alexa-tracking

Diangkut Kapal Ternak, Sapi Di NTB Langka

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a5f509e052273d108b456d/diangkut-kapal-ternak-sapi-di-ntb-langka
Diangkut Kapal Ternak, Sapi Di NTB Langka
MATARAM, KOMPAS.com - Belasan tukang jagal di Rumah Potong Hewan (RPH) Majeluk, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mogok lantaran tingginya harga sapi serta minimnya ketersediaan jumlah sapi potong di pasaran.

"Kami sementara istirahat motong untuk menyesuaikan harga daging yang ada di RPH sini dengan RPH Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat," kata Bagus Erwin, salah satu jagal di RPH Majeluk, Senin (25/1/2016).

Erwin mengatakan, para tukang jagal telah mengalami paceklik sejak satu tahun terakhir. Setiap memotong sapi, mereka selalu mengalami kerugian antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 untuk satu ekor sapi.

"Tidak motong karena kekurangan sapi yang dipotong. Mau potong, harga sapi mahal," ujar Erwin.

Menurut dia, kelangkaan sapi potong di pasaran diduga karena tingginya jumlah pengiriman sapi NTB ke luar daerah.

Selain itu, tukang jagal juga mengeluhkan tingginya harga satu ekor sapi yang tidak seimbang dengan harga daging di pasar.

Dia berharap, untuk sementara waktu, Dinas Peternakan Provinsi NTB bisa menyetop pengiriman sapi ke luar daerah, baik untuk sapi bibit, sapi bakal dan sapi potong.

"Layak enggak sapi Lombok dipotong di luar daerah sementara kita di sini kekurangan sapi?" ungkap Erwin.

Sementara itu, suasana lengang tampak di RPH Majeluk pada hari pertama mogok. Rencananya para tukang jagal akan melakukan aksi mogok selama satu minggu.

Terkait aksi mogok ini, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, H Mutawalli mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.

"Baru selesai saya telepon Kepala Dinas Provinsi, untuk tahun ini sampai dengan bulan ini belum ada pengiriman. Sama sekali belum ada dikirim, bahkan sekarang itu yang diperbolehkan Pak Gubernur dikirim itu daging beku," ungkap Mutawalli.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan terkait dugaan kelangkaan sapi potong di pasaran.

Mutawalli menyayangkan, aksi mogok para jagal yang terjadi hari ini. Menurut dia, semestinya pihaknya dikonfirmasi jika ada masalah di lapangan. Sehingga para jagal tidak perlu melakukan mogok.

"Karena ini sudah terjadi, kita akan duduk bersama ketemu dengan provinsi untuk mencarikan solusi. Sehingga besok sudah mulai, kalau bisa normal kembali," harapnya.


http://kom.ps/AFu5JI



yg penting harga sapi 80 rebu emoticon-Cool
bukannya di atas 100rb yah harganya?
Quote:



80 rebu .. stengah kilo emoticon-Stick Out Tongueeace
tambah kaco, hahahahahaha
Bagaimana inih?
Program kapal sapi nya koq begini?
Quote:



wanjrit emoticon-Ngakak
kalau mogok di dorong aja....siapa tau bisa nyalaemoticon-Big Grin

emoticon-Ngacir
Kasian. Ujan emas di negeri orang, ujan batu di negeri sendiri
mangkanya bikin sentra2 sapi di semua pulau.
Kok malah jd rumit gini sih? Serba salah jadinya
kalau sapi di negara ntt langka kita di jakarta bisa kok expor kambing hitam untuk memenui quota daging emoticon-Ngakak
pantesan kapalnya Jokowi Zonk, kalah sama pengusaha emoticon-Big Grin
http://www.kaskus.co.id/thread/56a5b...-jokowi-kosong

berarti ide ngangkut sapi pake kapal ini sebenernya bukan hal baru ya, pengusaha peternak udah pake, cuman ntah kenapa dianggap terobosan baru

knp ga potong di ntb aja
abia d potong baru dikirim
import aja dari ostral, dagingnya juga lebih enak
Quote:




klo kambing item ga perlu tol laut emoticon-Cool
rezim mafia sapi...!! emoticon-Big Grin
hanya di rezim Tjahaja Asia...emoticon-Traveller
SEPERTI BIASA PROGRAM PAKDE GAGAL LAGI....

GAGAL MANING GAGAL MANING
kok malah jadi terancam nambah pengganguran disana emoticon-Belo
Quote:



sayang kalo ga pake tol laut. buat apa susah susah ngecat kapal pake tulisan tol laut, kalo akhirnya ga di pake emoticon-Ngakak