alexa-tracking

Booth "teman ahok" di mal semalin menjamur

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56e9fd6731e2e644108b4567/booth-quotteman-ahokquot-di-mal-semalin-menjamur
Booth "teman ahok" di mal semakin menjamur
JAKARTA, KOMPAS.com – Kelompok relawan Teman Ahok memiliki caranya sendiri untuk mengumpulkan formulir dukungan KTP agar bisa mengusung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Salah satu cara mereka adalah dengan membuka booth di pusat perbelanjaan. Kini, tercatat ada 12 booth Teman Ahok yang tersebar di 12 pusat perbelanjaan atau mal.

Berdasarkan data yang diberikan Juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, 12 mal tersebut di antaranya adalah Mall Kelapa Gading I, Mall Kelapa Gading III, Pondok Indah Mall II, Mall Kuningan City, Cilandak Town Square, Pluit Village, Emporium Mall Plut, Dharmawangsa Squre, Baywalk, Epiwalk, dan Mall Puri.

Sebuah sekolah fotografi, Darwis Triadi School of Photography pun menjadi salah satu lokasi booth Teman Ahok.

Pemandangan tidak biasa pun muncul di mal-mal tersebut. Jika biasanya orang datang ke mal untuk berbelanja, maka kini ada fenomena di mana warga datang ke mal untuk mendukung Ahok.

Antusiasme ini terlihat di Emporium Mall Pluit. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Senin (14/3/2016), sejak pukul 14.00 WIB sampai 15.00 WIB, warga berdatangan dan menghampiri booth tersebut.

Deretan kursi yang disediakan sering kali terisi penuh oleh warga. Mereka datang untuk mengisi ulang formulir dukungan dan menyertakan fotokopi KTP-nya. Seorang warga, Neli (40), mengaku sengaja datang ke Emporium Pluit Mall untuk mengisi formulir dukungan bagi Ahok.

"Soalnya saya sekalian mau kasih formulir yang sudah diisi sama keluarga," kata Neli saat ditemui di Emporium Pluit Mal. (Baca: Lulung Nilai Teman Ahok Lakukan Mobilisasi Massa)

Ia mengatakan telah mengetahui informasi seputar pengisian formulir ulang itu melalui media online, seperti Facebook dan pesan elektronik, yakni BBM dan WhatsApp. Amalia megatakan alasan mereka membuka booth di mall adalah sebagai upaya "jemput bola" terhadap warga DKI Jakarta yang ingin mendukung Ahok dan Heru.

Pembiayaan

Akibat “ulah” Teman Ahok ini, banyak orang yang bertanya-tanya dari mana Teman Ahok mendapatkan sokongan dana untuk membayar uang sewa booth di mal.

Pada kunjungan Teman Ahok ke redaksi Kompas.com beberapa bulan lalu, mereka pernah menceritakan bagaimana mereka bisa membiayai operasional mereka. Misalnya saja seperti membuka booth di pusat perbelanjaan yang terkenal mematok harga sewa yang mahal.

Amalia mengatakan untuk hal itu mereka memiliki jaringan di beberapa mal sehingga mereka diizinkan membuka booth. Biasanya, pengelola mal mengizinkan Teman Ahok untuk membuka booth karena pengunjung yang datang menjadi lebih banyak.

"Tapi enggak semua mal bisa kita masukin misalnya GI (Grand Indonesia), kita enggak punya akses ke sana dan kalau sewa pasti mahal. Tapi kita sering buka booth di GI kalau ada pameran, kita diundang dan dikasih space. Karena katanya kalau ada Teman Ahok jadi ramai," ujar Amalia ketika itu.

Di halaman website www.temanahok.com, Teman Ahok juga mengungkapkan bahwa mereka juga membayar booth mereka di beberapa lokasi. Pembayan tersebut mampu mereka lakukan dengan menggunakan uang hasil penjualan marchandise seperti kaos dan gelang di booth tersebut.

"Penjualan itulah yang nantinya menjadi sumber dana kami, termasuk sewa booth ini," kata Amalia.

Kini, booth-booth Teman Ahok sudah semakin menjamur. Warga DKI Jakarta pun datang berbondong-bondong, untuk menjadi bagian dari perjuangan Teman Ahok. Mereka datang dengan membawa niat untuk membawa Ahok kembali jadi gubernur.

Penulis: Jessi Carina
Editor: Fidel Ali

Sumur: http://megapolitan.kompas.com/read/2016/03/17/06174781/Booth.Teman.Ahok.di.Mal.Semakin.Menjamur?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

Good luck "teman ahok", mudah2an quota KTPnya tercapai
Buru2 amat gan. Semakin kali
Ini baru relawan emoticon-Big Grin
Jangan kek gini emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ..

Jaga Posko, Relawan Ahok Dapat Rp100.000 Per Hari
Megapolitan / Senin, 14 September 2015 01:06 WIB (MP/flo)
Jaga Posko, Relawan Ahok Dapat Rp100.000 Per Hari
Acara Kopdar dan Ngoser Ahok Fans Club di Karyika Resto Cafe, Jakarta, Sabtu, (30/5). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)
MerahPutih Megapolitan - Relawan pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membentuk sebuah gerakan bernama Teman Ahok. Gerakan ini merupakan sebuah gerakan kampanye untuk mendukung Ahok dalam mencalonkan diri kembali sebgai Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 mendatang.

Pasalnya, mengingat hingga kini belum ada tanda-tanda dari partai politik (parpol) untuk mendukungnya maju kembali dalam Pilgub 2017. Namun ternyata dalam aksi ini tak sedikit dari mereka yang mendapatkan bayaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merahputih.com, mereka para penjaga posko atau yang biasa disebut dengan relawan ternyata dijanjikan mendapatkan uang transportasi dan makan sekitar Rp100.000 per orang.

Para relawan yang selama enam jam lamanya menjaga posko tersebut, diharuskan untuk menawarkan kepada setiap para pengunjung mall untuk memberikan dukungan mereka. Nantinya masyarakat yang berminat tersebut akan dimintai KTP untuk di fotocopy dan mengisi sebuah formulir.

“Iya ada uang transportasi dan makan meskipun tidak besar, yah lumayan Rp100.000 per orang,” kata Fadilah menirukan apa yang diucapkan oleh salah satu penjaga posko di salah satu mall yang ada di Jakarta, Minggu, (13/9).

Fadilah menceritakan sebenarnya bukan hanya sekadar bantuan untuk mendukung Ahok dalam pencalonan kembali sebagai Pilgub, melainkan ada beberapa alasan lainnya mengapa para relawan ini bersedia untuk melakukan aksi ini. Salah satu alasan tersbut adalah para relawan hanya diharuskan untuk menjaga posko selama enam jam namun mendapatkan uang tranportasi dan uang makan sebesar Rp100.000 cukup diminatinya. Pasalnya dari beberapa relawan Ahok yang sambil bekerja juga bisa mendapatkan uang lebih dengan hanya menyumbangkan tenaganya sekitar enam jam itu.

“Saya juga bekerja di daerah Blok M. Jadi setelah saya pulang kerja saya langsung kesini. Yah cape tapikan Cuma enam jam saja, lumayan dapat Rp100.000/ orang per hari. Kalau dikalikan 30 hari sudah berapa? Rp3 jutaan, lumayan,” ujarnya kembali menirukan apa yang dikatakan oleh relawan Ahok.

Seperti diketahui, saat ini mantan anggota DPR itu tidak bergabung dalam partai politik (parpol) manapun. Sejumlah kalangan bahkan Ahok sendiri memprediksi bahwa dirinya akan tetap maju lewat jalur independen. Sebelumnya, Ahok terpilih di Belitung Timur dari koalisi partai guram seperti Partai Perhimpunan Indonesia Baru lalu menjadi anggota Partai Golkar kemudian ketika mendampingi Joko Widodo sebagai Wakil Gubernur DKI 2012 beralih ke Partai Gerindra.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No 9 Tahun 2015 disebutkan, pengumpulan KTP untuk dukungan calon kepala daerah tidak bisa lagi dilakukan lewat email atau secara online, tetapi harus dalam bentuk fisik. Jumlah fotokopi KTP sendiri minimal harus terkumpul 7,5 persen dari jumlah pemilih wilayah bersangkutan.(rfd)
Awas lho ada booth palsu emoticon-Big Grin
relawan kn jg btuh mkan cuy...

dsar pnasbung goblok...

mkir napa...jgn bego2 amat...

cibay u...
usul buat temen ahok.
ada yg ngecek tu booth2 beneran apa nggak
siapa tau ada yg nyari kesempatan ikutan bikin booth tapi tujuannya gag bener.
klo perlu di data
Mantap maju terus pak ahok
Orang2 yang melacurkan diri demi kekuasaan para cukong
well, karena saya buukan orang jakarta dan tinggal di Bandung dan tidak terlalu terpengaruh Jakarta jadi

I DONT GIVE A FCUK ABOUT IT


selamat kerja deh buat teman ahok semoga usaha kalian ngangkat ahok berdampak positif buat kalian dan Indonesia emoticon-Toast
ternyata hanya bualan semata

maju lewat partai papa dan partai yg demen nyanyi

waktu begitu cepat ya emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By Lasagna
JAKARTA, KOMPAS.com – Kelompok relawan Teman Ahok memiliki caranya sendiri untuk mengumpulkan formulir dukungan KTP agar bisa mengusung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Salah satu cara mereka adalah dengan membuka booth di pusat perbelanjaan. Kini, tercatat ada 12 booth Teman Ahok yang tersebar di 12 pusat perbelanjaan atau mal.

Berdasarkan data yang diberikan Juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, 12 mal tersebut di antaranya adalah Mall Kelapa Gading I, Mall Kelapa Gading III, Pondok Indah Mall II, Mall Kuningan City, Cilandak Town Square, Pluit Village, Emporium Mall Plut, Dharmawangsa Squre, Baywalk, Epiwalk, dan Mall Puri.

Sebuah sekolah fotografi, Darwis Triadi School of Photography pun menjadi salah satu lokasi booth Teman Ahok.

Pemandangan tidak biasa pun muncul di mal-mal tersebut. Jika biasanya orang datang ke mal untuk berbelanja, maka kini ada fenomena di mana warga datang ke mal untuk mendukung Ahok.

Antusiasme ini terlihat di Emporium Mall Pluit. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Senin (14/3/2016), sejak pukul 14.00 WIB sampai 15.00 WIB, warga berdatangan dan menghampiri booth tersebut.

Deretan kursi yang disediakan sering kali terisi penuh oleh warga. Mereka datang untuk mengisi ulang formulir dukungan dan menyertakan fotokopi KTP-nya. Seorang warga, Neli (40), mengaku sengaja datang ke Emporium Pluit Mall untuk mengisi formulir dukungan bagi Ahok.

"Soalnya saya sekalian mau kasih formulir yang sudah diisi sama keluarga," kata Neli saat ditemui di Emporium Pluit Mal. (Baca: Lulung Nilai Teman Ahok Lakukan Mobilisasi Massa)

Ia mengatakan telah mengetahui informasi seputar pengisian formulir ulang itu melalui media online, seperti Facebook dan pesan elektronik, yakni BBM dan WhatsApp. Amalia megatakan alasan mereka membuka booth di mall adalah sebagai upaya "jemput bola" terhadap warga DKI Jakarta yang ingin mendukung Ahok dan Heru.

Pembiayaan

Akibat “ulah” Teman Ahok ini, banyak orang yang bertanya-tanya dari mana Teman Ahok mendapatkan sokongan dana untuk membayar uang sewa booth di mal.

Pada kunjungan Teman Ahok ke redaksi Kompas.com beberapa bulan lalu, mereka pernah menceritakan bagaimana mereka bisa membiayai operasional mereka. Misalnya saja seperti membuka booth di pusat perbelanjaan yang terkenal mematok harga sewa yang mahal.

Amalia mengatakan untuk hal itu mereka memiliki jaringan di beberapa mal sehingga mereka diizinkan membuka booth. Biasanya, pengelola mal mengizinkan Teman Ahok untuk membuka booth karena pengunjung yang datang menjadi lebih banyak.

"Tapi enggak semua mal bisa kita masukin misalnya GI (Grand Indonesia), kita enggak punya akses ke sana dan kalau sewa pasti mahal. Tapi kita sering buka booth di GI kalau ada pameran, kita diundang dan dikasih space. Karena katanya kalau ada Teman Ahok jadi ramai," ujar Amalia ketika itu.

Di halaman website www.temanahok.com, Teman Ahok juga mengungkapkan bahwa mereka juga membayar booth mereka di beberapa lokasi. Pembayan tersebut mampu mereka lakukan dengan menggunakan uang hasil penjualan marchandise seperti kaos dan gelang di booth tersebut.

"Penjualan itulah yang nantinya menjadi sumber dana kami, termasuk sewa booth ini," kata Amalia.

Kini, booth-booth Teman Ahok sudah semakin menjamur. Warga DKI Jakarta pun datang berbondong-bondong, untuk menjadi bagian dari perjuangan Teman Ahok. Mereka datang dengan membawa niat untuk membawa Ahok kembali jadi gubernur.

Penulis: Jessi Carina
Editor: Fidel Ali

Sumur: http://megapolitan.kompas.com/read/2016/03/17/06174781/Booth.Teman.Ahok.di.Mal.Semakin.Menjamur?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

Good luck "teman ahok", mudah2an quota KTPnya tercapai


koq ga buka di pasar2 tradisional ya
lebih menyentuh akar rumput dan pastinya lebih murah biaya
dimana lokasinya sekarang? ane mau nyerahin fc ktp kok gak nemu boothnya?
emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By ong.gok.tai
dimana lokasinya sekarang? ane mau nyerahin fc ktp kok gak nemu boothnya?
emoticon-Bingung


dimana lokasinya saat ini? emoticon-Sundul Up
Quote:Original Posted By ong.gok.tai
dimana lokasinya saat ini? emoticon-Sundul Up


dah tutup pak
dan amalia dkk. telah menemukan sosok papa yg selama ini dicari2 dalam diri papa novanto

emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By cahsewon
dah tutup pak
dan amalia dkk. telah menemukan sosok papa yg selama ini dicari2 dalam diri papa novanto

emoticon-Leh Uga

kirain masi bisa nyalurkan ktp...yaudah kirim salam sama pak novanto
emoticon-Salam Kenal

.
bubar ... bubar ... bubar
.
ini formulir isi KTP nya gan emoticon-Recommended Seller
Booth "teman ahok" di mal semalin menjamur
Sekarang boothnya udah jamuran ya
Cecunguk nyabpd kemana skrng ?

jd gembel lg
emoticon-Leh Uga
Gimana, udah diserahin ke kpu blm ktpnya buat daftar independen?
emoticon-Ngakak