alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea0be5925233621d8b4575/bupati-ogan-ilirternyata-tak-lulussma
Bupati Ogan Ilir Ternyata Tak Lulus SMA
Quote:Akhir2 ini publik lagi dihebohkan dengan tertangkapnya Bupati OI (Ogan Ilir) Ahmad Wazir Nofiandi karena penggunaan narkoba. Apalagi baru sebulan resmi menyandang status sebagai Bupati OI dan yang menghebohkan lagi dia merupakan Bupati termuda se-Indonesia. Apakah karir secemerlang itu diikuti oleh latar belakang pendidikan yang cemerlang juga? Untuk lebih jelasnya silahkan agan baca sendiri Trhead ini yang ane rangkum dari berbagai sumber!

Spoiler for Foto 1:

Bupati Ogan Ilir
Ternyata Tak Lulus
SMA


Kamis, 17 Maret 2016 02:40 WIB
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com. Mochamad
Krisnariansyah


TRIBUNNEWS.COM,PALEMBANG -Terungkap bila sang bupati ogan ilir (OI) Ahma Wazir Noviandi Mawardilulus dengan menggunakan paket ujian C. Kepastian ini didapatkan langsung oleh pengelola paket pendidikan non formal (PNF) Disdik ogan Ilir, Nurdin Agani ketika dihubungi Tribunsumsel.com, Rabu (16/3/2016).
Dikatakannya, bila sang bupati terdaftar sebagai peserta SKB (Satuan kelompok belajar) Mekar Jaya Ogan Ilir, sebelum akhirnya mengikuti paket ujian C tahun 2006 silam. Lebih lanjut ia menjelaskan, bila sang bupati muda yang akrab disapa Ovi ini mengikuti tahapan paket C periode kedua yang didaftarkan langsung ke Diknas kabupaten OI. Dimana ijazah yang dimiliki sekarang asli keluaran
dari diknas OI sendiri.

"Kita benarkan bila beliau ikut paket C disini, lebih kurang empat hari ia ikut ujian paket C tersebut dan dari situlah ia dinyatakan lolos mendapatkan
paket C,”
paparnya.

Sambungnya, bila sang bupati sempat tidak berhasil menuntaskan pendidikan di SMA Bina Bangsa Palembang atau dikatakan tidak lulus, sehingga akhirnya memilih untuk ikut paket C di SKB OI.
Ia pun mengatakan, bila sang bupati sudah berhasil lolos lewat jalu paket C dan dinyatakan berhak memiliki ijazah kesetaraan tersebut.

“Kebetulan saja si Ovi mendaftar di Diknas OI, kan pada dasarnya ikutan sertaan paket C bisa dimana saja,” bebernya.

Sementara itu, ketika dicari lokasi SMA Bina Bangsa Palembang sebagai tempat terakhir sang bupati menuntut ilmu, didapati bila sekolah tersebut sudah lama tutup atau tidak beraktiftias lagi sekarang.


Sumber


Spoiler for Foto 1:

Bupati OI Ternyata
Pernah Tidak Naik
Kelas dan Tertangkap
Karena Narkoba


Rabu, 16 Maret 2016 12:33
TRIBUNSUMSEL.COM - Penangkapan Bupati Ogan Ilir (OI) Ahmad Wazir Noviadi doleh BNN Pusat atas kasus narkoba masih menjadi berita panas. Salah satunya datang dari cerita Iman Sjafei seorang konsultan politik yang mengaku satu sekolah saat di SD.
Hal ini terungkap dalam akun twitternya @imanlagi saat ditanya oleh seorang netizen.
Awalnya Iman mengeluarkan cuitan yang berkata bahwa dirinya teman sekelas waktu SD dan hal yang terjadi pada Ovi memalukan dia dan almamaternya.

Bupati Ogan Ilir yg ketangkep ini temen sekelas gue pas SD. Sungguh memalukan kami dan almamater

Kemudian ada seorang followernya yang
menanyakan bagaimana Ovi saat di SD apa pintar atau nakal?
Iman kemudian menjawab jika dulu Ovi tidak naik kelas lalu pindah sekolah.

@yadryudha cakmano dio pas sd? pinter, nakal apo makmano?

@imanlagi Gue se-SD di sama Ofi. Ga naik kelas doi trus pindah sekolah.

Selain itu ada juga hal mengejutkan lainnya yang diungkapkan oleh Iman yakni bahwa Ovi dulu sudah pernah tertangkap karena narkoba.

@penguasahati kabarnya sudah lama pakai narkoba , ironisnya kok bisa lolos test kesehatan saat daftar jd bupati ?

@imanlagi Udah pernah ketangkep, bayar, ngungsi ke Jogja

Bahkan Iman juga mengungkapkan jika Ovi lolos mencalonkan diri jadi bupati dengan ijazah paket C.

@martianCH kabarnya malah nyalon pake ijazah paket c (?) *bisik-bisik*

@imanlagi BETUL. Paket C


Sumber


Spoiler for Foto 3:

Kampus Tak Pernah
Dengar Bupati Ogan Ilir
Pecandu Narkoba
Selama Kuliah


Rabu, 16 Maret 2016 15:55 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Selama kuliah di
Universitas Islam Indonesia, Ahmad Wazir Nofiadi tak pernah ada catatan yang menerangkan ia bersinggungan dengan narkoba. Petugas Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dibantu BNNP Sumatera Selatanbmenangkap Nofiadi yang juga Bupati Ogan Ilir di rumahnya, Minggu (13/3/2016) malam.
Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi,
membenarkan Nofiadi adalah alumnus Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya. Ia masuk pada 2007 dan lulus pada 2014.
Lamanya masa studi Nofiadi bukan lantaran sibuk sebagai aktivis atau getol mengukir prestasi akademik.
Putra mantan Bupati Ogan Ilir , Mawardi
Yahya, ini pun tak tercatat mengikuti unit kegiatan mahasiswa apa pun.

"Kami tidak tahu juga apakah di luar kampus dia punya kesibukan lain, karena kegiatan di luar kampus tidak masuk ke catatan kami," jelas
Karina ketika dihubungi Tribun Jogja, Selasa(15/3/2016).

Terkait kabar yang beredar tentang 'hobi' Nofiadi menggunakan sabu sejak di bangku kuliah, pihak UII tidak tahu sama sekali.

"Tidak pernah ada catatan, bahkan terdengar kabar bahwa yang bersangkutan (Nofiadi, red),
menggunakan narkoba saat masih menjadi mahasiswa,"
terang dia.

Di awal tes penerimaan mahasiswa baru, UII sudah melakukan tes urine kepada seluruh mahasiswanya, dan hasilnya Nofiadi negatif menggunakan narkoba.

"Menurut catatan kami, tidak pernah ada catatan tertangkap bahkan terdengar dia adalah pengguna
narkoba,"
umbuh Karina.


Sumber

***

Mudah2an dengan adanya kejadian ini, kedepannya Masyarakat lebih cermat dan bijaksana untuk memilih Pemimpinnya dan untuk Partai Politik yang akan mengajukan kadernya lebih hati2 dan teliti dalam merekrut anggotanya. Buat BNN maju terus dan libas tanpa pandang bulu siapapun itu yang terlibat dengan Narkoba
emoticon-I Love Indonesia
jadi bupati ternyata gak harus pintar... cukup modal inek yang banyak....
baiiikklahhh.!!! emoticon-Ngacir
Kepala Daerah dukungan partai emang jaminan mutu
om tjahjo kemana dikauuu....?? helooooooo.....

emoticon-2 Jempol
hanak horang kahya terus bokapnya penguasa ngapain sekolah.,??

beli aja ijazah nya....!!!

emoticon-Ultah
Gw baru tau, kalo ijazah paket c bisa untuk daftar kuliah
emoticon-Hammer

Kemana aja gw selama ini emoticon-Nohope
bupati pertama narkoba, rekor
hohohohoho ... dinasti gagal
Nih Bupati agamanya apa
payah, pemimpin karbitan tanpa seleksi, efek dr didikan ortu penguasa mentalnya amburadul
jangan pilih lagi partai yg mencalonkan pemimpin model begini...taeeek...
yg penting kan punya uang..
Uang bisa membeli segalanya
Selamat datang di indon
Indonesa apa jadinya negeri ini 20 thn mendatang...
Pemimpinnya hanya bermodalkan uang..emoticon-No Hope
di sumsel ya begitu gan...yg penting amplop, pisi misi, anak siapa ntar dulu....
serumah ane di O*U pagi2 aja dapet 300 ribu, tim calon A ngasih 50 x 2, trus team calon B ngasih 100 x 2, trus warga ngadu ke calon A, tp kyknya duitnya ditilep team A, jadinya ya yg B yg menang

yang goblok ya yang milih beliau jadi bupati...
KPUDnya juga goblok bisa meloloskan beliau jadi calon bupati...
mukanya kangen band banget emoticon-Najis emoticon-Betty
kaya gini junjungan bbrp nasbung otak kopong. yg penting muslim, prestasi sih nomor kesekianlah emoticon-Ngacir
akibat sang bapak makan duit haram ya begini ini akibatnya
Quote:Original Posted By nwgp
di sumsel ya begitu gan...yg penting amplop, pisi misi, anak siapa ntar dulu....
serumah ane di O*U pagi2 aja dapet 300 ribu, tim calon A ngasih 50 x 2, trus team calon B ngasih 100 x 2, trus warga ngadu ke calon A, tp kyknya duitnya ditilep team A, jadinya ya yg B yg menang



hust...emoticon-Shutup
btw ane orang sumsel gan
jngan dibongkar di kaskus ganemoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Maaf nih kalo misalnya terkesan rasis.
Tapi mau tidak mau, itu cerminan mayoritas rakyat pemilihnya
Indonesia belum siap untuk sistem one man one vote. Kecuali mungkin di kota-kota besar di mana mayoritas pemilihnya "berpendidikan" dan memiliki kemudahan akses informasi.