alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56e39133507410df7b8b456a/beredar-surat-agar-kader-pdip-tak-serang-ahok
Beredar surat agar kader PDIP tak serang Ahok
Quote:
Beredar surat agar kader PDIP tak serang Ahok

Merdeka.com - Calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih maju sebagai calon Gubernur DKI dari jalur independen. Ahok menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebagai wakilnya dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

Keputusan itu diambil setelah Ahok tak juga mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berduet dengan Djarot Saiful Hidayat. Ahok juga beralasan memilih jalur independen dikarenakan tak sanggup memenuhi mahar sebagai calon gubernur apabila diusung oleh partai politik.

Pernyataan Ahok tersebut membuat sejumlah politisi PDIP panas. Di tengah panasnya hubungan antara Ahok dan PDIP itu beredar surat resmi dari DPP PDIP yang meminta kepada seluruh kader untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang menyerang salah satu calon gubernur.

"Menginstruksikan kepada seluruh kader partai baik di struktural, legislataif maupun eksekutif untuk tidak mengeluarkan statement atau pernyataan di media atau di sosial media terkait Pilkada DKI Jakarta yang dapat menimbulkan situasi politik yang tidak kondusif," tulis salah satu poin dalam surat tersebut dikutip merdeka.com, Jumat (3/11).

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH dan Sekjen Hasto Kristyanto itu meminta agar seluruh kader menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh tokoh termasuk Ahok. Dalam salah satu poin juga menyebutkan meminta kepada seluruh kader untuk mendukung pemerintahan DKI Jakarta yang dipimpin oleh Ahok dan Djarot. Sebab, keduanya merupakan pasangan Gubernur yang mereka usung.

"DPP PDIP menegaskan bahwa Gubernur dan Wagub saat ini adalah Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung PDIP oleh karenanya PDIP tetap komitmen mendukung jalannya roda pemerintahan di DKI Jakarta sampai dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI," tulis salah satu poin dalam surat tersebut.

Dalam surat dengan Nomor 1335/IN/DPP/III/2016 itu juga menegaskan bahwa penentuan calon Gubernur merupakan domain sepenuhnya DPP PDIP yang ditetapkan melalui proses penjaringan yang sesuai dengan mekanisme partai.

"Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta adalah domain DPP PDIP yang akan diputuskan setelah proses penjaringan dan penyaringan calon kepala daerah dilakukan, untuk itu kepada seluruh kader tidak melakukan gerakan-gerakan yang mengakibatkan polarisasi di antara kader partai," tulis poin itu.
Merdeka ... Merdeka .. Merdeka ..




sesuai arahan partai, nastakers ori dilarang mengganggu nastakers KW.
ahok kembali ke khitah.






yg komen ditrit ini positip bkn nastak
Dan gw tetap akan goblok2in nastak dan nasbung yang iq nya 2 digit emoticon-Big Grin
Quote:
"Mereka kan mempermasalahkan independen. Terus saya bilang kalau independen biayanya bisa lebih murah, karena tidak perlu biaya untuk menggerakan seluruh mesin partai. Masyarakat yang bergerak sendiri. Cetak 200 ribu formulir dukungan, orang nyumbang," tambahnya.

Ahok menjelaskan maju melalui jalur independen lebih membutuhkan dana yang sedikit ketimbang dari partai politik. Apalagi, biaya operasional seorang calon independen dalam Pilkada merupakan sumbangan dari relawan.

"Kalau lewat partai, partai yang mesti keluar duit. Dulu PDIP tidak minta uang ke saya, tapi PDIP kan keluar duit. Mereka nyari sumbangan,"

udah kelanjur basah emoticon-Big Grin
takut sma 800 ribu KTP :emoticon-Takut
udah ngecrot kudu ditelen lagi.. mundur teratur.. emoticon-Big Grin
kan ujung2nya gag elok bray klo keseringan diserang tp endingnya ngusung ahok jg.
jd nyerangnya cukupan aja gag usah berlebihan.
Kederrr partainya diboikot relawan. Tadinya dah niat 15 suara dr ane boikot nih partai. Liiat2 lagi dulu aja.
Sangat sulit ku takbisa...
Memisahkan segala....
Cinta dan benci yang kurasa....
emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio

Cieee cieee pdip ke ahox co cwitt bgt decchh
akhirnya keluar juga surat gencatan senjata. emoticon-Wkwkwk

nastak war harus berhenti nih ikuti perintah partai ..... emoticon-Ngacir
partai yg komprehensif emoticon-Cool
judul nya ga sesuai isi, kok ga ada kata yg menyebut ahok??? emoticon-Bingung (S)
yg ribut kan anggota2 hewan yg ketakutan ga dapet apa2lagi kalo si independen menang emoticon-Big Grin
meganyet nya aja diem emoticon-Big Grin
PDIP bukan partai kemarin sore. mereka tau tipologi masy indonesia yg mudah iba dengan orang lain dan itu tdk menguntungkan calon mereka. apalagi keganasan teman ahok mainkan play victim membuat PDIP mengenang masa lalu nya. berikut gambarannya :

Ternyata mengeksploitasi kesedihan,teraniaya,didzolimi dsb tidak hanya di sinetron atau ajang pencarian bakat. Di dunia politik juga memakai pola2 seperti itu.Apalagi yang berkaitan dengan figur seseorang. Hal ini sering dilakukan disaat ada event2 besar seperti pileg,pilgub bahkan pilpres.

Mari kita ambil contoh kenaikan SBY menjadi presiden waktu itu. Waktu itu SBY sebagai menteri di kabinetnya megawati.dan suatu ketika dikatain oleh suami presiden spt anak TK. Kejadian itu bukannya meruntuhkan pamor SBY di depan rakyat.Namun malah yg terjadi adalah sebaliknya. Pamor SBY makin menjulang tinggi dan rakyat menganggap bhwa SBY didzolimi oleh megawati. Keberhasilan menaikkan rating ini juga tdk terlepas dr kepiawian konsultan politiknya yg mampu menangkap tipologi masy Indonesia.

Semakin didzolimi semakin tinggi tingkat elektabilitasnya dan menutup elektabilitas mega yg mau mencalonkan kembali. Selain keteraniayaan jg dibuat opini kalo SBY gagah dan ganteng.Tahu bener bhw pemilih perempuan lbh banyak drpd pemilih laki2. Makanya tdk mengherankan sby waktu itu menjadi idola ibu2 dan kaum perempuan lainnya. Selain juga karena pembawaan SBY yg santun itu sangat disukai oleh masyarakat indonesia. Semua dipoles begitu bagus oleh konsultan politiknya..Bhk cara berpakaian,model nyisir rambut,gerak amggota tubuhnya dsb. Cara2 begitu kemuadian diikuti generasi berikutnya.Jokowi yg sebenarnya biasa2 saja membuat dirinya seakan2 teraniaya. Walaupun yg menganiaya pendukungnya sendiri.Dimunculkanlah berbagai isu melalui sosial media dan terbitan2. Dengan mencitrakan teraniaya rakyat kmd merasa kasihan dan siap dibelakangnya menjadi pendukung
Quote:Original Posted By oyi.jess
judul nya ga sesuai isi, kok ga ada kata yg menyebut ahok??? emoticon-Bingung (S)


ada om, bagian dari poin no 1.



terbukti loh, trit ahok langsung sepi dari nastak. nasbung doang yg kliaran
dilarang saling serang sesama politikus emoticon-Belo

ori apa kw ne surat? emoticon-Bingung (S)
Lagian gmn caranya serang ahok sih selain FITNAH ?!
Malah jadi bumerang emoticon-Ngakak
Peace
padahal megawati sendiri gak pernah satu kalipun ngomentari atau menyerang ahok terkait pilgub
ntar pdip klaim ga ada surat imbauan emoticon-Wakaka
Nah ini nih bikin orang susah baca arah angin, apa sih masalah Ahok sama Ibu ketum, biasa makan siang bareng sekarang malah ribet sendiri, atau memang mau mancing kader parpol lain biar ngeluarn taring atau tanduk setannya? emoticon-I Love Indonesia (S)