alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a5c80c582b2efa5e8b4569/utangnya-kini-rp-3098-t-pemerintah-masih-sangat-aman
Utangnya Kini Rp 3.098 T, Pemerintah: Masih Sangat Aman
Utangnya Kini Rp 3.098 T, Pemerintah: Masih Sangat Aman
Utangnya Kini Rp 3.098 T, Pemerintah: Masih Sangat Aman

Pemerintah meyakini posisi utang pada akhir 2015 yang mencapai Rp 3.098,64 triliun masih aman. Karena rasio utang ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di angka 27%.

Demikian diungkapkan Schneider Siahaan, Direktur Strategis dan Portfolio Utang, Ditjen Pembiayaan dan Pengeloaan Risiko (DJP2R) Kementerian Keuangan, kepada detikFinance, Senin (25/1/2016).

"Kalau sekarang rasio itu masih sangat aman dibandingkan dengan emerging market (negara berkembang) keseluruhan. Ini masih aman pada level 27%. Bahkan masih lebih rendah dari negara maju seperti Jepang yang 200%." jelasnya.

Namun Schneider menyadari, masyarakat cukup kaget bila melihat angka yang besarnya mencapai ribuan triliun. Padahal selama rasio utang masih terjaga, berarti negara dalam posisi yang aman untuk melunasi utang.

"Memang kalau melihat nilainya gede, tapi sebenarnya yang harus dilihat rasionya," tegas Schneider.

Ia menambahkan, besaran utang tersebut merupakan akumulasi dari puluhan tahun sebelumnya. Ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah dalam penganggaran dalam APBN.

"Kalau dilihat dari besaran standing, itu akumulasi dari pemerintahan sebelumnya sejak sekitar 1970an. Sampai sekarang belum lunas, akumulasi dari pemerintahan sebelumnya akibat dari kebijakan defisit anggaran," paparnya.

Bila tidak ingin menambah utang, maka solusinya adalah menyusun anggaran agar tidak defisit. Artinya belanja dan penerimaan harus berimbang. Akan lebih baik kalau dalam posisi surplus, sehingga bisa melunasi utang.

"Itu baru bisa terjadi kalau pajak kuat, melebihi belanja yang diperlukan. Artinya kita sudah menjadi sangat maju. Sekarang kita masih dalam pembangunan, APBN tidak cukup mampu memenuhi itu, sehingga harus dipenuhi dengan utang," pungkasnya.

Berikut perkembangan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sejak tahun 2000:

2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7%)
2014: Rp 2.604,93 triliun (25,9%)
2015: Rp 3.098,64 triliun (27%)

sumber : http://finance.detik.com/read/2016/0...ih-sangat-aman

Omong-omong soal GDP, kosakata populer Debt to GDP ratio pada dasarnya adalah omong kosong politisi, dikarang sedemikian rupa agar statistik kondisi keuangan negara bisa tampak lebih baik dan hutang pemerintah bisa terus diperbesar.

emoticon-Ngakak (S)
aman, ikut kata sang thajaja asia aja emoticon-Traveller
Aman.
Gw percaya sama Pemerintah. Apalagi presidennya Joko yg luar biasa tak tertandingi kineerja nya.

Quote:Original Posted By djoharmaho
Utangnya Kini Rp 3.098 T, Pemerintah: Masih Sangat Aman
Utangnya Kini Rp 3.098 T, Pemerintah: Masih Sangat Aman

Pemerintah meyakini posisi utang pada akhir 2015 yang mencapai Rp 3.098,64 triliun masih aman. Karena rasio utang ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di angka 27%.

Demikian diungkapkan Schneider Siahaan, Direktur Strategis dan Portfolio Utang, Ditjen Pembiayaan dan Pengeloaan Risiko (DJP2R) Kementerian Keuangan, kepada detikFinance, Senin (25/1/2016).

"Kalau sekarang rasio itu masih sangat aman dibandingkan dengan emerging market (negara berkembang) keseluruhan. Ini masih aman pada level 27%. Bahkan masih lebih rendah dari negara maju seperti Jepang yang 200%." jelasnya.

Namun Schneider menyadari, masyarakat cukup kaget bila melihat angka yang besarnya mencapai ribuan triliun. Padahal selama rasio utang masih terjaga, berarti negara dalam posisi yang aman untuk melunasi utang.

"Memang kalau melihat nilainya gede, tapi sebenarnya yang harus dilihat rasionya," tegas Schneider.

Ia menambahkan, besaran utang tersebut merupakan akumulasi dari puluhan tahun sebelumnya. Ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah dalam penganggaran dalam APBN.

"Kalau dilihat dari besaran standing, itu akumulasi dari pemerintahan sebelumnya sejak sekitar 1970an. Sampai sekarang belum lunas, akumulasi dari pemerintahan sebelumnya akibat dari kebijakan defisit anggaran," paparnya.

Bila tidak ingin menambah utang, maka solusinya adalah menyusun anggaran agar tidak defisit. Artinya belanja dan penerimaan harus berimbang. Akan lebih baik kalau dalam posisi surplus, sehingga bisa melunasi utang.

"Itu baru bisa terjadi kalau pajak kuat, melebihi belanja yang diperlukan. Artinya kita sudah menjadi sangat maju. Sekarang kita masih dalam pembangunan, APBN tidak cukup mampu memenuhi itu, sehingga harus dipenuhi dengan utang," pungkasnya.

Berikut perkembangan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sejak tahun 2000:

2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7%)
2014: Rp 2.604,93 triliun (25,9%)
2015: Rp 3.098,64 triliun (27%)

sumber : http://finance.detik.com/read/2016/0...ih-sangat-aman

Omong-omong soal GDP, kosakata populer Debt to GDP ratio pada dasarnya adalah omong kosong politisi, dikarang sedemikian rupa agar statistik kondisi keuangan negara bisa tampak lebih baik dan hutang pemerintah bisa terus diperbesar.

emoticon-Ngakak (S)


Dulu ada ID EconomicHitman yang suka memakai rasio ini untuk menjilat pemerintah. Entah kemana Orang itu sekarang.
Lah rakyatnya aja udah biasa hutang via kredit motor

Jadi wajarlah negaranya ikutan ngutang juga, makanya kalo jalan suka ngumpet2 di balik mobil takut ketahuan sama nyong2 yg bawa communicator ..
bom waktu
yang penting digunakan sebagaimana mestinya aja gan utangnya jangan aman aman aja waleh saya sebagai rakyat
Perasaan beberapa hari lalu ada berita yg sebutin 4xxx trilliun hutangnya? Sekarang dah 3xxx, hebat nih seminggu bayar 1xxx trilliun: )
Jadi inget dulu uangnya ada
Quote:Original Posted By maya.asar
Perasaan beberapa hari lalu ada berita yg sebutin 4xxx trilliun hutangnya? Sekarang dah 3xxx, hebat nih seminggu bayar 1xxx trilliun: )


emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

bandingain aja ma rising star asia sekarang india

http://www.tradingeconomics.com/indi...nt-debt-to-gdp
di cek juga utang swasta,...

emoticon-Ngacir
Buseeet... Pemaen bola asal Belanda ngomongin perekonomian Indonesia?
saya g ngerti bagaimana caranya menjalankan pemerintahan dan tetek bengeknya
hanya
uang segitu kapan lunasnya pak?
(((( A M A N ))))