alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a39ec454c07a8d4c8b4568/menristek-kelompok-gay-lesbian-bisa-merusak-moral-bangsa
Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa
Spoiler for Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa:

Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa
http://m.cnnindonesia.com/nasional/2...-moral-bangsa/

Saatnya trio IGK bersuara emoticon-Ngacir
nyumbang mulus aja bray :
Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa

Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa

Menristek: Kelompok Gay Lesbian Bisa Merusak Moral Bangsa
emang moral kita masih baik ? moral kita udah ga bisa terjun bebas lagi bos... udah mentok dibawah ini
fix menristeknya intoleran









emoticon-Ngacir
tanda tanda trio gki bakal di karungin ni emoticon-Add Friend (S)
bahaya laten itu gan,

udah menyusup kemana2 sampai ke salah satu kampus top nih..

Quote:

Jumat, 22 Januari 2016, 20:34 WIB
Pengakuan Mahasiswa UI: Kelompok LGBT dan Tewasnya Akseyna
Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Ilham

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Di dalam Universitas Indonesia (UI), ternyata terdapat organisasi atau komunitas bagi kalangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di kalangan mahasiswa, mahasiswi, dan para dosen.

Organisasi itu tanpa malu-malu lagi mengibarkan nama Support Group and Resource Center On Sexuality Studies (SGRC) UI yang berdiri sejak 17 Mei 2014 lalu. (Isu LGBT Dinilai Sebagai Teror Mental).

Organisasi tersebut memfasilitasi para LGBT untuk tempat berkumpul, bersosialisasi, dan curhat. "SGRC UI ini organisasi tingkat Kampus. Berdiri sejajar dengan organisasi di Kampus UI lainnya, seperti Mapala UI," kata Founder & Chairperson SGRC UI, Ferena Debineva di Kampus UI Depok, Jumat (22/1).

Ferena (24 tahun) menyebut SGRC UI lebih seperti study club. Yakni, berisi mahasiswa yang tertarik dengan segala hal tentang seksualitas. Lalu membahasnya secara ilmiah dengan gamblang. "Kini sudah ada sekitar 200 anggota LGBT," kata mantan mahasiswa Fakultas Psikologi UI angkatan 2008.

Antara Pelecehan dan Rasa Malu

Menurut Ferena, anggota SGRC UI membahas berbagai isu seksual lewat diskusi mingguan di grup media sosial (medsos). Lalu 'arisan' bulanan antar sesama anggota yang menyajikan berbagai tema bahasan seputar seksual, sampai mengadakan berbagai seminar tentang seksualitas.

Menurut dia, para kaum LGBT masih dianggap sebagai prilaku yang menyimpang. Kerap dilecehkan, jadi korban perundungan, serta sedikit wadah bagi mereka untuk mencurahkan isi hati.

"Itulah yang sampai saat ini masih dialami kaum LGBT sehingga membuat mereka merasa dikucilkan masyarakat," kata Ferena yang pernah aktif di Senat Mahasiswa Psikologi UI.

Sementara Roy, seorang mahasiswa Fakultas FISIP UI merasa malu dengan keberadaan SGRC UI dan bertekad bersama seluruh para mahasiswa dan para alumni UI saat ini sedang memerangi komunitas LGBT yang telah mencoreng nama baik UI.

"Keberadaan mereka sudah sangat kuat merasuk di kalangan mahasiswa UI, termasuk di Fakultas FISIP UI. Mohon dukungannya mencegah 'penularan' dan upaya kampanye LGBT untuk diakui eksitensinya," kata Roy.

'Pergerakan Kelompok LGBT di UI Itu Fakta'

Roy juga berharap, para orang tua sebagai lingkungan paling terdekat dapat menasihati anak-anaknya yang sedang kuliah di UI untuk berhati-hati dan dapat bersama-sama menolak keberadaan kegiatan LGBT di Kampus UI.

"Jika mungkin buat gerakan anti-LGBT secara berkelompok. Semoga UI berhasil memerangi gerakan LGBT yang sudah menjadi wabah dan sudah banyak memakan korban," kata Roy.

Diungkapkan Roy, berdasarkan informasi yang diperolehnya, kasus pembunuhan terhadap mahasiswa Fakultas MIPA UI, Akseyna Ahad Dori yang sampai saat ini tak terungkap diduga karena terjadi semacam keributan dalam komunitas LGBT yang melibatkan dosen Fakultas MIPA UI.

"Pergerakan kelompok LGBT di UI itu fakta. Mereka sekarang sudah terangan-terangan. Sambil menunggu kereta di stasiun UI mereka bersenda gurau secara terbuka dengan mesra. Dan juga kerap kongkow-kongkow di Taman Danau UI yang kerap berangkulan mesra tanpa canggung," kata Rina, mahasiswa Pascasarjana UI.

http://nasional.republika.co.id/beri...wasnya-akseyna
LGBT bakal terus berjuang ampe diakui sbg jenis kelamin tersendiri di KTP, diterima di militer, diakui pernikahannya, dpt hak adopsi anak, dll.. Spt yg udah terjadi di Amrik. Sponsor mereka gak kalah kuat ama Daesh boo emoticon-Betty (S)
Awas ada mahooooooooooo emoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis
Quote:Original Posted By bianglala45
bahaya laten itu gan,

udah menyusup kemana2 sampai ke salah satu kampus top nih..



ntu nyatut nama ui gan... mereka ga dapet ijin kok dr rektorat ui. N di internal kampus juga dah banyak yang menyayangkan klo komunitas mereka tuh lebih mengajak untuk menerima ke"homo"annya bukan untuk meredam dan kembali ke jalan yang benar.
menteri riset teknologi dan pendidikan tinggi emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By brojoijo89
Awas ada mahooooooooooo emoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis


Dimari juga banyakemoticon-Najis



_______emoticon-Ngacir
kayaknya tambah lagi nh kelompok terrorist di indonesia ....

emoticon-Takut emoticon-Turut Berduka
Konon katanya menteri RISET dan TEKNOKOGI.. komennya mentok di moral lagi.. moral lagi.. kelas pemuka agama biasa dah jatuhnya.

Harusnya situ cek, ngapain kerjaan tuh grup. Kan ngakunya Support Group and Resource Center on Sexuality STUDIES.. apa yang dipelajari? ilmiah atau sekedar kumpul2 bikin grup biar yg homo/lesbi bisa berasoy geboy?

Sekalian aja jadi tonggak penelitian ilmiah mencari sebab perilaku homoseksual. Toh penelitian serupa udah banyak di luar sana dan belum nemu kesimpulan pasti, baru merujuk ke kemungkinan2 yg ada kaitannya dengan fisik n kinerja otak itu sendiri beserta gen2 bawaan.

Ayo lah.. cuma komen moral2an doang mah, jd pemuka agama aja..
kata ayah saya.., kalo tidak ada lg yg straigh, gak bakalan ada kamu,, kamu,, kamu.. Keukeukeu emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By ipay94


ntu nyatut nama ui gan... mereka ga dapet ijin kok dr rektorat ui. N di internal kampus juga dah banyak yang menyayangkan klo komunitas mereka tuh lebih mengajak untuk menerima ke"homo"annya bukan untuk meredam dan kembali ke jalan yang benar.


ke jalan yang benar gimana?
yang benar menurut yang tidak LGBT
atau yang benar menurut yang LGBT

emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By youngdrunktod
emang moral kita masih baik ? moral kita udah ga bisa terjun bebas lagi bos... udah mentok dibawah ini


Kalo udah mentok, tinggal tunggu naiknya aja bray....

Tapi ya gak tau kapan naiknya... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By tengah.hari


ke jalan yang benar gimana?
yang benar menurut yang tidak LGBT
atau yang benar menurut yang LGBT

emoticon-Bingung (S)


ke jalan yang benar sesuai dengan tuntunan al quran gan....
Quote:Original Posted By ipay94


ke jalan yang benar sesuai dengan tuntunan al quran gan....


klo ke jalan menurut kitab talmud gimana?
Quote:Original Posted By tengah.hari


klo ke jalan menurut kitab talmud gimana?


klo di kitab talmud homok boleh dipelihara ?
Quote:Original Posted By titto
LGBT bakal terus berjuang ampe diakui sbg jenis kelamin tersendiri di KTP, diterima di militer, diakui pernikahannya, dpt hak adopsi anak, dll.. Spt yg udah terjadi di Amrik. Sponsor mereka gak kalah kuat ama Daesh boo emoticon-Betty (S)

Gue ga tau sih mereka ini gimana atau yg amrik. Tapi repot kalo yg dimaksud jenis kelamin adalah bentuk fisik alat kelamin. Btw kelamin emang top gan