alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea072932e2e6ee238b4570/calon-mempelai-wanita-menangis-saat-polisi-wonosobo-gagalkan-pernikahan-sejenis
Calon Mempelai Wanita Menangis Saat Polisi Wonosobo Gagalkan Pernikahan Sejenis
Sebuah pernikahan pasangan sesama jenis di Wonosobo, Jawa Tengah, digagalkan oleh aparat desa, tokoh masyarakat dan kepolisian.

Calon Mempelai Wanita Menangis Saat Polisi Wonosobo Gagalkan Pernikahan Sejenis

Pasangan Andi Budi Sutrisno alias Andini (27) dan Didik Suseno diberi pengertian oleh tokoh masyarakat bahwa pernikahan sesama jenis tidak bisa dilaksanakan. Kendati, pasangan pria dan keluarganya sudah menyadarinya, namun pasangan calon mempelai "perempuan" tetap kecewa.

Andini pun menangis karena pernikahannya dengan Didik Suseno batal dilakukan. Padahal Andini si calon pengantin yang diasumsikan sebagai pengantin perempuan sudah berganti busana pengantin putri.

Bahkan orangtuanya seperti dikutip Tribun dari Facebook Humas Polri, Rabu (16/3/2016) ternyata sudah mengumumkan pernikahan anaknya kepada jemaah pengajian sejak 3 hari sebelumnya.

Pihak keluarga Andini juga sudah memberitahukan akan menerima rombongan pengantin laki-laki yang bernama Didik Suseno dari Pituruh, Kabupaten Purworejo.

Andini dan keluarga sudah membagi-bagikan nasi kenduri kepada warga sekitar sebagai wujud syukur pernikahannya. Di lain pihak, keluarga calon mempelai laki-laki sudah meminta surat numpang nikah (NA) dari KUA Kecamatan Pituruh serta telah mengurus berkas pernikahan di KUA Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.

"Sedih sih mas. Namun mau bagaimana lagi. Karena memang tidak boleh menurut undang-undang dan Agama, ya saya cuma bisa pasrah,"ujar Andini.

Baik Didik ataupun Andini adalah sesama pria. Keduanya hendak menikah, namun berkat laporan warga Desa Teges Wetan, Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo, Kepolisian Sektor Kepil resor Wonosobo, Jawa Tengah, menggagalkan pernikahan sejenis ini dengan cara persuasif dan kekeluargaan.

Dibantu oleh Kepala Desa Teges Wetan, Hendri Puryanto, bersama perangkat desa dan beberapa tokoh masyarakat (Tomas) serta tokoh Agama (Toga), akhirnya kedua calon mempelai berikut orangtua masing-masing menyadari kemudian mengurungkan niat untuk melangsungkan pernikahan.

Setelah diberikan penjelasan, para calon mempelai dan keluarganya menyadari akan kesalahan yang telah diperbuat serta bersedia tidak melanjutkan kegiatan pernikahan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Kepil AKP Surakhman mengatakan, pihaknya memang langsung mendatangi lokasi dan menggagalkan pernikahan sejenis tersebut. Pihaknya, kata dia, menerima laporan dari masyarakat tentang rencana pernikahan sejenis. Karena kegiatan ini jelas melanggar hukum dan meresahkan masyarakat sekitar

"Kami langsung bertindak dan menggagalkan pernikahan tersebut," ucap Kapolsek Kepil.

Agar ke depan tidak lagi terjadi kejadian seperti ini, ia mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa saling peduli dan saling mengingatkan satu sama lain.

"Jadi, ketika ada kegiatan yang bertentangan dengan hukum, dapat dicegah dan tidak menimbulkan akibat yang fatal," ujar Surakhman.

KUA menolak

Menurut sumber di kepolisian, keluarga calon mempelai laki-laki sudah meminta surat nikah dari KUA Kecamatan Pituruh serta telah mengurus berkas pernikahan di KUA Kecamatan Kepil. Namun, karena mengetahui bahwa calon mempelai perempuannya ternyata berjenis kelamin laki-laki, permohonan tersebut ditolak.

Surat penolakan dari KUA Kepil juga sudah disampaikan kepada pihak keluarga Suroso, orangtua Andini. Akan tetapi pihak keluarga tetap bersikeras melanjutkan rencana pernikahan.

Hal itu diketahui oleh warga sekitar sehingga menolak dan melaporkannya ke Polsek Kepil. Waktu itu, Kanit Reskrim Aiptu Harsono anggota Polsek Kepil mendatangi rumah keluarga Suroso, di Dukuh Mejing RT 4 RW 2 Desa Teges Wetan.

Di lokasi, polisi kemudian mengumpulkan perangkat desa serta tokoh masyarakat dan tokoh agama guna memberikan penjelasan kepada calon mempelai dan keluarga untuk mengurungkan niatnya. Saat itu juga diundang salah seorang tokoh agama yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Iman Tanjunganom KH Ismail.
http://regional.kompas.com/read/2016...nita.Menangis#
-------
Nga Jadi belah duren emoticon-Wakaka
belah silit maksudnya? emoticon-Big Grin
duren ndasmu emoticon-Ngakak
Buset keluarganya malah dukung
Pernikahannya
emoticon-Cape d... (S)
Nunggu komen goblok si VICTORDUCATISTA aja lah

Biasanya berita tusuk2an selalu ada dia
keluarganya ga bener... malah didukung

emoticon-Takut
mampusss lgbt, kaum terbelakang mental,
kiamat sudah dekat emoticon-Busa
mana neh suaranya PRO LGBT.,??

HOMO KAMPUNG ikut dibela juga gk.,??

atau cuman HOMO KOTA aja.,??

emoticon-Wkwkwk
Calon Mempelai Wanita Menangis Saat Polisi Wonosobo Gagalkan Pernikahan Sejenis
emoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis
apaan belah duren?
gimana belahnya, wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By surabayahotel
belah silit maksudnya? emoticon-Big Grin


ga bisa bayangin emoticon-Najis
Quote:Original Posted By coky3785
mana neh suaranya PRO LGBT.,??

HOMO KAMPUNG ikut dibela juga gk.,??

atau cuman HOMO KOTA aja.,??

emoticon-Wkwkwk


Homo gay kampung duitnya dikit gan rata2, makanya males dibela sama yang pro LBGT emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By yazid69
Homo gay kampung duitnya dikit gan rata2, makanya males dibela sama yang pro LBGT emoticon-Ngakak



setoran ke PUSAT nya kurang banyak kali ya gaan.,??

emoticon-Wow
boleh kok
asal burungnya udah dipenggal,trus minta pengesahan dr pengadilan
kaya dorce

Udah sebar pengumuman,lewat pengajian pula emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By on.rhad
Udah sebar pengumuman,lewat pengajian pula emoticon-Cape d... (S)


Anjay bener deh bawa2 pengajian.
udah kimpoii aja grus kasih rumah, paz lagi eksekusi kasih racun tikusemoticon-Big Grin

ngomong" si viktor mana nih? lagi sibuk cari alibi akunnya dibajak?emoticon-Big Grin

eh batain gw napah pelit amatemoticon-Bata (S)
jeruk makan jeruk.
gak jadi belah duren!