alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Formulir Dukungan Ahok Cagub Independen Disebar dengan Nama Wakil
3.67 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56dd274d1ee5df9b198b4568/formulir-dukungan-ahok-cagub-independen-disebar-dengan-nama-wakil

Formulir Dukungan Ahok Cagub Independen Disebar dengan Nama Wakil

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan relawannya, TemanAhok menyebar kembali formulir dukungan independen yang telah dilengkapi dengan nama calon wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta 2016.

Pria yang karib disapa Ahok itu pun mengarahkan agar bagian calon wakil gubernur diisi dengan nama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono.

"Silakan masukan nama Heru. Hari ini mereka mulai edarkan dukungan dengan Heru," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (7/3/2016).

Keputusan itu diambil setelah pertemuan dengan para relawan di kediamannya di Kompleks Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. Saat itu relawannya menjelaskan tidak punya banyak waktu untuk menunggu rekomendasi dari PDIP bila tetap menggandeng Djarot Saiful Hidayat sebagai wakil.

"Kalau kalian tetep ngotot seperti itu saya hargai karena kalian semangat ya saya ikuti. Tapi kalau sampai Juni belum bisa kumpulin, Heru juga harus berhenti, kan Juni paling tidak, karir harus berhenti nih," jelas Ahok.

Sebagai PNS yang akan mengikuti pilkada, Heru memang harus mengundurkan diri sebagai PNS. Itu pun kalau para relawan Ahok bisa mengumpulkan dukungan untuknya hingga memenuhi persyaratan 530 ribu dukungan yang terverifikasi.

Jumlah ini hanya separuh dari target 1 juta dukungan yang diinginkan Ahok bisa terkumpul oleh TemanAhok.

"Ya saya enggak mau anak-anak muda ini kecewa. Sudah saya katakan kalau anak-anak semangat ya saya ikut independen. Tapi perlu kalian tahu saya juga berkorban ini," tutur dia.

"Kalau kalian mau ngomong soal kepercayaan, mau ngomong soal idealisme, saya berani pertaruhkan jabatan saya," sambung Ahok.

Sementara juru bicara TemanAhok Amalia Ayuningtyas mengatakan, saat ini timnya tengah menyiapkan teknis pengumpulan dukungan ulang yang lengkap dengan nama wakil gubernur. Setelah selesai, formulir akan segera dikumpulkan kembali.

"Terkait teknis, mungkin aku baru bisa share nanti sore karena kita masih mau konsolidasi dan koordinasi. Kan enggak sim salaabim semua formulir diubah pasti butuh waktu. Intinya kami ikut kata Pak Ahok kalau memang harus cepat dan bisa membantu, TemanAhok maka tidak apa-apa kalau seumpama yang akan ditulis dalam formulir TemanAhok adalah pasangan Ahok dan Pak Heru," tutur Amalia.

http://news.liputan6.com/read/245304...gan-nama-wakil

Dengan diulangnya pengumpulan formulir, maka celah hukum pasangan independen bisa dihilangkan dan Ahok bisa melenggang ke pilkada 2017. Syarat KPU sebenarnya nggak sampai 1 juta KTP, hanya 500 ribu lebih doang. Pilgub DKI kali ini memang luar biasa. Sosok Ahok memang sangat fenomenal. Jabatan bukan segalanya bagi Ahok, yg rela mengorbankan apapun, termasuk jabatannya, demi idealisme-nya dan menolak tunduk pada parpol dan manusia2 kotor yang rakus kekuasaan. Thank you, Pak Ahok emoticon-Angkat Beer
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 7
salam #jakartaBARU2017

emoticon-I Love Indonesia
bagaimana reaksi pdip?


Dia uda ngerasa susahnya dapet independen pas pilgub lalu, relawanya dikit dan kebanhakan 1 ras, jd ngehargai banget relawan independen yg sekarang yg uda ragam etnis juga. Apalagi ga punya partai lagi
Ini jadinya direstart atau gimana?
Ahok mah gitu orangnya emoticon-Cool

Salam 2 periode Hok. DKI milik kita emoticon-Angkat Beer
ya klo konsisten emang gini.

kemaren2 kan udah gagah2an, jambak2an sama parpol di parlemen.emoticon-Big Grin
masak skrang mo maen kuda2an?! emoticon-Big Grin
Tetap gua dukung Indenpenden
Ini waktunya untuk melawan arogansi partai
Hahahhaaaaa
Berhasil ga ya...
langkah yg bagus walaupun sangat beresiko..

salah satu keuntungan adalah tidak tergantung partai.. apalagi semakin dekat pendaftaran semakin banyak intrik, sikut2an, tusuk2an, jilat2an dlsb... dan ahok memilih utk menjauh dari itu semua...

salam #jakartaBARU2017 aja deh...

eh.. tadi udah ya di atas? emoticon-I Love Indonesia
oke ane ntar isi ulang
ayo bantu bantu ... lebih baik independen deh daripada gabung sama partai partai korup emoticon-Matabelo
ane bukan warga jakarta, tapi kalo diliat dari media doang sih kayaknya ahok yg menang...
Quote:

jadi yang udah setor ktp ngisi formulir lagi gitu? emoticon-Bingung (S)
Ditunggu reaksi PDIP
tinggal si heru, mo nganggur dl ato nggak dia emoticon-Wakaka

statement herunya gmn ya emoticon-Wakaka
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
monggo. pengumpulan ktp dimulai lg dr awal.
laksanaken.
Ngeri ini....jadi daftar ulang lagi ? Sama saja dengan mengumpulkan KTP dari awal ya ? emoticon-Wow
NASDEM nggak dianggep ? emoticon-Big Grin

Padahal kemaren temen-2 ahok gagah-2 omongannya di media emoticon-Big Grin
Quote:


Dari teman Ahok:

SIARAN PERS

Silahkan Disebar/Share

(Cerita Kami Dibalik Keputusan Pasangan Ahok-Heru di Jalur Independen)

Minggu malam (6/3) sekitar pukul 19.00 kami seluruh pendiri Teman Ahok menyambangi kediaman Pak Ahok di Pantai Mutiara. Kami diterima dengan baik sekali dan dapat hidangan empek-empek yang sangat enak.

Tujuan kami malam kemaren hanya satu, yaitu meminta Pak Ahok segera memutuskan nama calon wakil beliau di Pilkada nanti. Kami menyampaikan bahwa waktu sudah semakin sempit sehingga mau tidak mau kami harus dapat nama calon wakil malam itu juga. Kami sadar dari awal bahwa proses ini bukan hanya mengumpulkan dukungan, tetapi juga menginput formulir ke database agar bisa direkap dengan rapi ke form KPU, filing berdasarkan kelurahan, dan penggandaan dukungan. Kami ingin semuanya rapi dan tidak terburu-buru supaya KPU juga lebih mudah melakukan verifikasi terhadap dukungan ini.

Dalam pembicaraan semalam Pak Ahok menyatakan bahwa idealnya beliau tetap berpasangan dengan Pak Djarot Saiful Hidayat, wakil beliau saat ini. Sebab Pak Djarot sudah teruji sebagai Wakil Gubernur dan sejauh ini dinilai cocok dengan Pak Ahok. Namun kami tentu tidak ingin berjudi terlalu banyak. Kami bersedia memasukkan nama Pak Djarot dalam form dukungan KTP jika beliau bersedia maju melalui Independen sekalipun nanti tidak didukung oleh PDIP. Jika tidak, tentu pekerjaan kami akan sia-sia. Karena tidak mendapatkan kepastian soal itu dan Pak Ahok, kami meminta nama lain yang lebih pasti. Pak Ahok menyodorkan nama Pak Heru Budi Hartono, kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemda DKI.

Pak Ahok bercerita tentang pribadi dan karakter Pak Heru yang sengat sejalan dengan Pak Ahok. Beliau adalah satu Pegawai Negri sipil yang berani pasang badan untuk memperjuangkan transparansi perencanaan dan penggunaan anggaran di DKI. Dengan memasukkan nama Pak Heru, Pak Ahok juga ingin memperlihatkan bahwa di DKI ada birokrat yang baik dan terpuji. Dan orang-orang seperti inilah yang perlu dipromosikan agar menjadi contoh.

Pak Heru akhirnya dihadirkan semalam di Rumah Pak Ahok meski terlambat beberapa jam. Kami secara langsung berbicara kepada beliau dan menanyakan kesediaan untuk dicalonkan sebagai wakil Pak Ahok. Jika tidak mendapatkan kepastian kami akan terus meminta nama lain. Kami tidak bisa lagi menunggu karena sudah meminta nama wakil jauh-jauh hari. Pak Heru menyatakan bersedia, dan sekaligus nanti bersedia untuk mundur dari posisinya sebagai PNS DKI menjelang didaftarkan ke KPUD.

Jadi minggu malam sekitar pukul 21.30 adalah detik-detik bersejarah bagi kami. Satu langkah lagi kami mendekati pembuktian sejarah di negeri ini. Bahwa jika anak-anak muda bergerak dengan satu cita-cita bersama, maka insya allah tidak ada yang bisa membendungnya. Kami belajar dari para pemuda tahun 1945 yang menculik dan memaksa para tokoh-tokoh besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera menyatakan kemerdekaan. Tanpa nyali dan kegilaan seperti itu, 17 Agustus 1945 tidak akan pernah ada. Kami tentu tidak bisa sehebat mereka. Tapi kami sedang belajar mewujudkan sebuah cita-cita untuk kebaikan Indonesia di masa depan. Semoga anak-anak muda di berbagai penjuru negeri bangkit danmelakukan hal yang sama.

Kami sadar Pak Ahok sedang mempertaruhkan banyak hal jika memilih bersama kami. Bagaimana pun tentu lebih enak mau melalui partai politik. Kendaraan tersedia, dan dukungan politik pun bisa didapatkan. Sebaliknya memilih jalur independen bersama kami penuh risiko. Data kami harus betul-betul siap dan rapi agar bias lolos verifikasi KPUD nanti. Dan yang terberat bagi Pak Ahok tentu ini membuka front perseteruan dengan seluruh partai politik. Kami sadar bahwa partai politik punya jaringan di seluruh level pemerintahan dan lembaga negara. Sebuah kekuatan yang bisa saja digunakan untuk menekan bahkan menghadang pencalonan Pak Ahok. Tapi akhirnya beliau memilih bersama kami dengan segala risiko karena tidak mau mengecewakan Teman Ahok. Buat kami itu suatu kehormatan tetapi juga beban berat agar tidak mengecewakan beliau.

Dengan kesediaan itu, maka mulai hari ini, dalam formulir dukungan Teman Ahok akan tercantum nama Pak Heru Budi Hartono sebagai calon wakil untuk Basuki Tjahaja Purnama. Teman-teman, mari kita wujudkan impian ini. Ahok sebagai calon gubernur independen selangkah lagi di depan mata kita.

http://temanahok.com/artikel/139-teman-ahok-usung-ahok-heru-jalur-independen

Masih nggak jelas juga apa mau restart atau nggak, yg jelas, mulai hari ini formulir yg disebar udah ada nama wakilnya emoticon-Big Grin
jadi semangat lagi . kmren sempat drop pdip mengajak lewat parpol
Halaman 1 dari 7


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di