alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a6cee456e6afca548b456c/indonesia-impor-ikan-asin-dari-taiwan-dan-thailand
Indonesia impor ikan asin dari Taiwan dan Thailand

Indonesia impor ikan asin dari Taiwan dan Thailand


Indonesia merupakan salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Lautan di Indonesia lebih luas dibanding daratan. Namun demikian, Indonesia masih menjadi pasar empuk ikan impor.

Produk ikan asin impor menyerbu pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bahkan lebih diminati oleh konsumen karena harganya yang murah.

"Hampir seluruh lapak didominasi penjualan ikan asin impor seperti dari Thailand dan Taiwan," kata salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Cisaat Kabupaten Sukabumi, Deni Supriadi seperti ditulis Antara Sukabumi, Senin (25/1).

Mendominasinya produk ikan asin impor ini karena minimnya pasokan dari pengolah dalam negeri, sehingga pedagang lebih memilih produk impor itu dari pada tidak mendapatkan pasokan. Selain itu, harganya pun lebih murah dibandingkan produk ikan asin dari dalam negeri sehingga cukup banyak peminatnya.

Mirisnya lagi, beberapa bulan terakhir ikan asin lokal sulit ditemukan, kalaupun ada jumlahnya hanya terbatas. Padahal produk ikan asin dalam negeri lebih baik dibandingkan impor, tapi produk lokal tersebut tidak bisa bertahan lama karena pengolahannya masih tradisional dan organik atau tidak menggunakan bahan pengawet kimia.

"Seharusnya yang menguasai pasar adalah produk ikan asin dalam negeri, karena Indonesia memiliki lautan yang sangat luas dibandingkan Taiwan dan Thailand. Apalagi di dua negara tersebut jarang ada jenis ikan sepat dan teri," tambahnya.

Ketua Komunitas Pengepul dan Pengolah Ikan Palabuhanratu, Telly Supriatna mengatakan ikan asin dari sejumlah tempat di Indonesia memang kurang, mungkin karena sulitnya mendapat ikan yang disebabkan cuaca sedang tidak baik. Sejak Desember 2015 hingga April tahun ini dipastikan pasokan akan semakin berkurang.

Saat memasuki musim penghujan ini, pengolahan ikan asin berkurang karena untuk proses pengeringannya membutuhkan waktu yang lama ditambah sampai April mendatang memasuki musim paceklik ikan sehingga pasokan akan semakin berkurang.

Mayoritas pengolah ikan asin di Indonesia masih tradisional dan mengandalkan alam untuk pengeringannya. Jika dibandingkan dengan produk impor yang sudah menggunakan alat modern menyebabkan produk kita kalah bersaing di pasaran.

Pihaknya menjamin bahwa produk ikan asin dalam negeri bisa bersaing dengan produk impor karena Indonesia mempunyai sumber daya ikan laut yang melimpah, apalagi memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini produk usaha kecil menengah di bidang pengolahan ini dipastikan mempunyai kualitas.
[idr]

http://www.merdeka.com/uang/indonesi...-thailand.html
banyak faktor yg mempengaruhi,
1. karena lagi musim hujan, ikan sulit didapat karena cuaca buruk, gak bisa produksi banyak cz gak bisa jemur
2. kebanyakan masyarakat indo mengira bahwa produk impor lebih pasti lebih baik daripada produk lokal
3. mulai berlakunya MEA
Intinya Impor itu murah drpd produk lokal.. emoticon-Big Grin

Siap belum sma MEA?? eh malah mau ikutan TPP?? emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By politicus
Indonesia merupakan salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Lautan di Indonesia lebih luas dibanding daratan. Namun demikian, Indonesia masih menjadi pasar empuk ikan impor.

Produk ikan asin impor menyerbu pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bahkan lebih diminati oleh konsumen karena harganya yang murah.

"Hampir seluruh lapak didominasi penjualan ikan asin impor seperti dari Thailand dan Taiwan," kata salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Cisaat Kabupaten Sukabumi, Deni Supriadi seperti ditulis Antara Sukabumi, Senin (25/1).

Mendominasinya produk ikan asin impor ini karena minimnya pasokan dari pengolah dalam negeri, sehingga pedagang lebih memilih produk impor itu dari pada tidak mendapatkan pasokan. Selain itu, harganya pun lebih murah dibandingkan produk ikan asin dari dalam negeri sehingga cukup banyak peminatnya.

Mirisnya lagi, beberapa bulan terakhir ikan asin lokal sulit ditemukan, kalaupun ada jumlahnya hanya terbatas. Padahal produk ikan asin dalam negeri lebih baik dibandingkan impor, tapi produk lokal tersebut tidak bisa bertahan lama karena pengolahannya masih tradisional dan organik atau tidak menggunakan bahan pengawet kimia.

"Seharusnya yang menguasai pasar adalah produk ikan asin dalam negeri, karena Indonesia memiliki lautan yang sangat luas dibandingkan Taiwan dan Thailand. Apalagi di dua negara tersebut jarang ada jenis ikan sepat dan teri," tambahnya.

Ketua Komunitas Pengepul dan Pengolah Ikan Palabuhanratu, Telly Supriatna mengatakan ikan asin dari sejumlah tempat di Indonesia memang kurang, mungkin karena sulitnya mendapat ikan yang disebabkan cuaca sedang tidak baik. Sejak Desember 2015 hingga April tahun ini dipastikan pasokan akan semakin berkurang.

Saat memasuki musim penghujan ini, pengolahan ikan asin berkurang karena untuk proses pengeringannya membutuhkan waktu yang lama ditambah sampai April mendatang memasuki musim paceklik ikan sehingga pasokan akan semakin berkurang.

Mayoritas pengolah ikan asin di Indonesia masih tradisional dan mengandalkan alam untuk pengeringannya. Jika dibandingkan dengan produk impor yang sudah menggunakan alat modern menyebabkan produk kita kalah bersaing di pasaran.

Pihaknya menjamin bahwa produk ikan asin dalam negeri bisa bersaing dengan produk impor karena Indonesia mempunyai sumber daya ikan laut yang melimpah, apalagi memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini produk usaha kecil menengah di bidang pengolahan ini dipastikan mempunyai kualitas.
[idr]

http://www.merdeka.com/uang/indonesi...-thailand.html


Maunya Jokowi nyambi bikin ikan asin biar stok pasokan tidak minim emoticon-Bata (S)
Quote:Original Posted By beuhamzah
banyak faktor yg mempengaruhi,
1. karena lagi musim hujan, ikan sulit didapat karena cuaca buruk, gak bisa produksi banyak cz gak bisa jemur
2. kebanyakan masyarakat indo mengira bahwa produk impor lebih pasti lebih baik daripada produk lokal
3. mulai berlakunya MEA


No.1 lebih tepat, di kita kebanyakan masih tradisional, dikeringkan dengan dijemur, lebih lambat terlebih lagi musim penghujan sehingga kuantitas lebih sedikit. Klo di luar sudah pake mesin dengan kapasitas yang besar, ngga pengaruh terhadap cuaca, costnya pun bisa ditekan lebih murah karena kuantitasnya yang besar sehingga harganya jatuh2nya lebih murah.
Bruakakakakakak...impor ikan asin emoticon-Wkwkwk
sampe ikan asin pun impor emoticon-Hammer2
iya bikin asinnya pake dijemur.. klo musim hujan ya susah..coba bikin ruangan pengering...
Yang disini kurang asin apa?! emoticon-Bingung
INDONESIA RUTIN IMPORT IKAN ASIN

berita detik finance 2014

http://finance.detik.com/read/2014/0...in-ini-datanya



sindo news 2014 :

http://nasional.sindonews.com/read/9...sin-1411650684



sungguh 32+10 tahun penuh kesia-siaan....emoticon-Embarrassment
Ya begitulah.

Sibuk dgn paparan rencana yg jauh dibalik cakrawala.

Hal remeh temeh yg sdh terbukti bagus dan menghasilkan dilewatin.
ternyata TS ikan asin mania. emoticon-Ngakak (S)
mendadak sepi tritnya...emoticon-Wakaka
mukegile, ikan asin aje impor...padahal kata nastak idiot, sejak era si susi tangkapan ikan nelayan melimpah emoticon-Busa:
yeeyy makanan harian gw berasal dari import, setelah tempe sekarang ikan asin
untung ane bisa bikin ikan asin sendiri emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By tik488
mukegile, ikan asin aje impor...padahal kata nastak idiot, sejak era si susi tangkapan ikan nelayan melimpah emoticon-Busa:



emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
wah ikan asin aja import emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak