alexa-tracking

Kehampaan Perang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56c9bd41d89b09d9098b456c/kehampaan-perang
Kehampaan Perang
Malam hari terasa menyakitkan
Bersatu dentingan pedang di genggaman
Rumput hijau kini bercampur darah berceceran
Hitam dan merah bersatu dalam kepaduan
Terasalah hembusan angin yang membawa kehampaan
Berlahan awan berteriak ketakutan
Langit yang ternodai kini lebih mengerikan
Cahaya menakutkan kini telah dihadapan
Menghancurkan semua yang ada di depan
Semua makhluk menjadi ketakutan
Dan kini hanya tersisa kehampaan
Berselimut dosa yang terkenang dalam peradaban.


Maaf kalau penulisannya masih ancur emoticon-Malu
.
derap kuda di hadapan
teriakan menggema dari kejauhan
mentari memantul dari pedang yang berdansa
seiring tarian sang maut yang seirama
.
numpang lewat ye emoticon-Ngacir
.
Quote:Original Posted By ariadeneva
.
derap kuda di hadapan
teriakan menggema dari kejauhan
mentari memantul dari pedang yang berdansa
seiring tarian sang maut yang seirama
.
numpang lewat ye emoticon-Ngacir
.


Duhai para pujangga
Yang telah mampir digubuk sederhana saya
Tiada kata yang tepat untuk diraba
Selain terima kasih banyak wahai saudara



Kehampaan Perang

Tarian Membutakan

Tak kusadari bahwa ini indah
Tiada tarian yang membutakan arah
Akan tetapi ini hanya sementara
Para manusia mulai bekompas nafsunya
Apakah mereka tidak menyadari
Bahwa tarian ini adalah ilusi
Ilusi dari nafsu yang membutakan hati
Semoga saja mereka menyadari
Bahwa ini sumber kehancuran yang pasti



Memilukan dan Menyedihkan

Hujan menetes dari awan
Menghapus darah berceceran
Tanah hitam menjadi laut kemerahan
Tiada ujar dan tiada gerakan
Disana hanya ada kesuyian yang menyeramkan
Siapa kah yang membuat kerusakan
Tiada lain seonggok darah dan daging berfikiran
Bersama dengan hujan
Tempat ini akan menjadi kenangan
Memilukan dan menyedihkan

Imbas Mereka

Berjalan tenang bersama kegelapan
Sambil menghembuskan nafas kesepian
Hati terasa dihancurkan
Melihat tumpukan daging berakal berserakan
Ingin menangis meratapi keadaan
Akan tetapi tangisan tidak merubah keadaan
Yang paling menbingungkan
Mengapa mereka melakukan hal demikian
Mungkin saja mereka sudah dibutakan nafsu keduniawian
hahaha pasti pemenang tertawa kegirangan
Yang kalah meratapi kesedihan
Dan yang tidak bersalah menerima imbas yang mereka lakukan
Ya imbas mereka adalah kehancuran
Huft memikirkan itu saja jadi pusing tak terabaikan
Perang hebat terjadi dalam fikirku
Ketika kau menghianatiku
fikirku terpecah dalam dua kubu
mereka bertaruh akan dirimu
Saat oksitosin dan dophamine tak ingin melupakan dirimu
Saat itu pula kortisol dan ephinerpine inginkan kau pergi dari fikirku
Perang ini buatku hancur
tak peduli siapa yang menang
diriku kesakitan dalam kesunyian
diriku berperang dalam kehampaan
oksitosin terus munculkan kenangan bersamamu tetapi kortisol terus munculkan kebusukan dirimu
hingga ku buta menilai tentangmu
dophamin terus munculkan candu bersamamu tetapi ephinerpine ingin ku melepaskan dirimu
perang ini terus menganggu kerja otakku
hingga tak dapat ku berfikir
tak tahu kapan semua ini berakhir
-Pedangku-

Hai sebuah harga
Mengarungi waktu bersamamu selalu
Menuju ketiadaan
Dengan suatu keadaan

Mari berdansa bersama angin
Menghempaskannya tanpa rasa ragu
Dan jika akhirnya tiba kita tetap bersama
Walaupun kan didapati sebuah kematian

Aku bukan seorang pecandu kehidupan
Yang mengharuskan diri memakai topeng-topeng kehidupan
Yang kupunya hanya dirimu dan waktu
Mengharuskan jiwa dan raga seperti karang yang terhempas ombak di lautan

Ketakutan terbesarku bukan pada siapa engkau berlabuh hai pedang
Hanya sebuah rindu nan jauh disana
Akankah dia menangisiku?
Cukup sapa aku dengan senyumanmu ketika aku pulang
Quote:Original Posted By irturhamun
Perang hebat terjadi dalam fikirku
Ketika kau menghianatiku
fikirku terpecah dalam dua kubu
mereka bertaruh akan dirimu
Saat oksitosin dan dophamine tak ingin melupakan dirimu
Saat itu pula kortisol dan ephinerpine inginkan kau pergi dari fikirku
Perang ini buatku hancur
tak peduli siapa yang menang
diriku kesakitan dalam kesunyian
diriku berperang dalam kehampaan
oksitosin terus munculkan kenangan bersamamu tetapi kortisol terus munculkan kebusukan dirimu
hingga ku buta menilai tentangmu
dophamin terus munculkan candu bersamamu tetapi ephinerpine ingin ku melepaskan dirimu
perang ini terus menganggu kerja otakku
hingga tak dapat ku berfikir
tak tahu kapan semua ini berakhir


Puisi ente keren gan emoticon-Matabelo ngemeng-ngemeng trimakasih udah mampir di trit sederhana ane emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By steadfastness
-Pedangku-

Hai sebuah harga
Mengarungi waktu bersamamu selalu
Menuju ketiadaan
Dengan suatu keadaan

Mari berdansa bersama angin
Menghempaskannya tanpa rasa ragu
Dan jika akhirnya tiba kita tetap bersama
Walaupun kan didapati sebuah kematian

Aku bukan seorang pecandu kehidupan
Yang mengharuskan diri memakai topeng-topeng kehidupan
Yang kupunya hanya dirimu dan waktu
Mengharuskan jiwa dan raga seperti karang yang terhempas ombak di lautan

Ketakutan terbesarku bukan pada siapa engkau berlabuh hai pedang
Hanya sebuah rindu nan jauh disana
Akankah dia menangisiku?
Cukup sapa aku dengan senyumanmu ketika aku pulang


Puisi ente keren gan emoticon-Matabelo ngemeng-ngemeng trimakasih udah mampir di trit sederhana ane emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By afx98
Puisi ente keren gan emoticon-Matabelo ngemeng-ngemeng trimakasih udah mampir di trit sederhana ane emoticon-2 Jempol



iya gan klo berkenan mampir ke trit puisi ane juga dong mumpung belum ketutup debu emoticon-Wakaka
ciyee dopost di pejwan emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By irturhamun



iya gan klo berkenan mampir ke trit puisi ane juga dong mumpung belum ketutup debu emoticon-Wakaka
ciyee dopost di pejwan emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka


Yoi gan emoticon-Jempol , ane bkal mampir klo udah dapat inspirasi emoticon-Malu
Quote:Original Posted By afx98
Memilukan dan Menyedihkan

Hujan menetes dari awan
Menghapus darah berceceran
Tanah hitam menjadi laut kemerahan
Tiada ujar dan tiada gerakan
Disana hanya ada kesuyian yang menyeramkan
Siapa kah yang membuat kerusakan
Tiada lain seonggok darah dan daging berfikiran
Bersama dengan hujan
Tempat ini akan menjadi kenangan
Memilukan dan menyedihkan


sadizzzz emoticon-Cool
Quote:Original Posted By mbewehkill666


sadizzzz emoticon-Cool


Maksih gan emoticon-Cool
Quote:Original Posted By irturhamun



iya gan klo berkenan mampir ke trit puisi ane juga dong mumpung belum ketutup debu emoticon-Wakaka
ciyee dopost di pejwan emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka


Makasih gan ijo-ijonya emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Kobaran

Meringkuk
Di temani hembusan nafas terbatuk
Terdengarlah suara gigi bergemrutuk
Di hadang udara dingin menusuk
Membuat jiwa bagai membusuk
Terimveksi virus pembusuk

Kaki bagai tak bertopang
Jiwa yang kuat hampir jatuh malang
Bagaikan sebuah udang
Yang dihimpit batu karang
Kobaranpun melemah bagai hilang
Terbelenggu es yang menghalang

Tidak semudah itu melenyapkan kobaran
Kuat adalah prinsip yang didasarkan
Walaupun diterpa es mematikan
Ia akan melelehkan semua es yang ada didepan
Kukatakan dengan indah.
Subuah teriakan membuncah.
Menguncang seisi jiwa.
Jiwa'' yang lara.

Sang burung bangkai menanti usainya semua ini.
Manusia'' berjatuhan layaknya sebuah seni.
Terukir di jiwa beratus pasang mata.
Mata'mata yang menatap dingin.

(asal coret dah emoticon-Ngacir)
SESAL


Suara-suara bisikan hati
Mulai memenuhi khalbu ini
Ingin berteriak menangisi arti
Yang menampar nafsu duniawi
Terpuruk itu pasti
Meratapi kelakuan diri
Bagaikan susu yang tercampur air seni
Apakah yang sebenarnya terjadi ?
Yang terjadi hanyalah sesal di diri ini
Quote:Original Posted By kasyad.knight
Kukatakan dengan indah.
Subuah teriakan membuncah.
Menguncang seisi jiwa.
Jiwa'' yang lara.

Sang burung bangkai menanti usainya semua ini.
Manusia'' berjatuhan layaknya sebuah seni.
Terukir di jiwa beratus pasang mata.
Mata'mata yang menatap dingin.

(asal coret dah emoticon-Ngacir)


Puisi ente keren gan emoticon-2 Jempol
Ente berbakat meramaikan poetry emoticon-2 Jempol
DAMAI


Pandangan tertuju kelangit
Tersenyum simpul bagai gula legit
Melupakan sejenak masalah yang membelit
Hanyalah ada kedamaian yang menjangkit


Damai suatu kata indah ucapan
Satu kata makna mendalam
Bagai mimpi dan harapan
Takkan tenggelam oleh laut dalam


Kelihatannya aneh memang
Tapi inilah suatu kenyataan yang menghadang
Bagai bunga yang tumbuh di tepi jurang
Akan tetapi keindahan tetap disandang