alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a6d75d5a5163c4218b4567/gubernur-kuli-news-unpad-gratiskan-kuliah-sarjana-kedokteran-dan-spesialis
[GUBERNUR KULI NEWS] Unpad Gratiskan Kuliah Sarjana Kedokteran dan Spesialis
25 Januari 2016

Mulai Tahun 2016 Ini, Unpad Gratiskan Biaya Kuliah Sarjana Kedokteran dan Dokter Spesialis

[Unpad.ac.id, 25/01/2016] Mulai penerimaan mahasiswa baru tahun 2016 ini, Universitas Padjadjaran akan menggratiskan biaya pendidikan mahasiswa baru program studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Spesialis di Fakultas Kedokteran. Kebijakan ini diambil antara lain untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di berbagai daerah, khususnya di Jawa Barat.

“Kenyataannya, daerah-daerah itu memerlukan tenaga, jadi mereka siap untuk bisa memberikan biaya pendidikannya,” ujar Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, saat menggelar jumpa pers di Ruang Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (25/01).

Dalam jumpa pers tersebut, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Pendidikan Unpad, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A-K., M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., MSi., Sp.F., DFM, serta Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad, Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos., M.Si.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, kondisi ketersediaan tenaga dokter dan dokter spesialis di Jawa Barat tidak merata. Kebanyakan tenaga dokter dan dokter spesialis masih terpusat di kota besar. Menyadari hal tersebut, Unpad berkomitmen membantu mendistribusikan tenaga dokter dan dokter spesialis ke seluruh wilayah di Jawa Barat.

Pada tahun akademik 2016/2017 ini, FK Unpad akan menerima 250 calon mahasiswa dengan rincian 125 dari jalur SNMPTN dan 125 dari jalur SBMPTN. Seluruh mahasiswa yang diterima melalui dua jalur seleksi tersebut akan digratiskan biaya kuliahnya melalui beasiswa yang dikeluarkan pemerintah daerah dari 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat maupun beasiswa dari berbagai pihak, termasuk instansi swasta.

Meski gratis, ada syarat yang ditetapkan Unpad kepada mahasiswa Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis, yaitu ada perjanjian antara calon mahasiswa dengan Unpad. Isi perjanjian kurang lebih menyatakan, ketika lulus nanti para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah/instansi yang ditentukan. Jika tidak, Rektor berkomitmen tidak akan mengeluarkan ijazahnya.

“Unpad ingin membangun sikap kesiapan mengabdi sungguh-sungguh kepada masyarakatnya bagi para lulusannya. Jika tidak bersedia memenuhi perjanjian itu, jangan pilih kuliah di Kedokteran Unpad. Ada banyak perguruan tinggi lain yang juga menyediakan pendidikan kedokteran,” tegas Rektor.

Dekan FK Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., M.Si., Sp.F., DFM., menilai program penggratisan biaya kuliah di FK Unpad ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar mencintai masyarakat. “Ini adalah salah satu cara memfasilitasi mereka (mahasiswa) sehingga bisa bekerja dengan baik di masyarakat, dan karirnya bisa bangun,” kata Yoni.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

http://www.unpad.ac.id/2016/01/mulai-tahun-2016-ini-unpad-gratiskan-biaya-kuliah-sarjana-kedokteran-dan-dokter-spesialis/

Unpad Gratiskan Mahasiswa Kedokteran 2016, Siapa yang Bayar?


TEMPO.CO, Bandung - Biaya kuliah di Fakultas Kedokteran selama ini menjadi yang termahal ketimbang mahasiswa dari fakultas lainnya. Di Universitas Padjajaran (Unpad) misalnya, biaya kuliahnya Rp 13 juta per semester. Urutan kedua adalah Fakultas Farmasi dan Teknik, yakni Rp 10 juta.

Mahasiswa baru Unpad kini boleh bernafas lega setelah Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad berencana menggratiskan biaya kuliah mahasiswa Fakultas Kedokteran program sarjana pada 2016.

"Nantinya biaya kuliah ditanggung bersama berbagai pihak yang membutuhkan tenaga dokter, misalnya pemerintah daerah dan rumah sakit," ujar Tri, mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unpad.

Menurut Tri, penggratisan biaya kuliah mahasiswa kedokteran program S-1 tersebut telah dirancang sejak 2012. Selama ini, katanya, pihak rumah sakit terutama swasta, sangat diuntungkan.

Tanpa berkontribusi terhadap biaya kuliah mahasiswa kedokteran, mereka tinggal menarik para lulusan Fakultas Kedokteran. "Dengan berani bayar sedikit lebih mahal dibanding rumah sakit lain, mereka dapat tenaga dokter," ujarnya.

Kondisi itu yang ingin diubah dengan cara mengajak pemerintah daerah dan rumah sakit untuk berinvestasi menghasilkan tenaga dokter. Adapun mahasiswa kedokteran yang berminat kuliah gratis itu tetap harus lolos Seleksi Nasional atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN atau SBMPTN).

Nantinya, mahasiswa kedokteran harus tunduk pada persyaratan seperti penempatan kerja. "Semacam ikatan dinas, setelah lulus mereka langsung ditempatkan," ujar Tri.

Mereka telah membuat pemetaan dokter serta tenaga medis lain yang dibutuhkan di tiap daerah. Dari data itu, mahasiswa kedokteran akan ditempatkan sesuai kebutuhan dan populasi warga. Unpad hanya akan menerima calon mahasiswa kedokteran yang menyetujui syarat penempatan di daerah tersebut.

Tri mengatakan cara tersebut sebagai solusi kurangnya tenaga kesehatan dan tidak meratanya tenaga kesehatan di daerah. Selain Fakultas Kedokteran, kelak secara bertahap Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Ilmu Keperawatan juga diminta untuk menerapkan skema serupa. "Teknik Geologi juga, karena perlu banyak tenaga untuk mengelola sumber daya alam yang besar," kata dia.

Kuota mahasiswa baru program S-1 Fakultas Kedokteran Unpad sebanyak 250 orang. Sebanyak 54 peminat di antaranya merupakan kuota khusus untuk lulusan SMA sederajat di Jawa Barat.

ANWAR SISWADI

http://m.tempo.co/read/news/2015/07/13/079683426/unpad-gratiskan-mahasiswa-kedokteran-2016-siapa-yang-bayar

Nawacita sudah mulai terealisasi... By daerah yg dimenangkan partai oposan

Jokowi 2 periode. <-- titik

Komeng yg tertip ya


emoticon-Traveller
ko gw gak liat nama aher ya ?? ampe nyindir2 begitu ??? emoticon-Bingung (S)
Pegangan yang kuat buat yang terguncang ..................
Ya moga dalam penerimaannya ga ada lagi tuh bayar mahar ke orang dalem universitas beberapa ratus juta buat masuk kedokteran
Quote:Original Posted By feelsbadman
Ya moga dalam penerimaannya ga ada lagi tuh bayar mahar ke orang dalem universitas beberapa ratus juta buat masuk kedokteran


Ntu mah swasta kali gan, uni negeri sekelas unpad kagak mungkin, cuma yg creme dela creme bisa masuk
cuma di unpad saja ?
Wuiiihhh..aher emang jenius,tidak cangkeman kayah ahok,aksi nya yaitu kebijakan...kampus itu kan otonom jadi pemprov pasti ikut peran..pasti di tuduh antek pks pustun ini,jaann..tapi baiknya bukan gratis tapi di pinjami negara kyk di malaysia,kembalikannya potong gaji setelah kerja,jadi pinjaman bergulir untuk semua mhswa dan jurusan.
widih.. rumah sakit mbayarin mahasiswa kuliah kedokteran. mangtabz.. nanti dokter jadi salah satu properti rumah sakit kah? kan ikatan dinas.
bagus juga ada program beasiswa ikatan dinas seperti ini..
Syarat dan ketentuan berlaku emoticon-Big Grin
Padahal suruh bayar miliaran juga mau masuk FK Unpad mah. Lagi isinya makcik sama pakcik semua emoticon-Big Grin parkir mobil ampe dua.....

Masalahnya semua juga tau, ada istilah sapi perahan di universitas mana juga, dan biasanya fakultas2 populer kaya Fikom, FH, FEB jadi sapi perahan buat fakultas yang sepi peminat tapi butuh biaya praktek mahal. Bisa2 kena imbasnya nih kalo FK gratis juga....

Kalo bisa mah yang emang engga mampu aja yang gratis kalo yang mampu mah suruh bayar aja....
wah kalo bisa semua kedokteran gratis nih emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By mooniequeenie
Padahal suruh bayar miliaran juga mau masuk FK Unpad mah. Lagi isinya makcik sama pakcik semua emoticon-Big Grin parkir mobil ampe dua.....

Masalahnya semua juga tau, ada istilah sapi perahan di universitas mana juga, dan biasanya fakultas2 populer kaya Fikom, FH, FEB jadi sapi perahan buat fakultas yang sepi peminat tapi butuh biaya praktek mahal. Bisa2 kena imbasnya nih kalo FK gratis juga....

Kalo bisa mah yang emang engga mampu aja yang gratis kalo yang mampu mah suruh bayar aja....


Yg mampu kalau mau ikatan dinas kenapa ngga gan
Quote:Original Posted By victorlego


Ntu mah swasta kali gan, uni negeri sekelas unpad kagak mungkin, cuma yg creme dela creme bisa masuk


Bener juga yak emoticon-Hammer
wah boleh juga nih.
Ya baguslah kalau emang bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
Dibaca lagi tuh syaratnya harus mau ditugaskan di semua daerah jawa barat
Jangan kira daerah jabar itu dah kota semua bray
Ada yg masih keadaan daerahnya masih kek zaman suharto emoticon-Hammer

Zaman orba dulu Guru2 itu kena ikatan dinas,dan dibiayai pemerintah daerah setempat asal si mahasiswa ,syaratnya musti balik lagi ke tempat daerah mahasiswa itu


Quote:Original Posted By raja25
ko gw gak liat nama aher ya ?? ampe nyindir2 begitu ??? emoticon-Bingung (S)


itu kan disebut biaya akan ditanggung oleh daerah yang butuh..disitu peran serta bapak gubernur meh bupati bupati na daek ngaluarkeun duit keur ngabiayaan sakola dokter..
Meski gratis, ada syarat yang ditetapkan Unpad kepada mahasiswa Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis, yaitu ada perjanjian antara calon mahasiswa dengan Unpad. Isi perjanjian kurang lebih menyatakan, ketika lulus nanti para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah/instansi yang ditentukan. Jika tidak, Rektor berkomitmen tidak akan mengeluarkan ijazahnya


emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By jua1.special.k
13 juta kali 8 semester = Rp 104 jeti per orang sampa lulus
mantapppppp


di swasta bisa puluhan juta se semester bray emoticon-Embarrassment