alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a46a3ede2cf2292b8b456c/sudah-saatnya-polri-di-bawah-kementerian-dalam-negeri
Sudah Saatnya Polri di Bawah Kementerian Dalam Negeri
Sudah Saatnya Polri di Bawah Kementerian Dalam Negeri

Ketua Majelis Amal Sosial Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), H.Syamsir Bastian Munthe, menyatakan sudah saatnya institusi Polri dibawah pembinaan Kementerian Dalam negeri (Kemendagri). Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terulangnya kasus bentrok antara prajurit TNI dengan anggota Polri.

“Sejak pemisahan institusi TNI dengan Polri, lembaga TNI telah mematuhi konstitusi yakni berada di bawah pembinaan Kementerian Pertahanan (Kemhan), sedangkan lembaga Polri sebaliknya. Malah di bawah pembinaan langsung oleh Presiden RI,” jelas Syamsir di Jakarta, Jumat (21/11/2014), menanggapi kasus bentrok sejumlah personel TNI AD dengan Brimob di Batam, Kepulauan Riau, yang merenggut nyawa seorang tentara.

Selain itu, menurut Syamsir, kemesraan tingkat komando atas di jajaran TNI dan Polri, masih sulit tertular di kalangan prajurit bawah. Mungkin karena pola pendidikan sangat berbeda. Tentara didik untuk tempur dengan motto hidup atau mati. Sementara polisi diarahkan untuk kemanusiaan dengan masyarakat sipil. Karena tupoksi (tugas pokok dan fungsi) polisi adalah pengayom masyarakat dan menegakkan hukum. Dengan demikian, polisi mau tidak mau harus meninggalkan sifat dan gaya militer.

Sebenarnya, kata Syamsir, banyak foktor yang harus dikaji secara menyeluruh, termasuk masalah pengalokasian anggaran APBN. Karena dibawah kantor kementerian tentu akan berbeda dengan dibawah pembinaan oleh Presiden RI.

“Anehnya, setelah TNI dan Polri dipisah, pengambil kebijakan negara ini kurang mengurus dengan memperhatikan berbagai hal. Termasuk bidang kesejahteraan TNI. Lihat secara dekat bagai mana kehidupan prajurit dari asrama ke asrama, dari batalyon ke batalyon, maupun di pangkalan militer ke pangkalan lainnya. Bangunan rumah dinas dan markas dan baraknya saja, sungguh berbanding jauh dengan polisi.”

Syamsir prihatin dengan terulangnya kasus bentrokan aparat bersenjata di tanah air ini. Perbuatan ini tentu tidak dibenarkan oleh siapapun, termasuk Ormas Islam Al Washliyah yang kini memasuki usia 84 tahun. Ingatlah, kata Syamsir, senjata yang dipergunakan itu dibeli dengan uang dari rakyat, demikian juga gaji personel TNI dan Polri juga dari rakyat. “Sebaiknya, cari akar masalahnya secara tuntas. Tidak mungkin ada asap, kalau tidak ada api.”

(*/esbeem)

- See more at: http://kabarwashliyah.com/2014/11/21....73fi9q4o.dpuf
komen TS mana emoticon-Bata (S)
gak bakalan terjadi
bantu rate ***** aja,
btw, siapa sih dulu yang ngusulin POLRI dibawah presiden?
trs polisi bakal di bawah si kim jong il kw1 itu?
emoticon-Big Grin
enak bener pdip dong emoticon-Stick Out Tongue
Nunggu coment Boltcrank or Buduikketek.
Awas jgn kejang ,,,,,atau pm kata2 kotor.
wah gak strategis lagi kalo dibawah kementerian emoticon-Malu
kalo menterinya non parpol oke2 aja tapi ini parpol gile aja
di bawah kementerian manapun tak masalah, yg penting reformasi polri harus terjadi ketika berpindah kendali.
karena sekarang, polri tampak seperti tak punya itikad baik utk mau reformasi diri sendiri.
... emoticon-Traveller
kementerian parpol tapi..
Saya lebih setuju Polri dibawah PDIP, dengan begitu pencapaian kekuasaan akan menjadi lebih mulus.
yah..... turun derajat dong...... ga jadi warga first class lagi deh

emoticon-Ngakak
Mulau ribut2 lagi...
emoticon-Cape d...
Polisi malah ga dapet barak mas....
Ngarang2 deh gan dibawah menteri dalam negeriemoticon-Frown sama kaya satpol dong dalam menteri aparatur negara...