alexa-tracking

Terima Deponering, BW dan AS akan Ngumpul di KPK

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56dd26f51a99758d668b4568/terima-deponering-bw-dan-as-akan-ngumpul-di-kpk
Terima Deponering, BW dan AS akan Ngumpul di KPK
Terima Deponering, BW dan AS akan Ngumpul di KPK

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto dan Abraham Samad, akan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya ingin melakukan pertemuan dengan sejumlah orang di lembaga antikorupsi setelah menerima deponering atas kasusnya dari Kejaksaan Agung.


Pantauan Metrotvnews.com, BW, sapaan Bambang, lebih dulu datang di Gedung KPK. BW tiba sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengenakan baju koko. Ia mengatakan, kedatangannya telah direncanakan sebelumnya untuk bertemu dengan pegawai KPK.


"Saya kebetulan sudah ada janji dengan beberapa teman di KPK, dan saya mau gunakan kesempatan kalau nanti ketemu pimpinan KPK-nya ya. Cuma saya janjinya dengan teman-teman lain di KPK," kata BW di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2016).


Sedangkan, Samad rencananya akan datang di KPK siang ini. Ia akan datang dari kampung halamannya di Makassar. "Pak Samad on the way dari Makassar ke sini. Jadi nanti siang akan ke sini," ujar dia.


BW mengaku sudah memaafkan sejumlah pihak-pihak terkait kasus yang menjeratnya selama setahun belakangan ini. Tapi kejadian yang telah menzaliminya itu tak bisa dilupakannya. "Yang penting ke depan harus lebih jelas. Gunakan kewenangan dan otoritas itu hanya untuk kepentingan publik," tandas dia.


Kejaksaan Agung memutuskan untuk mengesamping (deponering) kasus mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Jaksa Agung M. Prasetyo mengaku, telah menemui petinggi lembaga sebelum memastikan keputusan.


"Saya sebagai Jaksa Agung secara resmi telah meminta pertimbangan dari beberapa pimpinan kekuasaan negara, yaitu dari Ketua Mahkamah Agung, Ketua DPR RI dan dari Kapolri tentang rencana Jaksa Agung dalam menangani perkara Bambang Widjojanto dan Abraham Samad ini," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis 3 Maret.


Prasetyo mengaku, dari pertemuan tersebut dirinya mendapat jawaban dan tanggapan. Jawaban para petinggi hukum tersebut mengembalikan kepada Jaksa Agung untuk mengambil keputusan.


"Yang pada pokoknya, ketiga pimpinan kekuasaan tinggi negara itu, terutama Ketua Mahkamah Agung dan Kapolri menyerahkan sepenuhnya keputusan penyelesaian ini kepada Jaksa Agung sebagai yang memiliki hak pregrogatif untuk memutuskan satu perkara dihentikan atau tidak, dikesampingkan atau tidak," jelas Prasetyo.


"Disamping telah menimbang dari pada pimpinan kekuasaan tinggi negara, Jaksa Agung juga telah mencermati, memerhatikan, mendengar dan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh aspirasi, dan tuntutan rasa keadilan yang tumbuh di tengah-tengah masyarakat," tandas Prasetyo.


Perkara yang membelit Samad dan Bambang Widjojanto muncul awal tahun lalu. Keduanya ditersangkakan polisi. Tapi penetapan tersangka keduanya justru menuai polemik. Keduanya dijadikan tersangka setelah KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka.


Kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Di tengah pelimpahan, Prasetyo mulai memikirkan untuk deponering kasus itu.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...ngumpul-di-kpk

---