alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a6dbc9dc06bdf52f8b4568/wapres-jk-anggap-pns-tak-miliki-kontribusi-bagi-bangsa-pdhl-mereka-umumnya-guru
Wapres JK Anggap PNS Tak Miliki Kontribusi Bagi Bangsa (pdhl mereka umumnya Guru)
Wapres JK Anggap PNS Tak Miliki Kontribusi Bagi Bangsa
25 JAN 2016 17:04

Rimanews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa keputusan pemerintah melakukan moratorium PNS hingga 2019 adalah sudah tepat. JK pun berharap para kaum muda untuk bisa menjadi pengusaha dan tak menggantungkan masa depannya sebagai PNS.

"Saya katakan selalu alumni universitas, organisasi selalu mempunyai harapan 3P, yakni, profesional, PNS, pengusaha. Sekarang harapan menjadi PNS sangat kecil karena kelebihan kapasitas," ujar JK saat membuka kongres Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Istana Wakil Presiden, Senin (25/01/2016).

Sehingga JK berharap kaum muda dapat menjadi profesional dan pengusaha.

"Karena kedua hal itu yang menentukan bangsa berkembang atau tidak," sambung JK.

Profesional dan pengusaha, kata dia, adalah profesi yang optimal terlebih dalam era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).

"Tanpa kedua profesi itu maka bangsa akan kekurangan daya juang dan daya dorongnya," tegas JK.

JK mengatakan, menjadi profesional dan pengusaha dapat membantu jalannya roda pemerintahan. Sehingga ia menepis stigma bahwa membantu roda pemerintahan adalah dengan begabung menjadi PNS.

"Tugas kita semua harus mempersiakan diri dalam ilmu dan teknologi dan pengetahuan lainnya untuk jalankan pemerintahan ke depan. Menjalankan pemerintahan tidak berarti harus menjadi pemerintah," tutup JK.
http://ekonomi.rimanews.com/read/201...si-Bagi-Bangsa


PNS itu didominasi Guru dan Dosen, Peneliti dan tenaga kesehatan ... kok diremehkan?
Quote:40 Persen PNS di Indonesia adalah Guru
Kamis, 01 Januari 2015 , 15:55:00

JAKARTA - Komposisi PNS di Indonesia tidak hanya didominasi tenaga fungsional umum. Tenaga guru juga terbanyak komposisinya. Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyebutkan, jumlah PNS se Indonesia saat ini sebanyak 4.375.009 orang.

Dari jumlah itu, komposisi terbanyak pada jabatan fungsional umum yakni 2.003.151 orang atau 45,79 persen. Disusul guru yakni 1.765.410 orang atau 40,35 persen. Sisanya terdiri dari paramedis sebanyak 303.754 orang atau 6,94 persen, tenaga medis sebanyak 31.754 orang atau 0,73 persen. Sedangkan yang menduduki jabatan struktural ada 48.847 orang atau 1,12 persen.

Deputi Sumberdaya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengungkapkan, dari seluruh pejabat yang berada dalam jabatan struktural, sekitar 12 ribu di antaranya atau 0,27 persen menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT). Jabatan dimaksud terdiri dari pejabat eselon I dan II, baik di kementerian, lembaga maupun di pemda.

“Mereka memiliki peran strategis sebagai penggerak manajemen aparatur sipil negara (ASN),” ujarnya, Kamis (1/1).

Dijelaskannya, sesuai perintah UU 5 Tahun2014 tentang ASN), untuk pengisian JPT tersebut harus melalui seleksi terbuka (open selection) di antara PNS yang memenuhi syarat. Namun, dengan persetujuan presiden, untuk JPT yang dinilai strategis dan tidak ada dari PNS, dimungkinkan peserta seleksinya dari kalangan swasta.

"Sebelum terbitnya UU tentang ASN, seleksi terbuka sudah berlangsung di sejumlah kementerian/lembaga maupun pemda," ujarnya.

Tahun 2012 tercatat ada enam instansi yang menggelar seleksi terbuka. Tahun 2013 ada 42 instansi dan tahun 2014 ini ada 27 instansi.

Dasar hukum seleksi terbuka pada awalnya menggunakan Surat Edaran No 16 Tahun 2012, kemudian diubah dengan Peraturan MenPAN-RB No 13 Tahun 2014. "Ke depan, seleksi terbuka ini akan diatur dengan peraturan pemerintah," pungkasnya. (esy/jpnn)
http://www.jpnn.com/read/2015/01/01/...a-adalah-Guru-


Kemenristekdikti Ajukan Kuota 10 Ribu CPNS Dosen
28 Agustus 2015 - 23:09 WIB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengajukan cukup banyak penerimaan calon pegawai negeri sipil, yaitu sebanyak 10.000 orang, untuk dijadikan sebagai tenaga dosen. Pengajuan ini dilakukan mengingat persoalan mutu pendidikan tinggi masih menghadapi persoalan termasuk kekurangan dosen.

"Kuota yang kami ajukan tahun ini, sekitar dua kali lipat dari kuota CPNS dosen 2014," kata Menteri Ristekdikti Muhammad Nasir usai melantik rektor PTN, sejumlah direktur politeknik negeri, dan pejabat di lingkungan Kementerian Ristekdikti di Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Nasir menuturkan pada tes CPNS dosen periode 2014, Kemenritekdikti mendapatkan alokasi CPNS dosen baru sebanyak 50 ribu. Menurut mantan rektor Universitas Diponegoro Semarang itu, wajar jika mereka meminta kuota CPNS dosen dalam jumlah besar. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, banyak penegerian kampus swasta atau pendirian kampus negeri baru.

Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro itu menjelaskan, tahun ini memang pemerintah memberlakukan moratorium atau penghentian rekrutmen CPNS baru. Namun aturan moratorium itu dikecualikan untuk posisi tenaga kesehatan, guru, dan dosen.

Ia menjelaskan jumlah 10 ribu kuota CPNS dosen baru itu masih bersifat usulan Kementerian Ristekdikti ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Nantinya keputusan berapa kuota tetap CPNS baru di Kementerian Ristekdikti, akan ditetapkan lebih lanjut oleh Kementerian PAN-RB.

Kekurangan dosen memang dirasakan sejumlah PTN. Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten, Sholeh Hidayat yang dilantik kemarin, menuturkan dia juga merasakan kekurangan jumlah dosen PNS.

"Untuk mencukupi rasio ideal dengan jumlah mahasiswa, akhirnya kami angkat dosen-dosen non-PNS atau kontrak," katanya. Sholeh menuturkan keterbatasan jumlah dosen PNS di antaranya dirasakan di program studi yang laris peminatnya. Seperti pada prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), ekonomi manajemen, dan akuntansi. Ia berharap Untirta tahun ini mendapatkan kuota dosen CPNS baru.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman membernarkan bahwa ada pengecualian dalam kebijakan moratorium CPNS baru tahun ini. Yakni penghentian rekrutmen dikecualikan untuk tenaga medis dan tenaga pendidikan.

"Namun kuota secara nasional belum bisa ditetapkan saat ini," kata Herman. Herman menjelaskan secara teknis pelaksanaan tes CPNS 2015 masih dalam kajian. Terkait dengan jumlah permintaan kuota dosen CPNS mencapai 10 ribu, Herman mengatakan akan dikaji ulang. Tepatnya dikaitkan dengan hasil analisis beban kerja dan analisis jabatan. Umumnya setiap instansi selalu meminta kuota CPNS lebih besar dari keperluan riilnya
http://www.riaupos.co/83338-berita-k...l#.VqbZKZp97IU


----------------------------

Konstitusi UUD 1945 memerintahkan 20% APBN dananya dipakai untuk pendidikan. NKRI didirikan salah satu tujuannya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Makanya wajar kalau isi PNS itu mayoritas Guru dan Dosen, disusul tenaga kesehatan (agar raga anak didik itu tetap sehat), disusul profesi fungsional penunjang lainnya seperti penelti, pustakawan dll. Mereka mendominasi PNS agar biaya pendidikan murah, sebab kalau sepenuhnya dibebankan ke Swasta, pastilah rakyat tak semuanya akan mampu menyekolahkan anaknya. Dan kita tetap menjadi bangsa yang bodoh selamanya.

Maka berasa anehlah bila seorang Wapres sampai 'meremehkan' profesi PNS yang memengang jabatan seperti itu, dengan menganggap lebih penting pekerjaan professional dan pengusaha ... Sekarang kita bertanya ke Wapres, kalau nggak sekolah dulu, apa mungkin Jokowi dan JK bisa jadi Presiden dan Wapres? Nggaklah, karena saratnya kan minimal SMA ... think's!.
Jk bener kok

Mana ada kontribusinya guru, cuma menghasilkan mayoritas panastak yang gemar menelan berita mentah2
Quote:Original Posted By gapernahwaras
Jk bener kok

Mana ada kontribusinya guru, cuma menghasilkan mayoritas panastak yang gemar menelan berita mentah2


Siap gan!!
Mudah"an guru dan kluarga guru se Indonesia baca komen ente dan mereka berdoa gan!!
You are so genius, incredible, revolusioner,
Cocok jadi generasi penerus bangsa dan pemimpin dunia
Semoga kluarga agan tidak pernah berurusan dengan guru
emoticon-Shakehand2
guru ane dulu suka bikin les, siapa yg les dijamin nilainya diatas 6 emoticon-Big Grin
dosen negeri sekarang pekerja kerjas, datang kekampus ngasih tugas kemurid atau saking update teknologi skrg tinggal suruh lewat sosmed dan kirim lewat email. sementara sang dosen ada job diluar kampus. salut sama kerja keras dosen yg seperti itu.
kalo yg gak bisa kerja keras biasanya kasih nilai jelek ke mahasiswa, remidial ganti beli buku ke toko xx, dapat persen sekian. yg foto copy tidak diterima.


itu lah sedikit cerita pejuang bangsa ini, kerja keras dan optimistis.
Quote:Original Posted By brojoijo89
Siap gan!!
Mudah"an guru dan kluarga guru se Indonesia baca komen ente dan mereka berdoa gan!!
You are so genius, incredible, revolusioner,
Cocok jadi generasi penerus bangsa dan pemimpin dunia
Semoga kluarga agan tidak pernah berurusan dengan guru
emoticon-Shakehand2



emoticon-Ngakak.g mending kasi srkolah swasta gan.kasi taulah negri yg bnr2 gurunya bnr2 punya kompetensi. yg byk saya temukan masih byk guru2 yg suka2 aj yg penting pns. itu baru lvl sekolah.yg perguruan tinggi gmn tuh.byk jg kan dosen2.jgn blg oknumlah. justru guru yg bener baru oknumnya
Quote:Original Posted By gapernahwaras
Jk bener kok
Mana ada kontribusinya guru, cuma menghasilkan mayoritas panastak yang gemar menelan berita mentah2


Maca ciiih... lha wong nasbung juga ada disitu, ga percaya, coba liat yang sering berak dicelana dikelas loe...itulah nasbung emoticon-Big Grin
kalimat mana yang dinilai meremehkan PNS ya?
Quote:Original Posted By bewox


Maca ciiih... lha wong nasbung juga ada disitu, ga percaya, coba liat yang sering berak dicelana dikelas loe...itulah nasbung emoticon-Big Grin


Lu berak sembarangan atw enggak itu tergantung pendidikan dari orangtua lu, bukan guru lu

Goblok

Quote:Original Posted By wardenfly
emoticon-Ngakak.g mending kasi srkolah swasta gan.kasi taulah negri yg bnr2 gurunya bnr2 punya kompetensi. yg byk saya temukan masih byk guru2 yg suka2 aj yg penting pns. itu baru lvl sekolah.yg perguruan tinggi gmn tuh.byk jg kan dosen2.jgn blg oknumlah. justru guru yg bener baru oknumnya


Sama kyk instansi sebelah ya gan yg bener itu cuma oknum emoticon-Wakaka

Nah masalah nya ane blum survey ke sekolah" negri gan
Mana guru yg bener mana yg nggak
Tapi ya beruntung lah ane dr sd sampai kuliah di negeri terus dan (kalo ga boleh di bilang semua) sebagian besar guru dan dosen ane seinget ane bisa mendidik dan mengajar dengan baik
Yah paling nggak hasil nya udah dirasain sm ane dan temen" seperjuangan ane gan

"Kalo soal guru yg suka2 aja yg penting pns"
Itu balik ke mental masing" guru kan, dan ga bisa di pungkiri banyak yg jelek, tapi ga bisa tutup mata juga sama yg bagus emoticon-Smilie
Sesekali main ke daerah dimana 1 sekolah dasar cm ada 1 atau 2 guru emoticon-Smilie udah kebayang? Ane udah dan pernah berkunjung

Nb: ane bukan guru, tapi tolong hormati guru (kalo orang yg pernah sekolah)
Kalo dibilang yg dibahas disini guru pns, emoticon-Smilie entahlah kalo guru di swasta mungkin sebaik dewa tanpa cela
Cukup menghormati aja ga susah kan
summon om gayus.

bukannya kebanyakan dari pemda dan kementrian ? dijakarta guru honorer aja masih bejibun.

emoticon-Ngakak

guru pns yang dipikirin TKD, sertifikasi, kinerja suka-suka

emoticon-Ngakak

waktu uji kopetensi keliatan semua khan kemampuannya.
PNStak siap-siap dapet gaji ke-14 ye...

Quote:Gaji ke-14 PNS Dibayar Jelang Penerimaan Siswa Baru

Jakarta -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengemukakan, pemerintah belum bisa merealisasikan kenaikan gaji bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun anggaran 2016 ini, karena harus menunggu pertumbuhan ekonomi mencapai 7%. Namun demikian, pemerintah akan tetap memberikan pemasukan ekstra bagi PNS, dengan memberikan gaji ke-13 dan ke-14.

"Jadi kok gaji ke-14. Kalau gaji ke-13 itu pada saat lebaran, mungkin gaji ke-14 ini pada masa jelang masuk sekolah. Itu kewenangannya Kementerian Keuangan," kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Senin (25/1).

Mendagri meyakini, gaji ke-14 ini akan menjadi ekstra pemasukan bagi para pegawai. Meski sebelumnya, pemerintah sempat mewacanakan adanya kenaikan gaji, namun belum bisa direalisasikan. Pasalnya, harus menunggu pertumbuhan ekonomi mencapai 7%.

Sebelumnya Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengemukakan, sebagai pengganti kenaikan gaji PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2016 berupa pemberian gaji ke-14, pemerintah sudah menganggarkan dana sebesar Rp 6 triliun dalam APBN 2016.

Dalam kesempatan itu Mendagri Tjahjo Kumolo juga mengemukakan, bahwa pemerintah sedang menyiapkan regulasi mengenai dana taktis kepala daerah. Regulasi ini dimaksudkan sebagai upaya agar dalam melaksanakan pemerintahan, tidak ada kendala yang berarti saat benar-benar ada kepentingan atau keperluan mendesak dalam urusan pemerintahan.

"Rp 100 miliar dana taktis kepala daerah mulai tahun ini sudah saya siapkan. Agar kepala daerah tidak lagi terkendala dalam melaksanakan pemerintahan," tegas Tjahjo.
(hns/feb)

Sumber : http://finance.detik.com/read/2016/0...aan-siswa-baru
menjamurnya bimbel bukti kegagalan guru
Sekarang orang berlomba-lomba jadi PNS bukan utk bangun negara, tapi hanya kejar materi, posisi dan yang ujung-ujungnya korupsi.

Semoga secepatnya PNS yang dipecat Ahok, itu dicopot dari PNS langsung.
weleh.
klo ndak ada pns gag ada yg ngebantu ngabisin duit pemerintah
hah? siapa yg mau ngurangin guru? emoticon-Bingung (S)
Tiap negara ada pns kok . mau jalanin negara pake tenaga pengusaha ? Gila bisa dijual negara ini ..
Tpi kalo di liat pemimpin kita skarang pengusaha ya, udah brapa banyak aset BUMN di gade ?

Trus pres dan wapres itu masuk PNS gak ya ? Kalo msk ntu makan omongan sendiri emoticon-Smilie
kata-katanya opa diambil sisi positifnya aja. si opa lagi ngingetin kita untuk gak bergantung buat jadi PNS. masih banyak kerjaan yg penting buat membangun bangsa biar maju. sekalian ngingetin kinerja PNS jaman sekarang yg kinerjanya terkenal santai dan banyak yg makan gaji buta, walaupun gak semua PNS makan gaji buta. yah emang PNS itu pekerjaan paling asik secara status sosial dianggap ngabdi sama negara, gaji gede, kerjaan santai, disayang mertua. hahahaha ironi
ok opa ane ngerti maksudnya emoticon-Cendol (S)
dr beritanya kok gw ga ngeliat omongan JK meremehkan profesi PNS, ya?

apa TS nya punya imajinasi tinggi gitu? emoticon-Bingung
1.hancur indonesia jika dipimpin jokowi,,

2.PNS tidak berkontribusi,,

besok apa lagi opa ??emoticon-Cool