alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a6da01a2c06e364c8b456d/serangan-teror-bom-sarinah-gagal-mengguncang-pasar
Serangan Teror Bom Sarinah Gagal Mengguncang Pasar
Quote:Terorisme selalu menjadi kejadian menakutkan di berbagai negara. Ancaman tersebut bias terjadi kapan saja dan dimana saja, serta mengancam keselamatan jiwa setiap orang. Saat ini tidak ada tempat yang aman dan dapat dikatakan bebas dari ancaman terorisme. Prinsip terorisme adalah menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat termasuk mengguncang pasar. Aksi teror yang terjadi di kawasan Sarinah, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016, sempat membuat pelaku pasar khawatir. Hingga penutupan perdagangan sesi pertama siang kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) melorot tajam 1,72%, ke level 4.459,32. Kelompok 45 saham unggulan yakni indeks LQ45 turun 4,17 poin atau 0,53 persen ke posisi 789,13. Sedangkan kurs rupiah ditutup Rp13.907, turun tipis 0,52%.

Pelemahan IHSG tersebut disebabkan aksi jual secara masal yang dilakukan para investor pasar modal, sehingga 190 saham emiten di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan signifikan. Kejadian bom tersebut telah menimbulkan panic selling diantara para investor. Direktur Utama PT BEI, Tito Sulistio juga mengakui aksi jual masal secara mendadak tersebut merupakan respon akibat ledakan bom di kawasan Sarinah. Secara psikologis, kejadian tersebut membuat perekonomian Indonesia terlihat rentan dengan berbagai macam sentimen.

Kepanikan investor tersebut kembali mereda setelah melihat upaya pemerintah, bergerak cepat menangkap semua pelaku peledakan bom yang tidak bertanggungjawab tersebut. Sejumlah agenda penting pun tetap berlangsung tepat waktu. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tidak ditunda, meski lokasi kejadian aksi terror tak jauh dari kantor pusat bank sentral. Keputusan BI untuk menurunkan suku bunga acuan mendorong aksi beli di lantai bursa, sehingga pelemahan indeks tak terlalu dalam. Pasar berbalik positif merespons eputusan Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 7,25%. FASBI dan REPO rate juga dipangkas 25bps menjadi 5,25% dan 7,75%. Keputusan ini sejalan dengan pernyataan BI sebelumnya bahwa ruang pelonggaran kebijakan moneter semakin terbuka dengan terjaganya stabilitas makro ekonomi, serta mempertimbangkan pula dengan meredanya ketidakpastian pasar keuangan global pasca kenaikan Fed-Fund Rate (FFR). Sentimen pasar pun bergerak positif pasca terjadinya terror bom Sarinahtersebut. Data Bloomberg pukul 09.30 WIB pada Jum’at 15 Januari 2016 menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar bergerak menguat berada di posisi Rp 13.894 per dollar AS, lebih kuat disbanding penutupan kemarin pada 13.907. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan bergerak di zona hijau. IHSG dibuka naik 5,8poin menjadi 4.518,98.

Kondisi pasar yang cepat pulih tersebut menunjukkan kepercayaan investor masih tinggi untuk berinvestasi di Indonesia. Pelaku pasar dan pebisnis tetap percaya diri dengan situasi ekonomi meskipun keamanan dinilai kurangkondusif. Koreksi IHSG yang terjadi kemarin, tidak berlangsung lama karena kuatnya fundamental perekonomian nasional. Meskipun demikian, pemerintah juga perlu meningkatkan system keamanan di dalam negeri untuk menjaga kepercayaan investor. Investor akan terus menuntut komitmen pemerintah untuk memberikan fasilitas kemudahan bagi investor sehingga tidak mudah terpengaruh isu soal keamanan. Serangan terorisme harus dilawan dengan aktivitas yang berjalan seperti biasa, karena kepanikan masyarakat adalah yang di harapkan oleh teroris. Selain itu, semua pihak harus menghindari polemic mengenai hal tersebut. Jika semakin banyak yang berspekulasi maka akan membuat situasi semakin kusut. Permasalahan terorisme ini dapat kita percayakankepada pihak berwenang seperti Polisi maupun BIN.


Teroris Tai Kucing... Amatiran.... Mati sajalah kau, berani2nya menganggu kedamaian NKRI.... NKRI TIDAK TAKUT.... emoticon-I Love Indonesia

SUMUR