko modern mau mempekerjakan para pelayan ini? Cuma saat usia muda. Sedang dengan menjadi “penjual” sebenarnya mereka akan “terhidupi” bahkan sampai anak-anak mereka dewasa.

Belum lagi soal efektifitas budget kita. Bayangkan, saya pernah uji coba, membawa uang 100 ribu dan pergi ke toko swalayan modern. Ternyata kurang! Dan lihat belanjaannya. Saya banyak membeli barang yang tak perlu. Karena godaan iklan dan penataan, saya melakukan pemborosan!

Sedang ketika saya ke warung tetangga, uang 100 ribu masih sisa. Barangnya pun sangat fungsional, benar-benar kebutuhan pokok. Dan saya mendapatkan bonus ungkapan penjual yang membahagiakan, “Alhamdulillah syukur ya, pagi-pagi sudah ada yang belanja 75 ribu. Makasih ya bu,” sambil tersenyum tulus. Sungguh itu bonus yang lebih mahal daripada sekedar “obral dan diskon ngakali” yang penuh strategi bisnis.

Jadi berpikirlah sebelum berbelanja! Shopping lah di warung tetangga atau pasar tradisional. Nikmatilah sisi kemanusiaan anda. Disitulah “rekreasi sebenarnya”. Jangan buang waktu anda di swalayan dan supermall modern hanya untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga anda. Warung tetangga jauh lebih murah, manusiawi, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.
Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita.

Sekali lagi “Ayo Selamatkan Warung/Toko dan Pasar Tradisional di sekeliling kita”! (*)

Sebarkan jika Kamu peduli! >> Selengkapnya: http://wp.me/p7kd7t-8N
Ogah ah , klo ada yg enak adem dan mudan mengapa dipersulit . Apalagi bawa embel embel selamatkan . Ini namanya persaingan bung
Skrg org2 kebanyakan gengsi bray blanja di warung tradisional...
Klo mw dianggap keren..belanja di ind*ma**t ato al**ma*** gan... maklum..niru kebarat2an emoticon-Hammer (S)
di mBantul yg namanya indomaret dan alfamart gag dapet ijin bray
makanya warung2 kelontong masih subur disini.
warung tetangga ane mahal2 gan, dan ga bisa di hutang emoticon-Wakaka
tergantung apa yg dibeli, gw lebih prefer warung tradisional daripada indo alfa,
indo alfa sekarang lebih mahal, belum lagi parkir nya emoticon-Busa
Hmmm boleh jg
ogah kang warungnya rese' , gak lengkap
kok pada gak mau sih belanja di warung tetangga emoticon-Mad (S)

Spoiler for padahal yg jaga di warung sebelah:
'warung tetangga'... emoticon-Big Grin
Enakan diwarung ngupi kopi2an 3rb bisa nongkrong ampe wasir tuh pantat
Quote:Original Posted By adhyzone
tergantung apa yg dibeli, gw lebih prefer warung tradisional daripada indo alfa,
indo alfa sekarang lebih mahal, belum lagi parkir nya emoticon-Busa


bukannya parkir indo alfa itu gratis ?
Sebenarnya tergantung apa yang mau dibeli..
Sperti bumbu dapur ya mending ke warung. tapi kalo belanja pampers ya mending ke indo apa alfa.
kalau warung tetangga harganya kompetitif & agak sekomplit indomar* atau alfamar* boleh lah ..

di cluster ane dan di seluruh estate ada peraturan "Rumah dilarang dijadikan tempat usaha"
ga ada tetangga yang buka warung.. terpaksa ke ruko terdekat yaa adanya duo IN & AL itu lah..

jadi gimana dong?
memang lebih enak "warung tetangga", bebas biaya perawatan, tapi tetap bisa dipake seperti milik sendiri

tapi hati-hati dengan pemilik aslinya, ketahuan bisa panjang urusan





... eh ... salah forum

emoticon-Ngakak
Lah ane tiap hari blanja di warung pinggir rumah ane kok, ke indomart trakhir beli apa ya ane lupa emoticon-Ngakak

alesan ane sih simple, dket rmh tinggal teriak aja emoticon-Ngakak

indo, alpha, dll itu sbenernya klo di daerah ane harganya mahal2, rokok aja bisa nyampek 1500 perbandingan harganya
sabun, sikat gigi, pasta gigi, mie, teh, gula, kopi, masih murah di warung dket rmh ane..
kopi sachet juga selisih 500-800 rupiah msh murah warung (harga ecer vs harga 1 pack)


oh iya ane ke indo aplha kmaren bayar tagihan internet emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By presidenngampus

Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita.



Sebarkan jika Kamu peduli! >> Selengkapnya: http://wp.me/p7kd7t-8N

bah gw beli ditetangga malah dikacangin, harganya dibedain sama tetangga yg lain alias lebih mahal
akhirnya klo blanja di pasar tradisional aja
sebarkan jika kamu perduli? udah macem pesan berantai pesbuk aje.
harga rokok di convenience store selisih harganya bisa sampe 2ribu lebih mahal dibandingin sama di warung sebelah loh emoticon-Big Grin
betewe di US juga lagi rame campaign kaya gini. shop small/shop local

Mari Dukung ”Gerakan Mari Belanja di Warung Tetangga”