alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a6a7285a5163b07d8b4567/itb-anugerahkan-doktor-kehormatan-kepada-sby
Thumbs up 
ITB Anugerahkan Doktor Kehormatan kepada SBY
Senin, 25 Januari 2016 | 16:16
ITB Anugerahkan Doktor Kehormatan kepada SBY
ITB Anugerahkan Doktor Kehormatan kepada SBY

Metrotvnews.com, Bandung: Institut Teknologi Bandung menganugerahi Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dengan gelar kehormatan doctor honoris causa. Penganugerahan Doktor Kehormatan itu diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi dalam sidang terbuka di Aula Barat ITB, Jalan Ganesa Nomor 10, Bandung, Jawa Barat, Senin 25 Januari.

Pantauan Metrotvnews.com, SBY tiba di Aula Barat ITB pukul 9 WIB, didampingi istri, Ani Yudhoyono. Kedatangannya mendapat pengawalan ketat dari Polri. Tanpa mengeluarkan kata sepatah pun, SBY bergegas masuk ke Aula.

Sidang terbuka diawali pidato Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi. Dalam pidatonya Suryadi menyampaikan keberhasilan SBY selama memimpin Indonesia dalam dua periode yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Salah satu keberhasilan SBY yang dinilai ITB yakni adanya lembaga independen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, Rektor ITB juga mengungkapkan keberhasilan SBY sehingga dianugerahkan gelar Doktor Kehormatan. Di antaranya membuka lapangan pekerjaan untuk perbaikan ekonomi di Indonesia di masa kepemimpinannya.

"Kepemimpinan Prof H Susilo Bambang Yudhoyono telah membuat komitmen tentang rencana dan pertumbuhan ekonomi, salah satunya membuka lapangan pekerjaan," kata Kadarsah Suryadi, di Aula Barat ITB, Jalan Ganesa Nomor 10, Bandung, Jawa Barat, Senin (25/1/2016).

Hingga berita ini disusun, sidang terbuka ITB masih berlangsung. Rencananya, SBY akan membacakan pidato ilmiah berjudul "Kontribusi Sains dan Teknologi terhadap Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan."
TTD

sumber
SBY Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan ITB
Jakarta – Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, dianugerahi gelar doktor kehormatan (honoris causa) bidang Pembangunan Berkelanjutan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari, mengatakan, upacara penganugerahan gelar doktor honoris causa yang dipimpin Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA digelar di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha Bandung, Jawa Barat, pada Senin (25/1).

"Pak SBY mendapat gelar doktor hanoris causa atas pengabdiannya di bidang ilmu pengetahuan dan perubahan cara berpikir ke arah pembangunan berkelanjutan, terutama di bidang energi baru dan terbarukan," kata Imelda saat dihubungi di Bandung, Senin (25/1).

Imelda mengatakan, hadir pada kesempatan itu, Ibu Ani Yudhoyono, Wapres ke-11 RI Boediono, dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 di antaranya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan Mendiknas Muhammad Nuh.

Selain itu, hadir pula, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Komisi IX DPR yang juga mantan wakil gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.

Menurut Imelda, SBY yang kini memimpin Global Green Growth Institute (GGGI), sebuah organisasi internasional berpusat di Seoul, Korea Selatan, dikenal luas di pentas internasional. SBY kerap menuangkan pemikiran-pemikirannya dalam bentuk tulisan, di antaranya mengenai Trilogi Pembangunan Abad XXI.

Trilogi Pembangunan Abad XXI mencakup pertumbuhan (growth), keadilan (equity), dan keberlanjutan (sustainability).

sumber

Ini Gelar Akademik SBY

Jakarta-Presiden keenam Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono, hari ini mendapat penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat.

Upacara penganugerahan yang dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Wapres ke-11 Boediono, jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II di antaranya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, dan Mendiknas Muhammad Nuh.

SBY yang meraih gelar doktor bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), pada 2004 lalu. Pada 12 Juni 2014, dalam Sidang Senat Terbuka Akademik Universitas Pertahanan Indonesia, SBY dikukuhkan sebagai guru besar di bidang ilmu Ketahanan Nasional.

Melalui pengukuhan tersebut, SBY menjadi guru besar pertama di Indonesia dalam bidang ilmu Ketahanan Nasional.

Berikut gelar penghargaan dan akademik yang diraih Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono, sejak tahun 2005 hingga saat ini.

Pada September 2005, SBY dianugerahi gelar doktor Honoris Causa (HC) bidang Ilmu Hukum dari Webster University, St. Louis, Amerika Serikat. ​Selanjutnya, Doktor HC bidang Ilmu Politik dan Thammasat University, Bangkok, Thailand, pada Desember 2005. Doktor HC bidang Pertanian​​ dari Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, pada September 2006.

Selanjutnya, gelar doktor HC bidang Media dan​​ Pemerintahan dari Keio University, Tokyo, Jepang, November 2008. Doktor HC dari Tsinghua ​​University, Beijing, Tiongkok pada Maret 2012. Doktor HC dari Universiti Utara ​Malaysia​, Desember 2012.

Doktor HC Bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, April 2013.

Doktor HC Bidang Hukum Perdamaian dari Universitas Syiah ​Kuala Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, September 2013. Doktor HC dari Ritsumeikan ​​University, Kyoto, Jepang​, September 2014. Doktor HC dari Soka University ​​Tokyo, Jepang, Oktober 2014.

Honorary Doctor of Letters dari University of Western Australia, Perth, Australia, 22 September 2015.

sumber


Selamat pak Beye, terimakasih sudah memimpin Indonesia selama 10 tahun.
Dikukuhkan Guru Besar, SBY Jadi Profesor Pertama Bidang Ilmu Ketahanan Nasional
Rabu, 11 Juni 2014 | 13:09

Jakarta - Sidang Senat Terbuka Akademik Universitas Pertahanan Indonesia, Kamis (12/6), akan mengukuhkan Dr H Susilo Bambang Yudhoyono MA (SBY). sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Ketahanan Nasional.

Melalui pengukuhan tersebut, Dr H Susilo Bambang Yudhoyono, MA menjadi Profesor pertama di Indonesia dalam bidang ilmu Ketahanan Nasional. Acara pengukuhan akan dilaksanakan di Kampus Universitas Pertahanan, Kompleks IPSC, Sentul, Bogor.

Pemberian gelar Profesor ilmu Ketahanan Nasional kepada Presiden Republik Indonesia sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 40/2012 tentang pengangkatan Profesor/Guru Besar tidak tetap pada Perguruan Tinggi. Demikian siaran pers yang diterima SP, dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), di Jakarta, Rabu (12/6).

Universitas Pertahanan Indonesia diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 Maret 2009. Pendirian Universitas Pertahanan membuktikan bahwa Indonesia serius menyelenggarakan pertahanan negara. "Berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia merupakan peristiwa bersejarah yang membawa Indonesia menjadi negara ke-48 di dunia yang memiliki sekolah tinggi bidang ilmu pertahanan," tutur rilis tersebut

Universitas Pertahanan Indonesia adalah lembaga pendidikan tinggi bidang pertahanan yang menekankan pembentukan karakter dengan titik berat aspek identitas, integritas dan nasionalisme. Ada tiga alasan yang mendasari pendirian Universitas Pertahanan Indonesia.

Pertama, dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia memiliki aneka ragam doktrin perang, strategi, dan taktik, mulai dari perang konvensional, gerilya, sampai melawan terorisme. Kedua, situasi global dan kawasan, terus berubah, termasuk geopolitik dan geoekonomi. Ketiga, kerja sama antar negara terus berkembang, sehingga Indonesia harus menempatkan diri sebagai bagian world class community.

Saat ini, Universitas Pertahanan Indonesia memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Strategi Pertahanan dan Fakultas Manajemen Pertahanan. Fakultas Strategi Pertahanan memiliki tiga program studi yaitu Strategi Perang Semesta; Damai dan Resolusi Konflik; serta Perang Asimetris. Sedangkan Fakultas Manajemen Pertahanan memiliki lima program studi, yaitu Manajemen Pertahanan; Ekonomi Pertahanan; Manajemen Bencana Untuk Keamanan Nasional; Keamanan Energi; dan Keamanan Maritim.

Sebelum berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia, Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA telah terlibat langsung dalam pengkajian bersama sejumlah profesor dari universitas negeri dan swasta ternama. "Sebagai penggagas berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia, Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA juga mendesain kurikulum di Universitas Pertahanan Indonesia." tulis rilis itu.

Prof Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA juga memiliki latar belakang akademik yang diperlukan untuk menjadi Guru Besar. Gelar Master of Art (MA) bidang Manajemen diperoleh dari Webster University, Missouri, Amerika Serikat. Gelar Doktor bidang Ekonomi pertanian diperoleh dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2004, dengan judul desertasi “Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Sebagai Upaya Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran: Analisis Kebijakan Ekonomi dan Fiskal”.

Penguasaan akademis berbagai ilmu telah dibuktikan melalui karya-karyanya, berupa buku dan artikel, di antaranya Coping with the Crisis - Securing the Reform (1999); Revitalization of the Indonesian Economy: Business, Politics and Good Governance (2002), Taman Kehidupan, sebuah antologi (2004). Transforming Indonesia: Selected International Speeches (2005), Peace Deal with Aceh is Just a Beginning (2005), The Making of a Hero (2005) dan sebagainya.

Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA telah memberikan kuliah umum dan orasi ilmiah di beberapa perguruan tinggi ternama di dunia. Pada September 2005, kuliah umum dengan judul "Perspective on the MDGs and the Way Forward to 2015" diberikan di Columbia University, New York, Amerika Serikat. Pada April 2006, di Islamic University of Imam Muhammad Bin Sa’ud, Riyadh, memberikan kuliah umum dengan judul “Progress and Prosperity”.

Selanjutnya Pada November 2006, menyampaikan orasi ilmiah di Keio University, Tokyo dengan judul "Governance, Reforms and Democratic Transformation in Indonesia". Pada Oktober 2008 memberikan kuliah umum di Beijing University, Tiongkok dengan judul “Indonesia, China and East Asia: Building Bridges During Turbulent Times”. Pada September 2009 memberikan kuliah umum di The John F. Kennedy School of Government, Harvard University Boston Amerika Serikat dengan judul "Towards Harmony Among Civilizations".

Selain gelar akademis, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA juga menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa dari beberapa perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri. Pada 2005, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA menerima dua gelar Doctor Honoris Causa. Gelar pertama didapat dari Webster University, Missouri, Amerika Serikat untuk bidang hukum. Sedangkan gelar kedua datang dari Universitas Thammasat, Thailand, untuk bidang politik.

Dua gelar Doctor Honoris Causa juga diterima pada tahun 2006, yaitu dari Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, untuk bidang pembangunan pertanian berkelanjutan; dan yang kedua dari Universitas Keio, Jepang, untuk bidang pemerintahan.

Selanjutnya, pada 2012, Universiti Utara Malaysia menganugerahi gelar Doctor Honoris Causa di bidang perdamaian, yang diberikan langsung oleh Yang Dipertuan Agong di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur. Pada 2013, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA kembali menerima dua gelar Doctor Honoris Causa, yaitu dari Universitas Tsinghua, Beijing, China, untuk bidang ekonomi, dan dari Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University, Singapura, untuk bidang kepemimpinan dan pelayanan publik.

sumber profesor pak beye
hidup pak beye! hidup ani! go to hell sang pangeran!!
emoticon-Bettyemoticon-Bettyemoticon-Betty
selnglamat pakk
Quote:
Penghargaan
  1. Doktor Honoris Causa Bidang Hukum dari Universitas Webster, Inggris. (2005)
  2. Doktor Honoris Causa Bidang Politik dari Universitas Thammasat, Thailand. (2005)
  3. Doktor Honoris Causa Bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan dari Universitas Andalas, Indonesia. (2006)
  4. Doktor Honoris Causa Bidang Pemerintahan dan Media dari Universitas Keio, Jepang. (2006)
  5. Doktor Honoris Causa Bidang Ekonomi dari Universitas Tsinghua, Republik Rakyat Tiongkok. (2012)
  6. Doktor Honoris Causa Bidang Perdamaian dari Universitas Utara Malaysia. (2012)
  7. Doktor Honoris Causa Bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. (2005)
  8. Doktor Honoris Causa Bidang Hukum Perdamaian dari Universitas Syiah Kuala, Aceh. (2013)
  9. Doktor Honoris Causa dari Universitas Ritsumeikan, Jepang. (2014)
  10. Doktor Honoris Causa Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dari Universitas Soka, Jepang. (2014)
  11. Doktor Honoris Causa dari Universitas Western Australia, Perth (2015)


Pendidikan
  • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  • American Language Course, Lackland, Texas Amerika Serikat, 1976
  • Airbone and Ranger Course, Fort Benning, Amerika Serikat, 1976
  • Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, Amerika Serikat, 1982-1983
  • On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, Amerika Serikat, 1983
  • Jungle Warfare School, Panama, 1983
  • Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
  • Kursus Komando Batalyon, 1985
  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, 1988-1989
  • Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat
  • Master of Art (M.A.) dari Management Webster University, Missouri, Amerika Serikat
  • Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), 2004





Profesor-nya dimana ? emoticon-coffee
ITB Anugerahkan Doktor Kehormatan kepada SBY
Yoi..jadi show room mobil kemaren soalnya di parkiran

emoticon-Ngakak
10 taun yg sia sia gan, lebih keren doctor honoris causa of the gorong gorong emoticon-Ngacir
Selamat ya pak SBY emoticon-Selamat
Quote:Original Posted By gancetan
10 taun yg sia sia gan, lebih keren doctor honoris causa of the gorong gorong emoticon-Ngacir


Bisa aja si agan mah. Anak itb kan sudah sering masuk gorong2 waktu di ospek, jadi ga mungkin atuh diberikan penghargaan karena masuk gorong2.emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By tamimy



Profesor-nya dimana ? emoticon-coffee



di Universitas Pertahanan Indonesia
Quote:Sebelum berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia, Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA telah terlibat langsung dalam pengkajian bersama sejumlah profesor dari universitas negeri dan swasta ternama. "Sebagai penggagas berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia, Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA juga mendesain kurikulum di Universitas Pertahanan Indonesia." tulis rilis itu.
Quote:Original Posted By GehuRisol


di Universitas Pertahanan Indonesia


Quote:"Sebagai penggagas berdirinya Universitas Pertahanan Indonesia, Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA juga mendesain kurikulum di Universitas Pertahanan Indonesia." tulis rilis itu.

oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin
mudah2an pelawak yg lulusan kehutanan cepet nyusul dah emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By tamimy
oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin



SBY mengecap pendidikan S3 di IPB bray
Quote:Original Posted By g.sorros



SBY mengecap pendidikan S3 di IPB bray


oh s3 doktor. keselip baca dan paham tadi ama dokter emoticon-Big Grin

bedanya doktor, profesor dan guru besar secara akademis apa ? emoticon-coffee
Quote:Original Posted By tamimy




oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin


dasar kau buta!!! "Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), 2004" emoticon-Marah

Quote:Original Posted By tamimy




oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin


Ini berita mengenai alasan SBY diberi gelar profesor
Spoiler for berita:
*.Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), 2004

itu jenjang s3 nya sir Beye.. gan! emoticon-Wink
di IPB


post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin
[/QUOTE]

Quote:Original Posted By komodo.ipk.2.56


dasar kau buta!!! "Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), 2004" emoticon-Marah



iye gua buta. lantas masbuloh?
Quote:Original Posted By tamimy




oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin


goblok makannya kuliah goblok
S3 itu gelarnya Drs. gtw singkatanya apa emoticon-Big Grin
klo penemu yg sekiranya berguna buat negara ya gelar Prof. klo S2 Ir.
Quote:Original Posted By tamimy




oh jadi kalo penggagas itu otomatis jadi profesor ya? gak perlu ikut pendidikan S3 lagi ?

masalahnya itu gelar prof-nya dikasih karena mengecap pendidikan S3 ? atau mesti ngumpulin penghargaan Honoris Causa dulu ? atau Mesti jadi penggagas Universitas dulu?

post saya sebelumnya tertulis kalau SBY tidak pernah mengecap pendidikan S3 emoticon-coffee emoticon-Big Grin


Kata siapa mesti S3 dl?? Becanda lu bray..
Professor (guru besar) itu gelar yg diberikan oleh civitas akademika.. gak mesti tamat S berapa.
Kriterianya bisa macem2.. biasanya sumbangsih buat ilmu pengetahuan, umat manusia dll.. gak ada jenjang pendidikan yg lulusannya professor. Sistemnya promosi.
Kl.doktor ada.2 jalur.. sekolah atau promosi (HC).
Rektor ane dl.gelarnya prof. Ir xxxx msc. Krn beliau memang g dapet Dr.
Temen sekelas ane fresh doktor lgs dpt prof. Umur 30an

SBY S3 nya di IPB