alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a63d4ac0cb1784138b456f/siapa-bilang-jenggot-tempat-kumpul-bakteri-justru-baik-buat-kesehatan
Siapa Bilang Jenggot 'Tempat Kumpul' Bakteri? Justru Baik Buat Kesehatan
TRIBUNNEWS.COM - Beberapa orang menganggap jenggot sebagai tempat bertumbuhnya bakteri.

Namun, sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Hospital Infection, mengatakan hal yang sebaliknya.

Para peneliti menguji 408 petugas rumah sakit di dua rumah sakit berbeda.

Mereka membandingkan jumlah bakteripada pria berjenggot dan yang tidak. Ternyata, hasilnya mengatakan menumbuhkan jenggot justru baik untuk kesehatan.

“Studi kami menemukan bahwa jenggot tidak meingkatkan jumlah pengumpulanbakteri. Partisipan tanpa jenggot justru jumlan koloni bakterinya lebih besar,” tulis peneliti.

Mereka yang dagunya selicin dagu bayi, justru memiliki jumlah bakteri tiga kali lebih besar dibanding yang berjenggot.

Termasuk bakteri Methicillin dan Staphylococcus aureus.

Mengapa bisa begitu? Studi tersebut menjelaskan, ketika kita mencukur jenggot, kita menyebabkan mikrotrauma pada kulit.

Trauma itu menyebabkan abrasi yang menjadi tempat berkumpulnya bakteri.

Para peneliti juga mengatakan jenggot bisa melawan infeksi. Tim acara televisi “Trust Me, I’m a Doctor” mencoba membuktikan hal tersebut.

Mereka mengumpulkan jenggot dari beberapa pria dan mengirimkan sampel tersebut ke dr. Adam Roberts, mikrobiologis di University College London untuk dianalisis.

Robert lalu menumbuhkan 100 bakteriberbeda dari sampel jenggot tersebut. Di cawan petri, Robert melihat ada sesuatu yang membunuh bakteri.

“Sesuatu” itu katanya memiliki bagian dariantibiotik.

Saat ini, Robert mengatakan sesuatu itu bisa saja antibodi yang ditemukan di jenggot sehingga ia bisa melawan infeksi ketika bagian wajah terluka. (intisari-online.com)


http://m.tribunnews.com/kesehatan/20...buat-kesehatan

Nah sudahkah anda menumbuhkan Jenggot? Lagi lagi dibuktikan oleh science.
Reserved
lagi2 sains membuktikan emoticon-Recommended Seller
Siapa Bilang Jenggot 'Tempat Kumpul' Bakteri? Justru Baik Buat Kesehatan
science membuktikan lagi2 emoticon-Recommended Seller
nabi muhamad saw juga pelihara jenggot makannya ikutin teladannya gan emoticon-Recommended Selleremoticon-Recommended Seller
klo kumis?
Subhanallah gann emoticon-Belo
Saya punya jenggot biar kliatan tua
emoticon-Traveller
Kata ayah saya.. Agan VOG juga berjenggot walaupun tante tante.. Keukeukeu emoticon-Traveller

summon teh chef sama si setan edan ah..
dagu saya masih belum mau numbihin rambut om emoticon-Malu
Quote:Original Posted By beckychote
Kata ayah saya.. Agan VOG juga berjenggot walaupun tante tante.. Keukeukeu emoticon-Traveller


Wah banyak amat yang jadi korban tipuan perawan tua di kaskus ya.
Kata Agil Siraj, jenggot bisa mengurangi kecerdasan,karena bisa menarik syaraf yang menyuplai kecerdasan emoticon-Hammer (S)
Jenggot itu sehat & macho.

Siapa Bilang Jenggot 'Tempat Kumpul' Bakteri? Justru Baik Buat Kesehatan

emoticon-Cool
Quote:Original Posted By victim.o.gip10


Wah banyak amat yang jadi korban tipuan perawan tua di kaskus ya.

yang ini ya om..
Spoiler for DP:
Ane malah jadi keingetan statement ketua NU buat nyaranin ga manjangin jenggot apalagi kalo ibadah nya masih suka bolong. emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By beckychote

yang ini ya om..
Spoiler for DP:


Astaganaga. Jangan bakar menyan bray. Nanti orangnya datang bisa berabe. emoticon-Takut (S)
tumbuhin jenggot dulu ah emoticon-Ngacir
kalo jengot berbakteri apalagi jengot yg lainnya emoticon-Ngakak
Numbuhi jenggot ga bs bhs inggris trs ngaku tinggal di sgp? Hahahahahahaha waaat ttthhhhheeee ppaaaaak hahahaha yg percaya cuma nasbung goblok op warnet dan klon2nya hahaha

Id wong edan utd 10 nipu dan si pig bogel kroninya. Hahaha. Sm2 penipu dunia maya. Gembel sampah
Quote:Original Posted By victim.o.gip10
TRIBUNNEWS.COM - Beberapa orang menganggap jenggot sebagai tempat bertumbuhnya bakteri.

Namun, sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Hospital Infection, mengatakan hal yang sebaliknya.

Para peneliti menguji 408 petugas rumah sakit di dua rumah sakit berbeda.

Mereka membandingkan jumlah bakteripada pria berjenggot dan yang tidak. Ternyata, hasilnya mengatakan menumbuhkan jenggot justru baik untuk kesehatan.

“Studi kami menemukan bahwa jenggot tidak meingkatkan jumlah pengumpulanbakteri. Partisipan tanpa jenggot justru jumlan koloni bakterinya lebih besar,” tulis peneliti.

Mereka yang dagunya selicin dagu bayi, justru memiliki jumlah bakteri tiga kali lebih besar dibanding yang berjenggot.

Termasuk bakteri Methicillin dan Staphylococcus aureus.

Mengapa bisa begitu? Studi tersebut menjelaskan, ketika kita mencukur jenggot, kita menyebabkan mikrotrauma pada kulit.

Trauma itu menyebabkan abrasi yang menjadi tempat berkumpulnya bakteri.

Para peneliti juga mengatakan jenggot bisa melawan infeksi. Tim acara televisi “Trust Me, I’m a Doctor” mencoba membuktikan hal tersebut.

Mereka mengumpulkan jenggot dari beberapa pria dan mengirimkan sampel tersebut ke dr. Adam Roberts, mikrobiologis di University College London untuk dianalisis.

Robert lalu menumbuhkan 100 bakteriberbeda dari sampel jenggot tersebut. Di cawan petri, Robert melihat ada sesuatu yang membunuh bakteri.

“Sesuatu” itu katanya memiliki bagian dariantibiotik.

Saat ini, Robert mengatakan sesuatu itu bisa saja antibodi yang ditemukan di jenggot sehingga ia bisa melawan infeksi ketika bagian wajah terluka. (intisari-online.com)


http://m.tribunnews.com/kesehatan/20...buat-kesehatan

Nah sudahkah anda menumbuhkan Jenggot? Lagi lagi dibuktikan oleh science.


Kenapa kebanyakan orang Arab sekarang gada jenggotnya blog? emoticon-Ngakak